Lompat ke isi

Pelat nomor: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29223865; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:Latest_motor_vehicle_number_plate_designs_in_Indonesia.jpg|thumb|right|280px|Latest motor vehicle number plate designs in Indonesia]]
'''Pelat nomor''' adalah salah satu jenis identifikasi [[kendaraan bermotor]]. Pelat nomor juga disebut '''pelat registrasi kendaraan''', atau di Amerika Serikat dikenal sebagai '''pelat izin''' (''license plate''). Bentuknya berupa potongan pelat logam atau plastik yang dipasang pada [[kendaraan bermotor]] sebagai identifikasi resmi. Biasanya pelat nomor jumlahnya sepasang, untuk dipasang di depan dan belakang kendaraan. Namun ada jurisdiksi tertentu atau jenis kendaraan tertentu yang hanya membutuhkan satu pelat nomor, biasanya untuk dipasang di bagian belakang.
'''Pelat nomor''' adalah salah satu jenis identifikasi [[kendaraan bermotor]]. Pelat nomor juga disebut '''pelat registrasi kendaraan''', atau di Amerika Serikat dikenal sebagai '''pelat izin''' (''license plate''). Bentuknya berupa potongan pelat logam atau plastik yang dipasang pada [[kendaraan bermotor]] sebagai identifikasi resmi. Biasanya pelat nomor jumlahnya sepasang, untuk dipasang di depan dan belakang kendaraan. Namun ada jurisdiksi tertentu atau jenis kendaraan tertentu yang hanya membutuhkan satu pelat nomor, biasanya untuk dipasang di bagian belakang.


Baris 22: Baris 24:


== Daftar kode pelat nomor di Indonesia ==
== Daftar kode pelat nomor di Indonesia ==
=== Sumatra ===
=== Sumatra ===
 
{|class="wikitable unsortable"
!'''Kode pelat nomor kendaraan'''
!'''Wilayah'''
|-
|BA
|[[Sumatera Barat]]
|-
|BB
|[[Sumatera Utara]] bagian [[Keresidenan Tapanuli|barat]]
|-
|BD
|[[Bengkulu]]
|-
|BE
|[[Lampung]]
|-
|BG
|[[Sumatera Selatan]]
|-
|BH
|[[Jambi]]
|-
|BK
|[[Sumatera Utara]] bagian [[Keresidenan Sumatera Timur|timur]]
|-
|BL
|[[Aceh]]
|-
|BM
|[[Riau]]
|-
|BN
|[[Kepulauan Bangka Belitung]]
|-
|BP
|[[Kepulauan Riau]]
|}
=== Jawa ===
=== Jawa ===
 
{|class="wikitable unsortable"
!'''Kode pelat nomor kendaraan'''
!'''Wilayah'''
|-
|A
|[[Keresidenan Banten]]
|-
|B
|[[Keresidenan Jakarta]]
|-
|D
|[[Keresidenan Priangan]]
|-
|E
|[[Keresidenan Cirebon]]
|-
|F
|[[Keresidenan Bogor]]
|-
|G
|[[Keresidenan Pekalongan]]
|-
|H
|[[Keresidenan Semarang]]
|-
|K
|[[Keresidenan Pati]]
|-
|L
|[[Kota Surabaya]]
|-
|M
|[[Keresidenan Madura]]
|-
|N
|[[Keresidenan Malang]]
|-
|P
|[[Keresidenan Besuki]]
|-
|R
|[[Keresidenan Banyumas]]
|-
|S
|[[Keresidenan Bojonegoro]]
|-
|T
|[[Keresidenan Karawang]]
|-
|W
|[[Keresidenan Surabaya]]
|-
|Z
|[[Keresidenan Priangan]]
|-
|AA
|[[Keresidenan Kedu]]
|-
|AB
|[[Daerah Istimewa Yogyakarta]]
|-
|AD
|[[Keresidenan Surakarta]]
|-
|AE
|[[Keresidenan Madiun]]
|-
|AG
|[[Keresidenan Kediri]]
|}
=== Kalimantan ===
=== Kalimantan ===
 
{|class="wikitable unsortable"
!'''Kode pelat nomor kendaraan'''
!'''Wilayah'''
|-
|DA
|[[Kalimantan Selatan]]
|-
|KB
|[[Kalimantan Barat]]
|-
|KH
|[[Kalimantan Tengah]]
|-
|KT
|[[Kalimantan Timur]]
|-
|KU
|[[Kalimantan Utara]]
|}
=== Kepulauan Nusa Tenggara ===
=== Kepulauan Nusa Tenggara ===
 
{|class="wikitable unsortable"
!'''Kode pelat nomor kendaraan'''
!'''Wilayah'''
|-
|DF
|[[Timor Timur]] (1976—1999)
|-
|DH
|[[Nusa Tenggara Timur]] bagian [[Pulau Timor|Timor]]
|-
|DK
|[[Bali]]
|-
|DR
|[[Nusa Tenggara Barat]] bagian [[Pulau Lombok|Lombok]]
|-
|EA
|[[Nusa Tenggara Barat]] bagian [[Pulau Sumbawa|Sumbawa]]
|-
|EB
|[[Nusa Tenggara Timur]] bagian [[Pulau Flores|Flores]]
|-
|ED
|[[Nusa Tenggara Timur]] bagian [[Pulau Sumba|Sumba]]
|}
=== Sulawesi ===
=== Sulawesi ===
 
{|class="wikitable unsortable"
!'''Kode pelat nomor kendaraan'''
!'''Wilayah'''
|-
|DB
|[[Sulawesi Utara]] bagian daratan
|-
|DC
|[[Sulawesi Barat]]
|-
|DD
|[[Sulawesi Selatan]]
|-
|DL
|[[Sulawesi Utara]] bagian kepulauan
|-
|DM
|[[Gorontalo]]
|-
|DN
|[[Sulawesi Tengah]]
|-
|DP
|[[Sulawesi Selatan]] bagian utara
|-
|DT
|[[Sulawesi Tenggara]]
|-
|DW
|[[Sulawesi Selatan]] bagian tengah
|}
=== Kepulauan Maluku ===
=== Kepulauan Maluku ===
 
{|class="wikitable unsortable"
!'''Kode pelat nomor kendaraan'''
!'''Wilayah'''
|-
|DG
|[[Maluku Utara]]
|-
|DE
|[[Maluku]]
|}
=== Papua ===
=== Papua ===
 
{|class="wikitable unsortable"
!'''Kode pelat nomor kendaraan'''
!'''Wilayah'''
|-
|PA
|[[Papua]]
|-
|PB
|[[Papua Barat]]
|-
|PG
|[[Papua Pegunungan]]
|-
|PS
|[[Papua Selatan]]
|-
|PT
|[[Papua Tengah]]
|-
|PY
|[[Papua Barat Daya]]
|}
=== Plat nomor di [[Nanggroe Aceh Darussalam]], [[Sumatera Utara]], [[Sumatera Barat]], [[Riau]], [[Jambi]], [[Sumatera Selatan]], [[Palembang]], [[Lampung]], [[Kepulauan Bangka Belitung]], dan [[Kepulauan Riau]] ===
=== Plat nomor di [[Nanggroe Aceh Darussalam]], [[Sumatera Utara]], [[Sumatera Barat]], [[Riau]], [[Jambi]], [[Sumatera Selatan]], [[Palembang]], [[Lampung]], [[Kepulauan Bangka Belitung]], dan [[Kepulauan Riau]] ===
Plat : BA, BB, BD, BE, BG, BH, BK, BL, BM, BN, dan BP
Plat : BA, BB, BD, BE, BG, BH, BK, BL, BM, BN, dan BP


Baris 50: Baris 257:


=== Plat nomor di [[Banten]], [[Daerah Khusus Ibukota Jakarta]], dan [[Jawa Barat]] ===
=== Plat nomor di [[Banten]], [[Daerah Khusus Ibukota Jakarta]], dan [[Jawa Barat]] ===
Plat : B
Plat : B


Baris 60: Baris 266:


Pick up dan Truk : 9000 s.d. 9999
Pick up dan Truk : 9000 s.d. 9999


Plat : A, D, E, F, T, dan Z
Plat : A, D, E, F, T, dan Z
Baris 73: Baris 278:


=== Plat nomor di [[Jawa Tengah]] dan [[Daerah Istimewa Yogyakarta]] ===
=== Plat nomor di [[Jawa Tengah]] dan [[Daerah Istimewa Yogyakarta]] ===
Plat : G, H, K, R, AA, AB, dan AD
Plat : G, H, K, R, AA, AB, dan AD


Baris 85: Baris 289:


=== Plat nomor di [[Jawa Timur]] ===
=== Plat nomor di [[Jawa Timur]] ===
Plat : L, M, N, P, S, W, AE, dan AG
Plat : L, M, N, P, S, W, AE, dan AG


Baris 97: Baris 300:


=== Plat nomor di [[Kalimantan Barat]], [[Kalimantan Tengah]], [[Kalimantan Selatan]], [[Nusantara (kota)|Ibukota Negara Nusantara]], [[Kalimantan Timur]], dan [[Kalimantan Utara]] ===
=== Plat nomor di [[Kalimantan Barat]], [[Kalimantan Tengah]], [[Kalimantan Selatan]], [[Nusantara (kota)|Ibukota Negara Nusantara]], [[Kalimantan Timur]], dan [[Kalimantan Utara]] ===
Plat : DA, KB, KH, KT, dan KU
Plat : DA, KB, KH, KT, dan KU


Baris 109: Baris 311:


=== Plat nomor di [[Sulawesi Utara]], [[Gorontalo]], [[Sulawesi Tengah]], [[Sulawesi Selatan]], [[Sulawesi Barat]], dan [[Sulawesi Tenggara]] ===
=== Plat nomor di [[Sulawesi Utara]], [[Gorontalo]], [[Sulawesi Tengah]], [[Sulawesi Selatan]], [[Sulawesi Barat]], dan [[Sulawesi Tenggara]] ===
Plat : DB, DC, DD, DL, DM, DN, DP, DT, dan DW
Plat : DB, DC, DD, DL, DM, DN, DP, DT, dan DW


Baris 121: Baris 322:


=== Plat nomor di [[Bali]] dan [[Nusa Tenggara Barat]] ===
=== Plat nomor di [[Bali]] dan [[Nusa Tenggara Barat]] ===
Plat : DK, DR, dan EA
Plat : DK, DR, dan EA


Baris 133: Baris 333:


=== Plat nomor di [[Nusa Tenggara Timur]] ===
=== Plat nomor di [[Nusa Tenggara Timur]] ===
Plat : DH, EB, dan ED
Plat : DH, EB, dan ED


Baris 147: Baris 346:


=== Plat nomor di [[Maluku]], [[Maluku Utara|Halmahera]], [[Papua Barat]], [[Papua Barat Daya]], [[Papua|Papua Irian Jaya]], [[Papua Tengah]], [[Papua Pegunungan]], dan [[Papua Selatan]] ===
=== Plat nomor di [[Maluku]], [[Maluku Utara|Halmahera]], [[Papua Barat]], [[Papua Barat Daya]], [[Papua|Papua Irian Jaya]], [[Papua Tengah]], [[Papua Pegunungan]], dan [[Papua Selatan]] ===
Plat : DE, DG, PA, PB, PG, PS, PT, dan PY
Plat : DE, DG, PA, PB, PG, PS, PT, dan PY


Baris 162: Baris 360:
== Galeri ==
== Galeri ==
=== Indonesia ===
=== Indonesia ===
=== Negara lain ===
=== Negara lain ===
== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
* [[Surat Tanda Nomor Kendaraan|Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor]]
* [[Surat Tanda Nomor Kendaraan|Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor]]
* [[Buku Pemilik Kendaraan Bermotor]]
* [[Buku Pemilik Kendaraan Bermotor]]
* [[Pajak kendaraan bermotor]]
* [[Pajak kendaraan bermotor]]
== Referensi ==


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
* [http://www.alpca.org Automobile License Plate Collectors Association] (ALPCA), group of license plate collectors and enthusiasts, based in North America.
* [http://www.alpca.org Automobile License Plate Collectors Association] (ALPCA), group of license plate collectors and enthusiasts, based in North America.
* [http://europlate.org.uk European Registration Plate Association] (Europlate), Similar to ALPCA.
* [http://europlate.org.uk European Registration Plate Association] (Europlate), Similar to ALPCA.


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pelat+nomor&oldid=29223865 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29223865 (2026-05-13T12:08:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pelat+nomor&oldid=29223865 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29223865 (2026-05-13T12:08:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 24 Agustus 2026 09.07

Latest motor vehicle number plate designs in Indonesia

Pelat nomor adalah salah satu jenis identifikasi kendaraan bermotor. Pelat nomor juga disebut pelat registrasi kendaraan, atau di Amerika Serikat dikenal sebagai pelat izin (license plate). Bentuknya berupa potongan pelat logam atau plastik yang dipasang pada kendaraan bermotor sebagai identifikasi resmi. Biasanya pelat nomor jumlahnya sepasang, untuk dipasang di depan dan belakang kendaraan. Namun ada jurisdiksi tertentu atau jenis kendaraan tertentu yang hanya membutuhkan satu pelat nomor, biasanya untuk dipasang di bagian belakang.

Pelat nomor memiliki nomor seri atau pelat seri yakni susunan huruf dan angka yang dikhususkan bagi kendaraan tersebut. Nomor ini di Indonesia disebut nomor polisi, dan biasa dipadukan dengan informasi lain mengenai kendaraan bersangkutan, seperti warna, merk, model, tahun pembuatan, nomor identifikasi kendaraan atau VIN dan tentu saja nama dan alamat pemilikinya. Semua data ini juga tertera dalam Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor atau Surat Tanda Nomor Kendaraan yang merupakan surat bukti bahwa nomor polisi itu memang ditetapkan bagi kendaraan tersebut.

Berkat kemajuan teknologi, di tahun 2019 biaya perpanjangan, pengecekan tanggal jatuh tempo, dan proses pembayaran STNK bisa dilakukan lewat internet, lebih tepatnya melalui situs masing-masing samsat penerbit STNK.

Karena wujudnya yang spesifik, pelat nomor juga digunakan sebagai identifikasi kendaraan oleh banyak lembaga, seperti kepolisian, perusahaan asuransi mobil, bengkel, tempat parkir, dan juga armada kendaraan bermotor. Di beberapa wilayah jurisdiksi, pelat nomor juga dipakai sebagai bukti bahwa kendaraan tersebut sudah memiliki izin untuk beroperasi di jalan raya umum, atau juga sebagai bukti pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Namun di beberapa negara, seperti Inggris misalnya, mobil selalu menggunakan pelat nomor yang sama sejak saat pertama dijual hingga akhir masa operasinya, dengan pertimbangan semua informasi yang ada di pelat nomor dan kendaraan bersangkutan juga tidak pernah berubah.

Sementara di tempat lain, seperti Amerika Serikat, pelat nomor perlu diganti secara berkala yakni saat habis masa berlakunya, atau karena dijual atau berpindah tangan. Ini yang dikenal dengan kebijakan plate-to-owner atau pelat nomor yang terkait dengan kepemilikan. Artinya, ketika mobil dijual, penjual harus melepas pelat nomornya sementara pembeli harus meminta pelat nomor baru dari pihak berwenang sesuai wilayah tempat tinggalnya dan mendaftarkan kembali atas namanya (balik nama). Bila orang yang menjual mobil tersebut membeli mobil baru, ia dapat meminta agar pelat nomornya yang lama dipasang di mobilnya yang baru. Bila tidak, ia harus mengembalikan pelat nomor ke pihak berwenang, menghancurkannya, atau menyimpannya sebagai barang kenangan.

Di banyak negara, pelat nomor dikeluarkan oleh Badan Pemerintahan Nasional, kecuali di Kanada, Meksiko, Australia, Jerman, Pakistan, dan Amerika Serikat, karena pelat nomor diterbitkan oleh lembaga pemerintah provinsi, wilayah, atau negara bagian.

Sejarah

Pelat nomor usianya hampir sama dengan mobil, dan muncul saat periode awal transisi dari kendaraan berkuda yakni antara tahun 1890–1910. Negara bagian New York di Amerika Serikat mengharuskan penggunaan pelat nomor sejak tahun 1901. Awalnya, pelat nomor tidak dikeluarkan pemerintah, dan di banyak wilayah Amerika Serikat, para pengendara diharuskan membuat pelat nomor sendiri. Negara bagian Massachusetts dan Virginia Barat adalah yang pertama menerbitkan pelat nomor pada tahun 1903. Pelat nomor awal dibuat dari porselin yang dibakar menjadi besi atau keramik biasa yang tidak dibakar, sehingga mudah pecah dan tidak praktis. Bahan-bahan pelat nomor yang kemudian termasuk karton, kulit, plastik, bahkan juga tembaga dan kedelai.

Pelat nomor awal memiliki bermacam bentuk dan ukuran, sehingga kalau dipindahkan antarkendaraan harus dibuat lubang baru untuk memasukkan baut ke bumper. Standarlisasi pelat nomor baru dimulai tahun 1957 saat pabrik mobil sepakat dengan berbagai pemerintahan dan organisasi standar internasional. Meski masih ada variasi lokal, pelat nomor umumnya mengikuti tiga standar dunia:

  • berukuran 15x30 cm, umumnya dipakai oleh negara-negara di belahan Bumi barat;
  • berukuran 11x52 cm, yakni standar Uni Eropa;
  • lebih panjang dibanding model negara di belahan Bumi barat, tetapi lebih tinggi dari pelat Uni Eropa, yang dipakai di Australia dan banyak negara di Asia-Pasifik.

Daftar kode pelat nomor di Indonesia

Sumatra

Kode pelat nomor kendaraan Wilayah
BA Sumatera Barat
BB Sumatera Utara bagian barat
BD Bengkulu
BE Lampung
BG Sumatera Selatan
BH Jambi
BK Sumatera Utara bagian timur
BL Aceh
BM Riau
BN Kepulauan Bangka Belitung
BP Kepulauan Riau

Jawa

Kode pelat nomor kendaraan Wilayah
A Keresidenan Banten
B Keresidenan Jakarta
D Keresidenan Priangan
E Keresidenan Cirebon
F Keresidenan Bogor
G Keresidenan Pekalongan
H Keresidenan Semarang
K Keresidenan Pati
L Kota Surabaya
M Keresidenan Madura
N Keresidenan Malang
P Keresidenan Besuki
R Keresidenan Banyumas
S Keresidenan Bojonegoro
T Keresidenan Karawang
W Keresidenan Surabaya
Z Keresidenan Priangan
AA Keresidenan Kedu
AB Daerah Istimewa Yogyakarta
AD Keresidenan Surakarta
AE Keresidenan Madiun
AG Keresidenan Kediri

Kalimantan

Kode pelat nomor kendaraan Wilayah
DA Kalimantan Selatan
KB Kalimantan Barat
KH Kalimantan Tengah
KT Kalimantan Timur
KU Kalimantan Utara

Kepulauan Nusa Tenggara

Kode pelat nomor kendaraan Wilayah
DF Timor Timur (1976—1999)
DH Nusa Tenggara Timur bagian Timor
DK Bali
DR Nusa Tenggara Barat bagian Lombok
EA Nusa Tenggara Barat bagian Sumbawa
EB Nusa Tenggara Timur bagian Flores
ED Nusa Tenggara Timur bagian Sumba

Sulawesi

Kode pelat nomor kendaraan Wilayah
DB Sulawesi Utara bagian daratan
DC Sulawesi Barat
DD Sulawesi Selatan
DL Sulawesi Utara bagian kepulauan
DM Gorontalo
DN Sulawesi Tengah
DP Sulawesi Selatan bagian utara
DT Sulawesi Tenggara
DW Sulawesi Selatan bagian tengah

Kepulauan Maluku

Kode pelat nomor kendaraan Wilayah
DG Maluku Utara
DE Maluku

Papua

Kode pelat nomor kendaraan Wilayah
PA Papua
PB Papua Barat
PG Papua Pegunungan
PS Papua Selatan
PT Papua Tengah
PY Papua Barat Daya

Plat : BA, BB, BD, BE, BG, BH, BK, BL, BM, BN, dan BP

Mobil : 1 s.d. 1999

Motor : 2000 s.d. 6999

Travel dan Bus : 7000 s.d. 7999

Pick up dan Truk : 8000 s.d. 9999

Plat : B

Mobil : 1 s.d. 2999; 7000 s.d. 7999; 8000 s.d. 8999

Motor : 3000 s.d. 6999

Travel dan Bus : 7000 s.d. 7999

Pick up dan Truk : 9000 s.d. 9999

Plat : A, D, E, F, T, dan Z

Mobil : 1 s.d. 1999

Motor : 2000 s.d. 6999

Travel dan Bus : 7000 s.d. 7999

Pick up dan Truk : 8000 s.d. 9999

Plat : G, H, K, R, AA, AB, dan AD

Mobil : 1 s.d. 1999

Motor : 2000 s.d. 6999

Travel dan Bus : 7000 s.d. 7999

Pick up dan Truk : 8000 s.d. 9999

Plat nomor di Jawa Timur

Plat : L, M, N, P, S, W, AE, dan AG

Mobil : 1 s.d. 1999

Motor : 2000 s.d. 6999

Travel dan Bus : 7000 s.d. 7999

Pick up dan Truk : 8000 s.d. 9999

Plat : DA, KB, KH, KT, dan KU

Mobil : 1 s.d. 1999

Motor : 2000 s.d. 6999

Travel dan Bus : 7000 s.d. 7999

Pick up dan Truk : 8000 s.d. 9999

Plat : DB, DC, DD, DL, DM, DN, DP, DT, dan DW

Mobil : 1 s.d. 1999

Motor : 2000 s.d. 6999

Travel dan Bus : 7000 s.d. 7999

Pick up dan Truk : 8000 s.d. 9999

Plat nomor di Bali dan Nusa Tenggara Barat

Plat : DK, DR, dan EA

Mobil : 1 s.d. 1999

Motor : 2000 s.d. 6999

Travel dan Bus : 7000 s.d. 7999

Pick up dan Truk : 8000 s.d. 9999

Plat nomor di Nusa Tenggara Timur

Plat : DH, EB, dan ED

Motor roda 2 : 1 s.d. 999

Mobil : 1000 s.d. 1999

Motor roda 3 : 2000 s.d. 6999

Travel dan Bus : 7000 s.d. 7999

Pick up dan Truk : 8000 s.d. 9999

Plat : DE, DG, PA, PB, PG, PS, PT, dan PY

Motor roda 2 : 1 s.d. 999

Mobil : 1000 s.d. 1999

Motor roda 3 : 2000 s.d. 6999

Travel dan Bus : 7000 s.d. 7999

Pick up dan Truk : 8000 s.d. 9999

Galeri

Indonesia

Negara lain

Lihat pula

Pranala luar

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29223865 (2026-05-13T12:08:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.