Lompat ke isi

Diagram vokal: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28712767; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''diagram vokal''' atau '''carta vokal''' adalah penyusunan sistematik dari [[vokal]]. Tergantung dari bahasa yang diskusikan, bentuk dari diagram kni dapat berbentuk segitiga maupun quadrilateral. Posisi vertikal menunjukan [[ketinggian vokal|tutup tidaknya]] vokal, dengan [[Vokal tertutup]] di bagian atas diagram. Posisi Horizontal menunjukan [[kebelakangan vokal]], dengan [[vokal depan]] berada di depan diagram. Tak seperti [[konsonan]], vokal itu memiliki ciri khas utama  yaitu tidak adanya perbedaan [[suara|penyuaraan]], [[cara artikulasi]], ataupun [[tempat artikulasi]]. Vokal dibedakan menurut posisi [[lidah]] saat disuarakan. Lidah bergerak secara vertikal dan horizontal di dalam rongga mulut.
[[File:California_English_vowel_chart.svg|thumb|right|280px|California English vowel chart]]
 
'''diagram vokal''' atau '''carta vokal''' adalah penyusunan sistematik dari [[vokal]]. Tergantung dari bahasa yang diskusikan, bentuk dari diagram kni dapat berbentuk segitiga maupun quadrilateral. Posisi vertikal menunjukan [[ketinggian vokal|tutup tidaknya]] vokal, dengan [[Vokal tertutup]] di bagian atas diagram. Posisi Horizontal menunjukan [[kebelakangan vokal]], dengan [[vokal depan]] berada di depan diagram.<ref>Paul Skandera and Peter Burleigh. ''A Manual of English Phonetics and Phonology''. Gunter Narr Verlag. 2005. hlm. 33–34. ISBN 3823361252.</ref> Tak seperti [[konsonan]], vokal itu memiliki ciri khas utama  yaitu tidak adanya perbedaan [[suara|penyuaraan]], [[cara artikulasi]], ataupun [[tempat artikulasi]]. Vokal dibedakan menurut posisi [[lidah]] saat disuarakan. Lidah bergerak secara vertikal dan horizontal di dalam rongga mulut.<ref>Mary Lou Cancio. [https://archive.org/details/functionalphonet0000canc Functional Phonetics Workbook]. Plural Publishing. 2007.</ref>


Dalam diagram vokal, penentuan titik vokal ditentukan dengan menentukan posisi lidah. Titik tertinggi dari lidah dianggap sebagai artikulator vokal.
Dalam diagram vokal, penentuan titik vokal ditentukan dengan menentukan posisi lidah. Titik tertinggi dari lidah dianggap sebagai artikulator vokal.
Baris 9: Baris 11:
* [[Vokal setengah terbuka]]
* [[Vokal setengah terbuka]]
* [[Vokal hampir terbuka]]
* [[Vokal hampir terbuka]]
* [[Vokal terbuka]]
* [[Vokal terbuka]]  
Sedangkan dimensi horizontal dari diagram vokal dikenal sebagai [[kebelakangan vokal]] yang menentukan posisi depan-belakang dari lidah, bagian ini terdiri dari :
Sedangkan dimensi horizontal dari diagram vokal dikenal sebagai [[kebelakangan vokal]] yang menentukan posisi depan-belakang dari lidah, bagian ini terdiri dari :
* [[Vokal depan]]
* [[Vokal depan]]
Baris 19: Baris 21:


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Diagram+vokal&oldid=28712767 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28712767 (2025-12-18T02:27:13Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Diagram+vokal&oldid=28712767 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28712767 (2025-12-18T02:27:13Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 23 Agustus 2026 18.04

California English vowel chart

diagram vokal atau carta vokal adalah penyusunan sistematik dari vokal. Tergantung dari bahasa yang diskusikan, bentuk dari diagram kni dapat berbentuk segitiga maupun quadrilateral. Posisi vertikal menunjukan tutup tidaknya vokal, dengan Vokal tertutup di bagian atas diagram. Posisi Horizontal menunjukan kebelakangan vokal, dengan vokal depan berada di depan diagram.[1] Tak seperti konsonan, vokal itu memiliki ciri khas utama yaitu tidak adanya perbedaan penyuaraan, cara artikulasi, ataupun tempat artikulasi. Vokal dibedakan menurut posisi lidah saat disuarakan. Lidah bergerak secara vertikal dan horizontal di dalam rongga mulut.[2]

Dalam diagram vokal, penentuan titik vokal ditentukan dengan menentukan posisi lidah. Titik tertinggi dari lidah dianggap sebagai artikulator vokal. Dimensi vertikal dari diagram vokal dikenal sebagai ketinggian vokal, yang terdiri dari :

Sedangkan dimensi horizontal dari diagram vokal dikenal sebagai kebelakangan vokal yang menentukan posisi depan-belakang dari lidah, bagian ini terdiri dari :

Pepet (schwa) atau Vokal tengah madya merupakan titik tengah dari diagram dan sering dianggap sebagai vokal netral. Di sini kita dapat melihat keadaan netral dari kombinasi artikulasi vokal yang membentuk "pipa" saluran udara dalam rongga mulut yang hampir sempurna. Untuk vokal lainnya terdapat perbedaan dalam kebelakangan maupun kettingian dari vokal, entah atas/bawah atau depan/belakang. Dimensi selanjutnya adalah sela-sela dari vokal terbuka/tengah/tertutup dan depan/madya/belakang yang disebut dengan lax atau tense, kita dapat membedakan vokal vokal di antara artikulator utama. Dengan kata lain, semua vokal kecuali pepet.

Referensi

  1. Paul Skandera and Peter Burleigh. A Manual of English Phonetics and Phonology. Gunter Narr Verlag. 2005. hlm. 33–34. ISBN 3823361252.
  2. Mary Lou Cancio. Functional Phonetics Workbook. Plural Publishing. 2007.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28712767 (2025-12-18T02:27:13Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.