Lompat ke isi

Uranium(III) klorida: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28487698; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:UCl3.png|thumb|right|280px|UCl3]]
'''Uranium(III) klorida''', UCl<sub>3</sub>, adalah [[Garam (kimia)|garam]] [[uranium]] yang larut dalam air. UCl<sub>3</sub> sebagian besar digunakan untuk memproses ulang bahan bakar nuklir bekas. Uranium(III) klorida disintesis melalui berbagai cara dari [[uranium tetraklorida|uranium(IV) klorida]]; tetapi, UCl<sub>3</sub> kurang stabil dibandingkan UCl<sub>4</sub>.
'''Uranium(III) klorida''', UCl<sub>3</sub>, adalah [[Garam (kimia)|garam]] [[uranium]] yang larut dalam air. UCl<sub>3</sub> sebagian besar digunakan untuk memproses ulang bahan bakar nuklir bekas. Uranium(III) klorida disintesis melalui berbagai cara dari [[uranium tetraklorida|uranium(IV) klorida]]; tetapi, UCl<sub>3</sub> kurang stabil dibandingkan UCl<sub>4</sub>.
==Pembuatan==
==Pembuatan==
Baris 4: Baris 6:


(1) Dalam campuran NaCl–KCl pada suhu 670–710&nbsp;°C, tambahkan uranium tetraklorida dengan logam uranium.
(1) Dalam campuran NaCl–KCl pada suhu 670–710&nbsp;°C, tambahkan uranium tetraklorida dengan logam uranium.
:3[[uranium tetraklorida|UCl<sub>4</sub>]] + [[uranium|U]] → 4UCl<sub>3</sub>
:3[[uranium tetraklorida|UCl<sub>4</sub>]] + [[uranium|U]] → 4UCl<sub>3</sub><ref>Serrano, K.; Taxil, P.; Dugne, O.; Bouvet, S.; Puech, E. J. Nucl. Mater. 2000, 282, 137–145.</ref>


(2) Panaskan uranium(IV) klorida dalam gas hidrogen.
(2) Panaskan uranium(IV) klorida dalam gas hidrogen.
:2[[uranium tetraklorida|UCl<sub>4</sub>]] + [[hidrogen|H<sub>2</sub>]] → 2UCl<sub>3</sub> + 2[[asam klorida|HCl]]
:2[[uranium tetraklorida|UCl<sub>4</sub>]] + [[hidrogen|H<sub>2</sub>]] → 2UCl<sub>3</sub> + 2[[asam klorida|HCl]]<ref>Remsen, Ira. Inorganic Chemistry. New York: Henry Holt and Company, 1890.</ref>
==Sifat==
==Sifat==
Dalam uranium(III) klorida padat, setiap atom uranium memiliki sembilan atom klorin sebagai tetangga dekat, pada jarak yang kurang lebih sama, dalam konfigurasi [[Geometri molekul prisma trigonal bertudung-tiga|prisma trigonal bertudung-tiga]].
Dalam uranium(III) klorida padat, setiap atom uranium memiliki sembilan atom klorin sebagai tetangga dekat, pada jarak yang kurang lebih sama, dalam konfigurasi [[Geometri molekul prisma trigonal bertudung-tiga|prisma trigonal bertudung-tiga]].<ref>Wells A.F. (1984) ''Structural Inorganic Chemistry'' 5th edition Oxford Science Publications</ref>


Uranium(III) klorida adalah padatan kristalin berwarna hijau pada suhu kamar. UCl<sub>3</sub> melebur pada suhu 837&nbsp;°C dan mendidih pada suhu 1657&nbsp;°C. Uranium(III) klorida memiliki kerapatan sebesar 5500&nbsp;kg/m<sup>3</sup> atau 5,500 g/cm<sup>3</sup>.
Uranium(III) klorida adalah padatan kristalin berwarna hijau pada suhu kamar. UCl<sub>3</sub> melebur pada suhu 837&nbsp;°C dan mendidih pada suhu 1657&nbsp;°C. Uranium(III) klorida memiliki kerapatan sebesar 5500&nbsp;kg/m<sup>3</sup> atau 5,500 g/cm<sup>3</sup>.
Baris 21: Baris 23:
:Uranium: +3
:Uranium: +3


Garam ini sangat larut dalam air dan juga sangat [[higroskopi]]s.  UCl<sub>3</sub> lebih stabil dalam larutan [[asam klorida]].
Garam ini sangat larut dalam air dan juga sangat [[higroskopi]]s.  UCl<sub>3</sub> lebih stabil dalam larutan [[asam klorida]].<ref>Comey, Arthur M.; Hahn, Dorothy A. ''A Dictionary of Chemical Solubilities: Inorganic.'' New York: The MacMillan Company, 1921.</ref>
==Kegunaan==
==Kegunaan==
===Reagen===
===Reagen===
Uranium(III) klorida digunakan dalam reaksi dengan [[tetrahidrofuran]] (THF) dan natrium metilsiklopentadiena untuk membuat berbagai kompleks [[metalosena]] uranium.
Uranium(III) klorida digunakan dalam reaksi dengan [[tetrahidrofuran]] (THF) dan natrium metilsiklopentadiena untuk membuat berbagai kompleks [[metalosena]] uranium.<ref>Brenna, J.G.; Anderson, R.A.; Zalkin, A. Inorg. Chem. 1986, 25, 1756–1760.</ref>
===Katalis===
===Katalis===
Uranium(III) klorida digunakan sebagai katalis selama reaksi antara [[litium aluminium hidrida]] (LiAlH<sub>4</sub>) dan [[alkena|olefin]] untuk menghasilkan senyawa alkil aluminat.
Uranium(III) klorida digunakan sebagai katalis selama reaksi antara [[litium aluminium hidrida]] (LiAlH<sub>4</sub>) dan [[alkena|olefin]] untuk menghasilkan senyawa alkil aluminat.<ref>Le Marechal, J.F.; Ephritikhine, M.; Folcher, G. J. Organomet. Chem. 1986, 309, C1–C3.</ref>
===Bentuk cair===
===Bentuk cair===
Bentuk cair uranium(III) klorida adalah senyawa tipikal dalam proses pirokimia karena penting dalam [[pemrosesan ulang nuklir|pemrosesan ulang]] [[bahan bakar nuklir bekas]]. UCl<sub>3</sub> biasanya merupakan bentuk uranium yang digunakan sebagai bahan bakar bekas dalam proses pemurnian elektrik.
Bentuk cair uranium(III) klorida adalah senyawa tipikal dalam proses pirokimia karena penting dalam [[pemrosesan ulang nuklir|pemrosesan ulang]] [[bahan bakar nuklir bekas]].<ref>Okamoto, Y.; Madden, P.; Minato, K. J. Nucl. Mater. 2005, 344, 109–114.</ref> UCl<sub>3</sub> biasanya merupakan bentuk uranium yang digunakan sebagai bahan bakar bekas dalam proses pemurnian elektrik.<ref>Okamoto, Y.; Madden, P.; Minato, K. J. Nucl. Mater. 2005, 344, 109–114.</ref><ref>Okamoto, Y.; Kobayashi, F.; Ogawa, T. J. Alloys Compd. 1998, 271, 355–358.</ref>
==Hidrat==
==Hidrat==
Terdapat tiga bentuk hidrat dari uranium(III) klorida:
Terdapat tiga bentuk hidrat dari uranium(III) klorida:
Baris 35: Baris 37:
#UCl<sub>3</sub><sup>.</sup>7H<sub>2</sub>O
#UCl<sub>3</sub><sup>.</sup>7H<sub>2</sub>O


Masing-masing disintesis dengan mereduksi [[uranium tetraklorida|uranium(IV) klorida]] dalam metilsianida ([[asetonitril]]), dengan sejumlah air dan [[asam propionat]].
Masing-masing disintesis dengan mereduksi [[uranium tetraklorida|uranium(IV) klorida]] dalam metilsianida ([[asetonitril]]), dengan sejumlah air dan [[asam propionat]].<ref>Mech, A.; Karbowick, M.; Lis, T. Polyhedron. 2006, 25, 2083–2092.</ref>
==Pencegahan==
==Pencegahan==
Meskipun tidak ada data jangka panjang mengenai efek toksik dari UCl<sub>3</sub>, penting untuk meminimalkan paparan terhadap senyawa ini jika memungkinkan.
Meskipun tidak ada data jangka panjang mengenai efek toksik dari UCl<sub>3</sub>, penting untuk meminimalkan paparan terhadap senyawa ini jika memungkinkan.


Serupa dengan senyawa uranium lainnya yang larut dalam air, UCl<sub>3</sub> kemungkinan besar diserap ke dalam darah melalui kantong alveolar paru-paru dalam beberapa hari setelah terpapar. Paparan uranium(III) klorida menyebabkan [[nefrotoksisitas|toksisitas pada sistem ginjal]].
Serupa dengan senyawa uranium lainnya yang larut dalam air, UCl<sub>3</sub> kemungkinan besar diserap ke dalam darah melalui kantong alveolar paru-paru dalam beberapa hari setelah terpapar. Paparan uranium(III) klorida menyebabkan [[nefrotoksisitas|toksisitas pada sistem ginjal]].<ref>Bertell, Rosalie. "Gulf War Veterans and Depleted Uranium." May 1999. Available: http://ccnr.org/du_hague.html</ref>
==Referensi==
 
==Pranala luar==
==Pranala luar==
*  [http://www.webelements.com/webelements/compounds/text/U/Cl3U1-10025931.html Uranium(III) chloride information at Webelements]
*  [http://www.webelements.com/webelements/compounds/text/U/Cl3U1-10025931.html Uranium(III) chloride information at Webelements]
*  [https://archive.today/20130216054641/http://www.ibilabs.com/Uranium%20Chloride%20UCl3-MSDS.htm Uranium(III) chloride] International Bio-Analytical Industries, Inc.
*  [https://archive.today/20130216054641/http://www.ibilabs.com/Uranium%20Chloride%20UCl3-MSDS.htm Uranium(III) chloride] International Bio-Analytical Industries, Inc.
*  [http://ccnr.org/du_hague.html Depleted Uranium: All the Questions about DU and Gulf War Syndrome are Not Yet Answered]
*  [http://ccnr.org/du_hague.html Depleted Uranium: All the Questions about DU and Gulf War Syndrome are Not Yet Answered]


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Uranium%28III%29+klorida&oldid=28487698 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28487698 (2025-11-14T10:18:05Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Uranium%28III%29+klorida&oldid=28487698 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28487698 (2025-11-14T10:18:05Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 30 Agustus 2026 04.03

UCl3

Uranium(III) klorida, UCl3, adalah garam uranium yang larut dalam air. UCl3 sebagian besar digunakan untuk memproses ulang bahan bakar nuklir bekas. Uranium(III) klorida disintesis melalui berbagai cara dari uranium(IV) klorida; tetapi, UCl3 kurang stabil dibandingkan UCl4.

Pembuatan

Terdapat dua cara untuk menyintesis uranium(III) klorida. Proses-proses berikut ini menjelaskan cara memproduksi uranium(III) klorida.

(1) Dalam campuran NaCl–KCl pada suhu 670–710 °C, tambahkan uranium tetraklorida dengan logam uranium.

3UCl4 + U → 4UCl3[1]

(2) Panaskan uranium(IV) klorida dalam gas hidrogen.

2UCl4 + H2 → 2UCl3 + 2HCl[2]

Sifat

Dalam uranium(III) klorida padat, setiap atom uranium memiliki sembilan atom klorin sebagai tetangga dekat, pada jarak yang kurang lebih sama, dalam konfigurasi prisma trigonal bertudung-tiga.[3]

Uranium(III) klorida adalah padatan kristalin berwarna hijau pada suhu kamar. UCl3 melebur pada suhu 837 °C dan mendidih pada suhu 1657 °C. Uranium(III) klorida memiliki kerapatan sebesar 5500 kg/m3 atau 5,500 g/cm3.

Komposisinya berdasarkan berat:

Klorin: 30,84%
Uranium: 69,16%

Keadaan oksidatif formalnya:

Klorin: −1
Uranium: +3

Garam ini sangat larut dalam air dan juga sangat higroskopis. UCl3 lebih stabil dalam larutan asam klorida.[4]

Kegunaan

Reagen

Uranium(III) klorida digunakan dalam reaksi dengan tetrahidrofuran (THF) dan natrium metilsiklopentadiena untuk membuat berbagai kompleks metalosena uranium.[5]

Katalis

Uranium(III) klorida digunakan sebagai katalis selama reaksi antara litium aluminium hidrida (LiAlH4) dan olefin untuk menghasilkan senyawa alkil aluminat.[6]

Bentuk cair

Bentuk cair uranium(III) klorida adalah senyawa tipikal dalam proses pirokimia karena penting dalam pemrosesan ulang bahan bakar nuklir bekas.[7] UCl3 biasanya merupakan bentuk uranium yang digunakan sebagai bahan bakar bekas dalam proses pemurnian elektrik.[8][9]

Hidrat

Terdapat tiga bentuk hidrat dari uranium(III) klorida:

  1. UCl3.2H2O.2CH3CN
  2. UCl3.6H2O
  3. UCl3.7H2O

Masing-masing disintesis dengan mereduksi uranium(IV) klorida dalam metilsianida (asetonitril), dengan sejumlah air dan asam propionat.[10]

Pencegahan

Meskipun tidak ada data jangka panjang mengenai efek toksik dari UCl3, penting untuk meminimalkan paparan terhadap senyawa ini jika memungkinkan.

Serupa dengan senyawa uranium lainnya yang larut dalam air, UCl3 kemungkinan besar diserap ke dalam darah melalui kantong alveolar paru-paru dalam beberapa hari setelah terpapar. Paparan uranium(III) klorida menyebabkan toksisitas pada sistem ginjal.[11]

Pranala luar

Referensi

  1. Serrano, K.; Taxil, P.; Dugne, O.; Bouvet, S.; Puech, E. J. Nucl. Mater. 2000, 282, 137–145.
  2. Remsen, Ira. Inorganic Chemistry. New York: Henry Holt and Company, 1890.
  3. Wells A.F. (1984) Structural Inorganic Chemistry 5th edition Oxford Science Publications
  4. Comey, Arthur M.; Hahn, Dorothy A. A Dictionary of Chemical Solubilities: Inorganic. New York: The MacMillan Company, 1921.
  5. Brenna, J.G.; Anderson, R.A.; Zalkin, A. Inorg. Chem. 1986, 25, 1756–1760.
  6. Le Marechal, J.F.; Ephritikhine, M.; Folcher, G. J. Organomet. Chem. 1986, 309, C1–C3.
  7. Okamoto, Y.; Madden, P.; Minato, K. J. Nucl. Mater. 2005, 344, 109–114.
  8. Okamoto, Y.; Madden, P.; Minato, K. J. Nucl. Mater. 2005, 344, 109–114.
  9. Okamoto, Y.; Kobayashi, F.; Ogawa, T. J. Alloys Compd. 1998, 271, 355–358.
  10. Mech, A.; Karbowick, M.; Lis, T. Polyhedron. 2006, 25, 2083–2092.
  11. Bertell, Rosalie. "Gulf War Veterans and Depleted Uranium." May 1999. Available: http://ccnr.org/du_hague.html

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28487698 (2025-11-14T10:18:05Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.