Lompat ke isi

Faktor pertumbuhan endotel vaskular: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27010482; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Faktor pertumbuhan endotel vaskular atau ''vascular endothelial growth factor''''' ('''VEGF''') awalnya disebut faktor permeabilitas vaskular atau '''''vascular permeability factor''''' ('''VPF'''), adalah sinyal produksi [[protein]] oleh banyak sel yang menstimulasi pembentukan pembuluh darah. Secara spesifik, VEGF adalah subfamili faktor pertumbuhan, famili [[hormon PDGF]] dari faktor pertumbuhan ikatan sistin (struktur protein yang terdiri dari tiga struktur disulfida). VEGF merupakan protein pengirim sinyal yang penting yang terlibat dalam proses vaskulogenesis (pembentukan sintesis ''de novo'' sistem sirkulasi embrionik) dan proses [[angiogenesis]] (pertumbuhan [[pembuluh darah]] dari vaskulasi yang sudah ada).
[[File:VEGF_Vammin.png|thumb|right|280px|Struktur kristal Vammin, VEGF-F dari ular berbisa]]


VEGF adalah bagian dari sistem penyimpanan suplai oksigen untuk jaringan ketika sirkulasi darah yang normal tidak mencukupi misalnya dalam kondisi [[hipoksia]]. Konsentrasi serum VEGF akan meningkat pada kondisi asma bronkial dan [[diabetes melitus]]. Fungsi normal VEGF adalah untuk menciptakan pembuluh darah baru selama perkembangan embrionik, pembuluh darah baru setelah adanya luka, pembentukan otot setelah latihan, dan pembuluh darah baru (sirkulasi kolateral) sebagai respons atas blokade pembuluh darah.
'''Faktor pertumbuhan endotel vaskular atau ''vascular endothelial growth factor''''' ('''VEGF''') awalnya disebut faktor permeabilitas vaskular atau '''''vascular permeability factor''''' ('''VPF'''),<ref>D. Senger. ''Tumor cells secrete a vascular permeability factor that promotes accumulation of ascites fluid''. ''Science''. 25 February 1983. Vol. 219 (4587). hlm. 983–985. doi:10.1126/science.6823562.</ref> adalah sinyal produksi [[protein]] oleh banyak sel yang menstimulasi pembentukan pembuluh darah. Secara spesifik, VEGF adalah subfamili faktor pertumbuhan, famili [[hormon PDGF]] dari faktor pertumbuhan ikatan sistin (struktur protein yang terdiri dari tiga struktur disulfida). VEGF merupakan protein pengirim sinyal yang penting yang terlibat dalam proses vaskulogenesis (pembentukan sintesis ''de novo'' sistem sirkulasi embrionik) dan proses [[angiogenesis]] (pertumbuhan [[pembuluh darah]] dari vaskulasi yang sudah ada).<ref>Angela M. Duffy. [https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK6482/ Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF) and Its Role in Non-Endothelial Cells: Autocrine Signalling by VEGF]. Landes Bioscience. 2013.</ref><ref>David IR Holmes. [https://doi.org/10.1186/gb-2005-6-2-209 The vascular endothelial growth factor (VEGF) family: angiogenic factors in health and disease]. ''Genome Biology''. 2005-02-01. Vol. 6 (2). hlm. 209. doi:10.1186/gb-2005-6-2-209.</ref>


VEGF dapat berperan dalam proses terjadinya penyakit. Kanker tidak dapat tumbuh jika ada keterbatasan ukuran akibat tidak cukupnya suplai darah, sehingga [[kanker]] yang dapat mengeskpresikan VEGF dapat bertambah ukuran dan menyebar. Ekspresi VEGF yang berlebihan dapat menyebabkan penyakit pembuluh darah di [[retina]] [[mata]] dan bagian tubuh yang lain. Obat-obatan seperti [[aflibersept]], [[bevasizumab]], [[ranibizumab]], dan [[pegaptanib]] dapat menghambat VEGF dan mengontrol atau memperlambat perkembangan-perkembangan penyakit tersebut.
VEGF adalah bagian dari sistem penyimpanan suplai oksigen untuk jaringan ketika sirkulasi darah yang normal tidak mencukupi misalnya dalam kondisi [[hipoksia]].<ref>Biff F. Palmer. ''Oxygen sensing and metabolic homeostasis''. ''Molecular and Cellular Endocrinology''. 2014. Vol. 397 (1–2). hlm. 51–57. doi:10.1016/j.mce.2014.08.001.</ref> Konsentrasi serum VEGF akan meningkat pada kondisi asma bronkial dan [[diabetes melitus]].<ref>Mark Cooper. ''Increased Renal Expression of Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF) and Its Receptor VEGFR-2 in Experimental Diabetes''. ''Diabetes''. November 1999. Vol. 48 (11). hlm. 2229–2239. doi:10.2337/diabetes.48.11.2229.</ref> Fungsi normal VEGF adalah untuk menciptakan pembuluh darah baru selama perkembangan embrionik, pembuluh darah baru setelah adanya luka, pembentukan otot setelah latihan, dan pembuluh darah baru (sirkulasi kolateral) sebagai respons atas blokade pembuluh darah.<ref>Angela M. Duffy. [https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK6482/ Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF) and Its Role in Non-Endothelial Cells: Autocrine Signalling by VEGF]. Landes Bioscience. 2013.</ref>


VEGF dapat berperan dalam proses terjadinya penyakit. Kanker tidak dapat tumbuh jika ada keterbatasan ukuran akibat tidak cukupnya suplai darah, sehingga [[kanker]] yang dapat mengeskpresikan VEGF dapat bertambah ukuran dan menyebar.<ref>[https://repository.usu.ac.id/bitstream/handle/123456789/54922/VEGF%20PADA%20GASTRITIS.pdf?sequence=1&isAllowed=y VEGF Merupakan Salah Satu Faktor Penting dalam Proses Angiogenesis Terutama pada Adenokarsinoma]. ''repository.usu.ac.id''.</ref> Ekspresi VEGF yang berlebihan dapat menyebabkan penyakit pembuluh darah di [[retina]] [[mata]] dan bagian tubuh yang lain. Obat-obatan seperti [[aflibersept]], [[bevasizumab]], [[ranibizumab]], dan [[pegaptanib]] dapat menghambat VEGF dan mengontrol atau memperlambat perkembangan-perkembangan penyakit tersebut.<ref>Carmen P. Escalante. [https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3099203/ Vascular Endothelial Growth Factor Inhibitor-Induced Hypertension: Basics for Primary Care Providers]. ''Cardiology Research and Practice''. 2011-05-10. Vol. 2011. hlm. 816897. doi:10.4061/2011/816897.</ref>


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Faktor+pertumbuhan+endotel+vaskular&oldid=27010482 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27010482 (2025-03-08T22:39:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Faktor+pertumbuhan+endotel+vaskular&oldid=27010482 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27010482 (2025-03-08T22:39:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 18.10

Struktur kristal Vammin, VEGF-F dari ular berbisa

Faktor pertumbuhan endotel vaskular atau vascular endothelial growth factor (VEGF) awalnya disebut faktor permeabilitas vaskular atau vascular permeability factor (VPF),[1] adalah sinyal produksi protein oleh banyak sel yang menstimulasi pembentukan pembuluh darah. Secara spesifik, VEGF adalah subfamili faktor pertumbuhan, famili hormon PDGF dari faktor pertumbuhan ikatan sistin (struktur protein yang terdiri dari tiga struktur disulfida). VEGF merupakan protein pengirim sinyal yang penting yang terlibat dalam proses vaskulogenesis (pembentukan sintesis de novo sistem sirkulasi embrionik) dan proses angiogenesis (pertumbuhan pembuluh darah dari vaskulasi yang sudah ada).[2][3]

VEGF adalah bagian dari sistem penyimpanan suplai oksigen untuk jaringan ketika sirkulasi darah yang normal tidak mencukupi misalnya dalam kondisi hipoksia.[4] Konsentrasi serum VEGF akan meningkat pada kondisi asma bronkial dan diabetes melitus.[5] Fungsi normal VEGF adalah untuk menciptakan pembuluh darah baru selama perkembangan embrionik, pembuluh darah baru setelah adanya luka, pembentukan otot setelah latihan, dan pembuluh darah baru (sirkulasi kolateral) sebagai respons atas blokade pembuluh darah.[6]

VEGF dapat berperan dalam proses terjadinya penyakit. Kanker tidak dapat tumbuh jika ada keterbatasan ukuran akibat tidak cukupnya suplai darah, sehingga kanker yang dapat mengeskpresikan VEGF dapat bertambah ukuran dan menyebar.[7] Ekspresi VEGF yang berlebihan dapat menyebabkan penyakit pembuluh darah di retina mata dan bagian tubuh yang lain. Obat-obatan seperti aflibersept, bevasizumab, ranibizumab, dan pegaptanib dapat menghambat VEGF dan mengontrol atau memperlambat perkembangan-perkembangan penyakit tersebut.[8]

Referensi

  1. D. Senger. Tumor cells secrete a vascular permeability factor that promotes accumulation of ascites fluid. Science. 25 February 1983. Vol. 219 (4587). hlm. 983–985. doi:10.1126/science.6823562.
  2. Angela M. Duffy. Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF) and Its Role in Non-Endothelial Cells: Autocrine Signalling by VEGF. Landes Bioscience. 2013.
  3. David IR Holmes. The vascular endothelial growth factor (VEGF) family: angiogenic factors in health and disease. Genome Biology. 2005-02-01. Vol. 6 (2). hlm. 209. doi:10.1186/gb-2005-6-2-209.
  4. Biff F. Palmer. Oxygen sensing and metabolic homeostasis. Molecular and Cellular Endocrinology. 2014. Vol. 397 (1–2). hlm. 51–57. doi:10.1016/j.mce.2014.08.001.
  5. Mark Cooper. Increased Renal Expression of Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF) and Its Receptor VEGFR-2 in Experimental Diabetes. Diabetes. November 1999. Vol. 48 (11). hlm. 2229–2239. doi:10.2337/diabetes.48.11.2229.
  6. Angela M. Duffy. Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF) and Its Role in Non-Endothelial Cells: Autocrine Signalling by VEGF. Landes Bioscience. 2013.
  7. VEGF Merupakan Salah Satu Faktor Penting dalam Proses Angiogenesis Terutama pada Adenokarsinoma. repository.usu.ac.id.
  8. Carmen P. Escalante. Vascular Endothelial Growth Factor Inhibitor-Induced Hypertension: Basics for Primary Care Providers. Cardiology Research and Practice. 2011-05-10. Vol. 2011. hlm. 816897. doi:10.4061/2011/816897.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27010482 (2025-03-08T22:39:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.