1-Heksanol: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26128003; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 2: | Baris 2: | ||
== Persiapan == | == Persiapan == | ||
Heksanol diproduksi dalam skala industri dengan cara oligomerisasi [[etilena]] menggunakan [[trietilaluminium]], diikuti dengan oksidasi [[Organoaluminium|produk-produk alkilaluminium]] yang terbentuk. Sintesis yang disederhanakan adalah: | Heksanol diproduksi dalam skala industri dengan cara oligomerisasi [[etilena]] menggunakan [[trietilaluminium]], diikuti dengan oksidasi [[Organoaluminium|produk-produk alkilaluminium]] yang terbentuk.<ref>Falbe, Jürgen; Bahrmann, Helmut; Lipps, Wolfgang; Mayer, Dieter (2005), "Alcohols, Aliphatic", ''Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry'', Weinheim: Wiley-VCH, doi:10.1002/14356007.a01_279 .</ref> Sintesis yang disederhanakan adalah: | ||
: Al(C<sub>2</sub>H<sub>5</sub>)<sub>3</sub> + 6C<sub>2</sub>H<sub>4</sub> → Al(C<sub>6</sub>H<sub>13</sub>)<sub>3</sub> | : Al(C<sub>2</sub>H<sub>5</sub>)<sub>3</sub> + 6C<sub>2</sub>H<sub>4</sub> → Al(C<sub>6</sub>H<sub>13</sub>)<sub>3</sub> | ||
: Al(C<sub>6</sub>H<sub>13</sub>)<sub>3</sub> + 1½O<sub>2</sub> + 3H<sub>2</sub>O → 3HOC<sub>6</sub>H<sub>13</sub> + Al(OH)<sub>3</sub> | : Al(C<sub>6</sub>H<sub>13</sub>)<sub>3</sub> + 1½O<sub>2</sub> + 3H<sub>2</sub>O → 3HOC<sub>6</sub>H<sub>13</sub> + Al(OH)<sub>3</sub> | ||
| Baris 8: | Baris 8: | ||
=== Metode alternatif === | === Metode alternatif === | ||
Metode preparasi lain adalah [[hidroformulasi]] [[1-pentena]] diikuti dengan [[hidrogenasi]] aldehida yang terbentuk. Metode ini dipraktikkan dalam industri untuk menghasilkan campuran isomer alkohol C<sub>6</sub> yang merupakan prekursor [[zat pemlastis]] (:''plasticizer''). | Metode preparasi lain adalah [[hidroformulasi]] [[1-pentena]] diikuti dengan [[hidrogenasi]] aldehida yang terbentuk. Metode ini dipraktikkan dalam industri untuk menghasilkan campuran isomer alkohol C<sub>6</sub> yang merupakan prekursor [[zat pemlastis]] (:''plasticizer'').<ref>Falbe, Jürgen; Bahrmann, Helmut; Lipps, Wolfgang; Mayer, Dieter (2005), "Alcohols, Aliphatic", ''Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry'', Weinheim: Wiley-VCH, doi:10.1002/14356007.a01_279 .</ref> | ||
Pada prinsipnya, [[1-heksena]] dapat dikonversi menjadi 1-heksanol dengan cara [[hidroborasi]] ([[diboran]] dalam [[tetrahidrofuran]] diikuti dengan perlakuan menggunakan [[hidrogen peroksida]] dan [[natrium hidroksida]]): | Pada prinsipnya, [[1-heksena]] dapat dikonversi menjadi 1-heksanol dengan cara [[hidroborasi]] ([[diboran]] dalam [[tetrahidrofuran]] diikuti dengan perlakuan menggunakan [[hidrogen peroksida]] dan [[natrium hidroksida]]): | ||
| Baris 19: | Baris 19: | ||
== Lihat juga == | == Lihat juga == | ||
''cis''-3-Heksanal, [[biomolekul]] karbon organik yang mudah menguap lainnya, juga dianggap sebagai penghasil bau rumput yang baru dipotong | ''cis''-3-Heksanal, [[biomolekul]] karbon organik yang mudah menguap lainnya, juga dianggap sebagai penghasil bau rumput yang baru dipotong | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* | * | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=1-Heksanol&oldid=26128003 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26128003 (2024-08-04T07:09:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=1-Heksanol&oldid=26128003 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26128003 (2024-08-04T07:09:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 30 Agustus 2026 04.06
1-Heksanol adalah alkohol organik dengan enam rantai karbon berikatan jenuh dengan rumus kimia CH3(CH2)5OH. Cairan tak berwarna ini sedikit larut dalam air, tetapi dapat campur dengan dietil eter dan etanol. Terdapat dua isomer lain selain 1-hexanol, yaitu 2-heksanol dan 3-heksanol, yang dibedakan berdasarkan perbedaan lokasi gugus hidroksilnya. Banyak isomer alkohol dengan rumus kimia C6H13OH. Senyawa ini digunakan dalam industri parfum.
Persiapan
Heksanol diproduksi dalam skala industri dengan cara oligomerisasi etilena menggunakan trietilaluminium, diikuti dengan oksidasi produk-produk alkilaluminium yang terbentuk.[1] Sintesis yang disederhanakan adalah:
- Al(C2H5)3 + 6C2H4 → Al(C6H13)3
- Al(C6H13)3 + 1½O2 + 3H2O → 3HOC6H13 + Al(OH)3
Proses ini menghasilkan sejumlah oligomer yang dapat dipisahkan dengan cara distilasi.
Metode alternatif
Metode preparasi lain adalah hidroformulasi 1-pentena diikuti dengan hidrogenasi aldehida yang terbentuk. Metode ini dipraktikkan dalam industri untuk menghasilkan campuran isomer alkohol C6 yang merupakan prekursor zat pemlastis (:plasticizer).[2]
Pada prinsipnya, 1-heksena dapat dikonversi menjadi 1-heksanol dengan cara hidroborasi (diboran dalam tetrahidrofuran diikuti dengan perlakuan menggunakan hidrogen peroksida dan natrium hidroksida):
Metode ini edukatif dan berguna dalam sintesis di laboratorium tetapi tidak praktis karena secara komersial 1-heksanol yang murah berasal dari etilena.
Keberadaan di alam
1-Heksanol dipercaya merupakan komponen yang menghasilkan bau seperti rumput yang baru dipotong. Feromon yang dikeluarkan kelenjar Koschevnikov lebah madu mengandung 1-heksanol.
Lihat juga
cis-3-Heksanal, biomolekul karbon organik yang mudah menguap lainnya, juga dianggap sebagai penghasil bau rumput yang baru dipotong
Pranala luar
Referensi
- ↑ Falbe, Jürgen; Bahrmann, Helmut; Lipps, Wolfgang; Mayer, Dieter (2005), "Alcohols, Aliphatic", Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry, Weinheim: Wiley-VCH, doi:10.1002/14356007.a01_279 .
- ↑ Falbe, Jürgen; Bahrmann, Helmut; Lipps, Wolfgang; Mayer, Dieter (2005), "Alcohols, Aliphatic", Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry, Weinheim: Wiley-VCH, doi:10.1002/14356007.a01_279 .
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26128003 (2024-08-04T07:09:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.