Lompat ke isi

Sulfasi: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29585254; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Sulfasi''' adalah [[reaksi kimia]] yang melibatkan penambahan gugus SO<sub>3</sub>. Pada prinsipnya, banyak sulfasi akan melibatkan reaksi [[belerang trioksida]] (SO<sub>3</sub>). Dalam praktiknya, sebagian besar sulfasi dilakukan secara tidak langsung. Terlepas dari mekanismenya, pemasangan gugus mirip sulfat pada sebuah substrat akan menyebabkan perubahan substansial.
'''Sulfasi''' adalah [[reaksi kimia]] yang melibatkan penambahan gugus SO<sub>3</sub>. Pada prinsipnya, banyak sulfasi akan melibatkan reaksi [[belerang trioksida]] (SO<sub>3</sub>). Dalam praktiknya, sebagian besar sulfasi dilakukan secara tidak langsung. Terlepas dari mekanismenya, pemasangan gugus mirip sulfat pada sebuah substrat akan menyebabkan perubahan substansial.
==Lamun==
==Lamun==
Banyak [[gulma laut]] yang dapat dimakan tersusun atas polisakarida yang sangat tersulfasi. Evolusi beberapa sulfotransferase tampaknya telah memfasilitasi adaptasi nenek moyang lamun di darat ke habitat laut yang baru.
Banyak [[gulma laut]] yang dapat dimakan tersusun atas polisakarida yang sangat tersulfasi.<ref>Guangling Jiao. ''Chemical Structures and Bioactivities of Sulfated Polysaccharides from Marine Algae''. ''Marine Drugs''. 2011. Vol. 9 (2). hlm. 196–223. doi:10.3390/md9020196.</ref> Evolusi beberapa sulfotransferase tampaknya telah memfasilitasi adaptasi nenek moyang lamun di darat ke habitat laut yang baru.<ref>Jeanine L. Olsen. [https://archive.org/details/nature-uk_2016-02-18_530_7590/page/331 The genome of the seagrass Zostera marina reveals angiosperm adaptation to the sea]. ''Nature''. 2016. Vol. 530 (7590). hlm. 331–335. doi:10.1038/nature16548.</ref><ref>Lukas Pfeifer. ''The Cell Wall of Seagrasses: Fascinating, Peculiar and a Blank Canvas for Future Research''. ''Frontiers in Plant Science''. 2020. Vol. 11. hlm. 588754. doi:10.3389/fpls.2020.588754.</ref>
==Lihat pula==
==Lihat pula==
* [[Glukuronidasi]]
* [[Glukuronidasi]]
Baris 8: Baris 8:
* [[Asetilasi]]
* [[Asetilasi]]
* [[Rosemary Waring]]
* [[Rosemary Waring]]
==Referensi==
*
*


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sulfasi&oldid=29585254 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29585254 (2026-08-15T23:02:39Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sulfasi&oldid=29585254 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29585254 (2026-08-15T23:02:39Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 14.05

Sulfasi adalah reaksi kimia yang melibatkan penambahan gugus SO3. Pada prinsipnya, banyak sulfasi akan melibatkan reaksi belerang trioksida (SO3). Dalam praktiknya, sebagian besar sulfasi dilakukan secara tidak langsung. Terlepas dari mekanismenya, pemasangan gugus mirip sulfat pada sebuah substrat akan menyebabkan perubahan substansial.

Lamun

Banyak gulma laut yang dapat dimakan tersusun atas polisakarida yang sangat tersulfasi.[1] Evolusi beberapa sulfotransferase tampaknya telah memfasilitasi adaptasi nenek moyang lamun di darat ke habitat laut yang baru.[2][3]

Lihat pula

Referensi

  1. Guangling Jiao. Chemical Structures and Bioactivities of Sulfated Polysaccharides from Marine Algae. Marine Drugs. 2011. Vol. 9 (2). hlm. 196–223. doi:10.3390/md9020196.
  2. Jeanine L. Olsen. The genome of the seagrass Zostera marina reveals angiosperm adaptation to the sea. Nature. 2016. Vol. 530 (7590). hlm. 331–335. doi:10.1038/nature16548.
  3. Lukas Pfeifer. The Cell Wall of Seagrasses: Fascinating, Peculiar and a Blank Canvas for Future Research. Frontiers in Plant Science. 2020. Vol. 11. hlm. 588754. doi:10.3389/fpls.2020.588754.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29585254 (2026-08-15T23:02:39Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.