Lompat ke isi

Raksa(II) klorida: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29612270; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Raksa(II) klorida''' atau '''sublimat''' adalah [[senyawa kimia]] yang terdiri dari [[raksa]] dan [[klorida]] dengan rumus HgCl<sub>2</sub>. Senyawa padat berwarna putih ini merupakan [[pereaksi kimia]] yang digunakan di dalam [[laboratorium]]. Senyawa molekuler ini pernah digunakan untuk menangani penyakit [[sifilis]], tetapi kini sudah tidak lagi dipakai karena [[keracunan raksa|raksa merupakan unsur yang beracun]]. Selain itu, sudah tersedia obat yang lebih baik untuk penyakit sifilis. Kegunaan utama raksa(II) klorida saat ini adalah sebagai [[katalis]] untuk mengubah [[asetilena]] menjadi [[vinil klorida]], yang merupakan pendahulu [[polivinilklorida]]:
[[File:Mercury(II)-chloride-xtal-1980-3D-balls.png|thumb|right|280px|Mercury(II)-chloride-xtal-1980-3D-balls]]
 
'''Raksa(II) klorida''' atau '''sublimat'''<ref>[https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/sublimat Entri: sublimat]. ''KBBI V''.</ref> adalah [[senyawa kimia]] yang terdiri dari [[raksa]] dan [[klorida]] dengan rumus HgCl<sub>2</sub>. Senyawa padat berwarna putih ini merupakan [[pereaksi kimia]] yang digunakan di dalam [[laboratorium]]. Senyawa molekuler ini pernah digunakan untuk menangani penyakit [[sifilis]], tetapi kini sudah tidak lagi dipakai karena [[keracunan raksa|raksa merupakan unsur yang beracun]]. Selain itu, sudah tersedia obat yang lebih baik untuk penyakit sifilis. Kegunaan utama raksa(II) klorida saat ini adalah sebagai [[katalis]] untuk mengubah [[asetilena]] menjadi [[vinil klorida]], yang merupakan pendahulu [[polivinilklorida]]:
:C<sub>2</sub>H<sub>2</sub>  +  HCl  →  CH<sub>2</sub>=CHCl
:C<sub>2</sub>H<sub>2</sub>  +  HCl  →  CH<sub>2</sub>=CHCl


== Produksi ==
== Produksi ==
Raksa(II) klorida dapat dihasilkan dari reaksi berikut:
Raksa(II) klorida dapat dihasilkan dari reaksi berikut:<ref>Vol. 7. hlm. 197.</ref>


:HgNO<sub>3</sub> + 2 HCl → HgCl<sub>2</sub> + H<sub>2</sub>O + NO<sub>2</sub>,
:HgNO<sub>3</sub> + 2 HCl → HgCl<sub>2</sub> + H<sub>2</sub>O + NO<sub>2</sub>,


== Catatan kaki ==
== Referensi ==
 
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Raksa%28II%29+klorida&oldid=29612270 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29612270 (2026-08-21T22:49:41Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Raksa%28II%29+klorida&oldid=29612270 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29612270 (2026-08-21T22:49:41Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 04.08

Mercury(II)-chloride-xtal-1980-3D-balls

Raksa(II) klorida atau sublimat[1] adalah senyawa kimia yang terdiri dari raksa dan klorida dengan rumus HgCl2. Senyawa padat berwarna putih ini merupakan pereaksi kimia yang digunakan di dalam laboratorium. Senyawa molekuler ini pernah digunakan untuk menangani penyakit sifilis, tetapi kini sudah tidak lagi dipakai karena raksa merupakan unsur yang beracun. Selain itu, sudah tersedia obat yang lebih baik untuk penyakit sifilis. Kegunaan utama raksa(II) klorida saat ini adalah sebagai katalis untuk mengubah asetilena menjadi vinil klorida, yang merupakan pendahulu polivinilklorida:

C2H2 + HCl → CH2=CHCl

Produksi

Raksa(II) klorida dapat dihasilkan dari reaksi berikut:[2]

HgNO3 + 2 HCl → HgCl2 + H2O + NO2,

Referensi

  1. Entri: sublimat. KBBI V.
  2. Vol. 7. hlm. 197.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29612270 (2026-08-21T22:49:41Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.