OKR: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29304759; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 2: | Baris 2: | ||
== Gambaran == | == Gambaran == | ||
OKR terdiri atas '''objektif''' (tujuan yang terdefinisi dengan jelas) dan 3–5 '''''key results''''' (tindakan spesifik untuk melacak capaian dari tujuan yang diharapkan). Tujuan dari konsep OKR adalah untuk menjelaskan bagaimana cara mencapai objektif yang ditentukan melalui tindakan konkret, spesifik, dan dapat diukur. ''Key result'' dapat diukur menggunakan skala persentase atau satuan numerik lainnya (misal nilai [[rupiah]], buah, dll.). Objektif juga harus didukung oleh inisiatif, yakni rencana dan tindakan yang dilakukan supaya objektif dan ''key result'' dapat tercapai. | OKR terdiri atas '''objektif''' (tujuan yang terdefinisi dengan jelas) dan 3–5 '''''key results''''' (tindakan spesifik untuk melacak capaian dari tujuan yang diharapkan).<ref>Christina Wodtke. ''Introduction to OKRs''. O’Reilly Media, Inc. 2016. ISBN 9781491960271.</ref> Tujuan dari konsep OKR adalah untuk menjelaskan bagaimana cara mencapai objektif yang ditentukan melalui tindakan konkret, spesifik, dan dapat diukur.<ref>Denis Calin. [https://corvisio.com/resources/what-is-okr/ What is OKR?]. 2019-02-03.</ref> ''Key result'' dapat diukur menggunakan skala persentase atau satuan numerik lainnya (misal nilai [[rupiah]], buah, dll.). Objektif juga harus didukung oleh inisiatif, yakni rencana dan tindakan yang dilakukan supaya objektif dan ''key result'' dapat tercapai.<ref>Alexander Maasik. ''Step by Step Guide to OKRs''. Amazon Digital Services LLC.</ref> | ||
Saat merencanakan OKR, target ketercapaian ''key result'' yang dianjurkan adalah sebesar 70%. Target sebesar 70% tersebut mendorong terbentuknya tujuan yang kompetitif. Apabila ketercapaian ''key result'' telah mencapai 100%, ''key result'' yang ada harus dievaluasi kembali. | Saat merencanakan OKR, target ketercapaian ''key result'' yang dianjurkan adalah sebesar 70%.<ref>[https://www.whatmatters.com/faqs/how-to-grade-okrs/ How to grade your OKRs]. ''What Matters''.</ref> Target sebesar 70% tersebut mendorong terbentuknya tujuan yang kompetitif. Apabila ketercapaian ''key result'' telah mencapai 100%, ''key result'' yang ada harus dievaluasi kembali.<ref>John Doerr. [https://archive.org/details/measurewhatmatte0000doer Measure What Matters: How Google, Bono, and the Gates Foundation Rock the World with OKRs]. Penguin Publishing Group. 2018. hlm. [https://archive.org/details/measurewhatmatte0000doer/page/30 31]. ISBN 9780525536239.</ref> | ||
OKR dapat dibagikan ke semua elemen organisasi untuk menjelaskan tujuan organisasi ke kelompok-kelompok di dalamnya, sehingga mereka dapat menyesuaikan. Penerapan OKR semestinya bertujuan untuk menghindari terciptanya [[Model waterfall|pendekatan ''waterfall'']]. Meskipun demikian, beberapa kritik justru menganggap OKR dapat menimbulkan pendekatan ''waterfall'' yang lebih besar. | OKR dapat dibagikan ke semua elemen organisasi untuk menjelaskan tujuan organisasi ke kelompok-kelompok di dalamnya, sehingga mereka dapat menyesuaikan.<ref>Christina Wodtke. ''Introduction to OKRs''. O’Reilly Media, Inc. 2016. ISBN 9781491960271.</ref> Penerapan OKR semestinya bertujuan untuk menghindari terciptanya [[Model waterfall|pendekatan ''waterfall'']]. Meskipun demikian, beberapa kritik justru menganggap OKR dapat menimbulkan pendekatan ''waterfall'' yang lebih besar.<ref>Johan Formgren. [https://www.itsinthenode.com/en/blog/the-power-of-making-a-difference-at-work Power of making a difference at work – Blog Article]. Its in the Node. 2018-10-15.</ref> | ||
== Sejarah == | == Sejarah == | ||
Perkembangan OKR umumnya dikaitkan dengan [[Andrew Grove]] yang dijuluki sebagai "Bapak OKR". Ia memperkenalkan pendekatan ini saat menjabat di [[Intel]] dan mendokumentasikannya dalam buku berjudul ''High Output Management'' yang terbit pada 1983. Pada 1975, [[John Doerr]] yang menjabat sebagai [[pramuniaga]] di Intel mulai mengenal teori OKR sejak menghadiri pelatihan dari Andy Grove. Konsep sederhana dan efektif dari Grove kemudian diperjelas oleh [[John Doerr]]. | Perkembangan OKR umumnya dikaitkan dengan [[Andrew Grove]] yang dijuluki sebagai "Bapak OKR". Ia memperkenalkan pendekatan ini saat menjabat di [[Intel]] dan mendokumentasikannya dalam buku berjudul ''High Output Management'' yang terbit pada 1983.<ref>Andrew Grove. [https://archive.org/details/highoutputmanage00grov High Output Management]. Random House. 1983. ISBN 0394532341.</ref> Pada 1975, [[John Doerr]] yang menjabat sebagai [[pramuniaga]] di Intel mulai mengenal teori OKR sejak menghadiri pelatihan dari Andy Grove.<ref>John Doerr. [https://archive.org/details/measurewhatmatte0000doer Measure What Matters: How Google, Bono, and the Gates Foundation Rock the World with OKRs]. Penguin Publishing Group. 2018. hlm. [https://archive.org/details/measurewhatmatte0000doer/page/30 31]. ISBN 9780525536239.</ref> Konsep sederhana dan efektif dari Grove kemudian diperjelas oleh [[John Doerr]].<ref>John Doerr. [https://archive.org/details/measurewhatmatte0000doer Measure What Matters: How Google, Bono, and the Gates Foundation Rock the World with OKRs]. Penguin Publishing Group. 2018. hlm. [https://archive.org/details/measurewhatmatte0000doer/page/30 31]. ISBN 9780525536239.</ref> | ||
Pada 1999, Doerr bekerja untuk [[Kleiner Perkins]]. Pada saat itu juga dia memperkenalkan ide OKR-nya kepada [[Google]]. Ide OKR dengan cepat menjadi inti budaya kerja Google sebagai "metodologi manajemen yang dapat membantu tercapainya fokus perusahaan terhadap suatu masalah penting dalam organisasi". Doerr juga memublikasikan kerangka kerja OKR dalam buku berjudul ''Measure What Matters'' pada 2017. | Pada 1999, Doerr bekerja untuk [[Kleiner Perkins]]. Pada saat itu juga dia memperkenalkan ide OKR-nya kepada [[Google]].<ref>Steven Levy. ''In The Plex: How Google Thinks, Works, and Shapes Our Lives''. Simon & Schuster. 2011. hlm. 162–3. ISBN 978-1-4165-9658-5.</ref> Ide OKR dengan cepat menjadi inti budaya kerja Google sebagai "metodologi manajemen yang dapat membantu tercapainya fokus perusahaan terhadap suatu masalah penting dalam organisasi".<ref>John Doerr. [https://archive.org/details/measurewhatmatte0000doer Measure What Matters: How Google, Bono, and the Gates Foundation Rock the World with OKRs]. Penguin Publishing Group. 2018. hlm. [https://archive.org/details/measurewhatmatte0000doer/page/30 31]. ISBN 9780525536239.</ref> Doerr juga memublikasikan kerangka kerja OKR dalam buku berjudul ''Measure What Matters'' pada 2017. | ||
[[Larry Page]], mantan CEO Alphabet dan salah satu pendiri Google, memuji OKR sebagai konsep yang "membantu kami tumbuh 10 kali lipat atau lebih. Konsep tersebut membantu kami mencapai tujuan yang berani, yakni 'mengelola informasi dunia'. Konsep tersebut juga telah membuat saya dan perusahaan ini tepat waktu dan berada di jalan yang benar". | [[Larry Page]], mantan CEO Alphabet dan salah satu pendiri Google, memuji OKR sebagai konsep yang "membantu kami tumbuh 10 kali lipat atau lebih. Konsep tersebut membantu kami mencapai tujuan yang berani, yakni 'mengelola informasi dunia'. Konsep tersebut juga telah membuat saya dan perusahaan ini tepat waktu dan berada di jalan yang benar".<ref>John Doerr. [https://archive.org/details/measurewhatmatte0000doer Measure What Matters: How Google, Bono, and the Gates Foundation Rock the World with OKRs]. Penguin Publishing Group. 2018. hlm. [https://archive.org/details/measurewhatmatte0000doer/page/30 31]. ISBN 9780525536239.</ref> | ||
Setelah populer di Google, OKR kemudian mendapatkan perhatian di beberapa perusahaan teknologi lainnya, seperti [[LinkedIn]], [[Twitter]], [[Gett]], [[Uber]], dan [[Microsoft]]. | Setelah populer di Google, OKR kemudian mendapatkan perhatian di beberapa perusahaan teknologi lainnya,<ref>[https://felipecastro.com/en/okr-cycle/ OKR Cycle]. Enterprise Gamification.</ref> seperti [[LinkedIn]],<ref>[http://www.firstround.com/article/the-management-framework-that-propelled-LinkedIn-to-a-20-billion-company The Management Framework that Propelled LinkedIn to a $20 Billion Company]. First Round Review.</ref> [[Twitter]],<ref>Kurt Wagner. [http://recode.net/2015/07/27/following-frat-party-twitters-jack-dorsey-vows-to-make-diversity-a-company-goal/ Following Frat Party, Twitter's Jack Dorsey Vows to Make Diversity a Company Goal]. ''recode''. Vox Media, Inc.</ref> [[Gett]], [[Uber]],<ref>Susan Fowler. [https://www.susanjfowler.com/blog/2017/2/19/reflecting-on-one-very-strange-year-at-uber Reflecting On One Very, Very Strange Year At Uber]. ''Susan Fowler Blog''. Susan Fowler.</ref> dan [[Microsoft]].<ref>Sandeep Chadda. [https://medium.com/@sandeepchads/6-things-i-learnt-about-okrs-microsoft-f9a43a422b0d 6 things I learnt about OKRs @ Microsoft]. ''Medium''.</ref> | ||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
* [[Manajemen sesuai objektif]] | * [[Manajemen sesuai objektif]] | ||
* [[Indikator kinerja|Indikator kerja]] (KPI) | * [[Indikator kinerja|Indikator kerja]] (KPI) | ||
| Baris 24: | Baris 23: | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=OKR&oldid=29304759 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29304759 (2026-06-01T16:22:16Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=OKR&oldid=29304759 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29304759 (2026-06-01T16:22:16Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 24 Agustus 2026 14.06
Tujuan dan hasil kunci (lebih dikenal dalam , disingkat OKR) adalah konsep kerangka kerja yang bertujuan untuk mengartikan dan melacak tujuan yang diinginkan beserta capaiannya.
Gambaran
OKR terdiri atas objektif (tujuan yang terdefinisi dengan jelas) dan 3–5 key results (tindakan spesifik untuk melacak capaian dari tujuan yang diharapkan).[1] Tujuan dari konsep OKR adalah untuk menjelaskan bagaimana cara mencapai objektif yang ditentukan melalui tindakan konkret, spesifik, dan dapat diukur.[2] Key result dapat diukur menggunakan skala persentase atau satuan numerik lainnya (misal nilai rupiah, buah, dll.). Objektif juga harus didukung oleh inisiatif, yakni rencana dan tindakan yang dilakukan supaya objektif dan key result dapat tercapai.[3]
Saat merencanakan OKR, target ketercapaian key result yang dianjurkan adalah sebesar 70%.[4] Target sebesar 70% tersebut mendorong terbentuknya tujuan yang kompetitif. Apabila ketercapaian key result telah mencapai 100%, key result yang ada harus dievaluasi kembali.[5]
OKR dapat dibagikan ke semua elemen organisasi untuk menjelaskan tujuan organisasi ke kelompok-kelompok di dalamnya, sehingga mereka dapat menyesuaikan.[6] Penerapan OKR semestinya bertujuan untuk menghindari terciptanya pendekatan waterfall. Meskipun demikian, beberapa kritik justru menganggap OKR dapat menimbulkan pendekatan waterfall yang lebih besar.[7]
Sejarah
Perkembangan OKR umumnya dikaitkan dengan Andrew Grove yang dijuluki sebagai "Bapak OKR". Ia memperkenalkan pendekatan ini saat menjabat di Intel dan mendokumentasikannya dalam buku berjudul High Output Management yang terbit pada 1983.[8] Pada 1975, John Doerr yang menjabat sebagai pramuniaga di Intel mulai mengenal teori OKR sejak menghadiri pelatihan dari Andy Grove.[9] Konsep sederhana dan efektif dari Grove kemudian diperjelas oleh John Doerr.[10]
Pada 1999, Doerr bekerja untuk Kleiner Perkins. Pada saat itu juga dia memperkenalkan ide OKR-nya kepada Google.[11] Ide OKR dengan cepat menjadi inti budaya kerja Google sebagai "metodologi manajemen yang dapat membantu tercapainya fokus perusahaan terhadap suatu masalah penting dalam organisasi".[12] Doerr juga memublikasikan kerangka kerja OKR dalam buku berjudul Measure What Matters pada 2017.
Larry Page, mantan CEO Alphabet dan salah satu pendiri Google, memuji OKR sebagai konsep yang "membantu kami tumbuh 10 kali lipat atau lebih. Konsep tersebut membantu kami mencapai tujuan yang berani, yakni 'mengelola informasi dunia'. Konsep tersebut juga telah membuat saya dan perusahaan ini tepat waktu dan berada di jalan yang benar".[13]
Setelah populer di Google, OKR kemudian mendapatkan perhatian di beberapa perusahaan teknologi lainnya,[14] seperti LinkedIn,[15] Twitter,[16] Gett, Uber,[17] dan Microsoft.[18]
Lihat pula
Referensi
- ↑ Christina Wodtke. Introduction to OKRs. O’Reilly Media, Inc. 2016. ISBN 9781491960271.
- ↑ Denis Calin. What is OKR?. 2019-02-03.
- ↑ Alexander Maasik. Step by Step Guide to OKRs. Amazon Digital Services LLC.
- ↑ How to grade your OKRs. What Matters.
- ↑ John Doerr. Measure What Matters: How Google, Bono, and the Gates Foundation Rock the World with OKRs. Penguin Publishing Group. 2018. hlm. 31. ISBN 9780525536239.
- ↑ Christina Wodtke. Introduction to OKRs. O’Reilly Media, Inc. 2016. ISBN 9781491960271.
- ↑ Johan Formgren. Power of making a difference at work – Blog Article. Its in the Node. 2018-10-15.
- ↑ Andrew Grove. High Output Management. Random House. 1983. ISBN 0394532341.
- ↑ John Doerr. Measure What Matters: How Google, Bono, and the Gates Foundation Rock the World with OKRs. Penguin Publishing Group. 2018. hlm. 31. ISBN 9780525536239.
- ↑ John Doerr. Measure What Matters: How Google, Bono, and the Gates Foundation Rock the World with OKRs. Penguin Publishing Group. 2018. hlm. 31. ISBN 9780525536239.
- ↑ Steven Levy. In The Plex: How Google Thinks, Works, and Shapes Our Lives. Simon & Schuster. 2011. hlm. 162–3. ISBN 978-1-4165-9658-5.
- ↑ John Doerr. Measure What Matters: How Google, Bono, and the Gates Foundation Rock the World with OKRs. Penguin Publishing Group. 2018. hlm. 31. ISBN 9780525536239.
- ↑ John Doerr. Measure What Matters: How Google, Bono, and the Gates Foundation Rock the World with OKRs. Penguin Publishing Group. 2018. hlm. 31. ISBN 9780525536239.
- ↑ OKR Cycle. Enterprise Gamification.
- ↑ The Management Framework that Propelled LinkedIn to a $20 Billion Company. First Round Review.
- ↑ Kurt Wagner. Following Frat Party, Twitter's Jack Dorsey Vows to Make Diversity a Company Goal. recode. Vox Media, Inc.
- ↑ Susan Fowler. Reflecting On One Very, Very Strange Year At Uber. Susan Fowler Blog. Susan Fowler.
- ↑ Sandeep Chadda. 6 things I learnt about OKRs @ Microsoft. Medium.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29304759 (2026-06-01T16:22:16Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.