Muara sungai: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28711042; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Muara sungai''', atau ringkasnya '''muara''' adalah wilayah badan air tempat masuknya satu atau lebih [[sungai]] ke [[laut]], [[samudra]], [[danau]], [[bendungan]], atau bahkan sungai lain yang lebih besar. Di [[wilayah pesisir]], muara sungai sangat terpengaruh oleh kondisi air daratan seperti aliran [[air tawar]] dan [[sedimen]], serta air lautan seperti pasang-surut, gelombang, dan masuknya air asin ke darat. Bergantung pada lokasi dan kondisi lingkungannya, muara dapat mengandung banyak [[relung ekologis]] dalam area kecil, dan begitu juga terkait dengan tingginya [[keanekaragaman hayati]]. Muara sungai-sungai besar dapat membentuk [[estuaria]] dan juga [[delta]]. | '''Muara sungai''', atau ringkasnya '''muara''' adalah wilayah badan air tempat masuknya satu atau lebih [[sungai]] ke [[laut]], [[samudra]], [[danau]], [[bendungan]], atau bahkan sungai lain yang lebih besar. Di [[wilayah pesisir]], muara sungai sangat terpengaruh oleh kondisi air daratan seperti aliran [[air tawar]] dan [[sedimen]], serta air lautan seperti pasang-surut, gelombang, dan masuknya air asin ke darat. Bergantung pada lokasi dan kondisi lingkungannya, muara dapat mengandung banyak [[relung ekologis]] dalam area kecil, dan begitu juga terkait dengan tingginya [[keanekaragaman hayati]]. Muara sungai-sungai besar dapat membentuk [[estuaria]] dan juga [[delta]]. | ||
== Permukiman manusia == | == Permukiman manusia == | ||
Sebagai ekosistem, banyak muara-muara sungai yang lingkungannya terancam oleh aktivitas manusia seperti polusi dan penangkapan ikan secara berlebihan. Karena cocok sebagai tempat permukiman, lingkungan muara sungai populer sebagai tempat tinggal manusia. Dari 32 kota terbesar di dunia, 22 di antaranya terletak di Muara. | Sebagai ekosistem, banyak muara-muara sungai yang lingkungannya terancam oleh aktivitas manusia seperti polusi dan penangkapan ikan secara berlebihan. Karena cocok sebagai tempat permukiman, lingkungan muara sungai populer sebagai tempat tinggal manusia. Dari 32 kota terbesar di dunia, 22 di antaranya terletak di Muara.<ref>Ross, D A (1995) ''Introduction to Oceanography.'' New York: Harper Collins College Publishers. ISBN 978-0-673-46938-0</ref> | ||
Di Indonesia, kota-kota yang terletak di muara ini banyak yang menggunakan kata '''muara''', '''[[kuala]]''', atau juga istilah dalam bahasa daerah seperti ''[[nanga]]'' ([[Kalimantan Barat|Kalbar]]), ''[[tumbang]]'' ([[Kalimantan Tengah|Kalteng]]), [[long]]'' ([[Kalimantan Timur|Kaltim]]) dan lain-lain. Beberapa contohnya: | Di Indonesia, kota-kota yang terletak di muara ini banyak yang menggunakan kata '''muara''', '''[[kuala]]''', atau juga istilah dalam bahasa daerah seperti ''[[nanga]]'' ([[Kalimantan Barat|Kalbar]]), ''[[tumbang]]'' ([[Kalimantan Tengah|Kalteng]]), [[long]]'' ([[Kalimantan Timur|Kaltim]]) dan lain-lain. Beberapa contohnya: | ||
| Baris 21: | Baris 20: | ||
* [[Kuala Lumpur]] | * [[Kuala Lumpur]] | ||
* [[Kuala Terengganu]] | * [[Kuala Terengganu]] | ||
== Lihat juga == | == Lihat juga == | ||
| Baris 36: | Baris 31: | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Muara+sungai&oldid=28711042 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28711042 (2025-12-17T12:55:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Muara+sungai&oldid=28711042 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28711042 (2025-12-17T12:55:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 23.09
Muara sungai, atau ringkasnya muara adalah wilayah badan air tempat masuknya satu atau lebih sungai ke laut, samudra, danau, bendungan, atau bahkan sungai lain yang lebih besar. Di wilayah pesisir, muara sungai sangat terpengaruh oleh kondisi air daratan seperti aliran air tawar dan sedimen, serta air lautan seperti pasang-surut, gelombang, dan masuknya air asin ke darat. Bergantung pada lokasi dan kondisi lingkungannya, muara dapat mengandung banyak relung ekologis dalam area kecil, dan begitu juga terkait dengan tingginya keanekaragaman hayati. Muara sungai-sungai besar dapat membentuk estuaria dan juga delta.
Permukiman manusia
Sebagai ekosistem, banyak muara-muara sungai yang lingkungannya terancam oleh aktivitas manusia seperti polusi dan penangkapan ikan secara berlebihan. Karena cocok sebagai tempat permukiman, lingkungan muara sungai populer sebagai tempat tinggal manusia. Dari 32 kota terbesar di dunia, 22 di antaranya terletak di Muara.[1]
Di Indonesia, kota-kota yang terletak di muara ini banyak yang menggunakan kata muara, kuala, atau juga istilah dalam bahasa daerah seperti nanga (Kalbar), tumbang (Kalteng), long (Kaltim) dan lain-lain. Beberapa contohnya:
- Muara Angke, berlokasi di muara Kali Angke ke Teluk Jakarta, DKI Jakarta
- Muara Bungo, di muara Batang Bungo ke Batang Hari, Jambi
- Muara Enim, di pertemuan Sungai Enim dengan Sungai Lematang, Sumatera Selatan
- Muara Tebo, di muara Batang Tebo ke Batang Hari, Jambi
- Muara Teweh, di muara Sungai Teweh ke Sungai Barito, Kalimantan Tengah
- Kuala Kapuas (dulu Tumbang Kapuas), pertemuan S. Kapuas dengan S. Kapuas Murung, Kalimantan Tengah
- Kuala Kurun, di muara Sungai Kurun ke Sungai Kahayan, Kalimantan Tengah
- Kuala Pembuang, di muara Sungai Seruyan ke Laut Jawa, Kalimantan Tengah
- Nanga Bulik, di muara Sungai Bulik ke Sungai Lamandau, Kalimantan Tengah
- Nanga Pinoh, di muara Sungai Pinoh ke Sungai Melawi, Kalimantan Barat
- Tumbang Titi, di tepi Sungai Pesaguan, Kalimantan Barat
Di negara sekitar Indonesia, kota yang serupa:
Lihat juga
- Hulu sungai
- Tempuran sungai
- Delta sungai
- Mulut sungai (gosong sungai/sedimen)
- Daerah aliran sungai
- Daftar daerah aliran sungai (DAS) di Indonesia
Pranala luar
Referensi
- ↑ Ross, D A (1995) Introduction to Oceanography. New York: Harper Collins College Publishers. ISBN 978-0-673-46938-0
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28711042 (2025-12-17T12:55:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.