Lompat ke isi

Pentaamina(dinitrogen)rutenium(II) klorida: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26994809; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Pentaamina(dinitrogen)rutenium(II)''' klorida adalah suatu [[senyawa anorganik]] dengan rumus [Ru(NH<sub>3</sub>)<sub>5</sub>(N<sub>2</sub>)]Cl<sub>2</sub>. Ia berupa padatan hampir putih, tetapi larutannya berwarna kuning. Kompleks kationnya memiliki makna historis sebagai senyawa pertama dengan N terikat pada pusat logam. [Ru(NH<sub>3</sub>)<sub>5</sub>(N<sub>2</sub>)]<sup>2+</sup> mengadopsi struktur oktahedral dengan simeteri C<sub>4v</sub>.
[[File:RuA5N2.png|thumb|right|280px|RuA5N2]]
 
'''Pentaamina(dinitrogen)rutenium(II)''' klorida adalah suatu [[senyawa anorganik]] dengan rumus [Ru(NH<sub>3</sub>)<sub>5</sub>(N<sub>2</sub>)]Cl<sub>2</sub>. Ia berupa padatan hampir putih, tetapi larutannya berwarna kuning. Kompleks kationnya memiliki makna historis sebagai senyawa pertama dengan N terikat pada pusat logam.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pentaamina%28dinitrogen%29rutenium%28II%29+klorida&oldid=26994809 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref><ref>Senoff, C.V. (1990) "The discovery of [Ru(NH 3 )5NN 2 ] 2+ : A case of serendipity and the scientific method" ''Journal of Chemical Education'', volume 67: 368.</ref> [Ru(NH<sub>3</sub>)<sub>5</sub>(N<sub>2</sub>)]<sup>2+</sup> mengadopsi struktur oktahedral dengan simeteri C<sub>4v</sub>.<ref>Fergusson, J. E.; Love, J. L.; Robinson, W. T. (1972) "The Crystal and Molecular Structure of Dinitrogenpentaammineosmium(II) Chloride, [Os(NH 3 ) 5 N 2 ]Cl 2 , and Related Ruthenium Complexes" ''Inorg. Chem.'', 11, pp. 1662–1666.</ref>


== Preparasi dan sifat ==
== Preparasi dan sifat ==
Pentaamine(nitrogen)ruthenium(II) klorida disintesis dalam larutan air dari pentaaminaklororuthenium(III) klorida, [[natrium azida]], dan [[asam metanasulfonat]]:
Pentaamine(nitrogen)ruthenium(II) klorida disintesis dalam larutan air dari pentaaminaklororuthenium(III) klorida, [[natrium azida]], dan [[asam metanasulfonat]]:<ref>Allen, A. D., Bottomley, F., Harris, R. O., Reinsalu, V. P., Senoff, C. V. "Pentaammine(Nitrogen)Ruthenium(II) Salts and Other Ammines of Ruthenium" ''Inorganic Syntheses'', 2007, volume 12, pp. 2-8.</ref>
:[Ru(NH<sub>3</sub>)<sub>5</sub>Cl]Cl<sub>2</sub> + NaN<sub>3</sub> → [Ru(NH<sub>3</sub>)<sub>5</sub>N<sub>2</sub>]Cl<sub>2</sub> + ...
:[Ru(NH<sub>3</sub>)<sub>5</sub>Cl]Cl<sub>2</sub> + NaN<sub>3</sub> → [Ru(NH<sub>3</sub>)<sub>5</sub>N<sub>2</sub>]Cl<sub>2</sub> + ...
Jika digunakan secara ''in situ'', kation dapat dibuat dengan mudah dari ruthenium(III) klorida dan [[Hidrazina|hidrazin]] hidrat:
Jika digunakan secara ''in situ'', kation dapat dibuat dengan mudah dari ruthenium(III) klorida dan [[Hidrazina|hidrazin]] hidrat:<ref>Allen, A. D., Bottomley, F., Harris, R. O., Reinsalu, V. P., Senoff, C. V. "Pentaammine(Nitrogen)Ruthenium(II) Salts and Other Ammines of Ruthenium" ''Inorganic Syntheses'', 2007, volume 12, pp. 2-8.</ref>
:RuCl<sub>3</sub> + 4 N<sub>2</sub>H<sub>4</sub> → [Ru(NH<sub>3</sub>)<sub>5</sub>N<sub>2</sub>]<sup>2+</sup> + ...
:RuCl<sub>3</sub> + 4 N<sub>2</sub>H<sub>4</sub> → [Ru(NH<sub>3</sub>)<sub>5</sub>N<sub>2</sub>]<sup>2+</sup> + ...


Kompleks N<sub>2</sub> ini stabil dalam larutan akuatik dan memiliki tingkat pertukaran ligan yang relatif rendah dengan air. Sebagai kompleks d<sup>6</sup>, ikatan Ru-N distabilkan oleh [[ikatan balik Pi]], penyumbangan elektron-d dari logam ke orbital π* N<sub>2</sub>. Dikenal juga [[kompleks logam amina]] terkaitnya [Os(NH<sub>3</sub>)<sub>5</sub>(N<sub>2</sub>)]<sup>2+</sup>.
Kompleks N<sub>2</sub> ini stabil dalam larutan akuatik dan memiliki tingkat pertukaran ligan yang relatif rendah dengan air. Sebagai kompleks d<sup>6</sup>, ikatan Ru-N distabilkan oleh [[ikatan balik Pi]], penyumbangan elektron-d dari logam ke orbital π* N<sub>2</sub>.<ref>Taube, H. "Chemistry of Ruthenium(II) and Osmium(II) Ammines" ''Pure and Applied Chemistry'', 1979, volume 51, p. 901–12.</ref> Dikenal juga [[kompleks logam amina]] terkaitnya [Os(NH<sub>3</sub>)<sub>5</sub>(N<sub>2</sub>)]<sup>2+</sup>.


== Reaksi ==
== Reaksi ==
Ligan dinitrogen tidak tereduksi menjadi larutan [[natrium borohidrida]]. Hampir seluruh reaksi senyawa ini yang diketahui adalah reaksi pemindahan. Pentaamina([[halogen]])ruthenium(II) halida dapat disintesis melalui perlakuan [Ru(NH<sub>3</sub>)<sub>5</sub>N<sub>2</sub>]<sup>2+</sup> dengan sumber halida:
Ligan dinitrogen tidak tereduksi menjadi larutan [[natrium borohidrida]].<ref>J. Chatt, R. L. Richards, J. F. Fergusson and J. L. Love, "The reduction of nitrogen complexes" ''Chem. Commun.'' 1968, 1522.</ref> Hampir seluruh reaksi senyawa ini yang diketahui adalah reaksi pemindahan. Pentaamina([[halogen]])ruthenium(II) halida dapat disintesis melalui perlakuan [Ru(NH<sub>3</sub>)<sub>5</sub>N<sub>2</sub>]<sup>2+</sup> dengan sumber halida:<ref>Allen, A. D., Bottomley, F., Harris, R. O., Reinsalu, V. P., Senoff, C. V. "Pentaammine(Nitrogen)Ruthenium(II) Salts and Other Ammines of Ruthenium" ''Inorganic Syntheses'', 2007, volume 12, pp. 2-8.</ref>
:[Ru(NH<sub>3</sub>)<sub>5</sub>N<sub>2</sub>]<sup>2+</sup> + X<sup>−</sup> → [Ru(NH<sub>3</sub>)<sub>5</sub>X]<sup>+</sup> + N<sub>2</sub>
:[Ru(NH<sub>3</sub>)<sub>5</sub>N<sub>2</sub>]<sup>2+</sup> + X<sup>−</sup> → [Ru(NH<sub>3</sub>)<sub>5</sub>X]<sup>+</sup> + N<sub>2</sub>


[Ru(NH<sub>3</sub>)<sub>5</sub>N<sub>2</sub>]<sup>2+</sup> membentuk [[Kompleks dinitrogen logam transisi|kompleks dinitrogen]] simetris berjembatan simetris [(NH<sub>3</sub>)<sub>5</sub>Ru-NN-Ru(NH<sub>3</sub>)<sub>5</sub>]<sup>4+</sup>.
[Ru(NH<sub>3</sub>)<sub>5</sub>N<sub>2</sub>]<sup>2+</sup> membentuk [[Kompleks dinitrogen logam transisi|kompleks dinitrogen]] simetris berjembatan simetris [(NH<sub>3</sub>)<sub>5</sub>Ru-NN-Ru(NH<sub>3</sub>)<sub>5</sub>]<sup>4+</sup>.<ref>D. F. Harrison, F. Weissberger and H. Taube, ''Science'', 1968, volume 159, 320.</ref><ref>Chatt, J. "Molecular Nitrogen as a Ligand" ''Pure Appl. Chem.'', 1970, volume 24, pp. 425–442.</ref>


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pentaamina%28dinitrogen%29rutenium%28II%29+klorida&oldid=26994809 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26994809 (2025-03-04T23:30:50Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pentaamina%28dinitrogen%29rutenium%28II%29+klorida&oldid=26994809 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26994809 (2025-03-04T23:30:50Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 30 Agustus 2026 04.10

RuA5N2

Pentaamina(dinitrogen)rutenium(II) klorida adalah suatu senyawa anorganik dengan rumus [Ru(NH3)5(N2)]Cl2. Ia berupa padatan hampir putih, tetapi larutannya berwarna kuning. Kompleks kationnya memiliki makna historis sebagai senyawa pertama dengan N terikat pada pusat logam.[1][2] [Ru(NH3)5(N2)]2+ mengadopsi struktur oktahedral dengan simeteri C4v.[3]

Preparasi dan sifat

Pentaamine(nitrogen)ruthenium(II) klorida disintesis dalam larutan air dari pentaaminaklororuthenium(III) klorida, natrium azida, dan asam metanasulfonat:[4]

[Ru(NH3)5Cl]Cl2 + NaN3 → [Ru(NH3)5N2]Cl2 + ...

Jika digunakan secara in situ, kation dapat dibuat dengan mudah dari ruthenium(III) klorida dan hidrazin hidrat:[5]

RuCl3 + 4 N2H4 → [Ru(NH3)5N2]2+ + ...

Kompleks N2 ini stabil dalam larutan akuatik dan memiliki tingkat pertukaran ligan yang relatif rendah dengan air. Sebagai kompleks d6, ikatan Ru-N distabilkan oleh ikatan balik Pi, penyumbangan elektron-d dari logam ke orbital π* N2.[6] Dikenal juga kompleks logam amina terkaitnya [Os(NH3)5(N2)]2+.

Reaksi

Ligan dinitrogen tidak tereduksi menjadi larutan natrium borohidrida.[7] Hampir seluruh reaksi senyawa ini yang diketahui adalah reaksi pemindahan. Pentaamina(halogen)ruthenium(II) halida dapat disintesis melalui perlakuan [Ru(NH3)5N2]2+ dengan sumber halida:[8]

[Ru(NH3)5N2]2+ + X → [Ru(NH3)5X]+ + N2

[Ru(NH3)5N2]2+ membentuk kompleks dinitrogen simetris berjembatan simetris [(NH3)5Ru-NN-Ru(NH3)5]4+.[9][10]

Referensi

  1. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  2. Senoff, C.V. (1990) "The discovery of [Ru(NH 3 )5NN 2 ] 2+ : A case of serendipity and the scientific method" Journal of Chemical Education, volume 67: 368.
  3. Fergusson, J. E.; Love, J. L.; Robinson, W. T. (1972) "The Crystal and Molecular Structure of Dinitrogenpentaammineosmium(II) Chloride, [Os(NH 3 ) 5 N 2 ]Cl 2 , and Related Ruthenium Complexes" Inorg. Chem., 11, pp. 1662–1666.
  4. Allen, A. D., Bottomley, F., Harris, R. O., Reinsalu, V. P., Senoff, C. V. "Pentaammine(Nitrogen)Ruthenium(II) Salts and Other Ammines of Ruthenium" Inorganic Syntheses, 2007, volume 12, pp. 2-8.
  5. Allen, A. D., Bottomley, F., Harris, R. O., Reinsalu, V. P., Senoff, C. V. "Pentaammine(Nitrogen)Ruthenium(II) Salts and Other Ammines of Ruthenium" Inorganic Syntheses, 2007, volume 12, pp. 2-8.
  6. Taube, H. "Chemistry of Ruthenium(II) and Osmium(II) Ammines" Pure and Applied Chemistry, 1979, volume 51, p. 901–12.
  7. J. Chatt, R. L. Richards, J. F. Fergusson and J. L. Love, "The reduction of nitrogen complexes" Chem. Commun. 1968, 1522.
  8. Allen, A. D., Bottomley, F., Harris, R. O., Reinsalu, V. P., Senoff, C. V. "Pentaammine(Nitrogen)Ruthenium(II) Salts and Other Ammines of Ruthenium" Inorganic Syntheses, 2007, volume 12, pp. 2-8.
  9. D. F. Harrison, F. Weissberger and H. Taube, Science, 1968, volume 159, 320.
  10. Chatt, J. "Molecular Nitrogen as a Ligand" Pure Appl. Chem., 1970, volume 24, pp. 425–442.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26994809 (2025-03-04T23:30:50Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.