Thermus aquaticus: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29342596; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Thermus_aquaticus.JPG|thumb|right|280px|Thermus aquaticus]] | |||
'''''Thermus aquaticus''''' adalah spesies [[bakteri]] yang dapat mentoleransi suhu tinggi, salah satu dari beberapa bakteri [[termofilik]] yang termasuk dalam kelompok [[Deinococcus–Thermus]]. Bakteri ini adalah sumber enzim tahan panas [[Taq polimerase|''Taq'' DNA polimerase]], salah satu enzim paling penting dalam [[biologi molekuler]] karena digunakan dalam teknik amplifikasi DNA [[reaksi berantai polimerase]] (''polymerase chain reaction'', PCR). | '''''Thermus aquaticus''''' adalah spesies [[bakteri]] yang dapat mentoleransi suhu tinggi, salah satu dari beberapa bakteri [[termofilik]] yang termasuk dalam kelompok [[Deinococcus–Thermus]]. Bakteri ini adalah sumber enzim tahan panas [[Taq polimerase|''Taq'' DNA polimerase]], salah satu enzim paling penting dalam [[biologi molekuler]] karena digunakan dalam teknik amplifikasi DNA [[reaksi berantai polimerase]] (''polymerase chain reaction'', PCR). | ||
== Sejarah == | == Sejarah == | ||
Ketika studi tentang organisme biologis di mata air panas dimulai pada 1960-an, para ilmuwan berpikir bahwa bakteri termofilik tidak dapat bertahan hidup pada suhu di atas sekitar .<ref>[http://bioinfo.bact.wisc.edu/themicrobialworld/LAHT/b1.html Thomas Brock's essay "Life at High Temperatures"]</ref> Namun demikian, ditemukan bahwa banyak bakteri di mata air yang berbeda tidak hanya bertahan hidup, tetapi juga berkembang dalam suhu yang lebih tinggi. Pada tahun 1969, [[Thomas D. Brock]] dan Hudson Freeze dari [[Indiana University]] melaporkan [[spesies]] baru bakteri [[termofilik]] yang mereka beri nama ''Thermus aquaticus''.<ref>Brock TD. [https://archive.org/details/sim_journal-of-bacteriology_1969-04_98_1/page/289 ''Thermus aquaticus'', a Nonsporulating Extreme Thermophile]. ''J. Bacteriol''. 1969. Vol. 98 (1). hlm. 289–97.</ref> Bakteri ini pertama kali ditemukan di [[Area geotermal Yellowstone#Upper Geyser Basin|Lower Geyser Basin]] di [[Taman Nasional Yellowstone]], dekat [[Great Fountain Geyser]] dan [[White Dome Geyser]],<ref>T. Scott Bryan. [https://archive.org/details/geysersofyellows0000brya Geysers of Yellowstone, The]. University Press of Colorado. 2008. ISBN 978-0-87081-924-7.</ref> dan sejak itu telah ditemukan di habitat termal yang serupa di seluruh dunia. | |||
Ketika studi tentang organisme biologis di mata air panas dimulai pada 1960-an, para ilmuwan berpikir bahwa bakteri termofilik tidak dapat bertahan hidup pada suhu di atas sekitar . Namun demikian, ditemukan bahwa banyak bakteri di mata air yang berbeda tidak hanya bertahan hidup, tetapi juga berkembang dalam suhu yang lebih tinggi. Pada tahun 1969, [[Thomas D. Brock]] dan Hudson Freeze dari [[Indiana University]] melaporkan [[spesies]] baru bakteri [[termofilik]] yang mereka beri nama ''Thermus aquaticus''. Bakteri ini pertama kali ditemukan di [[Area geotermal Yellowstone#Upper Geyser Basin|Lower Geyser Basin]] di [[Taman Nasional Yellowstone]], dekat [[Great Fountain Geyser]] dan [[White Dome Geyser]], dan sejak itu telah ditemukan di habitat termal yang serupa di seluruh dunia. | |||
== Biologi == | == Biologi == | ||
| Baris 10: | Baris 10: | ||
== Morfologi == | == Morfologi == | ||
''Thermus aquaticus'' umumnya berbentuk silindris dengan diameter 0,5 μm hingga 0,8 μm. Bentuk batang yang lebih pendek memiliki panjang 5 μm hingga 10 μm. Bentuk filamen yang lebih panjang memiliki panjang yang sangat bervariasi dan dalam beberapa kasus melebihi 200 μm. Bakteri berbentuk batang memiliki kecenderungan untuk membentuk agregat. Asosiasi beberapa individu dapat mengarah pada pembentukan badan berbentuk bola berdiameter 10 μm hingga 20 μm, juga disebut badan-badan rotund. | ''Thermus aquaticus'' umumnya berbentuk silindris dengan diameter 0,5 μm hingga 0,8 μm. Bentuk batang yang lebih pendek memiliki panjang 5 μm hingga 10 μm. Bentuk filamen yang lebih panjang memiliki panjang yang sangat bervariasi dan dalam beberapa kasus melebihi 200 μm. Bakteri berbentuk batang memiliki kecenderungan untuk membentuk agregat. Asosiasi beberapa individu dapat mengarah pada pembentukan badan berbentuk bola berdiameter 10 μm hingga 20 μm, juga disebut badan-badan rotund.<ref>Brock TD. [https://archive.org/details/sim_journal-of-bacteriology_1969-04_98_1/page/289 ''Thermus aquaticus'', a Nonsporulating Extreme Thermophile]. ''J. Bacteriol''. 1969. Vol. 98 (1). hlm. 289–97.</ref><ref>Brock TD. [https://archive.org/details/sim_journal-of-bacteriology_1970-10_104_1/page/509 Fine Structure of ''Thermus aquaticus'', an Extreme Thermophile]. ''J. Bacteriol''. 1970. Vol. 104 (1). hlm. 509–517.</ref> | ||
== Enzim dari ''T. aquaticus'' == | == Enzim dari ''T. aquaticus'' == | ||
| Baris 16: | Baris 16: | ||
=== Aldolase === | === Aldolase === | ||
Studi pada bakteri termofilik ekstrem ini yang dapat ditumbuhkan dalam [[kultur sel]] pada awalnya berpusat pada upaya untuk memahami bagaimana [[enzim]] [[protein]] (yang biasanya terinaktivasi pada suhu tinggi) dapat berfungsi pada suhu tinggi di [[termofil]]. Pada tahun 1970, Freeze dan Brock menerbitkan sebuah artikel yang menjelaskan enzim [[Glikolisis|aldolase]] termostabil dari T. aquaticus. | Studi pada bakteri termofilik ekstrem ini yang dapat ditumbuhkan dalam [[kultur sel]] pada awalnya berpusat pada upaya untuk memahami bagaimana [[enzim]] [[protein]] (yang biasanya terinaktivasi pada suhu tinggi) dapat berfungsi pada suhu tinggi di [[termofil]]. Pada tahun 1970, Freeze dan Brock menerbitkan sebuah artikel yang menjelaskan enzim [[Glikolisis|aldolase]] termostabil dari T. aquaticus.<ref>Freeze H. [https://archive.org/details/sim_journal-of-bacteriology_1970-02_101_2/page/540 Thermostable Aldolase from Thermus aquaticus]. ''J. Bacteriol''. 1970. Vol. 101 (2). hlm. 541–50.</ref> | ||
=== RNA polimerase === | === RNA polimerase === | ||
Enzim polimerase pertama yang diisolasi dari ''T. aquaticus'' pada tahun 1974 adalah [[RNA polimerase]] yang bergantung pada DNA, yang digunakan dalam proses [[Transkripsi (genetik)|transkripsi]]. | Enzim polimerase pertama yang diisolasi dari ''T. aquaticus'' pada tahun 1974 adalah [[RNA polimerase]] yang bergantung pada DNA,<ref>Air GM. ''DNA-Dependent RNA Polymerase From the Thermophilic Bacterium ''Thermus aquaticus''''. ''FEBS Letters''. 1974. Vol. 38 (3). hlm. 277–281. doi:10.1016/0014-5793(74)80072-4.</ref> yang digunakan dalam proses [[Transkripsi (genetik)|transkripsi]]. | ||
=== Enzim restriksi ''Taq'' I === | === Enzim restriksi ''Taq'' I === | ||
Sebagian besar ahli biologi molekuler mungkin menyadari ''T. aquaticus'' pada akhir 1970-an atau awal 1980-an karena isolasi [[Enzim restriksi|endonuklease restriksi]] yang berguna dari organisme ini.<ref>S Sato. ''A single cleavage of Simian virus 40 (SV40) DNA by a site specific endonuclease from Thermus aquaticus, ''Taq'' I''. ''J. Biochem''. February 1978. Vol. 83 (2). hlm. 633–5. doi:10.1093/oxfordjournals.jbchem.a131952.</ref> Penggunaan istilah ''Taq'' untuk merujuk pada '''''T'''hermus '''aq'''uaticus'' muncul pada masa ini dari konvensi pemberian nama pendek enzim restriksi, seperti Sal dan Hin, berasal dari genus dan spesies dari organisme sumber. | |||
Sebagian besar ahli biologi molekuler mungkin menyadari ''T. aquaticus'' pada akhir 1970-an atau awal 1980-an karena isolasi [[Enzim restriksi|endonuklease restriksi]] yang berguna dari organisme ini. Penggunaan istilah ''Taq'' untuk merujuk pada '''''T'''hermus '''aq'''uaticus'' muncul pada masa ini dari konvensi pemberian nama pendek enzim restriksi, seperti Sal dan Hin, berasal dari genus dan spesies dari organisme sumber. | |||
=== DNA polymerase ("Taq pol") === | === DNA polymerase ("Taq pol") === | ||
[[DNA polimerase]] pertama kali diisolasi dari ''T. aquaticus'' pada tahun 1976.<ref>A Chien. [https://archive.org/details/sim_journal-of-bacteriology_1976-09_127_3/page/1550 Deoxyribonucleic acid polymerase from the extreme thermophile Thermus aquaticus]. ''J. Bacteriol''. September 1, 1976. Vol. 127 (3). hlm. 1550–7.</ref> Keuntungan pertama yang ditemukan untuk DNA polimerase termostabil ini (temperatur optimum 80 °C) adalah bahwa ia dapat diisolasi dalam bentuk yang lebih murni (bebas dari kontaminan enzim lain) daripada DNA polimerase dari sumber lain. Kemudian, [[Kary Mullis]] dan peneliti lain di [[Cetus Corporation]] menemukan enzim ini dapat digunakan dalam proses [[reaksi berantai polimerase]] (PCR) untuk memperbanyak segmen pendek [[DNA]],<ref>RK Saiki. [http://sunsite.berkeley.edu/cgi-bin/ebind2html/pcr/009 Primer-directed enzymatic amplification of DNA with a thermostable DNA polymerase]. ''Science''. 1988. Vol. 239 (4839). hlm. 487–91. doi:10.1126/science.2448875.</ref> menghilangkan kebutuhan untuk menambahkan enzim setelah setiap siklus denaturasi termal DNA. Enzim juga [[Kloning molekular|dikloning]], [[Pengurutan DNA|diurutkan]], dimodifikasi (untuk menghasilkan 'fragmen Stoffel' yang lebih pendek), dan diproduksi dalam jumlah besar untuk dijual secara komersial.<ref>Lawyer FC. [https://archive.org/details/genome-research_1993-05_2_4/page/275 High-level expression, purification, and enzymatic characterization of full-length Thermus aquaticus DNA polymerase]. ''PCR Methods Appl''. 1993. Vol. 2 (4). hlm. 275–87. doi:10.1101/gr.2.4.275.</ref> Pada tahun 1989 majalah ''[[Science (jurnal)|Science]]'' menyebut Taq polymerase sebagai "Molecule of the Year" pertama.<ref>Guyer RL. [http://www.sciencemag.org/cgi/pmidlookup?view=long&pmid=2688087 The Molecule of the Year]. ''Science''. December 1989. Vol. 246 (4937). hlm. 1543–6. doi:10.1126/science.2688087.</ref> Pada tahun 1993, Dr. [[Kary Mullis]]<ref>https://www.nobelprize.org/nobel_prizes/chemistry/laureates/1993/mullis-lecture.html</ref> dianugerahi [[Penghargaan Nobel Kimia]] untuk karyanya dengan PCR. | |||
[[DNA polimerase]] pertama kali diisolasi dari ''T. aquaticus'' pada tahun 1976. Keuntungan pertama yang ditemukan untuk DNA polimerase termostabil ini (temperatur optimum 80 °C) adalah bahwa ia dapat diisolasi dalam bentuk yang lebih murni (bebas dari kontaminan enzim lain) daripada DNA polimerase dari sumber lain. Kemudian, [[Kary Mullis]] dan peneliti lain di [[Cetus Corporation]] menemukan enzim ini dapat digunakan dalam proses [[reaksi berantai polimerase]] (PCR) untuk memperbanyak segmen pendek [[DNA]], menghilangkan kebutuhan untuk menambahkan enzim setelah setiap siklus denaturasi termal DNA. Enzim juga [[Kloning molekular|dikloning]], [[Pengurutan DNA|diurutkan]], dimodifikasi (untuk menghasilkan 'fragmen Stoffel' yang lebih pendek), dan diproduksi dalam jumlah besar untuk dijual secara komersial. Pada tahun 1989 majalah ''[[Science (jurnal)|Science]]'' menyebut Taq polymerase sebagai "Molecule of the Year" pertama. Pada tahun 1993, Dr. [[Kary Mullis]] dianugerahi [[Penghargaan Nobel Kimia]] untuk karyanya dengan PCR. | |||
=== Enzim lainnya === | === Enzim lainnya === | ||
| Baris 33: | Baris 31: | ||
== Kontroversi == | == Kontroversi == | ||
Penggunaan komersial enzim dari ''T. aquaticus'' tidak bebas dari kontroversi. Setelah studi Dr. Brock, sampel organisme itu disimpan di [[American Type Culture Collection]], sebuah repositori publik. Ilmuwan lain, termasuk ilmuwan di Cetus, mendapatkannya dari sana. Ketika potensi komersial dari ''Taq'' polimerase menjadi jelas pada 1990-an, [[National Park Service]] melabeli penggunaannya sebagai "Great ''Taq'' Rip-off". Para peneliti yang bekerja di National Park Service sekarang diminta untuk menandatangani perjanjian "pembagian manfaat" yang akan mengirim sebagian dari laba yang didapatkan kembali ke Park Service. | Penggunaan komersial enzim dari ''T. aquaticus'' tidak bebas dari kontroversi. Setelah studi Dr. Brock, sampel organisme itu disimpan di [[American Type Culture Collection]], sebuah repositori publik. Ilmuwan lain, termasuk ilmuwan di Cetus, mendapatkannya dari sana. Ketika potensi komersial dari ''Taq'' polimerase menjadi jelas pada 1990-an,<ref>Fore J. [http://www.j-biomed-discovery.com/content/1//7 The effects of business practices, licensing, and intellectual property on development and dissemination of the polymerase chain reaction: case study]. ''J Biomed Discov Collab''. 2006. Vol. 1. hlm. 7. doi:10.1186/1747-5333-1-7. — Detailed history of Cetus and the commercial aspects of PCR.</ref> [[National Park Service]] melabeli penggunaannya sebagai "Great ''Taq'' Rip-off".<ref>Robbins J. [https://www.nytimes.com/2006/11/28/science/28yell.html The Search for Private Profit in the Nation's Public Parks]. ''The New York Times''. 28 November 2006.</ref> Para peneliti yang bekerja di National Park Service sekarang diminta untuk menandatangani perjanjian "pembagian manfaat" yang akan mengirim sebagian dari laba yang didapatkan kembali ke Park Service. | ||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
| Baris 39: | Baris 37: | ||
* [[Geiser]] | * [[Geiser]] | ||
* [[Organisme termofil]] | * [[Organisme termofil]] | ||
== Bacaan lebih lanjut == | == Bacaan lebih lanjut == | ||
* | * | ||
* | * | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* [http://bacdive.dsmz.de/index.php?search=16714&submit=Search Type strain of ''Thermus aquaticus'' at Bac''Dive'' - the Bacterial Diversity Metadatabase] | * [http://bacdive.dsmz.de/index.php?search=16714&submit=Search Type strain of ''Thermus aquaticus'' at Bac''Dive'' - the Bacterial Diversity Metadatabase] | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Thermus+aquaticus&oldid=29342596 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29342596 (2026-06-13T19:04:08Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 13.57
Thermus aquaticus adalah spesies bakteri yang dapat mentoleransi suhu tinggi, salah satu dari beberapa bakteri termofilik yang termasuk dalam kelompok Deinococcus–Thermus. Bakteri ini adalah sumber enzim tahan panas Taq DNA polimerase, salah satu enzim paling penting dalam biologi molekuler karena digunakan dalam teknik amplifikasi DNA reaksi berantai polimerase (polymerase chain reaction, PCR).
Sejarah
Ketika studi tentang organisme biologis di mata air panas dimulai pada 1960-an, para ilmuwan berpikir bahwa bakteri termofilik tidak dapat bertahan hidup pada suhu di atas sekitar .[1] Namun demikian, ditemukan bahwa banyak bakteri di mata air yang berbeda tidak hanya bertahan hidup, tetapi juga berkembang dalam suhu yang lebih tinggi. Pada tahun 1969, Thomas D. Brock dan Hudson Freeze dari Indiana University melaporkan spesies baru bakteri termofilik yang mereka beri nama Thermus aquaticus.[2] Bakteri ini pertama kali ditemukan di Lower Geyser Basin di Taman Nasional Yellowstone, dekat Great Fountain Geyser dan White Dome Geyser,[3] dan sejak itu telah ditemukan di habitat termal yang serupa di seluruh dunia.
Biologi
Thermus aquaticus tumbuh subur pada 70 °C (158 °F), tetapi dapat bertahan hidup pada suhu 50 °C hingga 80 °C (122 °F hingga 176 °F). Bakteri ini adalah kemotrof—ia melakukan kemosintesis untuk mendapatkan makanan. Namun, karena kisaran suhu tumpang tindih dengan cyanobacteria fotosintetik yang berbagi lingkungan yang ideal, kadang-kadang ditemukan hidup bersama dengan tetangganya, memperoleh energi untuk pertumbuhan dari fotosintesis mereka.
Morfologi
Thermus aquaticus umumnya berbentuk silindris dengan diameter 0,5 μm hingga 0,8 μm. Bentuk batang yang lebih pendek memiliki panjang 5 μm hingga 10 μm. Bentuk filamen yang lebih panjang memiliki panjang yang sangat bervariasi dan dalam beberapa kasus melebihi 200 μm. Bakteri berbentuk batang memiliki kecenderungan untuk membentuk agregat. Asosiasi beberapa individu dapat mengarah pada pembentukan badan berbentuk bola berdiameter 10 μm hingga 20 μm, juga disebut badan-badan rotund.[4][5]
Enzim dari T. aquaticus
T. aquaticus telah menjadi terkenal sebagai sumber enzim termostabil, terutama Taq polimerase DNA, seperti yang dijelaskan di bawah ini.
Aldolase
Studi pada bakteri termofilik ekstrem ini yang dapat ditumbuhkan dalam kultur sel pada awalnya berpusat pada upaya untuk memahami bagaimana enzim protein (yang biasanya terinaktivasi pada suhu tinggi) dapat berfungsi pada suhu tinggi di termofil. Pada tahun 1970, Freeze dan Brock menerbitkan sebuah artikel yang menjelaskan enzim aldolase termostabil dari T. aquaticus.[6]
RNA polimerase
Enzim polimerase pertama yang diisolasi dari T. aquaticus pada tahun 1974 adalah RNA polimerase yang bergantung pada DNA,[7] yang digunakan dalam proses transkripsi.
Enzim restriksi Taq I
Sebagian besar ahli biologi molekuler mungkin menyadari T. aquaticus pada akhir 1970-an atau awal 1980-an karena isolasi endonuklease restriksi yang berguna dari organisme ini.[8] Penggunaan istilah Taq untuk merujuk pada Thermus aquaticus muncul pada masa ini dari konvensi pemberian nama pendek enzim restriksi, seperti Sal dan Hin, berasal dari genus dan spesies dari organisme sumber.
DNA polymerase ("Taq pol")
DNA polimerase pertama kali diisolasi dari T. aquaticus pada tahun 1976.[9] Keuntungan pertama yang ditemukan untuk DNA polimerase termostabil ini (temperatur optimum 80 °C) adalah bahwa ia dapat diisolasi dalam bentuk yang lebih murni (bebas dari kontaminan enzim lain) daripada DNA polimerase dari sumber lain. Kemudian, Kary Mullis dan peneliti lain di Cetus Corporation menemukan enzim ini dapat digunakan dalam proses reaksi berantai polimerase (PCR) untuk memperbanyak segmen pendek DNA,[10] menghilangkan kebutuhan untuk menambahkan enzim setelah setiap siklus denaturasi termal DNA. Enzim juga dikloning, diurutkan, dimodifikasi (untuk menghasilkan 'fragmen Stoffel' yang lebih pendek), dan diproduksi dalam jumlah besar untuk dijual secara komersial.[11] Pada tahun 1989 majalah Science menyebut Taq polymerase sebagai "Molecule of the Year" pertama.[12] Pada tahun 1993, Dr. Kary Mullis[13] dianugerahi Penghargaan Nobel Kimia untuk karyanya dengan PCR.
Enzim lainnya
Suhu optimum yang tinggi untuk T. aquaticus memungkinkan para peneliti untuk mempelajari reaksi dalam kondisi di mana enzim lain kehilangan aktivitasnya. Enzim lain yang diisolasi dari organisme ini termasuk DNA ligase, alkalin fosfatase, NADH oksidase, isositrat dehidrogenase, amilomaltase, dan L-laktat dehidrogenase bergantung fruktosa 1,6-disfosfat.
Kontroversi
Penggunaan komersial enzim dari T. aquaticus tidak bebas dari kontroversi. Setelah studi Dr. Brock, sampel organisme itu disimpan di American Type Culture Collection, sebuah repositori publik. Ilmuwan lain, termasuk ilmuwan di Cetus, mendapatkannya dari sana. Ketika potensi komersial dari Taq polimerase menjadi jelas pada 1990-an,[14] National Park Service melabeli penggunaannya sebagai "Great Taq Rip-off".[15] Para peneliti yang bekerja di National Park Service sekarang diminta untuk menandatangani perjanjian "pembagian manfaat" yang akan mengirim sebagian dari laba yang didapatkan kembali ke Park Service.
Lihat pula
Bacaan lebih lanjut
Pranala luar
Referensi
- ↑ Thomas Brock's essay "Life at High Temperatures"
- ↑ Brock TD. Thermus aquaticus, a Nonsporulating Extreme Thermophile. J. Bacteriol. 1969. Vol. 98 (1). hlm. 289–97.
- ↑ T. Scott Bryan. Geysers of Yellowstone, The. University Press of Colorado. 2008. ISBN 978-0-87081-924-7.
- ↑ Brock TD. Thermus aquaticus, a Nonsporulating Extreme Thermophile. J. Bacteriol. 1969. Vol. 98 (1). hlm. 289–97.
- ↑ Brock TD. Fine Structure of Thermus aquaticus, an Extreme Thermophile. J. Bacteriol. 1970. Vol. 104 (1). hlm. 509–517.
- ↑ Freeze H. Thermostable Aldolase from Thermus aquaticus. J. Bacteriol. 1970. Vol. 101 (2). hlm. 541–50.
- ↑ Air GM. DNA-Dependent RNA Polymerase From the Thermophilic Bacterium Thermus aquaticus'. FEBS Letters. 1974. Vol. 38 (3). hlm. 277–281. doi:10.1016/0014-5793(74)80072-4.
- ↑ S Sato. A single cleavage of Simian virus 40 (SV40) DNA by a site specific endonuclease from Thermus aquaticus, Taq I. J. Biochem. February 1978. Vol. 83 (2). hlm. 633–5. doi:10.1093/oxfordjournals.jbchem.a131952.
- ↑ A Chien. Deoxyribonucleic acid polymerase from the extreme thermophile Thermus aquaticus. J. Bacteriol. September 1, 1976. Vol. 127 (3). hlm. 1550–7.
- ↑ RK Saiki. Primer-directed enzymatic amplification of DNA with a thermostable DNA polymerase. Science. 1988. Vol. 239 (4839). hlm. 487–91. doi:10.1126/science.2448875.
- ↑ Lawyer FC. High-level expression, purification, and enzymatic characterization of full-length Thermus aquaticus DNA polymerase. PCR Methods Appl. 1993. Vol. 2 (4). hlm. 275–87. doi:10.1101/gr.2.4.275.
- ↑ Guyer RL. The Molecule of the Year. Science. December 1989. Vol. 246 (4937). hlm. 1543–6. doi:10.1126/science.2688087.
- ↑ https://www.nobelprize.org/nobel_prizes/chemistry/laureates/1993/mullis-lecture.html
- ↑ Fore J. The effects of business practices, licensing, and intellectual property on development and dissemination of the polymerase chain reaction: case study. J Biomed Discov Collab. 2006. Vol. 1. hlm. 7. doi:10.1186/1747-5333-1-7. — Detailed history of Cetus and the commercial aspects of PCR.
- ↑ Robbins J. The Search for Private Profit in the Nation's Public Parks. The New York Times. 28 November 2006.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29342596 (2026-06-13T19:04:08Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.