Lompat ke isi

Isomerisme konformasi: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28020787; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
Dalam [[kimia]], '''isomersime konformasi''' adalah sebuah bentuk [[stereoisomerisme]] dari [[molekul|molekul-molekul]] dengan [[rumus struktural]] yang sama namun '''konformasi''' yang berbeda oleh karena [[rotasi]] [[atom]] pada [[ikatan kimia]]. Konformer yang berbeda dapat saling berubah dengan melakukan rotasi pada ikatan tunggal tanpa memutuskan [[ikatan kimia]]. Keberadaan lebih dari satu konformasi, biasanya dengan energi yang berbeda, dikarenakan oleh rotasi [[hibridisasi orbital]] sp<sup>3</sup> atom karbon yang terhalang. Isomerisme konformasi hanya terjadi pada ikatan tunggal karena ikatan rangkap dua dan rangkap tiga mempunyai [[ikatan pi]] yang menghalangi rotasi ikatan. Perbandingan stabilitas konformer-konformer yang berbeda biasanya dijelaskan dengan perbedaan dari kombinasi [[efek sterik|tolakan sterik]] dan [[efek elektronik]]. Contoh yang sederhana terlihat pada molekul [[butana]] yang dilihat dengan menggunakan [[proyeksi Newman]] seperti pada gambar di atas. '''Rotamer''' adalah konformer yang berbeda hanya pada rotasi ikatan tunggal. '''Sawar rotasi'''nya adalah [[energi aktivasi]] yang diperlukan untuk berubah dari satu konformer ke konformer lainnya.
[[File:Conformers.svg|thumb|right|280px|Konformer butana]]
 
Dalam [[kimia]], '''isomersime konformasi''' adalah sebuah bentuk [[stereoisomerisme]] dari [[molekul|molekul-molekul]] dengan [[rumus struktural]] yang sama namun '''konformasi''' yang berbeda oleh karena [[rotasi]] [[atom]] pada [[ikatan kimia]]. Konformer yang berbeda dapat saling berubah dengan melakukan rotasi pada ikatan tunggal tanpa memutuskan [[ikatan kimia]]. Keberadaan lebih dari satu konformasi, biasanya dengan energi yang berbeda, dikarenakan oleh rotasi [[hibridisasi orbital]] sp<sup>3</sup> atom karbon yang terhalang. Isomerisme konformasi hanya terjadi pada ikatan tunggal karena ikatan rangkap dua dan rangkap tiga mempunyai [[ikatan pi]] yang menghalangi rotasi ikatan. Perbandingan stabilitas konformer-konformer yang berbeda biasanya dijelaskan dengan perbedaan dari kombinasi [[efek sterik|tolakan sterik]] dan [[efek elektronik]]. Contoh yang sederhana terlihat pada molekul [[butana]] yang dilihat dengan menggunakan [[proyeksi Newman]] seperti pada gambar di atas. '''Rotamer''' adalah konformer yang berbeda hanya pada rotasi ikatan tunggal.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Isomerisme+konformasi&oldid=28020787 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> '''Sawar rotasi'''nya adalah [[energi aktivasi]] yang diperlukan untuk berubah dari satu konformer ke konformer lainnya.


Terdapat dua bentuk isomerisme konformasi yang penting:
Terdapat dua bentuk isomerisme konformasi yang penting:
Baris 8: Baris 10:


== Populasi kesetimbangan konformer ==
== Populasi kesetimbangan konformer ==
Populasi konformer-konformer yang berbeda mengikuti [[distribusi Boltzmann]]:
Populasi konformer-konformer yang berbeda mengikuti [[distribusi Boltzmann]]:
:<math> \frac{N_i}{N_{total}}
:<math> \frac{N_i}{N_{total}}
Baris 26: Baris 26:
== Reaksi yang bergantung pada konformer ==
== Reaksi yang bergantung pada konformer ==
[[Reaksi eliminasi|Mekanisme eliminasi E2]] bergantung pada konfigurasi substituen dalam bentuk [[antiperiplanar]]. Prasyarat reaksi ini sangat penting dalam pemahaman lintasan reaksi eliminasi organik, terutama senyawa-senyawa yang melibatkan alkana siklik berhalogen. Dua [[substituen]] yang bersebelahan pada alkana siklik hanya dapat menjalani eliminasi E2 jika kedua-duanya berada pada posisi aksial pada cincin. Kombinasi dari substituen aksial dan ekuatorial tidak akan dapat bereaksi dengan mekanisme E2.
[[Reaksi eliminasi|Mekanisme eliminasi E2]] bergantung pada konfigurasi substituen dalam bentuk [[antiperiplanar]]. Prasyarat reaksi ini sangat penting dalam pemahaman lintasan reaksi eliminasi organik, terutama senyawa-senyawa yang melibatkan alkana siklik berhalogen. Dua [[substituen]] yang bersebelahan pada alkana siklik hanya dapat menjalani eliminasi E2 jika kedua-duanya berada pada posisi aksial pada cincin. Kombinasi dari substituen aksial dan ekuatorial tidak akan dapat bereaksi dengan mekanisme E2.
== Referensi ==


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
Baris 38: Baris 35:
* [http://openlearn.open.ac.uk/mod/resource/view.php?id=196631 Polymer structure: configuration and conformation]
* [http://openlearn.open.ac.uk/mod/resource/view.php?id=196631 Polymer structure: configuration and conformation]


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Isomerisme+konformasi&oldid=28020787 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28020787 (2025-10-16T13:50:54Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Isomerisme+konformasi&oldid=28020787 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28020787 (2025-10-16T13:50:54Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 09.06

Konformer butana

Dalam kimia, isomersime konformasi adalah sebuah bentuk stereoisomerisme dari molekul-molekul dengan rumus struktural yang sama namun konformasi yang berbeda oleh karena rotasi atom pada ikatan kimia. Konformer yang berbeda dapat saling berubah dengan melakukan rotasi pada ikatan tunggal tanpa memutuskan ikatan kimia. Keberadaan lebih dari satu konformasi, biasanya dengan energi yang berbeda, dikarenakan oleh rotasi hibridisasi orbital sp3 atom karbon yang terhalang. Isomerisme konformasi hanya terjadi pada ikatan tunggal karena ikatan rangkap dua dan rangkap tiga mempunyai ikatan pi yang menghalangi rotasi ikatan. Perbandingan stabilitas konformer-konformer yang berbeda biasanya dijelaskan dengan perbedaan dari kombinasi tolakan sterik dan efek elektronik. Contoh yang sederhana terlihat pada molekul butana yang dilihat dengan menggunakan proyeksi Newman seperti pada gambar di atas. Rotamer adalah konformer yang berbeda hanya pada rotasi ikatan tunggal.[1] Sawar rotasinya adalah energi aktivasi yang diperlukan untuk berubah dari satu konformer ke konformer lainnya.

Terdapat dua bentuk isomerisme konformasi yang penting:

  1. Konformasi alkana linear, dengan konformer anti, tindih, dan gauche
  2. Konformasi sikloheksana, dengan konformer kursi dan perahu.

Contoh lain dari isomerisme konformasi adalah pelipatan molekul, di mana beberapa bentuk pelipatan stabil dan fungsional, tetapi yang lainnya tidak. Isomerisme konformasi juga terlihat pada atropisomer

Populasi kesetimbangan konformer

Populasi konformer-konformer yang berbeda mengikuti distribusi Boltzmann:

NiNtotal=eErel/RTk=1NtotaleEk/RT

Sisi kira persamaan adalah nisbah kesetimbangan konformer i terhadarp total konformer.Erel adalah energi relatif konformer ke-i dari konformer berenergi minimum. R adalah tetapan molar gas 8.31 J/K/mol dan T adalah temperatur dalam Kelvin (K). Penyebut pada sisi kanan adalah fungsi partisi.

Konsekuensi

Jika konformasi tindih sebuah isomer memiliki potensial yang cukup tinggi, maka ia dapat dihalangi untuk berotasi menjadi konformasi lainnya. Hal ini akan menyebabkan campuran rasemat konformasi yang bisa saja mempunyai reaktivitas yang berbeda (misalnya pada reaksi enzim yang biasanya bergantung pada bentuk molekul).

Reaksi yang bergantung pada konformer

Mekanisme eliminasi E2 bergantung pada konfigurasi substituen dalam bentuk antiperiplanar. Prasyarat reaksi ini sangat penting dalam pemahaman lintasan reaksi eliminasi organik, terutama senyawa-senyawa yang melibatkan alkana siklik berhalogen. Dua substituen yang bersebelahan pada alkana siklik hanya dapat menjalani eliminasi E2 jika kedua-duanya berada pada posisi aksial pada cincin. Kombinasi dari substituen aksial dan ekuatorial tidak akan dapat bereaksi dengan mekanisme E2.

Lihat pula

Pranala luar

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28020787 (2025-10-16T13:50:54Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.