Lompat ke isi

Pelemparan asam: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28455408; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Pelemparan asam''', yang juga disebut '''serangan asam''', '''serangan vitriol''',  '''vitriolase''', atau '''serangan air keras''', adalah sebuah bentuk dari [[serangan]] [[kekerasan]] yang didefinisikan sebagai tindakan melempar [[asam]] atau [[bahan korosif]] serupa terhadap tubuh orang lain "dengan tujuan menyakiti, melukai, menyiksa atau membunuh". Para pelaku serangan tersebut melempar asam ke korban mereka, biasanya ke wajah mereka, membakar mereka, merusak kulit, sering kali meledakkan dan terkadang mengenai tulang. Jenis paling umum dari asam yang digunakan dalam serangan tersebut adalah [[asam sulfurik]] dan [[asam nitrik]]. [[Asam hidroklorik]] terkadang digunakan, tetapi kurang mencederai. Akibat jangka panjang dari serangan tersebut meliputi [[kebutaan]] serta [[luka]] permanen pada wajah dan tubuh, disertai dengan kesulitan ekonomi, psikologi, dan sosial.
[[File:Acid_attack_victim.jpg|thumb|right|280px|Acid attack victim]]


Saat ini, serangan asam dikabarkan di beberapa bagian di dunia. Sejak 1990an, [[Bangladesh]] telah mengambarkan jumlah tertinggi dari serangan tersebut dan tingkat kejadian tertinggi untuk wanita, dengan 3,512 orang Bangladesh diserang memakai asam antara 1999 dan 2013. Meskipun serangan asam terjadi di seluruh dunia, jenis kekerasan ini paling umum di [[Asia Selatan]].
'''Pelemparan asam''', yang juga disebut '''serangan asam''',<ref>[http://news.bbc.co.uk/2/hi/asia-pacific/8576279.stm Cambodian victim on her acid attack]. ''BBC News''. 2010-03-21.</ref> '''serangan vitriol''',  '''vitriolase''', atau '''serangan air keras''', adalah sebuah bentuk dari [[serangan]] [[kekerasan]]<ref>Karmakar, R.N. ''Forensic Medicine and Toxicology''. Academic Publishers. 2003. ISBN 81-87504-69-2.</ref><ref>[http://latimesblogs.latimes.com/world_now/2011/11/afghan-sisters-hurt-acid-attack-rejected-proposal.html World Now].</ref><ref>[http://articles.latimes.com/1992-03-19/news/gl-5793_1_father-and-son Man Who Threw Acid at Woman Blames 2 Others]. ''latimes''.</ref> yang didefinisikan sebagai tindakan melempar [[asam]] atau [[bahan korosif]] serupa terhadap tubuh orang lain "dengan tujuan menyakiti, melukai, menyiksa atau membunuh".<ref>[http://www.cambodianacidsurvivorscharity.org/docs/breaking_the_silence.pdf Breaking the Silence: Addressing Acid Attacks in Cambodia]. Cambodian Acid Survivors Charity. May 2010. hlm. 1–51.</ref> Para pelaku serangan tersebut melempar asam ke korban mereka, biasanya ke wajah mereka, membakar mereka, merusak kulit, sering kali meledakkan dan terkadang mengenai tulang.<ref>Jordan Swanson. [http://www.hcs.harvard.edu/~epihc/currentissue/spring2002/swanson.php Acid attacks: Bangladesh’s efforts to stop the violence]. 2002. Vol. 3. hlm. 1–4.</ref> Jenis paling umum dari asam yang digunakan dalam serangan tersebut adalah [[asam sulfurik]] dan [[asam nitrik]]. [[Asam hidroklorik]] terkadang digunakan, tetapi kurang mencederai.<ref>Jane Welsh. [http://cgi.unc.edu/uploads/media_items/it-was-like-burning-in-hell-a-comparative-exploration-of-acid-attack-violence.original.pdf "It was like a burning hell": A Comparative Exploration of Acid Attack Violence]. Center for Global Initiatives. 2009.</ref> Akibat jangka panjang dari serangan tersebut meliputi [[kebutaan]] serta [[luka]] permanen pada wajah dan tubuh,<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pelemparan+asam&oldid=28455408 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref><ref>[http://archives.cnn.com/2000/ASIANOW/south/11/11/bangladesh.acid.ap/index.html CNN.com - Bangladesh combats an acid onslaught against women - November 11, 2000].</ref><ref>Bahl, Taru. ''Encyclopaedia of the Muslim World''. Anmol Publications PVT. LTD. 2004. ISBN 978-81-261-1419-1.</ref> disertai dengan kesulitan ekonomi, psikologi, dan sosial.<ref>[http://www.cambodianacidsurvivorscharity.org/docs/breaking_the_silence.pdf Breaking the Silence: Addressing Acid Attacks in Cambodia]. Cambodian Acid Survivors Charity. May 2010. hlm. 1–51.</ref>
 
== Referensi ==


Saat ini, serangan asam dikabarkan di beberapa bagian di dunia. Sejak 1990an, [[Bangladesh]] telah mengambarkan jumlah tertinggi dari serangan tersebut dan tingkat kejadian tertinggi untuk wanita,<ref>Taylor, L. M. (2000). Saving Face: Acid Attack Laws After the UN Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination Against Women. Ga. Journal Int'l & Comp. Law, 29, pp 395-419</ref><ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pelemparan+asam&oldid=28455408 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> dengan 3,512 orang Bangladesh diserang memakai asam antara 1999 dan 2013.<ref>[http://www.unwomen.org/~/media/Headquarters/Attachments/Sections/CSW/59/National_reviews/Bangladesh_annexes_Beijing20.pdf Acid Attack Trend (1999-2013)] UN Women, United Nations (2014)</ref> Meskipun serangan asam terjadi di seluruh dunia, jenis kekerasan ini paling umum di [[Asia Selatan]].<ref>[http://edition.cnn.com/2010/WORLD/asiapcf/01/11/acid.attack.fact/ Q&A: Acid attacks around the world].</ref>


== Bacaan tambahan ==
== Bacaan tambahan ==
*
*  
* [http://www.sithi.org/temp.php?url=media_view.php&mid=1230&publication=1 Breaking the Silence: Addressing Acid Attacks in Cambodia]  - The Cambodian Acid Survivors Charity
* [http://www.sithi.org/temp.php?url=media_view.php&mid=1230&publication=1 Breaking the Silence: Addressing Acid Attacks in Cambodia]  - The Cambodian Acid Survivors Charity


Baris 14: Baris 13:
* [http://www.w4.org/en/voices/acid-attacks-pakistan-portraits-women-survivors "Without a Face": portraits of women survivors of acid attacks in Pakistan]—by photographer Izabella Demavlys
* [http://www.w4.org/en/voices/acid-attacks-pakistan-portraits-women-survivors "Without a Face": portraits of women survivors of acid attacks in Pakistan]—by photographer Izabella Demavlys


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pelemparan+asam&oldid=28455408 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28455408 (2025-11-13T09:08:54Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pelemparan+asam&oldid=28455408 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28455408 (2025-11-13T09:08:54Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 18.09

Acid attack victim

Pelemparan asam, yang juga disebut serangan asam,[1] serangan vitriol, vitriolase, atau serangan air keras, adalah sebuah bentuk dari serangan kekerasan[2][3][4] yang didefinisikan sebagai tindakan melempar asam atau bahan korosif serupa terhadap tubuh orang lain "dengan tujuan menyakiti, melukai, menyiksa atau membunuh".[5] Para pelaku serangan tersebut melempar asam ke korban mereka, biasanya ke wajah mereka, membakar mereka, merusak kulit, sering kali meledakkan dan terkadang mengenai tulang.[6] Jenis paling umum dari asam yang digunakan dalam serangan tersebut adalah asam sulfurik dan asam nitrik. Asam hidroklorik terkadang digunakan, tetapi kurang mencederai.[7] Akibat jangka panjang dari serangan tersebut meliputi kebutaan serta luka permanen pada wajah dan tubuh,[8][9][10] disertai dengan kesulitan ekonomi, psikologi, dan sosial.[11]

Saat ini, serangan asam dikabarkan di beberapa bagian di dunia. Sejak 1990an, Bangladesh telah mengambarkan jumlah tertinggi dari serangan tersebut dan tingkat kejadian tertinggi untuk wanita,[12][13] dengan 3,512 orang Bangladesh diserang memakai asam antara 1999 dan 2013.[14] Meskipun serangan asam terjadi di seluruh dunia, jenis kekerasan ini paling umum di Asia Selatan.[15]

Bacaan tambahan

Pranala luar

Referensi

  1. Cambodian victim on her acid attack. BBC News. 2010-03-21.
  2. Karmakar, R.N. Forensic Medicine and Toxicology. Academic Publishers. 2003. ISBN 81-87504-69-2.
  3. World Now.
  4. Man Who Threw Acid at Woman Blames 2 Others. latimes.
  5. Breaking the Silence: Addressing Acid Attacks in Cambodia. Cambodian Acid Survivors Charity. May 2010. hlm. 1–51.
  6. Jordan Swanson. Acid attacks: Bangladesh’s efforts to stop the violence. 2002. Vol. 3. hlm. 1–4.
  7. Jane Welsh. "It was like a burning hell": A Comparative Exploration of Acid Attack Violence. Center for Global Initiatives. 2009.
  8. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  9. CNN.com - Bangladesh combats an acid onslaught against women - November 11, 2000.
  10. Bahl, Taru. Encyclopaedia of the Muslim World. Anmol Publications PVT. LTD. 2004. ISBN 978-81-261-1419-1.
  11. Breaking the Silence: Addressing Acid Attacks in Cambodia. Cambodian Acid Survivors Charity. May 2010. hlm. 1–51.
  12. Taylor, L. M. (2000). Saving Face: Acid Attack Laws After the UN Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination Against Women. Ga. Journal Int'l & Comp. Law, 29, pp 395-419
  13. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  14. Acid Attack Trend (1999-2013) UN Women, United Nations (2014)
  15. Q&A: Acid attacks around the world.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28455408 (2025-11-13T09:08:54Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.