Litium tantalat: Perbedaan antara revisi
Tampilan
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 25341190; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 2: | Baris 2: | ||
== Rumus kimia == | == Rumus kimia == | ||
[[Rumus kimia]] untuk Litium tantalat adalah LiTaO<sub>3</sub>. | [[Rumus kimia]] untuk Litium tantalat adalah LiTaO<sub>3</sub>.<ref>Setianingsih, T., dan Prananto, Y. P. [https://www.google.co.id/books/edition/Spektroskopi_Inframerah_untuk_Karakteris/Myn5DwAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=Litium+tantalat&pg=PA36&printsec=frontcover Spektroskopi Inframerah untuk Karakteristik Material Anorganik]. UB Press. Juli 2020. hlm. 36. ISBN 978-602-432-978-5.</ref> | ||
== Fungsi == | == Fungsi == | ||
Litium tantalat merupakan salah satu bahan dasar pembuatan sensor piroelektrik. Sehingga litium tantalat dapat difungsikan sebagai [[sensor infra merah]]. Fungsi ini terwujud setelah litium tantalat diberi doping oksida-oksida. | Litium tantalat merupakan salah satu bahan dasar pembuatan sensor piroelektrik.<ref>Ulum, M., Saputro, A. K., dan Laksono, D. T. [https://www.google.co.id/books/edition/Sensor_dan_Aktuator_Menggunakan_Arduino/WoVOEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=Litium+tantalat&pg=PA72&printsec=frontcover Sensor dan Aktuator Menggunakan Arduino]. Media Nusa Creative. November 2019. hlm. 72. ISBN 978-602-462-337-1.</ref> Sehingga litium tantalat dapat difungsikan sebagai [[sensor infra merah]]. Fungsi ini terwujud setelah litium tantalat diberi doping oksida-oksida.<ref>Irzaman, Syafutra, H., dan Siskandar, R. [https://books.google.co.id/books?id=H3KCEAAAQBAJ&newbks=0&printsec=frontcover&hl=id&source=gbs_ge_summary_r&cad=0#v=onepage&q&f=false Ferroelektrik Sensor]. PT Penerbit IPB Press. Agustus 2022. hlm. 1. ISBN 978-623-467-161-2.</ref> | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Litium+tantalat&oldid=25341190 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 25341190 (2024-02-21T14:26:56Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Litium+tantalat&oldid=25341190 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 25341190 (2024-02-21T14:26:56Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 18.17
Litium tantalat (LiTaO3) adalah salah satu jenis bahan pembuatan sensor infra merah.
Rumus kimia
Rumus kimia untuk Litium tantalat adalah LiTaO3.[1]
Fungsi
Litium tantalat merupakan salah satu bahan dasar pembuatan sensor piroelektrik.[2] Sehingga litium tantalat dapat difungsikan sebagai sensor infra merah. Fungsi ini terwujud setelah litium tantalat diberi doping oksida-oksida.[3]
Referensi
- ↑ Setianingsih, T., dan Prananto, Y. P. Spektroskopi Inframerah untuk Karakteristik Material Anorganik. UB Press. Juli 2020. hlm. 36. ISBN 978-602-432-978-5.
- ↑ Ulum, M., Saputro, A. K., dan Laksono, D. T. Sensor dan Aktuator Menggunakan Arduino. Media Nusa Creative. November 2019. hlm. 72. ISBN 978-602-462-337-1.
- ↑ Irzaman, Syafutra, H., dan Siskandar, R. Ferroelektrik Sensor. PT Penerbit IPB Press. Agustus 2022. hlm. 1. ISBN 978-623-467-161-2.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 25341190 (2024-02-21T14:26:56Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.