Lompat ke isi

Banjir bandang: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29312871; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Banjir bandang''' atau '''air bah''' adalah [[banjir]] besar yang datang secara tiba-tiba dengan meluap, menggenangi, dan mengalir deras, menghanyutkan benda-benda besar (seperti kayu dan sebagainya).
[[File:2021-04-04_Terminal_Becora.jpg|thumb|right|280px|2021-04-04 Terminal Becora]]
 
'''Banjir bandang''' atau '''air bah''' adalah [[banjir]] besar yang datang secara tiba-tiba dengan meluap, menggenangi, dan mengalir deras, menghanyutkan benda-benda besar (seperti kayu dan sebagainya).<ref>https://kbbi.kemendikdasmen.go.id/entri/banjir & https://kbbi.kemendikdasmen.go.id/entri/bah</ref>


[[Banjir]] ini terjadi secara tiba-tiba di daerah permukaan rendah akibat [[hujan]] yang turun terus-menerus. Banjir bandang terjadi saat penjenuhan [[air]] terhadap tanah di wilayah tersebut berlangsung dengan sangat cepat hingga tidak dapat diserap lagi. Air yang tergenang lalu berkumpul di daerah-daerah dengan permukaan rendah dan mengalir dengan cepat ke daerah yang lebih rendah. Akibatnya, segala macam benda yang dilewatinya dikelilingi air dengan tiba-tiba. Banjir bandang dapat mengakibatkan kerugian yang besar.
[[Banjir]] ini terjadi secara tiba-tiba di daerah permukaan rendah akibat [[hujan]] yang turun terus-menerus. Banjir bandang terjadi saat penjenuhan [[air]] terhadap tanah di wilayah tersebut berlangsung dengan sangat cepat hingga tidak dapat diserap lagi. Air yang tergenang lalu berkumpul di daerah-daerah dengan permukaan rendah dan mengalir dengan cepat ke daerah yang lebih rendah. Akibatnya, segala macam benda yang dilewatinya dikelilingi air dengan tiba-tiba. Banjir bandang dapat mengakibatkan kerugian yang besar.


== Kasus di Indonesia ==
== Kasus di Indonesia ==
 
Beberapa banjir bandang yang terjadi di [[Indonesia]] adalah banjir di [[Bukit Lawang]] pada [[2 November]] [[2003]], menewaskan sedikitnya 80 orang dan merusak fasilitas pariwisata. Pada [[1 Januari]] [[2006]] banjir bandang juga terjadi di [[Jember]] yang menewaskan 59 orang.<ref>http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2006/bulan/01/tgl/03/time/132344/idnews/511305/idkanal/10</ref>
Beberapa banjir bandang yang terjadi di [[Indonesia]] adalah banjir di [[Bukit Lawang]] pada [[2 November]] [[2003]], menewaskan sedikitnya 80 orang dan merusak fasilitas pariwisata. Pada [[1 Januari]] [[2006]] banjir bandang juga terjadi di [[Jember]] yang menewaskan 59 orang.


== Penanganan banjir ==
== Penanganan banjir ==
Baris 14: Baris 15:


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
* [[Daya rusak air]]
* [[Daya rusak air]]
* [[Kelangkaan air|Krisis air]]
* [[Kelangkaan air|Krisis air]]
Baris 22: Baris 22:


== Bacaan lebih lanjut ==
== Bacaan lebih lanjut ==
*
*  
 
== Rujukan ==
 


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
* [http://www.youtube.com/watch?v=eQIEgn-j4H4 Scottish Flash Flood] Public clip of the Fochabers flood in Moray September 9
* [http://www.youtube.com/watch?v=eQIEgn-j4H4 Scottish Flash Flood] Public clip of the Fochabers flood in Moray September 9
* [http://www.floodrisk.net Decision tree to choose an uncertainty method for hydrological and hydraulic modelling] , choosing an uncertainty analysis for flood modelling.
* [http://www.floodrisk.net Decision tree to choose an uncertainty method for hydrological and hydraulic modelling] , choosing an uncertainty analysis for flood modelling.
Baris 38: Baris 34:
* [http://www.nws.noaa.gov/iao/iao_FFW.php Workshop Proceedings Flash Flood Forecasting]
* [http://www.nws.noaa.gov/iao/iao_FFW.php Workshop Proceedings Flash Flood Forecasting]


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Banjir+bandang&oldid=29312871 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29312871 (2026-06-04T18:25:56Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Banjir+bandang&oldid=29312871 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29312871 (2026-06-04T18:25:56Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 23.13

2021-04-04 Terminal Becora

Banjir bandang atau air bah adalah banjir besar yang datang secara tiba-tiba dengan meluap, menggenangi, dan mengalir deras, menghanyutkan benda-benda besar (seperti kayu dan sebagainya).[1]

Banjir ini terjadi secara tiba-tiba di daerah permukaan rendah akibat hujan yang turun terus-menerus. Banjir bandang terjadi saat penjenuhan air terhadap tanah di wilayah tersebut berlangsung dengan sangat cepat hingga tidak dapat diserap lagi. Air yang tergenang lalu berkumpul di daerah-daerah dengan permukaan rendah dan mengalir dengan cepat ke daerah yang lebih rendah. Akibatnya, segala macam benda yang dilewatinya dikelilingi air dengan tiba-tiba. Banjir bandang dapat mengakibatkan kerugian yang besar.

Kasus di Indonesia

Beberapa banjir bandang yang terjadi di Indonesia adalah banjir di Bukit Lawang pada 2 November 2003, menewaskan sedikitnya 80 orang dan merusak fasilitas pariwisata. Pada 1 Januari 2006 banjir bandang juga terjadi di Jember yang menewaskan 59 orang.[2]

Penanganan banjir

  • Pengendalian tata ruang; tata ruang yang baik dan jauh dari permukaan tanah yang rendah meminimalisirkan kerugian dari pihak masyarakat.
  • Pengaturan debit air; debit air yang mengalir dari hulu ke hilir dapat kita alihkan seperti pemindahan aliran air.
  • Melakukan reboisasi
  • Berdisiplin untuk membuang sampah pada tempatnya.

Lihat pula

Bacaan lebih lanjut

Pranala luar

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29312871 (2026-06-04T18:25:56Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.