Sapi betina yang difistulasi: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29438215; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Cow_disc_5201.jpg|thumb|right|280px|Cow disc 5201]] | |||
Praktik kanula rumen pertama kali didokumentasikan pada tahun 1928 oleh Arthur Frederick Schalk dan R.S. Amadon dari North Dakota Agricultural College. | '''Sapi betina yang dikanulasi''' atau '''sapi betina yang difistulasi''' mengacu pada sapi betina yang telah dipasangi [[kanula]] melalui pem[[bedah]]an. Kanula berfungsi sebagai alat seperti lubang intip yang memungkinkan akses ke rumen sapi, untuk melakukan penelitian dan analisis [[sistem pencernaan]], dan untuk memungkinkan dokter hewan memindahkan isi rumen dari satu sapi betina ke sapi betina lainnya.<ref>[https://www.bbc.co.uk/news/world-europe-48718908 Why are portholes being used on cows?]. ''BBC News''. 21 June 2019.</ref> <ref>Anna O'Brien. [https://modernfarmer.com/2014/09/holey-cow-wonderful-world-fistulated-cow/ Holey Cow: The Wonderful World of a Fistulated Cow]. ''Modern Farmer''. 12 September 2014.</ref> | ||
Praktik kanula rumen pertama kali didokumentasikan pada tahun 1928 oleh Arthur Frederick Schalk dan R.S. Amadon dari North Dakota Agricultural College.<ref>A. F. (Arthur Frederick) Schalk. [http://agris.fao.org/agris-search/search.do?recordID=US201300608791 Physiology of the ruminant stomach (bovine)]. ''Food and Agriculture Organization of the United Nations''. Agricultural Experiment Station, North Dakota Agricultural College. 1928.</ref> | |||
==Implantasi bedah== | ==Implantasi bedah== | ||
Kanulasi memerlukan pemasangan silinder karet bergelang di sisi sapi, di belakang tulang rusuknya yang ke-13. Silinder tersebut biasanya dipasangi tutup plastik, karet, atau logam untuk menjaga rumen tetap anaerobik. | Kanulasi memerlukan pemasangan silinder karet bergelang di sisi sapi, di belakang tulang rusuknya yang ke-13. Silinder tersebut biasanya dipasangi tutup plastik, karet, atau logam untuk menjaga rumen tetap anaerobik.<ref>Shelie Laflin. [https://cmapspublic3.ihmc.us/rid=1QSXQLXFC-L8QS4K-4XJG/Rumen%20Cannulation.pdf Rumen Cannulation: Procedure and Use of a Cannulated Bovine]. ''Veterinary Clinics Food Animal Practice''. 2008. Vol. 24 (2). hlm. 335–340. doi:10.1016/j.cvfa.2008.02.007.</ref> | ||
Kanula karet ditanamkan melalui pembedahan saat sapi berdiri dan terjaga, dengan [[anestesi lokal]].<ref>Anna O'Brien. [https://modernfarmer.com/2014/09/holey-cow-wonderful-world-fistulated-cow/ Holey Cow: The Wonderful World of a Fistulated Cow]. ''Modern Farmer''. 12 September 2014.</ref> Sapi diminta ber[[puasa]] dan tidak minum air selama 24 jam sebelum pembedahan. Kemudian dokter hewan mengeluarkan sepotong kecil [[kulit sapi]], membuat sayatan melalui rumen, dan menjahit sisi rumen yang terbuka ke tepi kulit, untuk mencegah isi rumen bocor ke bagian rongga perut lainnya. Terakhir, ''flens'' bagian dalam kanula didorong ke dalam rumen dan ditutup.<ref>Shelie Laflin. [https://cmapspublic3.ihmc.us/rid=1QSXQLXFC-L8QS4K-4XJG/Rumen%20Cannulation.pdf Rumen Cannulation: Procedure and Use of a Cannulated Bovine]. ''Veterinary Clinics Food Animal Practice''. 2008. Vol. 24 (2). hlm. 335–340. doi:10.1016/j.cvfa.2008.02.007.</ref> | |||
==Alasan kanulasi== | ==Alasan kanulasi== | ||
Kanula biasanya ditanamkan pada sapi yang sehat untuk meneliti pencernaan sapi di lingkungan universitas, untuk menganalisis kualitas nutrisi pakan di lingkungan pertanian, atau untuk meningkatkan mikrobioma sapi yang mengalami gangguan pencernaan di lingkungan veteriner atau pertanian. | Kanula biasanya ditanamkan pada sapi yang sehat untuk meneliti pencernaan sapi di lingkungan universitas,<ref>D. A. Balch. ''Volatile fatty acids and lactic acid in the rumen of dairy cows receiving a variety of diets''. ''British Journal of Nutrition''. 1957. Vol. 11 (3). hlm. 288–298. doi:10.1079/BJN19570046.</ref> untuk menganalisis kualitas nutrisi pakan di lingkungan pertanian,<ref>A. L. Lesperance. [https://archive.org/details/sim_journal-of-dairy-science_1960-05_43_5/page/682 Development of Techniques for Evaluating Grazed Forage1]. ''Journal of Dairy Science''. 1 May 1960. Vol. 43 (5). hlm. 682–689. doi:10.3168/jds.S0022-0302(60)90219-8.</ref> atau untuk meningkatkan mikrobioma sapi yang mengalami gangguan pencernaan di lingkungan veteriner atau pertanian.<ref>Anna O'Brien. [https://www.petmd.com/blogs/thedailyvet/aobriendvm/2014/july/amazing-and-wondrous-fistulated-cow-31867 The Amazing and Wondrous Fistulated Cow]. ''www.petmd.com''.</ref> | ||
===Penelitian pencernaan=== | ===Penelitian pencernaan=== | ||
Dengan menganalisis komposisi kimia rumen sapi, peneliti dapat menentukan efek dari berbagai pakan dan proses pada pencernaan sapi. Banyak laporan terdokumentasi paling awal tentang sapi yang dikanulasi dibuat oleh peneliti yang berupaya memahami bagaimana pakan diproses melalui sapi. Misalnya, sebuah penelitian tahun 1939 menemukan melalui sapi yang dikanulasi bahwa [[pH]] rumen bervariasi sepanjang hari, menjadi paling basa sebelum diberi makan. Sebuah penelitian tahun 1956 menggunakan sapi yang dikanulasi untuk menentukan bahwa diet hanya jerami tidak mengubah proporsi [[asam lemak]] dalam rumen sapi, tetapi setiap jenis pakan lain yang diukur mengubah proporsi asam lemak. | Dengan menganalisis komposisi kimia rumen sapi, peneliti dapat menentukan efek dari berbagai pakan dan proses pada pencernaan sapi. Banyak laporan terdokumentasi paling awal tentang sapi yang dikanulasi dibuat oleh peneliti yang berupaya memahami bagaimana pakan diproses melalui sapi. Misalnya, sebuah penelitian tahun 1939 menemukan melalui sapi yang dikanulasi bahwa [[pH]] rumen bervariasi sepanjang hari, menjadi paling basa sebelum diberi makan.<ref>C. F. Monroe. [https://archive.org/details/sim_journal-of-dairy-science_1939-12_22_12/page/n9 A Study of the pH Values of the Ingesta of the Bovine Rumen]. ''Journal of Dairy Science''. 1 December 1939. Vol. 22 (12). hlm. 983–991. doi:10.3168/jds.S0022-0302(39)92951-6.</ref> Sebuah penelitian tahun 1956 menggunakan sapi yang dikanulasi untuk menentukan bahwa diet hanya jerami tidak mengubah proporsi [[asam lemak]] dalam rumen sapi, tetapi setiap jenis pakan lain yang diukur mengubah proporsi asam lemak.<ref>D. A. Balch. ''Volatile fatty acids and lactic acid in the rumen of dairy cows receiving a variety of diets''. ''British Journal of Nutrition''. 1957. Vol. 11 (3). hlm. 288–298. doi:10.1079/BJN19570046.</ref> | ||
===Analisis hijauan=== | ===Analisis hijauan=== | ||
Mengukur komposisi rumen sapi juga dapat menunjukkan kualitas pakannya, suatu proses yang disebut analisis hijauan. | Mengukur komposisi rumen sapi juga dapat menunjukkan kualitas pakannya, suatu proses yang disebut analisis hijauan. | ||
Setelah kanula dipasang melalui pembedahan, sapi kemudian dibiarkan merumput selama jangka waktu tertentu, misalnya 30 hingga 45 menit, dalam sebuah penelitian tahun 1960 di University of Nevada, Reno. Peneliti kemudian akan mengeluarkan sebagian atau seluruh bahan yang dirumuskan melalui kanula. Menganalisis rumen dengan cara ini dapat menunjukkan apakah rumput tertentu yang digembalakan sapi memiliki cukup nutrisi. | Setelah kanula dipasang melalui pembedahan, sapi kemudian dibiarkan merumput selama jangka waktu tertentu, misalnya 30 hingga 45 menit, dalam sebuah penelitian tahun 1960 di University of Nevada, Reno.<ref>A. L. Lesperance. [https://archive.org/details/sim_journal-of-dairy-science_1960-05_43_5/page/682 Development of Techniques for Evaluating Grazed Forage1]. ''Journal of Dairy Science''. 1 May 1960. Vol. 43 (5). hlm. 682–689. doi:10.3168/jds.S0022-0302(60)90219-8.</ref> Peneliti kemudian akan mengeluarkan sebagian atau seluruh bahan yang dirumuskan melalui kanula. Menganalisis rumen dengan cara ini dapat menunjukkan apakah rumput tertentu yang digembalakan sapi memiliki cukup nutrisi.<ref>A. L. Hughes. [https://www.appliedanimalscience.org/article/S1080-7446(15)30638-0/fulltext Comparison of Forage Sampling Method to Determine Nutritive Value of Bahiagrass Pastures]. ''The Professional Animal Scientist''. 1 October 2010. Vol. 26 (5). hlm. 504–510. doi:10.15232/S1080-7446(15)30638-0.</ref> | ||
===Transfaunasi=== | ===Transfaunasi=== | ||
Sekolah [[kedokteran hewan]], [[rumah sakit]] hewan, dan peternakan sapi di [[Amerika Utara]] sering kali memelihara sapi berfistula yang sehat sebagai donor mikrobiota. Dokter hewan besar akan menarik isi rumen sapi yang sehat dengan tangan untuk membantu mengisi kembali fauna dalam rumen sapi yang sakit. Proses ini disebut transfaunasi, atau transplantasi mikrobiota. | Sekolah [[kedokteran hewan]], [[rumah sakit]] hewan, dan peternakan sapi di [[Amerika Utara]] sering kali memelihara sapi berfistula yang sehat sebagai donor mikrobiota.<ref>Anna O'Brien. [https://modernfarmer.com/2014/09/holey-cow-wonderful-world-fistulated-cow/ Holey Cow: The Wonderful World of a Fistulated Cow]. ''Modern Farmer''. 12 September 2014.</ref><ref>Anna O'Brien. [https://www.petmd.com/blogs/thedailyvet/aobriendvm/2014/july/amazing-and-wondrous-fistulated-cow-31867 The Amazing and Wondrous Fistulated Cow]. ''www.petmd.com''.</ref> Dokter hewan besar akan menarik isi rumen sapi yang sehat dengan tangan untuk membantu mengisi kembali fauna dalam rumen sapi yang sakit.<ref>Anna O'Brien. [https://modernfarmer.com/2014/09/holey-cow-wonderful-world-fistulated-cow/ Holey Cow: The Wonderful World of a Fistulated Cow]. ''Modern Farmer''. 12 September 2014.</ref> Proses ini disebut transfaunasi, atau transplantasi mikrobiota. | ||
Di Eropa, fistulasi sapi untuk menyediakan isi rumen untuk transfaunasi dianggap tidak etis, dan tidak dipraktikkan. Sebaliknya, cairan rumen disedot melalui pengumpul cairan rumen, yang terdiri dari sumbat Frick dan selang fleksibel dengan ujung logam berlubang yang berfungsi sebagai penyaring. Selang dan ujungnya dilewatkan melalui sumbat dan turun ke kerongkongan ke rumen. Biasanya, lima liter cairan rumen dapat disedot menggunakan alat ini. | Di Eropa, fistulasi sapi untuk menyediakan isi rumen untuk transfaunasi dianggap tidak etis, dan tidak dipraktikkan. Sebaliknya, cairan rumen disedot melalui pengumpul cairan rumen, yang terdiri dari sumbat Frick dan selang fleksibel dengan ujung logam berlubang yang berfungsi sebagai penyaring. Selang dan ujungnya dilewatkan melalui sumbat dan turun ke kerongkongan ke rumen. Biasanya, lima liter cairan rumen dapat disedot menggunakan alat ini. | ||
Isi rumen dari sapi yang mengalami fistulasi juga dapat membantu domba dan kambing, yang memiliki sistem pencernaan yang sama. | Isi rumen dari sapi yang mengalami fistulasi juga dapat membantu domba dan kambing, yang memiliki sistem pencernaan yang sama.<ref>Anna O'Brien. [https://modernfarmer.com/2014/09/holey-cow-wonderful-world-fistulated-cow/ Holey Cow: The Wonderful World of a Fistulated Cow]. ''Modern Farmer''. 12 September 2014.</ref> | ||
Tinjauan penelitian transfaunasi rumen tahun 2014 menunjukkan bahwa prosedur tersebut telah terbukti membantu memperbaiki gangguan pencernaan akibat penyakit, koreksi bedah [[abomasum]] yang bergeser, dan konsumsi tanaman beracun. | Tinjauan penelitian transfaunasi rumen tahun 2014 menunjukkan bahwa prosedur tersebut telah terbukti membantu memperbaiki gangguan pencernaan akibat penyakit, koreksi bedah [[abomasum]] yang bergeser, dan konsumsi tanaman beracun.<ref>E. J. DePeters. ''Rumen transfaunation''. ''Immunology Letters''. 1 December 2014. Vol. 162 (2, Part A). hlm. 69–76. doi:10.1016/j.imlet.2014.05.009.</ref> | ||
==Implikasi etis== | ==Implikasi etis== | ||
Meskipun dokter hewan dan peternak sapi menunjukkan efektivitas transfaunasi untuk mengobati [[penyakit pencernaan]], banyak kelompok [[hak asasi hewan]] berpendapat bahwa praktik tersebut tidak perlu membahayakan kualitas hidup sapi yang dikanulasi. Penggunaan pengumpul cairan rumen sebagai pengganti [[fistula]]si ditoleransi dengan baik oleh sapi donor. [[Masyarakat untuk Perlakuan Etis terhadap Hewan]] menunjukkan periode pemulihan empat hingga enam minggu dari operasi tersebut dan menyatakan bahwa argumen mengenai manfaat kesehatan dari kanulasi mengaburkan motif keuntungan dari industri susu: "Meskipun beberapa pihak mengklaim bahwa pemindahan ini dapat meningkatkan kesehatan sapi, prosedur tersebut tampaknya lebih menguntungkan keuntungan industri daging dan susu, mengoptimalkan makanan dan pencernaan untuk hewan yang pada akhirnya akan dieksploitasi dan disembelih." Demikian pula, ''The New Zealand Anti-Vivisection Society'' menggambarkan praktik tersebut sebagai "kejam, tidak peka, dan biadab [...] lambang penggunaan sapi sebagai objek belaka, seperti mobil dengan tangki bensin." | Meskipun dokter hewan dan peternak sapi menunjukkan efektivitas transfaunasi untuk mengobati [[penyakit pencernaan]], banyak kelompok [[hak asasi hewan]] berpendapat bahwa praktik tersebut tidak perlu membahayakan kualitas hidup sapi yang dikanulasi. Penggunaan pengumpul cairan rumen sebagai pengganti [[fistula]]si ditoleransi dengan baik oleh sapi donor. [[Masyarakat untuk Perlakuan Etis terhadap Hewan]] menunjukkan periode pemulihan empat hingga enam minggu dari operasi tersebut dan menyatakan bahwa argumen mengenai manfaat kesehatan dari kanulasi mengaburkan motif keuntungan dari industri susu: "Meskipun beberapa pihak mengklaim bahwa pemindahan ini dapat meningkatkan kesehatan sapi, prosedur tersebut tampaknya lebih menguntungkan keuntungan industri daging dan susu, mengoptimalkan makanan dan pencernaan untuk hewan yang pada akhirnya akan dieksploitasi dan disembelih."<ref>Angela Henderson. [https://www.peta.org/blog/fistulated-cannulated-cows/ Why Do These Cows Have Holes Drilled Into Their Sides?]. ''PETA''. 26 May 2016.</ref> Demikian pula, ''The New Zealand Anti-Vivisection Society'' menggambarkan praktik tersebut sebagai "kejam, tidak peka, dan biadab [...] lambang penggunaan sapi sebagai objek belaka, seperti mobil dengan tangki bensin."<ref>[https://www.odt.co.nz/news/national/lincoln-uni-cows-used-cruel-and-barbaric-research Lincoln Uni cows used for 'cruel and barbaric' research]. ''Otago Daily Times''. 12 March 2020.</ref> | ||
Situs [[verifikasi fakta|pemeriksa fakta]] ''[[Snopes]]'' telah menetapkan bahwa deskripsi video yang beredar tentang sapi yang dikanulasi sebagai "penyiksaan" adalah "salah kategorisasi," dengan mengatakan bahwa kanulasi "bukanlah bentuk penyiksaan atau metode untuk meningkatkan produksi susu." Namun, kanulasi rumen telah lama digunakan oleh perusahaan susu industri untuk mempelajari metode yang meningkatkan produksi susu. Misalnya, sebuah studi tahun 1940 menggunakan sapi yang dikanulasi untuk menentukan bahwa diet kaya [[vitamin]] menghasilkan susu anti[[skorbut]] lebih banyak daripada diet miskin vitamin, dan sebuah studi tahun 2004 menggunakan sapi yang dikanulasi untuk mengevaluasi perawatan untuk ketidakseimbangan pH yang disebut [[asidosis]] rumen subakut yang menjadi perhatian para petani susu terutama karena merusak produksi susu. | Situs [[verifikasi fakta|pemeriksa fakta]] ''[[Snopes]]'' telah menetapkan bahwa deskripsi video yang beredar tentang sapi yang dikanulasi sebagai "penyiksaan" adalah "salah kategorisasi," dengan mengatakan bahwa kanulasi "bukanlah bentuk penyiksaan atau metode untuk meningkatkan produksi susu."<ref>Dan Evon. [https://www.snopes.com/fact-check/fistulated-cow-video/ FACT CHECK: Does a Video of a Fistulated Cow Document Abuse by the Dairy Industry?]. ''Snopes.com''. 18 April 2016.</ref> Namun, kanulasi rumen telah lama digunakan oleh perusahaan susu industri untuk mempelajari metode yang meningkatkan produksi susu. Misalnya, sebuah studi tahun 1940 menggunakan sapi yang dikanulasi untuk menentukan bahwa diet kaya [[vitamin]] menghasilkan susu anti[[skorbut]] lebih banyak daripada diet miskin vitamin,<ref>C. A. Knight. [https://archive.org/details/experimental-biology-and-medicine_1940-05_44_1/page/90 Destruction of Ascorbic Acid in the Rumen of the Dairy Cow]. ''Proceedings of the Society for Experimental Biology and Medicine''. 1 May 1940. Vol. 44 (1). hlm. 90–93. doi:10.3181/00379727-44-11364.</ref> dan sebuah studi tahun 2004 menggunakan sapi yang dikanulasi untuk mengevaluasi perawatan untuk ketidakseimbangan pH yang disebut [[asidosis]] rumen subakut yang menjadi perhatian para petani susu terutama karena merusak produksi susu.<ref>T. Duffield. [https://archive.org/details/sim_journal-of-dairy-science_2004-01_87_1/page/58 Comparison of Techniques for Measurement of Rumen pH in Lactating Dairy Cows]. ''Journal of Dairy Science''. 1 January 2004. Vol. 87 (1). hlm. 59–66. doi:10.3168/jds.S0022-0302(04)73142-2.</ref> | ||
==Pranala luar== | ==Pranala luar== | ||
* | * | ||
* [http://thelantern.com/2003/12/a-window-to-the-world-of-a-cows-stomach/ A window to the world of a cow's stomach:Researchers cannulate cows to study digestion, improve health] | * [http://thelantern.com/2003/12/a-window-to-the-world-of-a-cows-stomach/ A window to the world of a cow's stomach:Researchers cannulate cows to study digestion, improve health] | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sapi+betina+yang+difistulasi&oldid=29438215 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29438215 (2026-07-10T03:50:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 18.13

Sapi betina yang dikanulasi atau sapi betina yang difistulasi mengacu pada sapi betina yang telah dipasangi kanula melalui pembedahan. Kanula berfungsi sebagai alat seperti lubang intip yang memungkinkan akses ke rumen sapi, untuk melakukan penelitian dan analisis sistem pencernaan, dan untuk memungkinkan dokter hewan memindahkan isi rumen dari satu sapi betina ke sapi betina lainnya.[1] [2]
Praktik kanula rumen pertama kali didokumentasikan pada tahun 1928 oleh Arthur Frederick Schalk dan R.S. Amadon dari North Dakota Agricultural College.[3]
Implantasi bedah
Kanulasi memerlukan pemasangan silinder karet bergelang di sisi sapi, di belakang tulang rusuknya yang ke-13. Silinder tersebut biasanya dipasangi tutup plastik, karet, atau logam untuk menjaga rumen tetap anaerobik.[4]
Kanula karet ditanamkan melalui pembedahan saat sapi berdiri dan terjaga, dengan anestesi lokal.[5] Sapi diminta berpuasa dan tidak minum air selama 24 jam sebelum pembedahan. Kemudian dokter hewan mengeluarkan sepotong kecil kulit sapi, membuat sayatan melalui rumen, dan menjahit sisi rumen yang terbuka ke tepi kulit, untuk mencegah isi rumen bocor ke bagian rongga perut lainnya. Terakhir, flens bagian dalam kanula didorong ke dalam rumen dan ditutup.[6]
Alasan kanulasi
Kanula biasanya ditanamkan pada sapi yang sehat untuk meneliti pencernaan sapi di lingkungan universitas,[7] untuk menganalisis kualitas nutrisi pakan di lingkungan pertanian,[8] atau untuk meningkatkan mikrobioma sapi yang mengalami gangguan pencernaan di lingkungan veteriner atau pertanian.[9]
Penelitian pencernaan
Dengan menganalisis komposisi kimia rumen sapi, peneliti dapat menentukan efek dari berbagai pakan dan proses pada pencernaan sapi. Banyak laporan terdokumentasi paling awal tentang sapi yang dikanulasi dibuat oleh peneliti yang berupaya memahami bagaimana pakan diproses melalui sapi. Misalnya, sebuah penelitian tahun 1939 menemukan melalui sapi yang dikanulasi bahwa pH rumen bervariasi sepanjang hari, menjadi paling basa sebelum diberi makan.[10] Sebuah penelitian tahun 1956 menggunakan sapi yang dikanulasi untuk menentukan bahwa diet hanya jerami tidak mengubah proporsi asam lemak dalam rumen sapi, tetapi setiap jenis pakan lain yang diukur mengubah proporsi asam lemak.[11]
Analisis hijauan
Mengukur komposisi rumen sapi juga dapat menunjukkan kualitas pakannya, suatu proses yang disebut analisis hijauan.
Setelah kanula dipasang melalui pembedahan, sapi kemudian dibiarkan merumput selama jangka waktu tertentu, misalnya 30 hingga 45 menit, dalam sebuah penelitian tahun 1960 di University of Nevada, Reno.[12] Peneliti kemudian akan mengeluarkan sebagian atau seluruh bahan yang dirumuskan melalui kanula. Menganalisis rumen dengan cara ini dapat menunjukkan apakah rumput tertentu yang digembalakan sapi memiliki cukup nutrisi.[13]
Transfaunasi
Sekolah kedokteran hewan, rumah sakit hewan, dan peternakan sapi di Amerika Utara sering kali memelihara sapi berfistula yang sehat sebagai donor mikrobiota.[14][15] Dokter hewan besar akan menarik isi rumen sapi yang sehat dengan tangan untuk membantu mengisi kembali fauna dalam rumen sapi yang sakit.[16] Proses ini disebut transfaunasi, atau transplantasi mikrobiota.
Di Eropa, fistulasi sapi untuk menyediakan isi rumen untuk transfaunasi dianggap tidak etis, dan tidak dipraktikkan. Sebaliknya, cairan rumen disedot melalui pengumpul cairan rumen, yang terdiri dari sumbat Frick dan selang fleksibel dengan ujung logam berlubang yang berfungsi sebagai penyaring. Selang dan ujungnya dilewatkan melalui sumbat dan turun ke kerongkongan ke rumen. Biasanya, lima liter cairan rumen dapat disedot menggunakan alat ini.
Isi rumen dari sapi yang mengalami fistulasi juga dapat membantu domba dan kambing, yang memiliki sistem pencernaan yang sama.[17]
Tinjauan penelitian transfaunasi rumen tahun 2014 menunjukkan bahwa prosedur tersebut telah terbukti membantu memperbaiki gangguan pencernaan akibat penyakit, koreksi bedah abomasum yang bergeser, dan konsumsi tanaman beracun.[18]
Implikasi etis
Meskipun dokter hewan dan peternak sapi menunjukkan efektivitas transfaunasi untuk mengobati penyakit pencernaan, banyak kelompok hak asasi hewan berpendapat bahwa praktik tersebut tidak perlu membahayakan kualitas hidup sapi yang dikanulasi. Penggunaan pengumpul cairan rumen sebagai pengganti fistulasi ditoleransi dengan baik oleh sapi donor. Masyarakat untuk Perlakuan Etis terhadap Hewan menunjukkan periode pemulihan empat hingga enam minggu dari operasi tersebut dan menyatakan bahwa argumen mengenai manfaat kesehatan dari kanulasi mengaburkan motif keuntungan dari industri susu: "Meskipun beberapa pihak mengklaim bahwa pemindahan ini dapat meningkatkan kesehatan sapi, prosedur tersebut tampaknya lebih menguntungkan keuntungan industri daging dan susu, mengoptimalkan makanan dan pencernaan untuk hewan yang pada akhirnya akan dieksploitasi dan disembelih."[19] Demikian pula, The New Zealand Anti-Vivisection Society menggambarkan praktik tersebut sebagai "kejam, tidak peka, dan biadab [...] lambang penggunaan sapi sebagai objek belaka, seperti mobil dengan tangki bensin."[20]
Situs pemeriksa fakta Snopes telah menetapkan bahwa deskripsi video yang beredar tentang sapi yang dikanulasi sebagai "penyiksaan" adalah "salah kategorisasi," dengan mengatakan bahwa kanulasi "bukanlah bentuk penyiksaan atau metode untuk meningkatkan produksi susu."[21] Namun, kanulasi rumen telah lama digunakan oleh perusahaan susu industri untuk mempelajari metode yang meningkatkan produksi susu. Misalnya, sebuah studi tahun 1940 menggunakan sapi yang dikanulasi untuk menentukan bahwa diet kaya vitamin menghasilkan susu antiskorbut lebih banyak daripada diet miskin vitamin,[22] dan sebuah studi tahun 2004 menggunakan sapi yang dikanulasi untuk mengevaluasi perawatan untuk ketidakseimbangan pH yang disebut asidosis rumen subakut yang menjadi perhatian para petani susu terutama karena merusak produksi susu.[23]
Pranala luar
Referensi
- ↑ Why are portholes being used on cows?. BBC News. 21 June 2019.
- ↑ Anna O'Brien. Holey Cow: The Wonderful World of a Fistulated Cow. Modern Farmer. 12 September 2014.
- ↑ A. F. (Arthur Frederick) Schalk. Physiology of the ruminant stomach (bovine). Food and Agriculture Organization of the United Nations. Agricultural Experiment Station, North Dakota Agricultural College. 1928.
- ↑ Shelie Laflin. Rumen Cannulation: Procedure and Use of a Cannulated Bovine. Veterinary Clinics Food Animal Practice. 2008. Vol. 24 (2). hlm. 335–340. doi:10.1016/j.cvfa.2008.02.007.
- ↑ Anna O'Brien. Holey Cow: The Wonderful World of a Fistulated Cow. Modern Farmer. 12 September 2014.
- ↑ Shelie Laflin. Rumen Cannulation: Procedure and Use of a Cannulated Bovine. Veterinary Clinics Food Animal Practice. 2008. Vol. 24 (2). hlm. 335–340. doi:10.1016/j.cvfa.2008.02.007.
- ↑ D. A. Balch. Volatile fatty acids and lactic acid in the rumen of dairy cows receiving a variety of diets. British Journal of Nutrition. 1957. Vol. 11 (3). hlm. 288–298. doi:10.1079/BJN19570046.
- ↑ A. L. Lesperance. Development of Techniques for Evaluating Grazed Forage1. Journal of Dairy Science. 1 May 1960. Vol. 43 (5). hlm. 682–689. doi:10.3168/jds.S0022-0302(60)90219-8.
- ↑ Anna O'Brien. The Amazing and Wondrous Fistulated Cow. www.petmd.com.
- ↑ C. F. Monroe. A Study of the pH Values of the Ingesta of the Bovine Rumen. Journal of Dairy Science. 1 December 1939. Vol. 22 (12). hlm. 983–991. doi:10.3168/jds.S0022-0302(39)92951-6.
- ↑ D. A. Balch. Volatile fatty acids and lactic acid in the rumen of dairy cows receiving a variety of diets. British Journal of Nutrition. 1957. Vol. 11 (3). hlm. 288–298. doi:10.1079/BJN19570046.
- ↑ A. L. Lesperance. Development of Techniques for Evaluating Grazed Forage1. Journal of Dairy Science. 1 May 1960. Vol. 43 (5). hlm. 682–689. doi:10.3168/jds.S0022-0302(60)90219-8.
- ↑ A. L. Hughes. Comparison of Forage Sampling Method to Determine Nutritive Value of Bahiagrass Pastures. The Professional Animal Scientist. 1 October 2010. Vol. 26 (5). hlm. 504–510. doi:10.15232/S1080-7446(15)30638-0.
- ↑ Anna O'Brien. Holey Cow: The Wonderful World of a Fistulated Cow. Modern Farmer. 12 September 2014.
- ↑ Anna O'Brien. The Amazing and Wondrous Fistulated Cow. www.petmd.com.
- ↑ Anna O'Brien. Holey Cow: The Wonderful World of a Fistulated Cow. Modern Farmer. 12 September 2014.
- ↑ Anna O'Brien. Holey Cow: The Wonderful World of a Fistulated Cow. Modern Farmer. 12 September 2014.
- ↑ E. J. DePeters. Rumen transfaunation. Immunology Letters. 1 December 2014. Vol. 162 (2, Part A). hlm. 69–76. doi:10.1016/j.imlet.2014.05.009.
- ↑ Angela Henderson. Why Do These Cows Have Holes Drilled Into Their Sides?. PETA. 26 May 2016.
- ↑ Lincoln Uni cows used for 'cruel and barbaric' research. Otago Daily Times. 12 March 2020.
- ↑ Dan Evon. FACT CHECK: Does a Video of a Fistulated Cow Document Abuse by the Dairy Industry?. Snopes.com. 18 April 2016.
- ↑ C. A. Knight. Destruction of Ascorbic Acid in the Rumen of the Dairy Cow. Proceedings of the Society for Experimental Biology and Medicine. 1 May 1940. Vol. 44 (1). hlm. 90–93. doi:10.3181/00379727-44-11364.
- ↑ T. Duffield. Comparison of Techniques for Measurement of Rumen pH in Lactating Dairy Cows. Journal of Dairy Science. 1 January 2004. Vol. 87 (1). hlm. 59–66. doi:10.3168/jds.S0022-0302(04)73142-2.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29438215 (2026-07-10T03:50:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.