Asam kromat: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 18670173; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 4: | Baris 4: | ||
Di laboratorium, asam kromat digunakan sebagai oksidator maupun [[katalis]]. Dalam industri, asam kromat digunakan sebagai senyawa intermediet dalam ''chromium plating'', bahan untuk kaca berwarna, pembersih logam, bahan untuk tinta, dan cat. | Di laboratorium, asam kromat digunakan sebagai oksidator maupun [[katalis]]. Dalam industri, asam kromat digunakan sebagai senyawa intermediet dalam ''chromium plating'', bahan untuk kaca berwarna, pembersih logam, bahan untuk tinta, dan cat. | ||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Asam+kromat&oldid=18670173 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 18670173 (2021-07-13T06:33:41Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Asam+kromat&oldid=18670173 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 18670173 (2021-07-13T06:33:41Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 14.09
Dalam ilmu kimia, Asam Kromat adalah sebuah senyawa kromium (Cr). Senyawa ini memiliki rumus kimia H2CrO4. Senyawa ini belum pernah diisolasi dalam bentuk murninya. Basa konjugat dari asam ini adalah ion kromat dan dikromat, yang dapat membentuk beberapa garam (misalnya kalium dikromat, K2Cr2O7). Anhidrida dari asam kromat adalah kromium trioksida, atau disebut juga kromium (VI) oksida, CrO3. Pada asam kromat, dikromat ataupun semua turunannya, atom kromium mempunyai bilangan oksidasi +6.
Larutan asam kromat dibuat dengan cara mengasamkan larutan yang mengandung ion kromat atau dikromat. Larutan ini bersifat oksidator kuat, berwarna merah kecoklatan, jingga atau kuning tergantung konsentrasi kromium (VI).
Di laboratorium, asam kromat digunakan sebagai oksidator maupun katalis. Dalam industri, asam kromat digunakan sebagai senyawa intermediet dalam chromium plating, bahan untuk kaca berwarna, pembersih logam, bahan untuk tinta, dan cat.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 18670173 (2021-07-13T06:33:41Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.