Penyakit bawaan air: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27882491; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Penyakit bawaan air''' adalah kondisi-kondisi (di sini merujuk kepada segala yang memiliki efek buruk ke kesehatan manusia, seperti kematian, disabilitas, penyakit atau kelainan) yang disebabkan oleh [[mikroorganisme]] [[patogen]] yang ditularkan oleh [[air]]. Penyakit-penyakit ini dapat tersebar saat mandi, mencuci, minum air, atau memakan makanan yang terpapar air yang terkontaminasi. Hal ini adalah sebuah masalah mendesak pada daerah-daerah pedesaan di [[Negara berkembang|negara-negara berkembang]] di seluruh dunia. Meski [[diare]] dan muntah adalah gejala-gejala penyakit bawaan air yang paling banyak dilaporkan, gejala lainnya dapat timbul, seperti masalah pada mata, kulit, telinga atau sistem pernapasan. Kurangnya [[penyediaan air]], [[sanitasi]] dan [[kebersihan]] adalah penyebab utama menyebarkan penyakit bawaan air pada suatu komunitas. Oleh karena itu, akses ke [[air bersih]] dan sanitasi yang dapat dipercaya adalah metode utama untuk mencegah penyebaran penyakit bawaan air. | [[File:Groundwater_Contamination_Latin_America_Sm.png|thumb|right|280px|Groundwater Contamination Latin America Sm]] | ||
'''Penyakit bawaan air''' adalah kondisi-kondisi (di sini merujuk kepada segala yang memiliki efek buruk ke kesehatan manusia, seperti kematian, disabilitas, penyakit atau kelainan)<ref>M. Von Sperling. [https://iwaponline.com/ebooks/book/72/ Wastewater Characteristics, Treatment and Disposal]. ''Water Intelligence Online''. 2015. Vol. 6. hlm. 9781780402086. doi:10.2166/9781780402086.</ref> yang disebabkan oleh [[mikroorganisme]] [[patogen]] yang ditularkan oleh [[air]]. Penyakit-penyakit ini dapat tersebar saat mandi, mencuci, minum air, atau memakan makanan yang terpapar air yang terkontaminasi.<ref>[https://www.news-medical.net/health/Water-Borne-Diseases.aspx Water-Borne Diseases]. ''News-Medical.net''. 2018-05-14.</ref> Hal ini adalah sebuah masalah mendesak pada daerah-daerah pedesaan di [[Negara berkembang|negara-negara berkembang]] di seluruh dunia. Meski [[diare]] dan muntah adalah gejala-gejala penyakit bawaan air yang paling banyak dilaporkan, gejala lainnya dapat timbul, seperti masalah pada mata, kulit, telinga atau sistem pernapasan.<ref>''Guidelines for drinking-water quality''. 2017. ISBN 9789241549950.</ref> Kurangnya [[penyediaan air]], [[sanitasi]] dan [[kebersihan]] adalah penyebab utama menyebarkan penyakit bawaan air pada suatu komunitas. Oleh karena itu, akses ke [[air bersih]] dan sanitasi yang dapat dipercaya adalah metode utama untuk mencegah penyebaran penyakit bawaan air.<ref>[https://www.who.int/water_sanitation_health/diseases/burden/en/index.html Burden of disease and cost-effectiveness estimates]. World Health Organization.</ref> | |||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Penyakit+bawaan+air&oldid=27882491 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27882491 (2025-09-25T06:23:09Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 04.11

Penyakit bawaan air adalah kondisi-kondisi (di sini merujuk kepada segala yang memiliki efek buruk ke kesehatan manusia, seperti kematian, disabilitas, penyakit atau kelainan)[1] yang disebabkan oleh mikroorganisme patogen yang ditularkan oleh air. Penyakit-penyakit ini dapat tersebar saat mandi, mencuci, minum air, atau memakan makanan yang terpapar air yang terkontaminasi.[2] Hal ini adalah sebuah masalah mendesak pada daerah-daerah pedesaan di negara-negara berkembang di seluruh dunia. Meski diare dan muntah adalah gejala-gejala penyakit bawaan air yang paling banyak dilaporkan, gejala lainnya dapat timbul, seperti masalah pada mata, kulit, telinga atau sistem pernapasan.[3] Kurangnya penyediaan air, sanitasi dan kebersihan adalah penyebab utama menyebarkan penyakit bawaan air pada suatu komunitas. Oleh karena itu, akses ke air bersih dan sanitasi yang dapat dipercaya adalah metode utama untuk mencegah penyebaran penyakit bawaan air.[4]
Referensi
- ↑ M. Von Sperling. Wastewater Characteristics, Treatment and Disposal. Water Intelligence Online. 2015. Vol. 6. hlm. 9781780402086. doi:10.2166/9781780402086.
- ↑ Water-Borne Diseases. News-Medical.net. 2018-05-14.
- ↑ Guidelines for drinking-water quality. 2017. ISBN 9789241549950.
- ↑ Burden of disease and cost-effectiveness estimates. World Health Organization.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27882491 (2025-09-25T06:23:09Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.