Radium oksida: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27514719; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Radium oksida''' adalah sebuah [[senyawa anorganik]] dari [[radium]] dan [[oksigen]] dengan [[rumus kimia]] RaO. | '''Radium oksida''' adalah sebuah [[senyawa anorganik]] dari [[radium]] dan [[oksigen]] dengan [[rumus kimia]] RaO.<ref>[https://books.google.com/books?id=hdapBRtNi9YC&dq=radium+oxide+RaO&pg=PA57 Alkali Metals—Advances in Research and Application: 2013 Edition: ScholarlyBrief]. ScholarlyEditions. 21 Juni 2013. hlm. 57. ISBN 978-1-4816-7240-5.</ref><ref>Sunil Kumar. [https://books.google.com/books?id=-M-vEAAAQBAJ&dq=Radium+oxide+RaO&pg=PA239 Biofuels: Technologies, Policies, and Opportunities]. CRC Press. 18 April 2023. hlm. 239. ISBN 978-1-000-83718-6.</ref><ref>James P. Coughlin. [https://books.google.com/books?id=4b8_AQAAIAAJ&dq=Radium+oxide+RaO&pg=PA38 Heats and Free Energies of Formation of Inorganic Oxides]. U.S. Government Printing Office. 1954. hlm. 38.</ref> | ||
==Sintesis== | ==Sintesis== | ||
Senyawa ini dapat diperoleh dengan memanaskan logam radium di udara: | Senyawa ini dapat diperoleh dengan memanaskan logam radium di udara:<ref>Charles H. Corwin. [https://books.google.com/books?id=yrgXAQAAMAAJ&q=Radium+oxide+RaO Introductory Chemistry: Concepts and Critical Thinking]. Pearson Prentice Hall. 2011. hlm. 248. ISBN 978-0-321-66305-4.</ref> | ||
:: | :: | ||
| Baris 19: | Baris 19: | ||
Radium oksida sering digunakan sebagai prekursor untuk membuat senyawa radium lain yang digunakan dalam [[radioterapi|terapi radiasi]]. | Radium oksida sering digunakan sebagai prekursor untuk membuat senyawa radium lain yang digunakan dalam [[radioterapi|terapi radiasi]]. | ||
==Referensi== | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Radium+oksida&oldid=27514719 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27514719 (2025-07-09T00:49:16Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Radium+oksida&oldid=27514719 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27514719 (2025-07-09T00:49:16Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 14.09
Radium oksida adalah sebuah senyawa anorganik dari radium dan oksigen dengan rumus kimia RaO.[1][2][3]
Sintesis
Senyawa ini dapat diperoleh dengan memanaskan logam radium di udara:[4]
Reaksi ini juga menghasilkan radium nitrida dan mungkin radium peroksida:
Sifat kimia
Radium oksida dapat bereaksi dengan air untuk membentuk radium hidroksida:
Kegunaan
Radium oksida sering digunakan sebagai prekursor untuk membuat senyawa radium lain yang digunakan dalam terapi radiasi.
Referensi
- ↑ Alkali Metals—Advances in Research and Application: 2013 Edition: ScholarlyBrief. ScholarlyEditions. 21 Juni 2013. hlm. 57. ISBN 978-1-4816-7240-5.
- ↑ Sunil Kumar. Biofuels: Technologies, Policies, and Opportunities. CRC Press. 18 April 2023. hlm. 239. ISBN 978-1-000-83718-6.
- ↑ James P. Coughlin. Heats and Free Energies of Formation of Inorganic Oxides. U.S. Government Printing Office. 1954. hlm. 38.
- ↑ Charles H. Corwin. Introductory Chemistry: Concepts and Critical Thinking. Pearson Prentice Hall. 2011. hlm. 248. ISBN 978-0-321-66305-4.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27514719 (2025-07-09T00:49:16Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.