Lompat ke isi

Basa lemah: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26896961; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 32: Baris 32:
Basa yang memiliki <math>K_b</math> besar akan terionisasi lebih sempurna dan dengan demikian sifat basanya lebih kuat. Seperti yang dinyatakan di atas, pH larutan tergantung pada konsentrasi H<sup>+</sup>, yang terkait dengan konsentrasi OH<sup>−</sup> oleh [[konstanta swaionisasi]] (<math>Kw = 1,0 \times 10^{-14}</math>). Basa kuat memiliki konsentrasi H<sup>+</sup> yang lebih rendah karena mereka terprotonasi penuh dan lebih sedikit ion hidrogen yang tertinggal dalam larutan. Konsentrasi H<sup>+</sup> yang lebih rendah juga berarti konsentrasi OH<sup>−</sup> lebih tinggi dan karenanya, <math>K_b</math> lebih besar.
Basa yang memiliki <math>K_b</math> besar akan terionisasi lebih sempurna dan dengan demikian sifat basanya lebih kuat. Seperti yang dinyatakan di atas, pH larutan tergantung pada konsentrasi H<sup>+</sup>, yang terkait dengan konsentrasi OH<sup>−</sup> oleh [[konstanta swaionisasi]] (<math>Kw = 1,0 \times 10^{-14}</math>). Basa kuat memiliki konsentrasi H<sup>+</sup> yang lebih rendah karena mereka terprotonasi penuh dan lebih sedikit ion hidrogen yang tertinggal dalam larutan. Konsentrasi H<sup>+</sup> yang lebih rendah juga berarti konsentrasi OH<sup>−</sup> lebih tinggi dan karenanya, <math>K_b</math> lebih besar.


NaOH (s) ([[natrium hidroksida]]) adalah basa yang lebih kuat daripada  (l) ([[dietilamina]]) yang merupakan basa yang lebih kuat daripada NH<sub>3</sub> (g) (amonia). Ketika basa semakin lemah, semakin kecil nilai <math>K_b</math>nya.
NaOH (s) ([[natrium hidroksida]]) adalah basa yang lebih kuat daripada  (l) ([[dietilamina]]) yang merupakan basa yang lebih kuat daripada NH<sub>3</sub> (g) (amonia). Ketika basa semakin lemah, semakin kecil nilai <math>K_b</math>nya.<ref>[http://www.chemguide.co.uk/physical/acidbaseeqia/bases.html Explanation of strong and weak bases]]. ChemGuide.</ref>


== Persen terprotonasi ==
== Persen terprotonasi ==
Seperti yang terlihat di atas, kekuatan basa terutama tergantung pada pH. Untuk membantu menggambarkan kekuatan basa lemah, akan sangat membantu untuk mengetahui persen terprotonasi, yaitu persentase molekul basa yang telah terprotonasi. Persentase yang lebih rendah akan sesuai dengan pH yang lebih rendah karena kedua angka dihasilkan dari jumlah protonasi. Basa lemah kurang terprotonasi, menyebabkan pH lebih rendah dan persen terprotonasi lebih rendah.
Seperti yang terlihat di atas, kekuatan basa terutama tergantung pada pH. Untuk membantu menggambarkan kekuatan basa lemah, akan sangat membantu untuk mengetahui persen terprotonasi, yaitu persentase molekul basa yang telah terprotonasi. Persentase yang lebih rendah akan sesuai dengan pH yang lebih rendah karena kedua angka dihasilkan dari jumlah protonasi. Basa lemah kurang terprotonasi, menyebabkan pH lebih rendah dan persen terprotonasi lebih rendah.<ref>Howard Maskill. [https://books.google.com/books?id=4AXwAAAAMAAJ The physical basis of organic chemistry]. Oxford University Press, Incorporated. 1985. ISBN 978-0-19-855192-8.</ref>


Keseimbangan transfer proton yang khas muncul seperti:
Keseimbangan transfer proton yang khas muncul seperti:
Baris 48: Baris 48:


== Masalah pH yang umum ==
== Masalah pH yang umum ==
Hitung pH dan persen protonasi 0,20 M larutan piridin  dalam air. K<sub>b</sub> [[Piridina|piridin]] adalah 1,8.
Hitung pH dan persen protonasi 0,20 M larutan piridin  dalam air. K<sub>b</sub> [[Piridina|piridin]] adalah 1,8.<ref>[http://www.kentchemistry.com/links/AcidsBases/pHWeakBases.htm Calculations of weak bases]. Mr Kent's Chemistry Page.</ref>


Pertama, tulis kesetimbangan transfer proton:
Pertama, tulis kesetimbangan transfer proton:
Baris 58: Baris 58:
Tabel kesetimbangan, seluruh konsentrasi dalam mol per Liter
Tabel kesetimbangan, seluruh konsentrasi dalam mol per Liter


{| border="1"
|+
!
!C<sub>5</sub>H<sub>5</sub>N
!C<sub>5</sub>H<sub>6</sub>N<sup>+</sup>
!OH<sup>−</sup>
|-
!normalitas awal
|0,20
|0
|0
|-
!perubahan normalitas
| -x
| +x
| +x
|-
!normalitas kesetimbangan
|0,20 -x
|x
|x
|}
{| border="1"
|Substitusikan molaritas kesetimbangan ke dalam konstanta basa
|<math>K_b=\mathrm {1,8 \times 10^{-9}} = {x \times x \over 0,20-x}</math>
|-
|Diasumsikan bahwa x sangat kecil yang artinya tak bermakna
ketika kita menggunakan angka bermakna.
|<math>\mathrm {1,8 \times 10^{-9}} \approx {x^2 \over 0,20}</math>
|-
|Pecahkan x.
|<math>\mathrm x \approx \sqrt{0,20 \times (1,8 \times 10^{-9})} = 1,9 \times 10^{-5}</math>
|-
|Periksa asumsi bahwa << 0,20
|<math>\mathrm 1,9 \times 10^{-5} \ll 0,20</math>; maka pendekatannya valid
|-
|Hitung pOH dari pOH = -log [OH<sup>−</sup>] dengan [OH<sup>−</sup>]=x
|<math>\mathrm pOH \approx -log(1,9 \times 10^{-5}) = 4,7 </math>
|-
|Dari pH = pK<sub>w</sub> - pOH,
|<math>\mathrm pH \approx 14,00 - 4,7 = 9,3</math>
|-
|Dari persamaan untuk persen terprotonasi dengan [HB<sup>+</sup>] = x dan [B]<sub>awal</sub> = 0,20,
|<math>\mathrm persen \ terprotonasi = {1,9 \times 10^{-5} \over 0,20} \times 100\% = 0,0095\% </math>
|}


Ini berarti 0,0095% piridin terprotonasi dalam bentuk C<sub>5</sub>H<sub>5</sub>NH<sup>+</sup>.
Ini berarti 0,0095% piridin terprotonasi dalam bentuk C<sub>5</sub>H<sub>5</sub>NH<sup>+</sup>.


== Contoh ==
== Contoh ==
* [[Alanine|Alanina]]
* [[Alanine|Alanina]]
* [[Amonia]], NH<sub>3</sub>
* [[Amonia]], NH<sub>3</sub>
Baris 69: Baris 114:


== Fakta sederhana ==
== Fakta sederhana ==
 
* Contoh basa lemah adalah amonia. Ia tidak mengandung ion hidroksida, tetapi bereaksi dengan air untuk menghasilkan ion amonium dan ion hidroksida.<ref>Atkins, Peter, and Loretta Jones. Chemical Principles: The Quest for Insight, 3rd Ed., New York: W.H. Freeman, 2005.</ref>
* Contoh basa lemah adalah amonia. Ia tidak mengandung ion hidroksida, tetapi bereaksi dengan air untuk menghasilkan ion amonium dan ion hidroksida.
* Posisi keseimbangan bervariasi dari satu basa ke basa lain ketika basa lemah bereaksi dengan air. Semakin jauh ke kiri itu, semakin lemah basanya.<ref>Clark, Jim. "Strong and Weak Bases."N.p.,2002. Web.</ref>
* Posisi keseimbangan bervariasi dari satu basa ke basa lain ketika basa lemah bereaksi dengan air. Semakin jauh ke kiri itu, semakin lemah basanya.
* Ketika ada gradien ion hidrogen antara dua sisi membran biologis, konsentrasi beberapa basa lemah difokuskan hanya pada satu sisi membran.<ref>M.D. Milne. ''Non-ionic diffusion and the excretion of weak acids and bases''. ''The American Journal of Medicine''. 1958. Vol. 24 (5). hlm. 709–729. doi:10.1016/0002-9343(58)90376-0.</ref> Basa lemah cenderung menumpuk dalam cairan asam.<ref>M.D. Milne. ''Non-ionic diffusion and the excretion of weak acids and bases''. ''The American Journal of Medicine''. 1958. Vol. 24 (5). hlm. 709–729. doi:10.1016/0002-9343(58)90376-0.</ref> Asam lambung mengandung konsentrasi basa lemah yang lebih tinggi daripada plasma.<ref>M.D. Milne. ''Non-ionic diffusion and the excretion of weak acids and bases''. ''The American Journal of Medicine''. 1958. Vol. 24 (5). hlm. 709–729. doi:10.1016/0002-9343(58)90376-0.</ref> Urin asam, dibandingkan dengan urin alkali, mengeluarkan basa lemah dengan kecepatan lebih cepat.<ref>M.D. Milne. ''Non-ionic diffusion and the excretion of weak acids and bases''. ''The American Journal of Medicine''. 1958. Vol. 24 (5). hlm. 709–729. doi:10.1016/0002-9343(58)90376-0.</ref>
* Ketika ada gradien ion hidrogen antara dua sisi membran biologis, konsentrasi beberapa basa lemah difokuskan hanya pada satu sisi membran. Basa lemah cenderung menumpuk dalam cairan asam. Asam lambung mengandung konsentrasi basa lemah yang lebih tinggi daripada plasma. Urin asam, dibandingkan dengan urin alkali, mengeluarkan basa lemah dengan kecepatan lebih cepat.


== Lihat juga ==
== Lihat juga ==
* [[Basa kuat]]
* [[Basa kuat]]
* [[Asam lemah]]
* [[Asam lemah]]
== Referensi ==


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
* [http://bouman.chem.georgetown.edu/S02/lect16/lect16.htm Guide to Weak Bases from Georgetown course notes]
* [http://bouman.chem.georgetown.edu/S02/lect16/lect16.htm Guide to Weak Bases from Georgetown course notes]
* [https://web.archive.org/web/20070926225948/http://www.intute.ac.uk/sciences/reference/plambeck/chem1/p01154.htm Article on Acidity of Solutions of Weak Bases] from Intute
* [https://web.archive.org/web/20070926225948/http://www.intute.ac.uk/sciences/reference/plambeck/chem1/p01154.htm Article on Acidity of Solutions of Weak Bases] from Intute


 
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Basa+lemah&oldid=26896961 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26896961 (2025-02-07T13:10:44Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Basa+lemah&oldid=26896961 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26896961 (2025-02-07T13:10:44Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 18.08

Basa lemah adalah basa yang pada saat dilarutkan dalam air, tidak terdisosiasi sepenuhnya dan larutan berair yang dihasilkannya mengandung ion hidroksida dan radikal basanya dalam proporsi kecil, bersama dengan sebagian besar molekul basa yang tidak terdisosiasi.

pH, Kb, dan Kw

Basa berkisar dari pH lebih besar dari 7 (7 netral, seperti air murni) hingga 14 (meskipun beberapa basa lebih besar dari 14). pH memiliki rumus:

pH=log10[H+]

Oleh karena basa adalah akseptor proton, basa menerima ion hidrogen dari air, , dan konsentrasi H+ yang tersisa dalam larutan menentukan pH. Basa lemah akan memiliki konsentrasi H+ yang lebih tinggi karena mereka kurang terprotonasi daripada basa kuat dan, oleh karena itu, lebih banyak ion hidrogen tertinggal dalam larutan. Jika Anda memasukkan konsentrasi H+ yang lebih tinggi ke dalam rumus, hasil pH rendah. Namun, pH basa biasanya dihitung menggunakan konsentrasi OH untuk menemukan pOH terlebih dahulu. Ini dilakukan karena konsentrasi H+ bukan bagian dari reaksi, sedangkan konsentrasi OH adalah:

pOH=log10[OH]

Dengan mengalikan asam konjugat (seperti ) dan basa konjugat (seperti ) persamaannya menjadi:

Ka×Kb=[H3O+][NH3][NH4+]×[NH4+][OH][NH3]=[H3O+][OH]

Oleh karena Kw=[H3O+][OH] maka, Ka×Kb=Kw

Dengan mengambil logaritma dari kedua sisi persamaan, maka tercapai:

logKa+logKb=logKw

Akhirnya, mengalikan seluruh persamaan dengan -1, persamaan berubah menjadi:

pKa+pKb=pKw=14,00

Setelah memperoleh pOH dari rumus pOH sebelumnya, pH dapat dihitung menggunakan rumus pH=pKwpOH di mana pKw = 14,00.

Basa lemah berada dalam kesetimbangan kimia dengan cara yang sama seperti asam lemah, dengan konstanta disosiasi basa (Kb) menunjukkan kekuatan basa. Misalnya, ketika amonia dimasukkan ke dalam air, terjadi kesetimbangan berikut:

Kb=[NH4+][OH][NH3]

Basa yang memiliki Kb besar akan terionisasi lebih sempurna dan dengan demikian sifat basanya lebih kuat. Seperti yang dinyatakan di atas, pH larutan tergantung pada konsentrasi H+, yang terkait dengan konsentrasi OH oleh konstanta swaionisasi (Kw=1,0×1014). Basa kuat memiliki konsentrasi H+ yang lebih rendah karena mereka terprotonasi penuh dan lebih sedikit ion hidrogen yang tertinggal dalam larutan. Konsentrasi H+ yang lebih rendah juga berarti konsentrasi OH lebih tinggi dan karenanya, Kb lebih besar.

NaOH (s) (natrium hidroksida) adalah basa yang lebih kuat daripada (l) (dietilamina) yang merupakan basa yang lebih kuat daripada NH3 (g) (amonia). Ketika basa semakin lemah, semakin kecil nilai Kbnya.[1]

Persen terprotonasi

Seperti yang terlihat di atas, kekuatan basa terutama tergantung pada pH. Untuk membantu menggambarkan kekuatan basa lemah, akan sangat membantu untuk mengetahui persen terprotonasi, yaitu persentase molekul basa yang telah terprotonasi. Persentase yang lebih rendah akan sesuai dengan pH yang lebih rendah karena kedua angka dihasilkan dari jumlah protonasi. Basa lemah kurang terprotonasi, menyebabkan pH lebih rendah dan persen terprotonasi lebih rendah.[2]

Keseimbangan transfer proton yang khas muncul seperti:

B(aq)+HA2O(l)HBA+(aq)+OHA(aq)

B menyatakan basa.

Persen terprotonasi=molaritas HB+ molaritas awal B×100%=[HB+][B]awal×100%

Dalam rumus ini, [B]awal adalah konsentrasi molar awal basa, dengan asumsi bahwa tidak ada protonasi yang terjadi.

Masalah pH yang umum

Hitung pH dan persen protonasi 0,20 M larutan piridin dalam air. Kb piridin adalah 1,8.[3]

Pertama, tulis kesetimbangan transfer proton:

HA2O(l)+CA5HA5N(aq)CA5HA5NHA+(aq)+OHA(aq)
Kb=[C5H5NH+][OH][C5H5N]

Tabel kesetimbangan, seluruh konsentrasi dalam mol per Liter

C5H5N C5H6N+ OH
normalitas awal 0,20 0 0
perubahan normalitas -x +x +x
normalitas kesetimbangan 0,20 -x x x
Substitusikan molaritas kesetimbangan ke dalam konstanta basa Kb=1,8×109=x×x0,20x
Diasumsikan bahwa x sangat kecil yang artinya tak bermakna

ketika kita menggunakan angka bermakna.

1,8×109x20,20
Pecahkan x. x0,20×(1,8×109)=1,9×105
Periksa asumsi bahwa << 0,20 1,9×1050,20; maka pendekatannya valid
Hitung pOH dari pOH = -log [OH] dengan [OH]=x pOHlog(1,9×105)=4,7
Dari pH = pKw - pOH, pH14,004,7=9,3
Dari persamaan untuk persen terprotonasi dengan [HB+] = x dan [B]awal = 0,20, persen terprotonasi=1,9×1050,20×100%=0,0095%

Ini berarti 0,0095% piridin terprotonasi dalam bentuk C5H5NH+.

Contoh

Fakta sederhana

  • Contoh basa lemah adalah amonia. Ia tidak mengandung ion hidroksida, tetapi bereaksi dengan air untuk menghasilkan ion amonium dan ion hidroksida.[4]
  • Posisi keseimbangan bervariasi dari satu basa ke basa lain ketika basa lemah bereaksi dengan air. Semakin jauh ke kiri itu, semakin lemah basanya.[5]
  • Ketika ada gradien ion hidrogen antara dua sisi membran biologis, konsentrasi beberapa basa lemah difokuskan hanya pada satu sisi membran.[6] Basa lemah cenderung menumpuk dalam cairan asam.[7] Asam lambung mengandung konsentrasi basa lemah yang lebih tinggi daripada plasma.[8] Urin asam, dibandingkan dengan urin alkali, mengeluarkan basa lemah dengan kecepatan lebih cepat.[9]

Lihat juga

Pranala luar

Referensi

  1. Explanation of strong and weak bases]. ChemGuide.
  2. Howard Maskill. The physical basis of organic chemistry. Oxford University Press, Incorporated. 1985. ISBN 978-0-19-855192-8.
  3. Calculations of weak bases. Mr Kent's Chemistry Page.
  4. Atkins, Peter, and Loretta Jones. Chemical Principles: The Quest for Insight, 3rd Ed., New York: W.H. Freeman, 2005.
  5. Clark, Jim. "Strong and Weak Bases."N.p.,2002. Web.
  6. M.D. Milne. Non-ionic diffusion and the excretion of weak acids and bases. The American Journal of Medicine. 1958. Vol. 24 (5). hlm. 709–729. doi:10.1016/0002-9343(58)90376-0.
  7. M.D. Milne. Non-ionic diffusion and the excretion of weak acids and bases. The American Journal of Medicine. 1958. Vol. 24 (5). hlm. 709–729. doi:10.1016/0002-9343(58)90376-0.
  8. M.D. Milne. Non-ionic diffusion and the excretion of weak acids and bases. The American Journal of Medicine. 1958. Vol. 24 (5). hlm. 709–729. doi:10.1016/0002-9343(58)90376-0.
  9. M.D. Milne. Non-ionic diffusion and the excretion of weak acids and bases. The American Journal of Medicine. 1958. Vol. 24 (5). hlm. 709–729. doi:10.1016/0002-9343(58)90376-0.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26896961 (2025-02-07T13:10:44Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.