Pemikiran oportunistik: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29457576; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Penalaran oportunistik''' adalah metode dalam [[kecerdasan buatan]] (AI) untuk memilih strategi inferensi logis yang paling sesuai, tergantung pada situasi. Dalam metode ini, penalaran tidak terikat pada satu jenis strategi tertentu, seperti rantai maju atau rantai mundur, yang biasa digunakan untuk menarik kesimpulan dari fakta-fakta yang ada dalam basis pengetahuan. | '''Penalaran oportunistik''' adalah metode dalam [[kecerdasan buatan]] (AI) untuk memilih strategi inferensi logis yang paling sesuai, tergantung pada situasi. Dalam metode ini, penalaran tidak terikat pada satu jenis strategi tertentu, seperti rantai maju atau rantai mundur, yang biasa digunakan untuk menarik kesimpulan dari fakta-fakta yang ada dalam basis pengetahuan.<ref>I. Craig. [https://archive.org/details/blackboardsystem0000crai Blackboard systems]. 1995. hlm. [https://archive.org/details/blackboardsystem0000crai/page/84 84]. ISBN 1-56750-029-3.</ref> | ||
Berbeda dengan penalaran yang terstruktur, dalam penalaran oportunistik, bagian-bagian pengetahuan dapat diterapkan baik secara maju (menggunakan informasi yang sudah ada untuk membuat prediksi) atau mundur (menggunakan hasil yang ingin dicapai untuk mencari informasi yang diperlukan), tergantung pada "waktu yang paling tepat" untuk itu. | Berbeda dengan penalaran yang terstruktur, dalam penalaran oportunistik, bagian-bagian pengetahuan dapat diterapkan baik secara maju (menggunakan informasi yang sudah ada untuk membuat prediksi) atau mundur (menggunakan hasil yang ingin dicapai untuk mencari informasi yang diperlukan), tergantung pada "waktu yang paling tepat" untuk itu.<ref>Samuel J. Biondo. [https://archive.org/details/fundamentalsofex0000bion Fundamentals of expert systems technology]. 1990. hlm. [https://archive.org/details/fundamentalsofex0000bion/page/n82 69]. ISBN 0-89391-701-X.</ref> | ||
Sistem penalaran oportunistik sering menggabungkan elemen-elemen dari penalaran maju dan mundur, yang sangat berguna ketika jumlah kemungkinan inferensi sangat banyak. Sistem ini juga harus responsif terhadap data baru yang mungkin muncul. Penalaran oportunistik telah diterapkan dalam berbagai aplikasi, seperti sistem papan tulis dan aplikasi medis, di mana fleksibilitas dan responsivitas sangat penting. | Sistem penalaran oportunistik sering menggabungkan elemen-elemen dari penalaran maju dan mundur, yang sangat berguna ketika jumlah kemungkinan inferensi sangat banyak. Sistem ini juga harus responsif terhadap data baru yang mungkin muncul. Penalaran oportunistik telah diterapkan dalam berbagai aplikasi, seperti sistem papan tulis dan aplikasi medis, di mana fleksibilitas dan responsivitas sangat penting.<ref>Roy Turner. ''Opportunistic use of schemata''. Tenth Annual Conference of the Cognitive Science Society. 1990. hlm. 165. ISBN 0-8058-0436-6.</ref> | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pemikiran+oportunistik&oldid=29457576 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29457576 (2026-07-14T11:26:04Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pemikiran+oportunistik&oldid=29457576 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29457576 (2026-07-14T11:26:04Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 23 Agustus 2026 04.14
Penalaran oportunistik adalah metode dalam kecerdasan buatan (AI) untuk memilih strategi inferensi logis yang paling sesuai, tergantung pada situasi. Dalam metode ini, penalaran tidak terikat pada satu jenis strategi tertentu, seperti rantai maju atau rantai mundur, yang biasa digunakan untuk menarik kesimpulan dari fakta-fakta yang ada dalam basis pengetahuan.[1]
Berbeda dengan penalaran yang terstruktur, dalam penalaran oportunistik, bagian-bagian pengetahuan dapat diterapkan baik secara maju (menggunakan informasi yang sudah ada untuk membuat prediksi) atau mundur (menggunakan hasil yang ingin dicapai untuk mencari informasi yang diperlukan), tergantung pada "waktu yang paling tepat" untuk itu.[2]
Sistem penalaran oportunistik sering menggabungkan elemen-elemen dari penalaran maju dan mundur, yang sangat berguna ketika jumlah kemungkinan inferensi sangat banyak. Sistem ini juga harus responsif terhadap data baru yang mungkin muncul. Penalaran oportunistik telah diterapkan dalam berbagai aplikasi, seperti sistem papan tulis dan aplikasi medis, di mana fleksibilitas dan responsivitas sangat penting.[3]
Referensi
- ↑ I. Craig. Blackboard systems. 1995. hlm. 84. ISBN 1-56750-029-3.
- ↑ Samuel J. Biondo. Fundamentals of expert systems technology. 1990. hlm. 69. ISBN 0-89391-701-X.
- ↑ Roy Turner. Opportunistic use of schemata. Tenth Annual Conference of the Cognitive Science Society. 1990. hlm. 165. ISBN 0-8058-0436-6.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29457576 (2026-07-14T11:26:04Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.