Serang (jabatan): Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28737779; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Bosun2.jpg|thumb|right|280px|Bosun2]] | |||
'''Serang''' atau '''bosun''' (dari [[bahasa Inggris]] ''boatswain'' (, atau ), yang juga disebut ''Kepala Kerja'', ''Kepala Kelasi'', dan ''Mandor Kapal'', adalah [[anak buah kapal]] (awak kapal selain perwira) paling senior di bagian [[geladak]], dan bertanggung jawab atas komponen-komponen [[lambung kapal]]. Serang mengepalai seluruh bawahan di bagian geladak, dan biasanya bukan [[dinas jaga|petugas jaga]], kecuali di kapal-kapal yang berawak sedikit. Tugas-tugas lain yang diemban serang bervariasi, tergantung pada jenis [[kapal]], jumlah awak kapal, dan faktor-faktor lain. | '''Serang''' atau '''bosun''' (dari [[bahasa Inggris]] ''boatswain'' (, atau ), yang juga disebut ''Kepala Kerja'', ''Kepala Kelasi'', dan ''Mandor Kapal'', adalah [[anak buah kapal]] (awak kapal selain perwira) paling senior di bagian [[geladak]], dan bertanggung jawab atas komponen-komponen [[lambung kapal]]. Serang mengepalai seluruh bawahan di bagian geladak, dan biasanya bukan [[dinas jaga|petugas jaga]], kecuali di kapal-kapal yang berawak sedikit. Tugas-tugas lain yang diemban serang bervariasi, tergantung pada jenis [[kapal]], jumlah awak kapal, dan faktor-faktor lain. | ||
== Sejarah == | == Sejarah == | ||
Sama seperti istilah "[[nakhoda]]", istilah "serang" juga diserap dari perbendaharaan istilah bahari India. Istilah ini berasal dari gabungan dua kata [[bahasa Persia]], ''sar'' (kepala) dan ''hang'' (kuasa),<ref>[https://en.oxforddictionaries.com/definition/serang Serang]. ''Oxford Living Dictionaries''.</ref> yang berarti hulubalang atau panglima.<ref>''Serang''. ''Kamus Internasional''.</ref> Kata ini dikenal oleh orang-orang Inggris sebagai sebutan bagi pemimpin [[Laskar#Abad kesembilan belas|laskar]], yakni [[laskar|kelasi-kelasi India]] yang bekerja di atas kapal-kapal Eropa. | |||
Kata bosun dalam bahasa Indonesia berasal dari kata "''bosun''", yakni bentuk lain dari kata "''boatswain''" dalam bahasa Inggris. Kata "''bosun''" sudah menjadi bagian dari kosakata bahasa Inggris itu semenjak ''[[circa|ca.]]'' 1450. Kata "''boatswain''" berasal dari [[bahasa Inggris Kuno]] akhir ''batswegen'', dari kata ''bat'' ("''boat''", perahu) disambung dengan kata ''sveinn'' (''[[wikt:swain|swain]]'') dalam [[bahasa Nordik Kuno]], yang berarti pemuda, anak magang, pengikut, anak buah, atau [[Pekerja rumah tangga|pelayan]]. Jika kata ini diterjemahkan secara langsung ke dalam bahasa Norwegia modern, maka akan menjadi kata ''båtsvenn'', sementara gelar bosun dalam bahasa Norwegia adalah ''båtsmann'' ("''boats-man''", awak perahu). Cara membunyikan kata ''boatswain'', ''bosun'', telah diteliti sejak 1868.<ref>[http://www.etymonline.com/index.php?search=boatswain&searchmode=none Boatswain]. ''Online Etymology Dictionary''.</ref> Kata ''bosun'' inilah yang digunakan dalam drama Shakespeare, ''[[The Tempest]]'', yang ditulis pada 1611. Edisi-edisi sesudahnya menggunakan kata ''bos'n'' yang sama saja artinya. | |||
Kata bosun dalam bahasa Indonesia berasal dari kata "''bosun''", yakni bentuk lain dari kata "''boatswain''" dalam bahasa Inggris. Kata "''bosun''" sudah menjadi bagian dari kosakata bahasa Inggris itu semenjak ''[[circa|ca.]]'' 1450. Kata "''boatswain''" berasal dari [[bahasa Inggris Kuno]] akhir ''batswegen'', dari kata ''bat'' ("''boat''", perahu) disambung dengan kata ''sveinn'' (''[[wikt:swain|swain]]'') dalam [[bahasa Nordik Kuno]], yang berarti pemuda, anak magang, pengikut, anak buah, atau [[Pekerja rumah tangga|pelayan]]. Jika kata ini diterjemahkan secara langsung ke dalam bahasa Norwegia modern, maka akan menjadi kata ''båtsvenn'', sementara gelar bosun dalam bahasa Norwegia adalah ''båtsmann'' ("''boats-man''", awak perahu). Cara membunyikan kata ''boatswain'', ''bosun'', telah diteliti sejak 1868. Kata ''bosun'' inilah yang digunakan dalam drama Shakespeare, ''[[The Tempest]]'', yang ditulis pada 1611. Edisi-edisi sesudahnya menggunakan kata ''bos'n'' yang sama saja artinya. | |||
=== Angkatan Laut Kerajaan Inggris === | === Angkatan Laut Kerajaan Inggris === | ||
Sampai dengan beberapa waktu yang lalu, pangkat ''boatswain'' merupakan pangkat tertua dalam [[Angkatan Laut Britania Raya|Angkatan Laut Kerajaan Inggris]], dan asal-muasalnya dapat ditelusuri sampai pada 1040. Pada tahun itu, ketika [[Cinque Ports|lima bandar Inggris]] mulai mempersiapkan kapal-kapal perang bagi [[Edward sang Pengaku|Raja Edward Pengaku Iman]] dengan imbalan anugerah hak-hak istimewa tertentu, mereka juga memasok awak kapal yang terdiri atas kelasi-kelasi dan pimpinan-pimpinan mereka, yaitu perwira-perwira kapal yang terdiri atas ''master'' ([[nakhoda]]), ''boatswain'' (serang), ''carpenter'' ([[tukang kayu]]), dan ''cook'' ([[juru masak]]). Para perwira ini kelak dijadikan bintara yang [[Bintara tinggi|"menjabat berdasarkan surat penetapan"]] oleh [[Admiralitas|Kelaksamanaan Britania]]. Mereka bertugas melaksanakan perawatan dan pelayaran kapal-kapal, serta merupakan perwira-perwira tetap dalam dinas Angkatan Laut Kerajaan Inggris. | Sampai dengan beberapa waktu yang lalu, pangkat ''boatswain'' merupakan pangkat tertua dalam [[Angkatan Laut Britania Raya|Angkatan Laut Kerajaan Inggris]], dan asal-muasalnya dapat ditelusuri sampai pada 1040.<ref>[http://www.royalnavy.mod.uk/server?show=ConWebDoc.6910 HMS Victory]. ''royalnavy.mod.uk''.</ref> Pada tahun itu, ketika [[Cinque Ports|lima bandar Inggris]] mulai mempersiapkan kapal-kapal perang bagi [[Edward sang Pengaku|Raja Edward Pengaku Iman]] dengan imbalan anugerah hak-hak istimewa tertentu, mereka juga memasok awak kapal yang terdiri atas kelasi-kelasi dan pimpinan-pimpinan mereka, yaitu perwira-perwira kapal yang terdiri atas ''master'' ([[nakhoda]]), ''boatswain'' (serang), ''carpenter'' ([[tukang kayu]]), dan ''cook'' ([[juru masak]]).<ref>Naval Historical Center. [http://www.history.navy.mil/trivia/triv4-5b.htm Why is the Colonel Called "Kernal"? The Origin of the Ranks and Rank Insignia Now Used by the United States Armed Forces]. United States Navy. 2005-07-20.</ref> Para perwira ini kelak dijadikan bintara yang [[Bintara tinggi|"menjabat berdasarkan surat penetapan"]] oleh [[Admiralitas|Kelaksamanaan Britania]]. Mereka bertugas melaksanakan perawatan dan pelayaran kapal-kapal, serta merupakan perwira-perwira tetap dalam dinas Angkatan Laut Kerajaan Inggris.<ref>Naval Historical Center. [http://www.history.navy.mil/trivia/triv4-5b.htm Why is the Colonel Called "Kernal"? The Origin of the Ranks and Rank Insignia Now Used by the United States Armed Forces]. United States Navy. 2005-07-20.</ref> | ||
''Boatswain'' resmi Angkatan Laut Kerajaan Inggris yang terakhir, Komodor E. W. Andrew [[OBE]], pensiun pada 1990. | ''Boatswain'' resmi Angkatan Laut Kerajaan Inggris yang terakhir, Komodor E. W. Andrew [[OBE]], pensiun pada 1990.<ref>[http://www.royalnavy.mod.uk/server?show=ConWebDoc.6910 HMS Victory]. ''royalnavy.mod.uk''.</ref> | ||
== Taruna pelayaran == | == Taruna pelayaran == | ||
| Baris 16: | Baris 17: | ||
== Uraian pekerjaan == | == Uraian pekerjaan == | ||
Pekerjaan serang di bagian geladak kapal adalah mengepalai awak geladak yang tidak berlisensi (awak kapal tanpa lisensi mualim). Kadang-kadang serang juga merangkap jabatan sebagai [[mualim tiga|mualim tiga atau mualim empat]].<ref>Vol. 4. hlm. 100.</ref> Serang harus benar-benar menguasai keterampilan [[tali-temali kapal]] yang diperlukan dalam bekerja di geladak bilamana kapal berlayar. Serang dibedakan dari pelaut-pelaut mahir (pelaut-pelaut berkualifikasi juru mudi, ''able seamen'') lain oleh perannya selaku seorang penyelia: menyusun rencana, jadwal, dan pembagian kerja.<ref>Oregon University System, 2004</ref> | |||
Sebagai kepala awak geladak, serang menyusun rencana kerja harian dan membagi-bagi pekerjaan kepada awak geladak. Setelah pekerjaan rampung, serang melakukan pemeriksaan atas hasil kerja awak geladak untuk memastikan kesesuaiannya dengan prosedur-prosedur kerja yang sudah disetujui.<ref>Oregon University System, 2004</ref> | |||
Sebagai kepala awak geladak, serang menyusun rencana kerja harian dan membagi-bagi pekerjaan kepada awak geladak. Setelah pekerjaan rampung, serang melakukan pemeriksaan atas hasil kerja awak geladak untuk memastikan kesesuaiannya dengan prosedur-prosedur kerja yang sudah disetujui. | |||
Di luar peran sebagai penyelia, serang juga secara teratur menginspeksi kapal dan melaksanakan berbagai tugas rutin, tugas yang memerlukan kemahiran, dan tugas yang sedikit memerlukan kemahiran, berkaitan dengan perawatan seluruh bagian kapal yang tidak ditangani oleh [[kamar mesin (kapal)|bagian kamar mesin]]. Tugas-tugas ini mencakup pembersihan, pengecatan, dan perawatan lambung kapal, suprastruktur kapal, dan peralatan geladak kapal, serta melaksanakan program perawatan pencegahan yang bersifat formal. | Di luar peran sebagai penyelia, serang juga secara teratur menginspeksi kapal dan melaksanakan berbagai tugas rutin, tugas yang memerlukan kemahiran, dan tugas yang sedikit memerlukan kemahiran, berkaitan dengan perawatan seluruh bagian kapal yang tidak ditangani oleh [[kamar mesin (kapal)|bagian kamar mesin]]. Tugas-tugas ini mencakup pembersihan, pengecatan, dan perawatan lambung kapal, suprastruktur kapal, dan peralatan geladak kapal, serta melaksanakan program perawatan pencegahan yang bersifat formal.<ref>Oregon University System, 2004</ref> | ||
Kemahiran yang harus dikuasai serang meliputi penanganan tali-temali bongkar-muat, pengoperasian derek, perawatan geladak, bekerja di tiang kapal, dan kemahiran-kemahiran lain yang diperlukan untuk mengurus geladak. Serang harus menguasai cara-cara perawatan dan penanganan tambang, pengetahuan [[tali-temali]], simpul-simpul tambat, simpul-simpul sambung, simpul-simpul pemati ujung tambang, dan simpul-simpul anyam yang diperlukan dalam kegiatan penambatan kapal. Serang biasanya mengoperasikan [[derek]] kapal pada saat melepas dan mengangkat jangkar. Selain itu, serang dapat pula diberi tugas memimpin usaha-usaha pemadaman kebakaran atau pelaksanaan prosedur-prosedur keadaan darurat lain di atas kapal. Serang-serang yang cakap mampu mengintegrasikan kemahiran berlayar yang mereka miliki dalam menjalankan tugasnya sebagai penyelia dan dalam berkomunikasi dengan awak geladak yang sering kali berasal dari latar belakang yang berbeda-beda. | Kemahiran yang harus dikuasai serang meliputi penanganan tali-temali bongkar-muat, pengoperasian derek, perawatan geladak, bekerja di tiang kapal, dan kemahiran-kemahiran lain yang diperlukan untuk mengurus geladak. Serang harus menguasai cara-cara perawatan dan penanganan tambang, pengetahuan [[tali-temali]], simpul-simpul tambat, simpul-simpul sambung, simpul-simpul pemati ujung tambang, dan simpul-simpul anyam yang diperlukan dalam kegiatan penambatan kapal. Serang biasanya mengoperasikan [[derek]] kapal pada saat melepas dan mengangkat jangkar. Selain itu, serang dapat pula diberi tugas memimpin usaha-usaha pemadaman kebakaran atau pelaksanaan prosedur-prosedur keadaan darurat lain di atas kapal. Serang-serang yang cakap mampu mengintegrasikan kemahiran berlayar yang mereka miliki dalam menjalankan tugasnya sebagai penyelia dan dalam berkomunikasi dengan awak geladak yang sering kali berasal dari latar belakang yang berbeda-beda.<ref>Oregon University System, 2004</ref> | ||
Awalnya, serang di kapal-[[kapal layar]] bertugas menangani [[jangkar]]-jangkar kapal, [[tali|tambang-tambang]] kapal, [[bendera|bendera-bendera kapal]], [[awak]] geladak, dan perahu-perahu kapal. Serang dapat pula diberi tugas menangani [[perangkat layar]] pada saat kapal berada di [[Dok (maritim)|galangan]]. Tugas-tugas teknis serang termodernisasi oleh kemunculan mesin-mesin uap dan mekanisasi yang ditimbulkannya. | Awalnya, serang di kapal-[[kapal layar]] bertugas menangani [[jangkar]]-jangkar kapal, [[tali|tambang-tambang]] kapal, [[bendera|bendera-bendera kapal]], [[awak]] geladak, dan perahu-perahu kapal. Serang dapat pula diberi tugas menangani [[perangkat layar]] pada saat kapal berada di [[Dok (maritim)|galangan]]. Tugas-tugas teknis serang termodernisasi oleh kemunculan mesin-mesin uap dan mekanisasi yang ditimbulkannya.<ref>Vol. 4. hlm. 100.</ref> | ||
Serang juga bertanggung jawab membunyikan peluit secara rutin dengan menggunakan [[peluit bosun]]. Peluit ini digunakan untuk menghasilkan bunyi-bunyi lengkingan tertentu sebagai isyarat pemberitahuan mengenai berbagai kejadian, misalnya keadaan-keadaan darurat atau pemberitahuan waktu makan. | Serang juga bertanggung jawab membunyikan peluit secara rutin dengan menggunakan [[peluit bosun]]. Peluit ini digunakan untuk menghasilkan bunyi-bunyi lengkingan tertentu sebagai isyarat pemberitahuan mengenai berbagai kejadian, misalnya keadaan-keadaan darurat atau pemberitahuan waktu makan. | ||
== Serang-serang ternama == | == Serang-serang ternama == | ||
Sejumlah serang dan wakil serang (asisten bosun) telah mencapai ketenaran dalam sejarah. [[Reuben James]] dan [[William Wiley]] termasyhur berkat kepahlawanan mereka dalam [[Perang Barbaria Pertama|Perang Barbaria]] dan diabadikan sebagai nama kapal perang [[USS Reuben James (FFG-57)|USS ''Reuben James'']] dan [[USS Wiley (DD-597)|USS ''Wiley'']]. Para penerima penghargaan ''[[Medal of Honor]]'', [[Francis P. Hammerberg]] dan [[George Robert Cholister]] adalah dua orang wakil serang dalam Angkatan Laut Amerika Serikat, demikian pula penerima penghargaan ''[[Navy Cross]]'', [[Stephen Bass]]. Penerima penghargaan ''[[Salib Victoria|Victoria Cross]]'', [[John Sheppard (VC)|John Sheppard]], [[John Sullivan (VC)|John Sullivan]], [[Henry Curtis]], dan [[John Harrison (VC 1857)|John Harrison]] adalah wakil-wakil serang dalam Angkatan Laut Kerajaan Inggris. | Sejumlah serang dan wakil serang (asisten bosun) telah mencapai ketenaran dalam sejarah. [[Reuben James]] dan [[William Wiley]] termasyhur berkat kepahlawanan mereka dalam [[Perang Barbaria Pertama|Perang Barbaria]] dan diabadikan sebagai nama kapal perang [[USS Reuben James (FFG-57)|USS ''Reuben James'']] dan [[USS Wiley (DD-597)|USS ''Wiley'']].<ref>[http://www.reuben-james.navy.mil/history.htm Ship's Namesake]. ''USS Reuben James Official Website''.</ref><ref>Naval Historical Center. [http://history.navy.mil/danfs/w8/wiley.htm Wiley]. ''Dictionary of American Naval Fighting Ships''. United States Navy. 1981.</ref> Para penerima penghargaan ''[[Medal of Honor]]'', [[Francis P. Hammerberg]]<ref>Naval Historical Center. [http://www.history.navy.mil/danfs/h2/hammerberg-i.htm Hammerberg]. ''Dictionary of American Naval Fighting Ships''. United States Navy. 1981.</ref> dan [[George Robert Cholister]]<ref>Naval Historical Center. [http://www.history.navy.mil/faqs/moh/moh17.htm Navy Medal of Honor: Interim Period 1920-1940]. ''Dictionary of American Naval Fighting Ships''. United States Navy. 1997.</ref> adalah dua orang wakil serang dalam Angkatan Laut Amerika Serikat, demikian pula penerima penghargaan ''[[Navy Cross]]'', [[Stephen Bass]].<ref>[http://www.legionofvalor.com/citation_parse.php?uid=1103567760 CPO Stephen Bass, U.S.N]. ''LegionOfValor.com''.</ref> Penerima penghargaan ''[[Salib Victoria|Victoria Cross]]'', [[John Sheppard (VC)|John Sheppard]], [[John Sullivan (VC)|John Sullivan]], [[Henry Curtis]], dan [[John Harrison (VC 1857)|John Harrison]] adalah wakil-wakil serang dalam Angkatan Laut Kerajaan Inggris. | ||
Ada pula sejumlah serang dan wakil serang dalam karya-karya sastra. Serang dalam ''The Tempest'' (Prahara, terjemahan bahasa Indonesia oleh Trisno Sumardjo) karya [[William Shakespeare]] adalah tokoh utama pada adegan pembuka, yang berlatar belakang sebuah kapal di tengah laut, dan tampil kembali sebentar pada adegan terakhir. Novel ''[[Typhoon (novel)|Typhoon]]'' karya [[Joseph Conrad]] berisi kisah tentang serang tak bernama yang memberi tahu Kapten MacWhirr tentang "segundukan" orang yang tersapu ombak tatkala badai mencapai puncaknya. Ada pula tokoh Bill Bobstay dalam ''[[HMS Pinafore|H.M.S. Pinafore]]'', komedi musikal gubahan [[Gilbert dan Sullivan]], yang kadang-kadang disebut ''"bos'un"'' (bosun) dan kadang-kadang pula disebut ''"boatswain's mate"'' (asisten bosun) Serang lain dalam karya sastra adalah [[Mr. Smee|Smee]] dari kisah ''[[Peter Pan]]''. [[George Gordon Byron|Lord Byron]] memiliki seekor anjing Newfoundland yang diberi nama ''Boatswain''. Byron menggubah puisi terkenal, ''[[Epitaph to a Dog]]'', dan mendirikan sebuah monumen untuk mengenangnya di [[Newstead Abbey]]. | Ada pula sejumlah serang dan wakil serang dalam karya-karya sastra. Serang dalam ''The Tempest'' (Prahara, terjemahan bahasa Indonesia oleh Trisno Sumardjo) karya [[William Shakespeare]] adalah tokoh utama pada adegan pembuka, yang berlatar belakang sebuah kapal di tengah laut, dan tampil kembali sebentar pada adegan terakhir. Novel ''[[Typhoon (novel)|Typhoon]]'' karya [[Joseph Conrad]] berisi kisah tentang serang tak bernama yang memberi tahu Kapten MacWhirr tentang "segundukan" orang yang tersapu ombak tatkala badai mencapai puncaknya. Ada pula tokoh Bill Bobstay dalam ''[[HMS Pinafore|H.M.S. Pinafore]]'', komedi musikal gubahan [[Gilbert dan Sullivan]], yang kadang-kadang disebut ''"bos'un"'' (bosun)<ref>Lihat kutipan dari "The Complete Annotated Gilbert & Sullivan" di [http://www.operatalent.com/Safe/Roles/Boatswain66723270.asp?rolea=324] .</ref> dan kadang-kadang pula disebut ''"boatswain's mate"'' (asisten bosun)<ref>Lihat kutipan dari S.W. Gilbert dalam "The story of the H.M.S. Pinafore" di [http://www.operatalent.com/Safe/Roles/Boatswain66723270.asp?rolea=324] .</ref> Serang lain dalam karya sastra adalah [[Mr. Smee|Smee]] dari kisah ''[[Peter Pan]]''.<ref>J M Barrie. [http://gutenberg.net.au/ebooks03/0300081h.html Peter Pan or The Boy Who Would Not Grow Up]. 27 Desember 1904.</ref> [[George Gordon Byron|Lord Byron]] memiliki seekor anjing Newfoundland yang diberi nama ''Boatswain''.<ref>George Clinton. [https://books.google.com/books?id=z14S0iaeD78C&pg=PA3&dq=Boatswain&num=100#PPR3,M1 Memoirs of the Life and Writings of Lord Byron]. James Robbins and Company. 1828. hlm. 8.</ref> Byron menggubah puisi terkenal, ''[[Epitaph to a Dog]]'', dan mendirikan sebuah monumen untuk mengenangnya di [[Newstead Abbey]].<ref>George Clinton. [https://books.google.com/books?id=z14S0iaeD78C&pg=PA3&dq=Boatswain&num=100#PPR3,M1 Memoirs of the Life and Writings of Lord Byron]. James Robbins and Company. 1828. hlm. 8.</ref> | ||
== Kepanduan == | == Kepanduan == | ||
| Baris 45: | Baris 45: | ||
== Catatan == | == Catatan == | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* [http://corpun.master.com/texis/master/search/?q=boatswain&s=SS Situs jejaring CorPun mengenai hukuman badan] | * [http://corpun.master.com/texis/master/search/?q=boatswain&s=SS Situs jejaring CorPun mengenai hukuman badan] | ||
| Baris 60: | Baris 50: | ||
* | * | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Serang+%28jabatan%29&oldid=28737779 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28737779 (2025-12-25T12:12:34Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 23.18

Serang atau bosun (dari bahasa Inggris boatswain (, atau ), yang juga disebut Kepala Kerja, Kepala Kelasi, dan Mandor Kapal, adalah anak buah kapal (awak kapal selain perwira) paling senior di bagian geladak, dan bertanggung jawab atas komponen-komponen lambung kapal. Serang mengepalai seluruh bawahan di bagian geladak, dan biasanya bukan petugas jaga, kecuali di kapal-kapal yang berawak sedikit. Tugas-tugas lain yang diemban serang bervariasi, tergantung pada jenis kapal, jumlah awak kapal, dan faktor-faktor lain.
Sejarah
Sama seperti istilah "nakhoda", istilah "serang" juga diserap dari perbendaharaan istilah bahari India. Istilah ini berasal dari gabungan dua kata bahasa Persia, sar (kepala) dan hang (kuasa),[1] yang berarti hulubalang atau panglima.[2] Kata ini dikenal oleh orang-orang Inggris sebagai sebutan bagi pemimpin laskar, yakni kelasi-kelasi India yang bekerja di atas kapal-kapal Eropa.
Kata bosun dalam bahasa Indonesia berasal dari kata "bosun", yakni bentuk lain dari kata "boatswain" dalam bahasa Inggris. Kata "bosun" sudah menjadi bagian dari kosakata bahasa Inggris itu semenjak ca. 1450. Kata "boatswain" berasal dari bahasa Inggris Kuno akhir batswegen, dari kata bat ("boat", perahu) disambung dengan kata sveinn (swain) dalam bahasa Nordik Kuno, yang berarti pemuda, anak magang, pengikut, anak buah, atau pelayan. Jika kata ini diterjemahkan secara langsung ke dalam bahasa Norwegia modern, maka akan menjadi kata båtsvenn, sementara gelar bosun dalam bahasa Norwegia adalah båtsmann ("boats-man", awak perahu). Cara membunyikan kata boatswain, bosun, telah diteliti sejak 1868.[3] Kata bosun inilah yang digunakan dalam drama Shakespeare, The Tempest, yang ditulis pada 1611. Edisi-edisi sesudahnya menggunakan kata bos'n yang sama saja artinya.
Angkatan Laut Kerajaan Inggris
Sampai dengan beberapa waktu yang lalu, pangkat boatswain merupakan pangkat tertua dalam Angkatan Laut Kerajaan Inggris, dan asal-muasalnya dapat ditelusuri sampai pada 1040.[4] Pada tahun itu, ketika lima bandar Inggris mulai mempersiapkan kapal-kapal perang bagi Raja Edward Pengaku Iman dengan imbalan anugerah hak-hak istimewa tertentu, mereka juga memasok awak kapal yang terdiri atas kelasi-kelasi dan pimpinan-pimpinan mereka, yaitu perwira-perwira kapal yang terdiri atas master (nakhoda), boatswain (serang), carpenter (tukang kayu), dan cook (juru masak).[5] Para perwira ini kelak dijadikan bintara yang "menjabat berdasarkan surat penetapan" oleh Kelaksamanaan Britania. Mereka bertugas melaksanakan perawatan dan pelayaran kapal-kapal, serta merupakan perwira-perwira tetap dalam dinas Angkatan Laut Kerajaan Inggris.[6]
Boatswain resmi Angkatan Laut Kerajaan Inggris yang terakhir, Komodor E. W. Andrew OBE, pensiun pada 1990.[7]
Taruna pelayaran
Pangkat cadet boatswain (serang taruna), di beberapa sekolah pelayaran Inggris, adalah pangkat tertinggi kedua yang dapat dicapai seorang taruna Jurusan Angkatan Laut (Royal Navy Section) dari Combined Cadet Force, setingkat di bawah pangkat coxswain (juru mudi sekoci), dan setingkat di atas leading hand (setingkat kopral). Pangkat ini sejajar dengan pangkat colour sergeant (setingkat kopral) bagi taruna Jurusan Angkatan Darat dan Jurusan Marinir, serta kadang-kadang digunakan sebagai nama pangkat untuk senior petty officer (setingkat kopral satu) yang ditunjuk menjadi asisten coxswain.
Uraian pekerjaan
Pekerjaan serang di bagian geladak kapal adalah mengepalai awak geladak yang tidak berlisensi (awak kapal tanpa lisensi mualim). Kadang-kadang serang juga merangkap jabatan sebagai mualim tiga atau mualim empat.[8] Serang harus benar-benar menguasai keterampilan tali-temali kapal yang diperlukan dalam bekerja di geladak bilamana kapal berlayar. Serang dibedakan dari pelaut-pelaut mahir (pelaut-pelaut berkualifikasi juru mudi, able seamen) lain oleh perannya selaku seorang penyelia: menyusun rencana, jadwal, dan pembagian kerja.[9]
Sebagai kepala awak geladak, serang menyusun rencana kerja harian dan membagi-bagi pekerjaan kepada awak geladak. Setelah pekerjaan rampung, serang melakukan pemeriksaan atas hasil kerja awak geladak untuk memastikan kesesuaiannya dengan prosedur-prosedur kerja yang sudah disetujui.[10]
Di luar peran sebagai penyelia, serang juga secara teratur menginspeksi kapal dan melaksanakan berbagai tugas rutin, tugas yang memerlukan kemahiran, dan tugas yang sedikit memerlukan kemahiran, berkaitan dengan perawatan seluruh bagian kapal yang tidak ditangani oleh bagian kamar mesin. Tugas-tugas ini mencakup pembersihan, pengecatan, dan perawatan lambung kapal, suprastruktur kapal, dan peralatan geladak kapal, serta melaksanakan program perawatan pencegahan yang bersifat formal.[11]
Kemahiran yang harus dikuasai serang meliputi penanganan tali-temali bongkar-muat, pengoperasian derek, perawatan geladak, bekerja di tiang kapal, dan kemahiran-kemahiran lain yang diperlukan untuk mengurus geladak. Serang harus menguasai cara-cara perawatan dan penanganan tambang, pengetahuan tali-temali, simpul-simpul tambat, simpul-simpul sambung, simpul-simpul pemati ujung tambang, dan simpul-simpul anyam yang diperlukan dalam kegiatan penambatan kapal. Serang biasanya mengoperasikan derek kapal pada saat melepas dan mengangkat jangkar. Selain itu, serang dapat pula diberi tugas memimpin usaha-usaha pemadaman kebakaran atau pelaksanaan prosedur-prosedur keadaan darurat lain di atas kapal. Serang-serang yang cakap mampu mengintegrasikan kemahiran berlayar yang mereka miliki dalam menjalankan tugasnya sebagai penyelia dan dalam berkomunikasi dengan awak geladak yang sering kali berasal dari latar belakang yang berbeda-beda.[12]
Awalnya, serang di kapal-kapal layar bertugas menangani jangkar-jangkar kapal, tambang-tambang kapal, bendera-bendera kapal, awak geladak, dan perahu-perahu kapal. Serang dapat pula diberi tugas menangani perangkat layar pada saat kapal berada di galangan. Tugas-tugas teknis serang termodernisasi oleh kemunculan mesin-mesin uap dan mekanisasi yang ditimbulkannya.[13]
Serang juga bertanggung jawab membunyikan peluit secara rutin dengan menggunakan peluit bosun. Peluit ini digunakan untuk menghasilkan bunyi-bunyi lengkingan tertentu sebagai isyarat pemberitahuan mengenai berbagai kejadian, misalnya keadaan-keadaan darurat atau pemberitahuan waktu makan.
Serang-serang ternama
Sejumlah serang dan wakil serang (asisten bosun) telah mencapai ketenaran dalam sejarah. Reuben James dan William Wiley termasyhur berkat kepahlawanan mereka dalam Perang Barbaria dan diabadikan sebagai nama kapal perang USS Reuben James dan USS Wiley.[14][15] Para penerima penghargaan Medal of Honor, Francis P. Hammerberg[16] dan George Robert Cholister[17] adalah dua orang wakil serang dalam Angkatan Laut Amerika Serikat, demikian pula penerima penghargaan Navy Cross, Stephen Bass.[18] Penerima penghargaan Victoria Cross, John Sheppard, John Sullivan, Henry Curtis, dan John Harrison adalah wakil-wakil serang dalam Angkatan Laut Kerajaan Inggris.
Ada pula sejumlah serang dan wakil serang dalam karya-karya sastra. Serang dalam The Tempest (Prahara, terjemahan bahasa Indonesia oleh Trisno Sumardjo) karya William Shakespeare adalah tokoh utama pada adegan pembuka, yang berlatar belakang sebuah kapal di tengah laut, dan tampil kembali sebentar pada adegan terakhir. Novel Typhoon karya Joseph Conrad berisi kisah tentang serang tak bernama yang memberi tahu Kapten MacWhirr tentang "segundukan" orang yang tersapu ombak tatkala badai mencapai puncaknya. Ada pula tokoh Bill Bobstay dalam H.M.S. Pinafore, komedi musikal gubahan Gilbert dan Sullivan, yang kadang-kadang disebut "bos'un" (bosun)[19] dan kadang-kadang pula disebut "boatswain's mate" (asisten bosun)[20] Serang lain dalam karya sastra adalah Smee dari kisah Peter Pan.[21] Lord Byron memiliki seekor anjing Newfoundland yang diberi nama Boatswain.[22] Byron menggubah puisi terkenal, Epitaph to a Dog, dan mendirikan sebuah monumen untuk mengenangnya di Newstead Abbey.[23]
Kepanduan
Ketua kwartir (Quartermaster) adalah pangkat tertinggi dalam Kwartir Pandu Laut, Kepanduan Putra Amerika (Boy Scouts of America), yakni sebuah program untuk remaja putra dan putri usia 13-21 tahun. Para remaja ini boleh memilih seorang pemimpin dari antara mereka sendiri, dan memberinya gelar serang (boatswain). Serang (Bootsman) adalah pangkat Ketua Patroli Pandu Laut (bak) di Belanda, sementara gelar yang sama di Flandria merupakan pangkat Asisten Ketua Patroli Pandu Laut (kwartier).
Lihat pula
Catatan
Pranala luar
Referensi
- ↑ Serang. Oxford Living Dictionaries.
- ↑ Serang. Kamus Internasional.
- ↑ Boatswain. Online Etymology Dictionary.
- ↑ HMS Victory. royalnavy.mod.uk.
- ↑ Naval Historical Center. Why is the Colonel Called "Kernal"? The Origin of the Ranks and Rank Insignia Now Used by the United States Armed Forces. United States Navy. 2005-07-20.
- ↑ Naval Historical Center. Why is the Colonel Called "Kernal"? The Origin of the Ranks and Rank Insignia Now Used by the United States Armed Forces. United States Navy. 2005-07-20.
- ↑ HMS Victory. royalnavy.mod.uk.
- ↑ Vol. 4. hlm. 100.
- ↑ Oregon University System, 2004
- ↑ Oregon University System, 2004
- ↑ Oregon University System, 2004
- ↑ Oregon University System, 2004
- ↑ Vol. 4. hlm. 100.
- ↑ Ship's Namesake. USS Reuben James Official Website.
- ↑ Naval Historical Center. Wiley. Dictionary of American Naval Fighting Ships. United States Navy. 1981.
- ↑ Naval Historical Center. Hammerberg. Dictionary of American Naval Fighting Ships. United States Navy. 1981.
- ↑ Naval Historical Center. Navy Medal of Honor: Interim Period 1920-1940. Dictionary of American Naval Fighting Ships. United States Navy. 1997.
- ↑ CPO Stephen Bass, U.S.N. LegionOfValor.com.
- ↑ Lihat kutipan dari "The Complete Annotated Gilbert & Sullivan" di [1] .
- ↑ Lihat kutipan dari S.W. Gilbert dalam "The story of the H.M.S. Pinafore" di [2] .
- ↑ J M Barrie. Peter Pan or The Boy Who Would Not Grow Up. 27 Desember 1904.
- ↑ George Clinton. Memoirs of the Life and Writings of Lord Byron. James Robbins and Company. 1828. hlm. 8.
- ↑ George Clinton. Memoirs of the Life and Writings of Lord Byron. James Robbins and Company. 1828. hlm. 8.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28737779 (2025-12-25T12:12:34Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.