Kembaran kristal: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29016730; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Quartz-rhqtz-109b.jpg|thumb|right|280px|Kuarsa – Kembaran Jepang]] | |||
'''Pembentukan kristal kembar''' terjadi ketika dua atau lebih kristal yang berdekatan dari mineral yang sama berorientasi sedemikian rupa sehingga mereka berbagi beberapa titik [[kisi kristal]] yang sama secara simetris. Hasilnya adalah pertumbuhan interlock dari dua kristal terpisah yang terikat erat satu sama lain. Permukaan di mana titik-titik kisi dibagi dalam kristal kembar disebut permukaan komposisi atau bidang kembar. | '''Pembentukan kristal kembar''' terjadi ketika dua atau lebih kristal yang berdekatan dari mineral yang sama berorientasi sedemikian rupa sehingga mereka berbagi beberapa titik [[kisi kristal]] yang sama secara simetris. Hasilnya adalah pertumbuhan interlock dari dua kristal terpisah yang terikat erat satu sama lain. Permukaan di mana titik-titik kisi dibagi dalam kristal kembar disebut permukaan komposisi atau bidang kembar. | ||
Dalam [[kristalografi]], kristal kembar dijelaskan oleh sejumlah hukum kembar, yang spesifik untuk struktur kristal tersebut. Jenis pembentukan kembar dapat menjadi alat diagnostik dalam identifikasi mineral. Ada tiga jenis utama pembentukan kembar. Yang pertama adalah pembentukan kembar karena pertumbuhan yang dapat terjadi pada partikel yang sangat besar maupun sangat kecil. Pembentukan kembar karena transformasi, di mana terjadi perubahan struktur kristal. Ketiga yaitu deformasi, di mana pembentukan kembar berkembang dalam kristal sebagai respons terhadap [[tegangan geser]], dan merupakan mekanisme penting untuk perubahan bentuk permanen dalam kristal. | Dalam [[kristalografi]], kristal kembar dijelaskan oleh sejumlah hukum kembar,<ref>S. Parsons. [https://journals.iucr.org/d/issues/2003/11/00/ba5036/index.html Pengantar pembentukan kembar]. ''Acta Crystallographica Section D: Biological Crystallography''. 2003-11-01. Vol. 59 (11). hlm. 1995–2003. doi:10.1107/S0907444903017657.</ref> yang spesifik untuk struktur kristal tersebut. Jenis pembentukan kembar dapat menjadi alat diagnostik dalam identifikasi mineral. Ada tiga jenis utama pembentukan kembar. Yang pertama adalah pembentukan kembar karena pertumbuhan yang dapat terjadi pada partikel yang sangat besar maupun sangat kecil. Pembentukan kembar karena transformasi, di mana terjadi perubahan struktur kristal. Ketiga yaitu deformasi, di mana pembentukan kembar berkembang dalam kristal sebagai respons terhadap [[tegangan geser]], dan merupakan mekanisme penting untuk perubahan bentuk permanen dalam kristal. | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kembaran+kristal&oldid=29016730 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29016730 (2026-03-07T14:12:42Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 04.14

Pembentukan kristal kembar terjadi ketika dua atau lebih kristal yang berdekatan dari mineral yang sama berorientasi sedemikian rupa sehingga mereka berbagi beberapa titik kisi kristal yang sama secara simetris. Hasilnya adalah pertumbuhan interlock dari dua kristal terpisah yang terikat erat satu sama lain. Permukaan di mana titik-titik kisi dibagi dalam kristal kembar disebut permukaan komposisi atau bidang kembar.
Dalam kristalografi, kristal kembar dijelaskan oleh sejumlah hukum kembar,[1] yang spesifik untuk struktur kristal tersebut. Jenis pembentukan kembar dapat menjadi alat diagnostik dalam identifikasi mineral. Ada tiga jenis utama pembentukan kembar. Yang pertama adalah pembentukan kembar karena pertumbuhan yang dapat terjadi pada partikel yang sangat besar maupun sangat kecil. Pembentukan kembar karena transformasi, di mana terjadi perubahan struktur kristal. Ketiga yaitu deformasi, di mana pembentukan kembar berkembang dalam kristal sebagai respons terhadap tegangan geser, dan merupakan mekanisme penting untuk perubahan bentuk permanen dalam kristal.
Referensi
- ↑ S. Parsons. Pengantar pembentukan kembar. Acta Crystallographica Section D: Biological Crystallography. 2003-11-01. Vol. 59 (11). hlm. 1995–2003. doi:10.1107/S0907444903017657.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29016730 (2026-03-07T14:12:42Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.