Proses Castner: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 25678857; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Proses Castner''' adalah proses pembuatan [[logam]] [[natrium]] dengan [[elektrolisis]] lelehan [[natrium hidroksida]] pada suhu sekitar 330 °C. Di bawah suhu tersebut, lelehan akan mengeras; di atas suhu tersebut, natrium cair akan mulai larut dalam lelehan. | '''Proses Castner''' adalah proses pembuatan [[logam]] [[natrium]] dengan [[elektrolisis]] lelehan [[natrium hidroksida]] pada suhu sekitar 330 °C. Di bawah suhu tersebut, lelehan akan mengeras; di atas suhu tersebut, natrium cair akan mulai larut dalam lelehan.<ref>[http://cdl.library.cornell.edu/cgi-bin/moa/pageviewer?frames=1&coll=moa&view=50&root=%2Fmoa%2Fmanu%2Fmanu0020%2F&tif=00207.TIF&cite=http%3A%2F%2Fcdl.library.cornell.edu%2Fcgi-bin%2Fmoa%2Fmoa-cgi%3Fnotisid%3DABS1821-0020-463 Manufacturer and builder / Volume 20, Issue 9, 1888]</ref><ref>[http://cavemanchemistry.com/cavebook/chchloralkali.html Caveman Chemistry:Dow Electrochemicals]</ref> | ||
Proses Castner untuk produksi logam natrium diperkenalkan pada tahun 1888 oleh Hamilton Castner. Pada saat itu (sebelum diperkenalkannya proses Hall-Héroult pada tahun yang sama) penggunaan utama logam natrium adalah sebagai zat pereduksi untuk menghasilkan aluminium dari bijihnya yang dimurnikan. Proses Castner mengurangi biaya produksi natrium dibandingkan dengan metode lama yang mereduksi natrium karbonat pada suhu tinggi menggunakan karbon. Hal ini pada gilirannya mengurangi biaya produksi aluminium, meskipun metode reduksi dengan natrium masih kalah bersaing dengan Hall-Héroult. Namun proses Castner tetap berlanjut karena Castner menemukan pasar baru untuk natrium. | Proses Castner untuk produksi logam natrium diperkenalkan pada tahun 1888 oleh Hamilton Castner. Pada saat itu (sebelum diperkenalkannya proses Hall-Héroult pada tahun yang sama) penggunaan utama logam natrium adalah sebagai zat pereduksi untuk menghasilkan aluminium dari bijihnya yang dimurnikan. Proses Castner mengurangi biaya produksi natrium dibandingkan dengan metode lama yang mereduksi natrium karbonat pada suhu tinggi menggunakan karbon. Hal ini pada gilirannya mengurangi biaya produksi aluminium, meskipun metode reduksi dengan natrium masih kalah bersaing dengan Hall-Héroult. Namun proses Castner tetap berlanjut karena Castner menemukan pasar baru untuk natrium. | ||
Pada tahun 1926, [[sel Downs]] menggantikan proses Castner. | Pada tahun 1926, [[sel Downs]] menggantikan proses Castner. | ||
| Baris 17: | Baris 17: | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Proses+Castner&oldid=25678857 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 25678857 (2024-05-06T05:55:50Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Proses+Castner&oldid=25678857 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 25678857 (2024-05-06T05:55:50Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 18.01
Proses Castner adalah proses pembuatan logam natrium dengan elektrolisis lelehan natrium hidroksida pada suhu sekitar 330 °C. Di bawah suhu tersebut, lelehan akan mengeras; di atas suhu tersebut, natrium cair akan mulai larut dalam lelehan.[1][2]
Proses Castner untuk produksi logam natrium diperkenalkan pada tahun 1888 oleh Hamilton Castner. Pada saat itu (sebelum diperkenalkannya proses Hall-Héroult pada tahun yang sama) penggunaan utama logam natrium adalah sebagai zat pereduksi untuk menghasilkan aluminium dari bijihnya yang dimurnikan. Proses Castner mengurangi biaya produksi natrium dibandingkan dengan metode lama yang mereduksi natrium karbonat pada suhu tinggi menggunakan karbon. Hal ini pada gilirannya mengurangi biaya produksi aluminium, meskipun metode reduksi dengan natrium masih kalah bersaing dengan Hall-Héroult. Namun proses Castner tetap berlanjut karena Castner menemukan pasar baru untuk natrium.
Pada tahun 1926, sel Downs menggantikan proses Castner.
Lihat pula
- Metalurgi ekstraktif
- Proses Klor-alkali
- Proses Solvay
- Proses Downs
- Elektrolisis air
- Proses Castner–Kellner
- Elektrolisis Kolbe
- Natrium
- Elektrolisis
- Proses Hall–Héroult
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 25678857 (2024-05-06T05:55:50Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.