Ukuran vagina manusia: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29592450; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Scheme_female_reproductive_system_(vagina_crop)-en.svg|thumb|right|280px|Scheme female reproductive system (vagina crop)-en]] | |||
Dimensi dan bentuk [[vagina]] manusia sangat penting dalam [[kedokteran]] dan [[bedah]], selain relevansinya dengan [[kenikmatan seksual]] dan [[persalinan]]; namun, tampaknya tidak ada satu cara pun untuk mengkarakterisasi ukuran dan bentuk vagina.<ref>K. T. Barnhart. [https://archive.org/details/sim_human-reproduction_human-reproduction_2006-06_21_6/page/1618 Baseline dimensions of the human vagina]. ''Human Reproduction''. 2006. Vol. 21 (6). hlm. 1618–1622. doi:10.1093/humrep/del022.</ref> Selain variasi dari individu ke individu, ukuran dan bentuk vagina dalam kondisi dasar dapat sangat bervariasi selama [[gairah seksual]] dan [[senggama|hubungan seksual]].<ref>Anne A. Lawrence. [http://www.annelawrence.com/genitaldimensions.html Notes on Genital Dimensions].</ref> | |||
Terdapat sejumlah studi yang telah dilakukan mengenai dimensi vagina manusia, tetapi hal ini belum diteliti secara intensif seperti [[ukuran penis manusia]]. | Mengandung bayi hingga cukup bulan, ''yaitu [[Paritas (biologi)|paritas]]'', dikaitkan dengan peningkatan signifikan pada panjang [[forniks vagina]].<ref>K. T. Barnhart. [https://archive.org/details/sim_human-reproduction_human-reproduction_2006-06_21_6/page/1618 Baseline dimensions of the human vagina]. ''Human Reproduction''. 2006. Vol. 21 (6). hlm. 1618–1622. doi:10.1093/humrep/del022.</ref> Efek potensial dari paritas mungkin merupakan hasil dari peregangan dan pemanjangan jalan lahir pada saat [[Persalinan vagina|kelahiran pervaginam]].<ref>K. T. Barnhart. [https://archive.org/details/sim_human-reproduction_human-reproduction_2006-06_21_6/page/1618 Baseline dimensions of the human vagina]. ''Human Reproduction''. 2006. Vol. 21 (6). hlm. 1618–1622. doi:10.1093/humrep/del022.</ref> | ||
Terdapat sejumlah studi yang telah dilakukan mengenai dimensi vagina manusia, tetapi hal ini belum diteliti secara intensif seperti [[ukuran penis manusia]].<ref>K. T. Barnhart. [https://archive.org/details/sim_human-reproduction_human-reproduction_2006-06_21_6/page/1618 Baseline dimensions of the human vagina]. ''Human Reproduction''. 2006. Vol. 21 (6). hlm. 1618–1622. doi:10.1093/humrep/del022.</ref> | |||
== Dimensi dalam kondisi dasar == | == Dimensi dalam kondisi dasar == | ||
Sebuah studi tahun 1996 oleh Pendergrass dkk. menggunakan cetakan [[vinil polisiloksan]] yang diambil dari vagina 39 wanita [[Orang kulit putih Amerika|Kaukasia]], menemukan rentang dimensi berikut:<ref>P. B. Pendergrass. ''The shape and dimensions of the human vagina as seen in three-dimensional vinyl polysiloxane casts''. ''Gynecologic and Obstetric Investigation''. 1996. Vol. 42 (3). hlm. 178–182. doi:10.1159/000291946.</ref> | |||
Sebuah studi tahun 1996 oleh Pendergrass dkk. menggunakan cetakan [[vinil polisiloksan]] yang diambil dari vagina 39 wanita [[Orang kulit putih Amerika|Kaukasia]], menemukan rentang dimensi berikut: | |||
* panjang (diukur menggunakan batang): ; | * panjang (diukur menggunakan batang): ; | ||
* lebar: ; | * lebar: ; | ||
* diameter introitus: | * diameter introitus: | ||
Studi kedua oleh kelompok yang sama menunjukkan variasi yang signifikan dalam ukuran dan bentuk antara vagina wanita dari kelompok etnis yang berbeda. Kedua studi menunjukkan berbagai bentuk vagina, yang digambarkan oleh para peneliti sebagai bentuk "sisi sejajar, kerucut, hati,[...] siput" dan "biji labu". Namun, Barnhart dkk. tidak dapat menemukan korelasi apa pun antara ras dan ukuran vagina. Mereka juga tidak dapat mengkarakterisasi bentuk vagina sebagai "hati, siput, biji labu, atau sisi sejajar" seperti yang disarankan oleh studi sebelumnya. Studi tahun 2003 oleh kelompok Pendergrass dkk. yang juga menggunakan cetakan sebagai metode pengukuran, mengukur luas permukaan vagina berkisar antara dengan rerata dan standar deviasi | Studi kedua oleh kelompok yang sama menunjukkan variasi yang signifikan dalam ukuran dan bentuk antara vagina wanita dari kelompok etnis yang berbeda.<ref>P. B. Pendergrass. ''Comparison of vaginal shapes in Afro-American, Caucasian and Hispanic women as seen with vinyl polysiloxane casting''. ''Gynecologic and Obstetric Investigation''. 2000. Vol. 50 (1). hlm. 54–59. doi:10.1159/000010281.</ref> Kedua studi menunjukkan berbagai bentuk vagina, yang digambarkan oleh para peneliti sebagai bentuk "sisi sejajar, kerucut, hati,[...] siput"<ref>P. B. Pendergrass. ''The shape and dimensions of the human vagina as seen in three-dimensional vinyl polysiloxane casts''. ''Gynecologic and Obstetric Investigation''. 1996. Vol. 42 (3). hlm. 178–182. doi:10.1159/000291946.</ref> dan "biji labu".<ref>P. B. Pendergrass. ''Comparison of vaginal shapes in Afro-American, Caucasian and Hispanic women as seen with vinyl polysiloxane casting''. ''Gynecologic and Obstetric Investigation''. 2000. Vol. 50 (1). hlm. 54–59. doi:10.1159/000010281.</ref> Namun, Barnhart dkk. tidak dapat menemukan korelasi apa pun antara ras dan ukuran vagina. Mereka juga tidak dapat mengkarakterisasi bentuk vagina sebagai "hati, siput, biji labu, atau sisi sejajar" seperti yang disarankan oleh studi sebelumnya.<ref>K. T. Barnhart. [https://archive.org/details/sim_human-reproduction_human-reproduction_2006-06_21_6/page/1618 Baseline dimensions of the human vagina]. ''Human Reproduction''. 2006. Vol. 21 (6). hlm. 1618–1622. doi:10.1093/humrep/del022.</ref><ref>[https://www.thesocial.ca/wellness/health/how-much-do-you-know-about-vaginas?app=CTVGO The Social - How much do you know about vaginas?]. ''TheSocial.ca''.</ref> Studi tahun 2003 oleh kelompok Pendergrass dkk. yang juga menggunakan cetakan sebagai metode pengukuran, mengukur luas permukaan vagina berkisar antara dengan rerata dan standar deviasi <ref>.P. B. Pendergrass. ''Surface area of the human vagina as measured from vinyl polysiloxane casts''. ''Gynecologic and Obstetric Investigation''. 2003. Vol. 55 (2). hlm. 110–113. doi:10.1159/000070184.</ref> | ||
Penelitian yang diterbitkan pada tahun 2006 oleh Barnhart dkk., memberikan dimensi rata-rata berikut, berdasarkan [[Pencitraan resonansi magnetik|pemindaian MRI]] terhadap 28 wanita: | Penelitian yang diterbitkan pada tahun 2006 oleh Barnhart dkk., memberikan dimensi rata-rata berikut, berdasarkan [[Pencitraan resonansi magnetik|pemindaian MRI]] terhadap 28 wanita:<ref>K. T. Barnhart. [https://archive.org/details/sim_human-reproduction_human-reproduction_2006-06_21_6/page/1618 Baseline dimensions of the human vagina]. ''Human Reproduction''. 2006. Vol. 21 (6). hlm. 1618–1622. doi:10.1093/humrep/del022.</ref> | ||
* Rerata panjang dari [[serviks]] ke [[Vagina manusia#Lubang vagina dan himen|introitus]]: . | * Rerata panjang dari [[serviks]] ke [[Vagina manusia#Lubang vagina dan himen|introitus]]: . | ||
* Rerata lebar: | * Rerata lebar: | ||
** pada vagina proksimal: ; | ** pada vagina proksimal: ; | ||
** pada [[diafragma panggul]]: ; | ** pada [[diafragma panggul]]: ; | ||
** pada introitus: | ** pada introitus: | ||
Sebuah studi AS tahun 2006 mengenai ukuran vagina menggunakan [[Pencitraan resonansi magnetik]] (MRI) pada 28 sukarelawan berusia antara 18 dan 39 tahun, dengan tinggi badan berkisar antara , dan berat badan antara , mengungkapkan variasi lebih dari 100 persen antara panjang vagina terpendek () dan terpanjang (). | Sebuah studi AS tahun 2006 mengenai ukuran vagina menggunakan [[Pencitraan resonansi magnetik]] (MRI) pada 28 sukarelawan berusia antara 18 dan 39 tahun, dengan tinggi badan berkisar antara , dan berat badan antara , mengungkapkan variasi lebih dari 100 persen antara panjang vagina terpendek () dan terpanjang ().<ref>Kurt T. Barnhart. [https://academic.oup.com/humrep/article/21/6/1618/724374 Baseline dimensions of the human vagina]. ''Human Reproduction''. 2006. Vol. 21 (6). hlm. 1618–1622. doi:10.1093/humrep/del022.</ref> | ||
== Perangkat medis == | == Perangkat medis == | ||
Mengingat besarnya rentang dimensi vagina yang dicatat dalam studi seperti di atas, banyak perangkat vagina yang dipasang pas, misalnya [[pesarium]], tidak mematuhi prinsip "satu ukuran untuk semua". | Mengingat besarnya rentang dimensi vagina yang dicatat dalam studi seperti di atas, banyak perangkat vagina yang dipasang pas, misalnya [[pesarium]], tidak mematuhi prinsip "satu ukuran untuk semua".<ref>Jing Ding. ''Which factors should be considered in choosing pessary type and size for pelvic organ prolapse patients in a fitting trial?''. ''International Urogynecology Journal''. 3 June 2016. Vol. 27 (12). hlm. 1867–1871. doi:10.1007/s00192-016-3051-3.</ref> | ||
== Gairah seksual == | == Gairah seksual == | ||
Lawrence, mengutip ''[[Siklus respons seksual manusia|Human Sexual Response]]'' (1966) karya [[Masters dan Johnson]], menyatakan bahwa halaman 73 dan 74 buku tersebut menunjukkan bahwa kedalaman vagina tipikal pada partisipan Masters dan Johnson berkisar antara dalam kondisi tidak terstimulasi, hingga selama [[gairah seksual]] dengan [[Spekulum (medis)|spekulum]] terpasang. | Lawrence, mengutip ''[[Siklus respons seksual manusia|Human Sexual Response]]'' (1966) karya [[Masters dan Johnson]], menyatakan bahwa halaman 73 dan 74 buku tersebut menunjukkan bahwa kedalaman vagina tipikal pada partisipan Masters dan Johnson berkisar antara dalam kondisi tidak terstimulasi, hingga selama [[gairah seksual]] dengan [[Spekulum (medis)|spekulum]] terpasang.<ref>Anne A. Lawrence. [http://www.annelawrence.com/genitaldimensions.html Notes on Genital Dimensions].</ref> | ||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
* [[Ukuran penis manusia]] | * [[Ukuran penis manusia]] | ||
| Baris 36: | Baris 37: | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ukuran+vagina+manusia&oldid=29592450 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29592450 (2026-08-17T14:10:31Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 24 Agustus 2026 14.05

Dimensi dan bentuk vagina manusia sangat penting dalam kedokteran dan bedah, selain relevansinya dengan kenikmatan seksual dan persalinan; namun, tampaknya tidak ada satu cara pun untuk mengkarakterisasi ukuran dan bentuk vagina.[1] Selain variasi dari individu ke individu, ukuran dan bentuk vagina dalam kondisi dasar dapat sangat bervariasi selama gairah seksual dan hubungan seksual.[2]
Mengandung bayi hingga cukup bulan, yaitu paritas, dikaitkan dengan peningkatan signifikan pada panjang forniks vagina.[3] Efek potensial dari paritas mungkin merupakan hasil dari peregangan dan pemanjangan jalan lahir pada saat kelahiran pervaginam.[4]
Terdapat sejumlah studi yang telah dilakukan mengenai dimensi vagina manusia, tetapi hal ini belum diteliti secara intensif seperti ukuran penis manusia.[5]
Dimensi dalam kondisi dasar
Sebuah studi tahun 1996 oleh Pendergrass dkk. menggunakan cetakan vinil polisiloksan yang diambil dari vagina 39 wanita Kaukasia, menemukan rentang dimensi berikut:[6]
- panjang (diukur menggunakan batang): ;
- lebar: ;
- diameter introitus:
Studi kedua oleh kelompok yang sama menunjukkan variasi yang signifikan dalam ukuran dan bentuk antara vagina wanita dari kelompok etnis yang berbeda.[7] Kedua studi menunjukkan berbagai bentuk vagina, yang digambarkan oleh para peneliti sebagai bentuk "sisi sejajar, kerucut, hati,[...] siput"[8] dan "biji labu".[9] Namun, Barnhart dkk. tidak dapat menemukan korelasi apa pun antara ras dan ukuran vagina. Mereka juga tidak dapat mengkarakterisasi bentuk vagina sebagai "hati, siput, biji labu, atau sisi sejajar" seperti yang disarankan oleh studi sebelumnya.[10][11] Studi tahun 2003 oleh kelompok Pendergrass dkk. yang juga menggunakan cetakan sebagai metode pengukuran, mengukur luas permukaan vagina berkisar antara dengan rerata dan standar deviasi [12]
Penelitian yang diterbitkan pada tahun 2006 oleh Barnhart dkk., memberikan dimensi rata-rata berikut, berdasarkan pemindaian MRI terhadap 28 wanita:[13]
- Rerata panjang dari serviks ke introitus: .
- Rerata lebar:
- pada vagina proksimal: ;
- pada diafragma panggul: ;
- pada introitus:
Sebuah studi AS tahun 2006 mengenai ukuran vagina menggunakan Pencitraan resonansi magnetik (MRI) pada 28 sukarelawan berusia antara 18 dan 39 tahun, dengan tinggi badan berkisar antara , dan berat badan antara , mengungkapkan variasi lebih dari 100 persen antara panjang vagina terpendek () dan terpanjang ().[14]
Perangkat medis
Mengingat besarnya rentang dimensi vagina yang dicatat dalam studi seperti di atas, banyak perangkat vagina yang dipasang pas, misalnya pesarium, tidak mematuhi prinsip "satu ukuran untuk semua".[15]
Gairah seksual
Lawrence, mengutip Human Sexual Response (1966) karya Masters dan Johnson, menyatakan bahwa halaman 73 dan 74 buku tersebut menunjukkan bahwa kedalaman vagina tipikal pada partisipan Masters dan Johnson berkisar antara dalam kondisi tidak terstimulasi, hingga selama gairah seksual dengan spekulum terpasang.[16]
Lihat pula
Referensi
- ↑ K. T. Barnhart. Baseline dimensions of the human vagina. Human Reproduction. 2006. Vol. 21 (6). hlm. 1618–1622. doi:10.1093/humrep/del022.
- ↑ Anne A. Lawrence. Notes on Genital Dimensions.
- ↑ K. T. Barnhart. Baseline dimensions of the human vagina. Human Reproduction. 2006. Vol. 21 (6). hlm. 1618–1622. doi:10.1093/humrep/del022.
- ↑ K. T. Barnhart. Baseline dimensions of the human vagina. Human Reproduction. 2006. Vol. 21 (6). hlm. 1618–1622. doi:10.1093/humrep/del022.
- ↑ K. T. Barnhart. Baseline dimensions of the human vagina. Human Reproduction. 2006. Vol. 21 (6). hlm. 1618–1622. doi:10.1093/humrep/del022.
- ↑ P. B. Pendergrass. The shape and dimensions of the human vagina as seen in three-dimensional vinyl polysiloxane casts. Gynecologic and Obstetric Investigation. 1996. Vol. 42 (3). hlm. 178–182. doi:10.1159/000291946.
- ↑ P. B. Pendergrass. Comparison of vaginal shapes in Afro-American, Caucasian and Hispanic women as seen with vinyl polysiloxane casting. Gynecologic and Obstetric Investigation. 2000. Vol. 50 (1). hlm. 54–59. doi:10.1159/000010281.
- ↑ P. B. Pendergrass. The shape and dimensions of the human vagina as seen in three-dimensional vinyl polysiloxane casts. Gynecologic and Obstetric Investigation. 1996. Vol. 42 (3). hlm. 178–182. doi:10.1159/000291946.
- ↑ P. B. Pendergrass. Comparison of vaginal shapes in Afro-American, Caucasian and Hispanic women as seen with vinyl polysiloxane casting. Gynecologic and Obstetric Investigation. 2000. Vol. 50 (1). hlm. 54–59. doi:10.1159/000010281.
- ↑ K. T. Barnhart. Baseline dimensions of the human vagina. Human Reproduction. 2006. Vol. 21 (6). hlm. 1618–1622. doi:10.1093/humrep/del022.
- ↑ The Social - How much do you know about vaginas?. TheSocial.ca.
- ↑ .P. B. Pendergrass. Surface area of the human vagina as measured from vinyl polysiloxane casts. Gynecologic and Obstetric Investigation. 2003. Vol. 55 (2). hlm. 110–113. doi:10.1159/000070184.
- ↑ K. T. Barnhart. Baseline dimensions of the human vagina. Human Reproduction. 2006. Vol. 21 (6). hlm. 1618–1622. doi:10.1093/humrep/del022.
- ↑ Kurt T. Barnhart. Baseline dimensions of the human vagina. Human Reproduction. 2006. Vol. 21 (6). hlm. 1618–1622. doi:10.1093/humrep/del022.
- ↑ Jing Ding. Which factors should be considered in choosing pessary type and size for pelvic organ prolapse patients in a fitting trial?. International Urogynecology Journal. 3 June 2016. Vol. 27 (12). hlm. 1867–1871. doi:10.1007/s00192-016-3051-3.
- ↑ Anne A. Lawrence. Notes on Genital Dimensions.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29592450 (2026-08-17T14:10:31Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.