Lompat ke isi

Kepercayaan (ilmu sosial): Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27833791; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Kepercayaan''' adalah keyakinan bahwa orang lain akan melakukan apa yang diharapkan. Kepercayaan membawa kesediaan bagi satu pihak ('''pemberi kepercayaan''') untuk menjadi rentan terhadap pihak lain ('''wali amanat'''), dengan anggapan bahwa wali amanat akan bertindak dengan cara yang menguntungkan pemberi kepercayaan. Selain itu, pemberi kepercayaan tidak memiliki kendali atas tindakan wali amanat. Para ahli membedakan antara '''kepercayaan umum''' (juga dikenal sebagai '''kepercayaan sosial'''), yang merupakan perluasan kepercayaan ke lingkaran orang lain yang relatif besar yang tidak dikenal, dan '''kepercayaan khusus''', yang bergantung pada situasi tertentu atau hubungan tertentu.
[[File:Country-level_estimates_of_trust,_OWID.svg|thumb|right|280px|Estimasi tingkat kepercayaan di tingkat negara]]


Karena pemberi amanah [[Ketidakpastian|tidak yakin]] akan hasil tindakan wali amanah, pemberi amanah hanya dapat mengembangkan dan mengevaluasi ekspektasi. Ekspektasi tersebut dibentuk dengan mempertimbangkan [[motivasi]] wali amanah, bergantung pada karakteristik, situasi, dan interaksi mereka. Ketidakpastian tersebut berasal dari risiko kegagalan atau kerugian bagi pemberi amanah jika wali amanat tidak berperilaku seperti yang diinginkan.
'''Kepercayaan''' adalah keyakinan bahwa orang lain akan melakukan apa yang diharapkan. Kepercayaan membawa kesediaan bagi satu pihak ('''pemberi kepercayaan''') untuk menjadi rentan terhadap pihak lain ('''wali amanat'''), dengan anggapan bahwa wali amanat akan bertindak dengan cara yang menguntungkan pemberi kepercayaan.<ref>Oliver Schilke. [https://www.annualreviews.org/doi/10.1146/annurev-soc-082120-082850 Trust in Social Relations]. ''Annual Review of Sociology''. 2021. Vol. 47 (1). hlm. 239–259. doi:10.1146/annurev-soc-082120-082850.</ref><ref>R.C. Mayer. ''An integrative model of organizational trust''. ''Academy of Management Review''. 1995. Vol. 20 (3). hlm. 709–734. doi:10.5465/amr.1995.9508080335.</ref><ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kepercayaan+%28ilmu+sosial%29&oldid=27833791 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> Selain itu, pemberi kepercayaan tidak memiliki kendali atas tindakan wali amanat.<ref>Oliver Schilke. [https://www.annualreviews.org/doi/10.1146/annurev-soc-082120-082850 Trust in Social Relations]. ''Annual Review of Sociology''. 2021. Vol. 47 (1). hlm. 239–259. doi:10.1146/annurev-soc-082120-082850.</ref> Para ahli membedakan antara '''kepercayaan umum''' (juga dikenal sebagai '''kepercayaan sosial'''), yang merupakan perluasan kepercayaan ke lingkaran orang lain yang relatif besar yang tidak dikenal, dan '''kepercayaan khusus''', yang bergantung pada situasi tertentu atau hubungan tertentu.<ref>Oliver Schilke. [https://www.annualreviews.org/doi/10.1146/annurev-soc-082120-082850 Trust in Social Relations]. ''Annual Review of Sociology''. 2021. Vol. 47 (1). hlm. 239–259. doi:10.1146/annurev-soc-082120-082850.</ref>


Dalam [[ilmu sosial]], seluk-beluk kepercayaan merupakan subjek penelitian yang berkelanjutan. Dalam [[sosiologi]] dan [[psikologi]], tingkat kepercayaan suatu pihak terhadap pihak lain merupakan ukuran keyakinan terhadap kejujuran, keadilan, atau kebaikan hati pihak lain. Istilah "kepercayaan" lebih tepat untuk keyakinan terhadap [[Keterampilan|kompetensi]] pihak lain. Kegagalan dalam memberikan kepercayaan bisa lebih mudah [[Forgive|dimaafkan]] jika hal tersebut diartikan sebagai kegagalan kompetensi daripada kurangnya kebajikan atau kejujuran. Dalam [[ilmu ekonomi]], kepercayaan sering dikonseptualisasikan sebagai keandalan dalam transaksi. Dalam semua kasus, kepercayaan adalah aturan pengambilan keputusan [[Heuristika|heuristik]], yang memungkinkan seseorang untuk menangani kompleksitas yang membutuhkan upaya yang tidak realistis dalam penalaran rasional <sup class="noprint Inline-Template" style="white-space:nowrap;">''[[wikipedia:Kutip sumber tulisan|4]]'' &#x5D;</sup>
Karena pemberi amanah [[Ketidakpastian|tidak yakin]] akan hasil tindakan wali amanah, pemberi amanah hanya dapat mengembangkan dan mengevaluasi ekspektasi. Ekspektasi tersebut dibentuk dengan mempertimbangkan [[motivasi]] wali amanah, bergantung pada karakteristik, situasi, dan interaksi mereka.<ref>Russell Hardin. [https://archive.org/details/trusttrustworthi0000hard Trust and Trustworthiness]. Russell Sage Foundation. 2002-03-21. ISBN 978-1-61044-271-8.</ref> Ketidakpastian tersebut berasal dari risiko kegagalan atau kerugian bagi pemberi amanah jika wali amanat tidak berperilaku seperti yang diinginkan.
 
Dalam [[ilmu sosial]], seluk-beluk kepercayaan merupakan subjek penelitian yang berkelanjutan. Dalam [[sosiologi]] dan [[psikologi]], tingkat kepercayaan suatu pihak terhadap pihak lain merupakan ukuran keyakinan terhadap kejujuran, keadilan, atau kebaikan hati pihak lain. Istilah "kepercayaan" lebih tepat untuk keyakinan terhadap [[Keterampilan|kompetensi]] pihak lain.<ref>Michael P. Leiter. [https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2213058614200052 Attachment styles at work: Measurement, collegial relationships, and burnout]. ''Burnout Research''. 2015-03-01. Vol. 2 (1). hlm. 25–35. doi:10.1016/j.burn.2015.02.003.</ref><ref>John Cook. [https://bpspsychub.onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/j.2044-8325.1980.tb00005.x New work attitude measures of trust, organizational commitment and personal need non-fulfilment]. ''Journal of Occupational Psychology''. 1980-03-01. Vol. 53 (1). hlm. 39–52. doi:10.1111/j.2044-8325.1980.tb00005.x.</ref> Kegagalan dalam memberikan kepercayaan bisa lebih mudah [[Forgive|dimaafkan]] jika hal tersebut diartikan sebagai kegagalan kompetensi daripada kurangnya kebajikan atau kejujuran.<ref>B. Nooteboom. [https://archive.org/details/trustformsfounda0000noot Trust: Forms, Foundations, Functions, Failures and Figures]. Edward Elgar Publishing. 2017. ISBN 9781781950883.</ref> Dalam [[ilmu ekonomi]], kepercayaan sering dikonseptualisasikan sebagai keandalan dalam transaksi. Dalam semua kasus, kepercayaan adalah aturan pengambilan keputusan [[Heuristika|heuristik]], yang memungkinkan seseorang untuk menangani kompleksitas yang membutuhkan upaya yang tidak realistis dalam penalaran rasional <ref>Roy Lewicki. [https://www.researchgate.net/publication/309107248 Trust as a heuristic]. ''Framing Matters: Perspectives on Negotiation Research and Practice in Communication''. Peter Lang Publishing. 2011.</ref> <sup class="noprint Inline-Template" style="white-space:nowrap;">''[[wikipedia:Kutip sumber tulisan|4]]'' &#x5D;</sup>


== Lainnya ==
== Lainnya ==
Kepercayaan dalam politik adalah kemanjuran politik.
Kepercayaan dalam politik adalah kemanjuran politik.<ref>Mary R. Anderson. [https://doi.org/10.1111/j.1467-9221.2009.00734.x Community Psychology, Political Efficacy, and Trust]. ''Political Psychology''. 2010. Vol. 31. hlm. 59–84. doi:10.1111/j.1467-9221.2009.00734.x.</ref>


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kepercayaan+%28ilmu+sosial%29&oldid=27833791 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27833791 (2025-09-17T08:20:50Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kepercayaan+%28ilmu+sosial%29&oldid=27833791 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27833791 (2025-09-17T08:20:50Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 23 Agustus 2026 23.05

Estimasi tingkat kepercayaan di tingkat negara

Kepercayaan adalah keyakinan bahwa orang lain akan melakukan apa yang diharapkan. Kepercayaan membawa kesediaan bagi satu pihak (pemberi kepercayaan) untuk menjadi rentan terhadap pihak lain (wali amanat), dengan anggapan bahwa wali amanat akan bertindak dengan cara yang menguntungkan pemberi kepercayaan.[1][2][3] Selain itu, pemberi kepercayaan tidak memiliki kendali atas tindakan wali amanat.[4] Para ahli membedakan antara kepercayaan umum (juga dikenal sebagai kepercayaan sosial), yang merupakan perluasan kepercayaan ke lingkaran orang lain yang relatif besar yang tidak dikenal, dan kepercayaan khusus, yang bergantung pada situasi tertentu atau hubungan tertentu.[5]

Karena pemberi amanah tidak yakin akan hasil tindakan wali amanah, pemberi amanah hanya dapat mengembangkan dan mengevaluasi ekspektasi. Ekspektasi tersebut dibentuk dengan mempertimbangkan motivasi wali amanah, bergantung pada karakteristik, situasi, dan interaksi mereka.[6] Ketidakpastian tersebut berasal dari risiko kegagalan atau kerugian bagi pemberi amanah jika wali amanat tidak berperilaku seperti yang diinginkan.

Dalam ilmu sosial, seluk-beluk kepercayaan merupakan subjek penelitian yang berkelanjutan. Dalam sosiologi dan psikologi, tingkat kepercayaan suatu pihak terhadap pihak lain merupakan ukuran keyakinan terhadap kejujuran, keadilan, atau kebaikan hati pihak lain. Istilah "kepercayaan" lebih tepat untuk keyakinan terhadap kompetensi pihak lain.[7][8] Kegagalan dalam memberikan kepercayaan bisa lebih mudah dimaafkan jika hal tersebut diartikan sebagai kegagalan kompetensi daripada kurangnya kebajikan atau kejujuran.[9] Dalam ilmu ekonomi, kepercayaan sering dikonseptualisasikan sebagai keandalan dalam transaksi. Dalam semua kasus, kepercayaan adalah aturan pengambilan keputusan heuristik, yang memungkinkan seseorang untuk menangani kompleksitas yang membutuhkan upaya yang tidak realistis dalam penalaran rasional [10] 4 ]

Lainnya

Kepercayaan dalam politik adalah kemanjuran politik.[11]

Lihat pula

Referensi

  1. Oliver Schilke. Trust in Social Relations. Annual Review of Sociology. 2021. Vol. 47 (1). hlm. 239–259. doi:10.1146/annurev-soc-082120-082850.
  2. R.C. Mayer. An integrative model of organizational trust. Academy of Management Review. 1995. Vol. 20 (3). hlm. 709–734. doi:10.5465/amr.1995.9508080335.
  3. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  4. Oliver Schilke. Trust in Social Relations. Annual Review of Sociology. 2021. Vol. 47 (1). hlm. 239–259. doi:10.1146/annurev-soc-082120-082850.
  5. Oliver Schilke. Trust in Social Relations. Annual Review of Sociology. 2021. Vol. 47 (1). hlm. 239–259. doi:10.1146/annurev-soc-082120-082850.
  6. Russell Hardin. Trust and Trustworthiness. Russell Sage Foundation. 2002-03-21. ISBN 978-1-61044-271-8.
  7. Michael P. Leiter. Attachment styles at work: Measurement, collegial relationships, and burnout. Burnout Research. 2015-03-01. Vol. 2 (1). hlm. 25–35. doi:10.1016/j.burn.2015.02.003.
  8. John Cook. New work attitude measures of trust, organizational commitment and personal need non-fulfilment. Journal of Occupational Psychology. 1980-03-01. Vol. 53 (1). hlm. 39–52. doi:10.1111/j.2044-8325.1980.tb00005.x.
  9. B. Nooteboom. Trust: Forms, Foundations, Functions, Failures and Figures. Edward Elgar Publishing. 2017. ISBN 9781781950883.
  10. Roy Lewicki. Trust as a heuristic. Framing Matters: Perspectives on Negotiation Research and Practice in Communication. Peter Lang Publishing. 2011.
  11. Mary R. Anderson. Community Psychology, Political Efficacy, and Trust. Political Psychology. 2010. Vol. 31. hlm. 59–84. doi:10.1111/j.1467-9221.2009.00734.x.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27833791 (2025-09-17T08:20:50Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.