Protokol Kyoto: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29488392; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Kyoto36-2005.png|thumb|right|280px|Kyoto36-2005]] | |||
'''Protokol Kyoto''', (nama resmi [[bahasa Inggris]]: '''Kyoto Protocol to the UNFCCC'''), adalah sebuah [[Traktat|traktat internasional]] yang memperpanjang [[Konvensi Kerangka Kerja Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa|Konvensi Kerangka Kerja Perubahan Iklim PBB]] (UNFCCC) untuk mengurangkan [[emisi gas rumah kaca]]. Ia berdasarkan [[Konsensus ilmiah tentang perubahan iklim|konsensus ilmiah]] yang menyatakan bahwa [[pemanasan global]] disebabkan oleh emisi [[Karbon dioksida pada atmosfer Bumi|CO<sub>2</sub> pada atmosfer Bumi]]. | '''Protokol Kyoto''', (nama resmi [[bahasa Inggris]]: '''Kyoto Protocol to the UNFCCC'''), adalah sebuah [[Traktat|traktat internasional]] yang memperpanjang [[Konvensi Kerangka Kerja Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa|Konvensi Kerangka Kerja Perubahan Iklim PBB]] (UNFCCC) untuk mengurangkan [[emisi gas rumah kaca]]. Ia berdasarkan [[Konsensus ilmiah tentang perubahan iklim|konsensus ilmiah]] yang menyatakan bahwa [[pemanasan global]] disebabkan oleh emisi [[Karbon dioksida pada atmosfer Bumi|CO<sub>2</sub> pada atmosfer Bumi]]. | ||
Negara-negara yang [[Ratifikasi|meratifikasi]] protokol ini berkomitmen untuk mengurangkan emisi [[karbon dioksida|karbon dioksida (CO<sub>2</sub>)]] dan enam gas rumah kaca lain, yaitu [[Metana|metana (CH<sub>4</sub>)]], [[Dinitrogen monoksida|dinitrogen monoksida (N<sub>2</sub>O)]], [[Hidrofluorokarbon|hidrofluorokarbon (HFC)]] , [[Fluorokarbon|perfluorokarbon (PFC)]], [[Belerang heksafluorida|belerang heksafluorida (SF<sub>6</sub>)]], dan [[Nitrogen trifluorida|nitrogen trifluorida (NF<sub>3</sub>)]], atau bekerja sama dalam [[perdagangan emisi]] jika mereka menjaga jumlah atau menambah emisi gas-gas tersebut, yang telah dikaitkan dengan [[perubahan iklim]]. | Negara-negara yang [[Ratifikasi|meratifikasi]] protokol ini berkomitmen untuk mengurangkan emisi [[karbon dioksida|karbon dioksida (CO<sub>2</sub>)]] dan enam gas rumah kaca lain, yaitu [[Metana|metana (CH<sub>4</sub>)]], [[Dinitrogen monoksida|dinitrogen monoksida (N<sub>2</sub>O)]], [[Hidrofluorokarbon|hidrofluorokarbon (HFC)]] , [[Fluorokarbon|perfluorokarbon (PFC)]], [[Belerang heksafluorida|belerang heksafluorida (SF<sub>6</sub>)]], dan [[Nitrogen trifluorida|nitrogen trifluorida (NF<sub>3</sub>)]], atau bekerja sama dalam [[perdagangan emisi]] jika mereka menjaga jumlah atau menambah emisi gas-gas tersebut, yang telah dikaitkan dengan [[perubahan iklim]]. | ||
Protokol ini dinegosiasikan di [[Kyoto]], [[Jepang]] pada bulan Desember 1997, dan dibuka untuk penandatanganan pada 16 Maret 1998, dan ditutup pada 15 Maret 1999. Persetujuan ini mulai berlaku pada 16 Februari 2005 setelah ratifikasi resmi yang dilakukan [[Rusia]] pada 18 November 2004. | Protokol ini dinegosiasikan di [[Kyoto]], [[Jepang]] pada bulan Desember 1997, dan dibuka untuk penandatanganan pada 16 Maret 1998, dan ditutup pada 15 Maret 1999. Persetujuan ini mulai berlaku pada 16 Februari 2005 setelah ratifikasi resmi yang dilakukan [[Rusia]] pada 18 November 2004. | ||
[[Persetujuan Paris]], yang dibuat pada [[Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa 2015|Konferensi Perubahan Iklim PBB 2015]], menjadi kerangka utama kerja sama internasional dalam penanganan perubahan iklim setelah berakhirnya periode komitmen kedua Protokol Kyoto pada 31 Desember 2020. Meskipun demikian, Protokol Kyoto tetap merupakan bagian dari rezim hukum UNFCCC dan masih berlaku sebagai traktat internasional bagi para pihak yang telah meratifikasinya. | [[Persetujuan Paris]], yang dibuat pada [[Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa 2015|Konferensi Perubahan Iklim PBB 2015]], menjadi kerangka utama kerja sama internasional dalam penanganan perubahan iklim setelah berakhirnya periode komitmen kedua Protokol Kyoto pada 31 Desember 2020. Meskipun demikian, Protokol Kyoto tetap merupakan bagian dari rezim hukum UNFCCC dan masih berlaku sebagai traktat internasional bagi para pihak yang telah meratifikasinya.<ref>[https://unfccc.int/process/the-kyoto-protocol The Kyoto Protocol]. ''UNFCCC''.</ref> | ||
== Detail Protokol == | == Detail Protokol == | ||
Menurut rilis pers dari [[Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa|Program Lingkungan PBB]]: | Menurut rilis pers dari [[Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa|Program Lingkungan PBB]]: | ||
| Baris 19: | Baris 19: | ||
== Status persetujuan == | == Status persetujuan == | ||
Pada saat pemberlakuan persetujuan pada Februari [[2005]], ia telah diratifikasi oleh 141 negara, yang mewakili 61% dari seluruh emisi [http://unfccc.int/resource/kpstats.pdf]. Negara-negara tidak perlu menanda tangani persetujuan tersebut agar dapat meratifikasinya: penanda tanganan hanyalah aksi simbolis saja. Daftar terbaru para pihak yang telah meratifikasinya ada di sini [http://www.climnet.org/EUenergy/ratification/calendar.htm] . | Pada saat pemberlakuan persetujuan pada Februari [[2005]], ia telah diratifikasi oleh 141 negara, yang mewakili 61% dari seluruh emisi [http://unfccc.int/resource/kpstats.pdf]. Negara-negara tidak perlu menanda tangani persetujuan tersebut agar dapat meratifikasinya: penanda tanganan hanyalah aksi simbolis saja. Daftar terbaru para pihak yang telah meratifikasinya ada di sini [http://www.climnet.org/EUenergy/ratification/calendar.htm] . | ||
| Baris 27: | Baris 26: | ||
''Lihat pula: [[Daftar penanda tangan Protokol Kyoto]]'' | ''Lihat pula: [[Daftar penanda tangan Protokol Kyoto]]'' | ||
Saat ini Protokol Kyoto memiliki 192 pihak, yang terdiri atas 191 negara dan satu organisasi integrasi ekonomi regional (Uni Eropa). | Saat ini Protokol Kyoto memiliki 192 pihak, yang terdiri atas 191 negara dan satu organisasi integrasi ekonomi regional (Uni Eropa).<ref>[https://unfccc.int/process/the-kyoto-protocol/status-of-ratification The Kyoto Protocol – Status of Ratification]. ''UNFCCC''.</ref> | ||
Hingga 3 Desember [[2007]], 174 negara telah meratifikasi protokol tersebut, termasuk [[Kanada]], [[RRT|Tiongkok]], [[India]], [[Jepang]], [[Selandia Baru]], [[Rusia]] dan 25 negara anggota [[Uni Eropa]], serta [[Rumania]] dan [[Bulgaria]]. | Hingga 3 Desember [[2007]], 174 negara telah meratifikasi protokol tersebut, termasuk [[Kanada]], [[RRT|Tiongkok]], [[India]], [[Jepang]], [[Selandia Baru]], [[Rusia]] dan 25 negara anggota [[Uni Eropa]], serta [[Rumania]] dan [[Bulgaria]]. | ||
| Baris 41: | Baris 40: | ||
== Lihat juga == | == Lihat juga == | ||
* toprak | * toprak | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* [http://unfccc.int/resource/docs/convkp/kpeng.html Teks lengkap Protokol Kyoto (versi HTML)], [http://unfccc.int/resource/docs/convkp/kpeng.pdf (versi PDF)] | * [http://unfccc.int/resource/docs/convkp/kpeng.html Teks lengkap Protokol Kyoto (versi HTML)], [http://unfccc.int/resource/docs/convkp/kpeng.pdf (versi PDF)] | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Protokol+Kyoto&oldid=29488392 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29488392 (2026-07-23T09:09:50Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 30 Agustus 2026 03.59

Protokol Kyoto, (nama resmi bahasa Inggris: Kyoto Protocol to the UNFCCC), adalah sebuah traktat internasional yang memperpanjang Konvensi Kerangka Kerja Perubahan Iklim PBB (UNFCCC) untuk mengurangkan emisi gas rumah kaca. Ia berdasarkan konsensus ilmiah yang menyatakan bahwa pemanasan global disebabkan oleh emisi CO2 pada atmosfer Bumi.
Negara-negara yang meratifikasi protokol ini berkomitmen untuk mengurangkan emisi karbon dioksida (CO2) dan enam gas rumah kaca lain, yaitu metana (CH4), dinitrogen monoksida (N2O), hidrofluorokarbon (HFC) , perfluorokarbon (PFC), belerang heksafluorida (SF6), dan nitrogen trifluorida (NF3), atau bekerja sama dalam perdagangan emisi jika mereka menjaga jumlah atau menambah emisi gas-gas tersebut, yang telah dikaitkan dengan perubahan iklim.
Protokol ini dinegosiasikan di Kyoto, Jepang pada bulan Desember 1997, dan dibuka untuk penandatanganan pada 16 Maret 1998, dan ditutup pada 15 Maret 1999. Persetujuan ini mulai berlaku pada 16 Februari 2005 setelah ratifikasi resmi yang dilakukan Rusia pada 18 November 2004.
Persetujuan Paris, yang dibuat pada Konferensi Perubahan Iklim PBB 2015, menjadi kerangka utama kerja sama internasional dalam penanganan perubahan iklim setelah berakhirnya periode komitmen kedua Protokol Kyoto pada 31 Desember 2020. Meskipun demikian, Protokol Kyoto tetap merupakan bagian dari rezim hukum UNFCCC dan masih berlaku sebagai traktat internasional bagi para pihak yang telah meratifikasinya.[1]
Detail Protokol
Menurut rilis pers dari Program Lingkungan PBB:
- "Protokol Kyoto adalah sebuah persetujuan sah di mana negara-negara perindustrian akan mengurangi emisi gas rumah kaca mereka secara kolektif sebesar 5,2% dibandingkan dengan tahun 1990 (namun yang perlu diperhatikan adalah, jika dibandingkan dengan perkiraan jumlah emisi pada tahun 2010 tanpa Protokol, target ini berarti pengurangan sebesar 29%). Tujuannya adalah untuk mengurangi rata-rata emisi dari enam gas rumah kaca - karbon dioksida, metana, nitrous oxide, belerang heksafluorida, HFC, dan PFC - yang dihitung sebagai rata-rata selama masa lima tahun antara 2008-12. Target nasional berkisar dari pengurangan 8% untuk Uni Eropa, 7% untuk AS, 6% untuk Jepang, 0% untuk Rusia, dan penambahan yang diizinkan sebesar 8% untuk Australia dan 10% untuk Islandia." [1]
Protokol Kyoto adalah protokol kepada Konvensi Kerangka Kerja Perubahan Iklim PBB (UNFCCC, yang diadopsi pada Pertemuan Bumi di Rio de Janeiro pada 1992). Semua pihak dalam UNFCCC dapat menanda tangani atau meratifikasi Protokol Kyoto, sementara pihak luar tidak diperbolehkan. Protokol Kyoto diadopsi pada sesi ketiga Konferensi Pihak Konvensi UNFCCC pada 1997 di Kyoto, Jepang.
Sebagian besar ketetapan Protokol Kyoto berlaku terhadap negara-negara maju yang disenaraikan dalam Annex I dalam UNFCCC.
Status persetujuan
Pada saat pemberlakuan persetujuan pada Februari 2005, ia telah diratifikasi oleh 141 negara, yang mewakili 61% dari seluruh emisi [2]. Negara-negara tidak perlu menanda tangani persetujuan tersebut agar dapat meratifikasinya: penanda tanganan hanyalah aksi simbolis saja. Daftar terbaru para pihak yang telah meratifikasinya ada di sini [3] .
Menurut syarat-syarat persetujuan protokol, ia mulai berlaku "pada hari ke-90 setelah tanggal saat di mana tidak kurang dari 55 Pihak Konvensi, termasuk Pihak-pihak dalam Annex I yang bertanggung jawab kepada setidaknya 55 persen dari seluruh emisi karbon dioksida pada 1990 dari Pihak-pihak dalam Annex I, telah memberikan alat ratifikasi mereka, penerimaan, persetujuan atau pemasukan." Dari kedua syarat tersebut, bagian "55 pihak" dicapai pada 23 Mei 2002 ketika Islandia meratifikasi. Ratifikasi oleh Rusia pada 18 November 2004 memenuhi syarat "55 persen" dan menyebabkan persetujuan itu mulai berlaku pada 16 Februari 2005.
Status terkini para pemerintah
Lihat pula: Daftar penanda tangan Protokol Kyoto
Saat ini Protokol Kyoto memiliki 192 pihak, yang terdiri atas 191 negara dan satu organisasi integrasi ekonomi regional (Uni Eropa).[2]
Hingga 3 Desember 2007, 174 negara telah meratifikasi protokol tersebut, termasuk Kanada, Tiongkok, India, Jepang, Selandia Baru, Rusia dan 25 negara anggota Uni Eropa, serta Rumania dan Bulgaria.
Ada dua negara yang telah menandatangani namun belum meratifikasi protokol tersebut:
- Amerika Serikat (tidak berminat untuk meratifikasi)
- Kazakhstan
Pada awalnya AS, Australia, Italia, Tiongkok, India dan negara-negara berkembang telah bersatu untuk melawan strategi terhadap adanya kemungkinan Protokol Kyoto II atau persetujuan lainnya yang bersifat mengekang. [4] Namun pada awal Desember 2007 Australia akhirnya ikut seta meratifikasi protokol tersebut setelah terjadi pergantian pimpinan di negera tersebut.
Lihat juga
- toprak
Pranala luar
Referensi
- ↑ The Kyoto Protocol. UNFCCC.
- ↑ The Kyoto Protocol – Status of Ratification. UNFCCC.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29488392 (2026-07-23T09:09:50Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.