Kedalaman warna: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26555694; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Kedalaman warna''' (; disebut juga '''kedalaman bit''', ) adalah (1) jumlah [[bit]] yang dipakai untuk menyimpan informasi warna tiap piksel atau (2) jumlah bit yang dipakai untuk tiap saluran. Untuk standar video konsumen, kedalaman bit menjelaskan jumlah bit yang dipakai oleh tiap komponen (saluran). | '''Kedalaman warna''' (; disebut juga '''kedalaman bit''', ) adalah (1) jumlah [[bit]] yang dipakai untuk menyimpan informasi warna tiap piksel atau (2) jumlah bit yang dipakai untuk tiap saluran. Untuk standar video konsumen, kedalaman bit menjelaskan jumlah bit yang dipakai oleh tiap komponen (saluran).<ref>G.J. Sullivan. [http://iphome.hhi.de/wiegand/assets/pdfs/2012_12_IEEE-HEVC-Overview.pdf Overview of the High Efficiency Video Coding (HEVC) Standard]. IEEE Transactions on Circuits and Systems for Video Technology. 25 Mei 2012.</ref><ref>G.J. Sullivan. [http://iphome.hhi.de/wiegand/assets/pdfs/2012_12_IEEE-HEVC-Performance.pdf Comparison of the Coding Efficiency of Video Coding Standards – Including High Efficiency Video Coding (HEVC)]. IEEE Trans. on Circuits and Systems for Video Technology. 22 Agustus 2012.</ref><ref>[http://phenix.it-sudparis.eu/jct/doc_end_user/current_document.php?id=7243 High Efficiency Video Coding (HEVC) text specification draft 10 (for FDIS & Consent)]. JCT-VC. 17 Januari 2013.</ref><ref>Alberto Dueñas. [http://phenix.it-sudparis.eu/jct/doc_end_user/current_document.php?id=6479 On a 10-bit consumer-oriented profile in High Efficiency Video Coding (HEVC)]. JCT-VC. 18 Oktober 2012.</ref> | ||
Ketika merujuk ke suatu piksel, istilah yang dipakai adalah '''bit per piksel''' (bpp). Ketika merujuk ke komponen (saluran) warna, istilah yang dipakai adalah '''bit per komponen''', '''bit per saluran''', '''bit per warna''' (semuanya disingkat bpc, dari bahasa Inggris-nya), serta '''bit per komponen piksel''', '''bit per saluran warna''', atau '''bit per sampel''' (bps). | Ketika merujuk ke suatu piksel, istilah yang dipakai adalah '''bit per piksel''' (bpp). Ketika merujuk ke komponen (saluran) warna, istilah yang dipakai adalah '''bit per komponen''', '''bit per saluran''', '''bit per warna''' (semuanya disingkat bpc, dari bahasa Inggris-nya), serta '''bit per komponen piksel''', '''bit per saluran warna''', atau '''bit per sampel''' (bps).<ref>G.J. Sullivan. [http://iphome.hhi.de/wiegand/assets/pdfs/2012_12_IEEE-HEVC-Overview.pdf Overview of the High Efficiency Video Coding (HEVC) Standard]. IEEE Transactions on Circuits and Systems for Video Technology. 25 Mei 2012.</ref><ref>G.J. Sullivan. [http://iphome.hhi.de/wiegand/assets/pdfs/2012_12_IEEE-HEVC-Performance.pdf Comparison of the Coding Efficiency of Video Coding Standards – Including High Efficiency Video Coding (HEVC)]. IEEE Trans. on Circuits and Systems for Video Technology. 22 Agustus 2012.</ref><ref>[http://help.adobe.com/en_US/aftereffects/cs/using/WSB48B246A-E34D-4d3f-A0A4-B932FD3F12E6a.html After Effects / Color basics]. Adobe Systems.</ref> | ||
Kedalaman warna adalah salah satu aspek representasi warna yang mengungkapkan presisi kadar tiap warna utama yang bisa ditampilkan. Aspek lainnya adalah luasan rentang warna yang bisa ditampilkan ([[gamut]]). Definisi presisi warna dan gamut dinyatakan sesuai spesifikasi pengodean warna yang memetakan nilai digital ke letak dalam [[ruang warna]]. | Kedalaman warna adalah salah satu aspek representasi warna yang mengungkapkan presisi kadar tiap warna utama yang bisa ditampilkan. Aspek lainnya adalah luasan rentang warna yang bisa ditampilkan ([[gamut]]). Definisi presisi warna dan gamut dinyatakan sesuai spesifikasi pengodean warna yang memetakan nilai digital ke letak dalam [[ruang warna]]. | ||
Jumlah bit intensitas dalam saluran warna juga dikenal sebagai '''resolusi radiometrik''', khususnya dalam bahasan [[Pencitraan satelit|citra satelit]]. | Jumlah bit intensitas dalam saluran warna juga dikenal sebagai '''resolusi radiometrik''', khususnya dalam bahasan [[Pencitraan satelit|citra satelit]].<ref>P. Thenkabail. [https://books.google.com/books?id=c2O1DwAAQBAJ&pg=PA20 Remote Sensing Handbook - Three Volume Set]. CRC Press. 2018. hlm. 20. ISBN 978-1-4822-8267-2.</ref> | ||
== Perbandingan == | == Perbandingan == | ||
== Warna terindeks == | == Warna terindeks == | ||
Dengan kedalaman warna yang relatif rendah, nilai yang disimpan biasanya bilangan yang mewakili indeks ke [[Palet (komputasi)|palet]] atau peta warna. Warna yang tersedia di palet bisa bergantung pada dukungan [[perangkat keras]] atau dapat diubah oleh perangkat lunak. Palet yang dapat diubah-ubah disebut palet [[warna semu]]. | Dengan kedalaman warna yang relatif rendah, nilai yang disimpan biasanya bilangan yang mewakili indeks ke [[Palet (komputasi)|palet]] atau peta warna. Warna yang tersedia di palet bisa bergantung pada dukungan [[perangkat keras]] atau dapat diubah oleh perangkat lunak. Palet yang dapat diubah-ubah disebut palet [[warna semu]]. | ||
| Baris 24: | Baris 21: | ||
=== Warna 1 bit === | === Warna 1 bit === | ||
Kedalaman 1 bit memiliki 2 warna langsung: biasanya hitam dan putih (atau warna apa pun yang dipakai [[Tabung sinar katode|CRT]]). Pada beberapa kasus, 1 berarti putih dan 0berarti hitam . | Kedalaman 1 bit memiliki 2 warna langsung: biasanya hitam dan putih (atau warna apa pun yang dipakai [[Tabung sinar katode|CRT]]). Pada beberapa kasus, 1 berarti putih dan 0berarti hitam . | ||
| Baris 40: | Baris 36: | ||
=== Warna 8 bit === | === Warna 8 bit === | ||
Kedalaman 8 bit memiliki 256 warna yang biasanya menggunakan palet yang bisa diprogram. Kedalaman ini dipakai oleh stasiun kerja Unix awal berwarna, [[VGA]] resolusi rendah, [[Super VGA]], Macintosh berwarna, [[Atari TT030]], [[Amiga Advanced Graphics Architecture|AGA Amiga]], [[Atari Falcon]], dan [[Acorn Archimedes]]. Baik X maupun Windows memberikan sistem yang luas untuk membolehkan tiap program memilih palet masing-masing sehingga menyebabkan kesalahan warna pada jendela yang tidak sedang difokuskan. | Kedalaman 8 bit memiliki 256 warna yang biasanya menggunakan palet yang bisa diprogram. Kedalaman ini dipakai oleh stasiun kerja Unix awal berwarna, [[VGA]] resolusi rendah, [[Super VGA]], Macintosh berwarna, [[Atari TT030]], [[Amiga Advanced Graphics Architecture|AGA Amiga]], [[Atari Falcon]], dan [[Acorn Archimedes]]. Baik X maupun Windows memberikan sistem yang luas untuk membolehkan tiap program memilih palet masing-masing sehingga menyebabkan kesalahan warna pada jendela yang tidak sedang difokuskan. | ||
Beberapa sistem menaruh kubus warna dalam palet untuk sistem warna langsung sehingga semua program memakai palet yang sama. Biasanya, jumlah tingkat intensitas biru lebih sedikit karena penglihatan manusia kurang peka terhadap warna biru daripada warna merah dan hijau. Dua pertiga reseptor mata mengolah cahaya dengan panjang gelombang yang lebih panjang. Palet warna yang umum dipakai antara lain | Beberapa sistem menaruh kubus warna dalam palet untuk sistem warna langsung sehingga semua program memakai palet yang sama. Biasanya, jumlah tingkat intensitas biru lebih sedikit karena penglihatan manusia kurang peka terhadap warna biru daripada warna merah dan hijau. Dua pertiga reseptor mata mengolah cahaya dengan panjang gelombang yang lebih panjang.<ref>[http://www.pantone.co.uk/pages/pantone/Pantone.aspx?pg=19357&ca=29 How we see color]. ''Pantone''.</ref> Palet warna yang umum dipakai antara lain | ||
* 6×6×6 ([[Warna web#Warna-warna aman untuk web|warna web aman]]) yang menyisakan 40 warna untuk derajat keabuan atau palet khusus; | * 6×6×6 ([[Warna web#Warna-warna aman untuk web|warna web aman]]) yang menyisakan 40 warna untuk derajat keabuan atau palet khusus; | ||
* 8×8×4 (3 bit untuk merah dan hijau serta 2 bit untuk biru) yang nilainya bisa dihitung dari warna biasa tanpa perkalian dan dipakai oleh seri sistem [[MSX|MSX2]] pada awal hingga pertengahan 1990-an; | * 8×8×4 (3 bit untuk merah dan hijau serta 2 bit untuk biru) yang nilainya bisa dihitung dari warna biasa tanpa perkalian dan dipakai oleh seri sistem [[MSX|MSX2]] pada awal hingga pertengahan 1990-an; | ||
| Baris 53: | Baris 48: | ||
=== ''High color'' (15/16 bit) === | === ''High color'' (15/16 bit) === | ||
Dalam sistem ''high color'' (warna tinggi), dua bita (16 bit) dibutuhkan untuk tiap piksel. Seringnya, tiap komponen (R, G, dan B) memiliki 5 bit. Satu bit sisa dipakai untuk saluran masker atau penanda pemakaian warna terindeks. Cara ini memberikan 32.768 warna yang bisa ditampilkan. Namun, pengaturan lainnya yang memberikan komponen G sebanyak 6 bit memberikan 65.536 warna, tetapi tanpa warna transparan.<ref>Edward M. Schwalb. [https://books.google.com/books?id=DM_EV4yJKYUC&pg=PA138 iTV handbook: technologies and standards]. Prentice Hall PTR. 2003. hlm. 138. ISBN 978-0-1310-0312-5.</ref> Kedalaman warna ini kadang-kadang dipakai oleh perangkat kecil dengan layar berwarna, seperti ponsel genggam, dan terkadang dianggap cukup untuk menampilkan citra fotografi.<ref>David A. Karp. [https://archive.org/details/windows98annoyan00karp Windows 98 annoyances]. O'Reilly Media. 1998. hlm. [https://archive.org/details/windows98annoyan00karp/page/156 156]. ISBN 978-1-5659-2417-8.</ref> Beberapa kali, empat bit per komponen warna dan empat bit untuk transparansi dipakai sehingga hanya didukung 4.096 warna. | |||
Dalam sistem ''high color'' (warna tinggi), dua bita (16 bit) dibutuhkan untuk tiap piksel. Seringnya, tiap komponen (R, G, dan B) memiliki 5 bit. Satu bit sisa dipakai untuk saluran masker atau penanda pemakaian warna terindeks. Cara ini memberikan 32.768 warna yang bisa ditampilkan. Namun, pengaturan lainnya yang memberikan komponen G sebanyak 6 bit memberikan 65.536 warna, tetapi tanpa warna transparan. Kedalaman warna ini kadang-kadang dipakai oleh perangkat kecil dengan layar berwarna, seperti ponsel genggam, dan terkadang dianggap cukup untuk menampilkan citra fotografi. Beberapa kali, empat bit per komponen warna dan empat bit untuk transparansi dipakai sehingga hanya didukung 4.096 warna. | |||
Istilah ''high color'' akhir-akhir ini dipakai untuk menyebut kedalaman warna di atas 24 bit. | Istilah ''high color'' akhir-akhir ini dipakai untuk menyebut kedalaman warna di atas 24 bit. | ||
=== 18 bit === | === 18 bit === | ||
Hampir semua LCD murah (seperti jenis [[TFT LCD|nematis terpilin]]) memberikan warna 18 bit (262.144 warna) untuk mendapatkan waktu transisi warna yang lebih cepat. Untuk memperkirakan warna 24 bit, dipakailah [[pembauran galat]] atau [[pengaturan laju bingkai]] atau justru membuang 6 bit warna. LCD yang lebih mahal (seperti [[Panel IPS|IPS]]) dapat menampilkan kedalaman warna 24 bit atau lebih. | Hampir semua LCD murah (seperti jenis [[TFT LCD|nematis terpilin]]) memberikan warna 18 bit (262.144 warna) untuk mendapatkan waktu transisi warna yang lebih cepat. Untuk memperkirakan warna 24 bit, dipakailah [[pembauran galat]] atau [[pengaturan laju bingkai]]<ref>Cyril Kowaliski. [http://techreport.com/review/23204/tr-summer-2012-system-guide/14 TR's Summer 2012 system guide]. The Tech Report. 2 Juli 2012. hlm. 14.</ref> atau justru membuang 6 bit warna. LCD yang lebih mahal (seperti [[Panel IPS|IPS]]) dapat menampilkan kedalaman warna 24 bit atau lebih. | ||
=== ''True color'' (24 bit) === | === ''True color'' (24 bit) === | ||
[[Gambar:16777216colors.png|thumb|200px|Seluruh 16.777.216 warna (diperkecil, klik gambar untuk resolusi penuh)]] | |||
Kedalaman 24 bit hampir selalu menggunakan 8 bit untuk tiap komponen: R (merah), G (hijau), dan B (biru). Kebanyakan [[format berkas gambar]] menggunakan kedalaman warna ini. Hampir seluruh kedalaman 32 bit memnggunakan 24 bit untuk warna dan 8 bit untuk transparansi. | Kedalaman 24 bit hampir selalu menggunakan 8 bit untuk tiap komponen: R (merah), G (hijau), dan B (biru). Kebanyakan [[format berkas gambar]] menggunakan kedalaman warna ini. Hampir seluruh kedalaman 32 bit memnggunakan 24 bit untuk warna dan 8 bit untuk transparansi. | ||
Kedalaman ini memiliki 16.777.216 warna. Mata manusia dapat membedakan sekitar 10 juta warna. Karena [[gamut]] tampilan layar lebih besar daripada jangkauan penglihatan manusia, kedalaman ini sudah cukup memberikan detail warna yang bisa dilihat. Namun, tampilan layar tidak menyebar warna sesuai pandangan manusia sehingga manusia dapat menemukan perbedaan di antara warna-wanra yang berdekatan (dikenal sebagai [[pemitaan warna]]). [[Derajat keabuan|Citra berderajat keabuan]] mengatur ketiga komponen dengan nilai yang sama sehingga hanya bisa menampilkan 256 warna, terlebih manusia dapat membedakan 30 tingkat abu-abu sehingga pemitaan warna lebih jelas. Beberapa perangkat lunak mencoba mengatasi ini dengan mengaburkan galat derajat keabuan. Namun, kebanyakan perangkat lunak modern menggunakan [[perenderan subpiksel]] untuk meningkatkan resolusi ruang pada layar LCD yang letak warnanya agak berbeda letak. | Kedalaman ini memiliki 16.777.216 warna. Mata manusia dapat membedakan sekitar 10 juta warna.<ref>D. B. Judd dan G. Wyszecki. [https://archive.org/details/colorinbusinesss0000judd_c7a0 Color in Business, Science and Industry]. Wiley-Interscience. 1975. hlm. [https://archive.org/details/colorinbusinesss0000judd_c7a0/page/388 388]. ISBN 0-4714-5212-2.</ref> Karena [[gamut]] tampilan layar lebih besar daripada jangkauan penglihatan manusia, kedalaman ini sudah cukup memberikan detail warna yang bisa dilihat. Namun, tampilan layar tidak menyebar warna sesuai pandangan manusia sehingga manusia dapat menemukan perbedaan di antara warna-wanra yang berdekatan (dikenal sebagai [[pemitaan warna]]). [[Derajat keabuan|Citra berderajat keabuan]] mengatur ketiga komponen dengan nilai yang sama sehingga hanya bisa menampilkan 256 warna, terlebih manusia dapat membedakan 30 tingkat abu-abu sehingga pemitaan warna lebih jelas.<ref>[https://www.popsci.com/humans-can-only-distinguish-between-about-30-shades-gray/ Humans Can Only Distinguish Between About 30 Shades Of Gray]. ''Popular Science''.</ref> Beberapa perangkat lunak mencoba mengatasi ini dengan mengaburkan galat derajat keabuan. Namun, kebanyakan perangkat lunak modern menggunakan [[perenderan subpiksel]] untuk meningkatkan resolusi ruang pada layar LCD yang letak warnanya agak berbeda letak. | ||
Format [[DVD-Video]] dan [[cakram Blu-ray]] mendukung kedalaman 8 bit per komponen dalam [[YCbCr]] dengan [[pencuplikan sebagian kroma]] 4:2:0. YCbCr dapat diubah ke RGB tanpa pengurangan nilai. | Format [[DVD-Video]] dan [[cakram Blu-ray]] mendukung kedalaman 8 bit per komponen dalam [[YCbCr]] dengan [[pencuplikan sebagian kroma]] 4:2:0.<ref>Clint DeBoer. [https://www.audioholics.com/home-theater-calibration/hdmi-black-levels-xvycc-rgb HDMI Enhanced Black Levels, xvYCC and RGB]. Audioholics. 16 April 2008.</ref><ref>[http://www.telairity.com/assets/downloads/Digital%20Color%20Coding.pdf Digital Color Coding]. Telairity.</ref> YCbCr dapat diubah ke RGB tanpa pengurangan nilai. | ||
=== ''Deep color'' (30 bit) === | === ''Deep color'' (30 bit) === | ||
''Deep color'' terdiri dari semiliar atau lebih warna.<ref>Keith Jack. [https://books.google.com/books?id=6dgWB3-rChYC&pg=PA168 Video demystified: a handbook for the digital engineer]. Newnes. 2007. hlm. 168. ISBN 978-0-7506-8395-1.</ref> Nilai 2<sup>30</sup> adalah sekitar 1,073 miliar. Biasanya, ini dibagi menjadi 10 bit untuk merah, hijau, dan biru. Bila transparansi juga ditambahkan sebesar 10 bit, ukuran tiap piksel menjadi 40 bit. | |||
''Deep color'' terdiri dari semiliar atau lebih warna. Nilai 2<sup>30</sup> adalah sekitar 1,073 miliar. Biasanya, ini dibagi menjadi 10 bit untuk merah, hijau, dan biru. Bila transparansi juga ditambahkan sebesar 10 bit, ukuran tiap piksel menjadi 40 bit. | |||
Beberapa sistem pada awalnya menyimpan tiga saluran 10 bit dalam kata 32 bit dengan 2 bit tak terpakai (atau untuk empat tingkat transparansi), misalnya [[Cineon]]. Beberapa sistem [[Silicon Graphics|SGI]] memiliki [[pengubah digital-ke-analog]] berukuran 10 atau lebih bit untuk sinyal video dan dapat diatur untuk menafsirkan data yang disimpan dengan cara ini pada tampilan layar. [[Format berkas BMP|Berkas BMP]] menjadikan ini sebagai salah satu formatnya dengan nama "HiColor" oleh [[Microsoft]]. | Beberapa sistem pada awalnya menyimpan tiga saluran 10 bit dalam kata 32 bit dengan 2 bit tak terpakai (atau untuk empat tingkat transparansi), misalnya [[Cineon]]. Beberapa sistem [[Silicon Graphics|SGI]] memiliki [[pengubah digital-ke-analog]] berukuran 10 atau lebih bit untuk sinyal video dan dapat diatur untuk menafsirkan data yang disimpan dengan cara ini pada tampilan layar. [[Format berkas BMP|Berkas BMP]] menjadikan ini sebagai salah satu formatnya dengan nama "HiColor" oleh [[Microsoft]]. | ||
=== 36 bit === | === 36 bit === | ||
Kedalaman 36 bit memiliki sekitar 68,71 miliar warna bila dipakai 12 bit per komponen. Bila transparansi juga ditambahkan sebesar 12 bit, ukuran tiap piksel menjadi 48 bit. | Kedalaman 36 bit memiliki sekitar 68,71 miliar warna bila dipakai 12 bit per komponen. Bila transparansi juga ditambahkan sebesar 12 bit, ukuran tiap piksel menjadi 48 bit. | ||
=== 48 bit === | === 48 bit === | ||
| Baris 84: | Baris 77: | ||
=== HDR dan gamut lebar === | === HDR dan gamut lebar === | ||
Beberapa sistem mulai menggunakan bit-bit tersebut di luar rentang 0–1 alih-alih untuk meningkatkan resolusi. Nilai di atas 1 dipakai untuk warna yang terlalu cerah untuk ditampilkan, seperti yang dipakai dalam [[fotografi HDR]] (HDRI). Bilangan negatif juga bisa meningkatkan gamut untuk mencakup semua warna yang mungkin. [[Pixar Image Computer]] menggunakan 12 bit untuk menyimpan bilangan dalam rentang dengan 2 bit untuk bagian [[bilangan bulat]] dan 10 bit untuk bagian pecahan. Sistem [[Cineon]] menggunakan kedalaman 10 bit dengan perangkat keras tampilan yang diatur agar nilai 95 adalah hitam dan 685 adalah putih. Sinyal yang dihasilkan cenderung mengurangi masa hidup CRT. | Beberapa sistem mulai menggunakan bit-bit tersebut di luar rentang 0–1 alih-alih untuk meningkatkan resolusi. Nilai di atas 1 dipakai untuk warna yang terlalu cerah untuk ditampilkan, seperti yang dipakai dalam [[fotografi HDR]] (HDRI). Bilangan negatif juga bisa meningkatkan gamut untuk mencakup semua warna yang mungkin. [[Pixar Image Computer]] menggunakan 12 bit untuk menyimpan bilangan dalam rentang dengan 2 bit untuk bagian [[bilangan bulat]] dan 10 bit untuk bagian pecahan. Sistem [[Cineon]] menggunakan kedalaman 10 bit dengan perangkat keras tampilan yang diatur agar nilai 95 adalah hitam dan 685 adalah putih.<ref>[http://www.qvolabs.com/acrobat/8bitvs10bit.pdf 8-bit vs. 10-bit Color Space]. Januari 2010.</ref> Sinyal yang dihasilkan cenderung mengurangi masa hidup CRT. | ||
=== Ruang warna linear dan titik mengambang === | === Ruang warna linear dan titik mengambang === | ||
| Baris 92: | Baris 85: | ||
=== Lebih dari tiga warna utama === | === Lebih dari tiga warna utama === | ||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
* [[Kedalaman bit audio]] | * [[Kedalaman bit audio]] | ||
| Baris 104: | Baris 95: | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kedalaman+warna&oldid=26555694 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26555694 (2024-11-23T00:47:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kedalaman+warna&oldid=26555694 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26555694 (2024-11-23T00:47:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 23 Agustus 2026 04.16
Kedalaman warna (; disebut juga kedalaman bit, ) adalah (1) jumlah bit yang dipakai untuk menyimpan informasi warna tiap piksel atau (2) jumlah bit yang dipakai untuk tiap saluran. Untuk standar video konsumen, kedalaman bit menjelaskan jumlah bit yang dipakai oleh tiap komponen (saluran).[1][2][3][4]
Ketika merujuk ke suatu piksel, istilah yang dipakai adalah bit per piksel (bpp). Ketika merujuk ke komponen (saluran) warna, istilah yang dipakai adalah bit per komponen, bit per saluran, bit per warna (semuanya disingkat bpc, dari bahasa Inggris-nya), serta bit per komponen piksel, bit per saluran warna, atau bit per sampel (bps).[5][6][7]
Kedalaman warna adalah salah satu aspek representasi warna yang mengungkapkan presisi kadar tiap warna utama yang bisa ditampilkan. Aspek lainnya adalah luasan rentang warna yang bisa ditampilkan (gamut). Definisi presisi warna dan gamut dinyatakan sesuai spesifikasi pengodean warna yang memetakan nilai digital ke letak dalam ruang warna.
Jumlah bit intensitas dalam saluran warna juga dikenal sebagai resolusi radiometrik, khususnya dalam bahasan citra satelit.[8]
Perbandingan
Warna terindeks
Dengan kedalaman warna yang relatif rendah, nilai yang disimpan biasanya bilangan yang mewakili indeks ke palet atau peta warna. Warna yang tersedia di palet bisa bergantung pada dukungan perangkat keras atau dapat diubah oleh perangkat lunak. Palet yang dapat diubah-ubah disebut palet warna semu.
Cip grafis lama, terutama yang dipakai dalam komputer rumah dan konsol permainan, biasanya mampu menggunakan palet yang berbeda untuk tiap sprite dan ubin untuk memaksimalkan jumlah warna yang ditampilkan bersamaan, sekaligus meminimalkan penggunaan memori.
Palet itu sendiri memiliki kedalaman warna (jumlah bit per entri). Meski sistem VGA terbaik hanya menawarkan palet 18 bit (262.144 warna), semua perangkat keras video berwarna dari Macintosh menawarkan palet 24 bit (16 juta warna). Palet 24 bit menjadi mayoritas dalam perangkat keras dan format berkas saat ini.
Palet jarang dipakai untuk kedalaman di atas 12 bit per piksel karena memori yang diperlukan untuk itu melebihi memori untuk pemilihan warna langsung (tanpa palet) untuk tiap piksel.
Daftar kedalaman warna yang umum
Jumlah warna pada kedalaman bit adalah . Kedalaman 1 bit memiliki 2 warna; kedalaman 2 bit memiliki 4 warna; ... kedalaman 8 bit memiliki 256 warna.
Warna 1 bit
Kedalaman 1 bit memiliki 2 warna langsung: biasanya hitam dan putih (atau warna apa pun yang dipakai CRT). Pada beberapa kasus, 1 berarti putih dan 0berarti hitam .
Warna 2 bit
Kedalaman 2 bit memiliki 4 warna yang biasanya berdasarkan palet tetap. Kedalaman ini dipakai oleh CGA, NeXTstation, Macintosh berwarna, Atari ST resolusi menengah, dan Game Boy (bukan Color).
Warna 3 bit
Kedalaman 3 bit memiliki 8 warna yang hampir selalu kombinasi merah, hijau, dan biru intensitas penuh. Kedalaman ini dipakai oleh komputer rumah awal dengan layar TV, termasuk ZX Spectrum dan BBC Micro.
Warna 4 bit
Kedalaman 4 bit memiliki 16 warna yang biasanya berdasarkan palet tetap. Kedalaman ini dipakai oleh EGA dan yang mendukung VGA resolusi tinggi, Macintosh berwarna, Atari ST resolusi rendah, Commodore 64, serta Amstrad CPC.
Warna 5 bit
Kedalaman 5 bit memiliki 32 warna yang menggunakan palet yang bisa diprogram. Kedalaman ini dipakai Amiga OCS.
Warna 8 bit
Kedalaman 8 bit memiliki 256 warna yang biasanya menggunakan palet yang bisa diprogram. Kedalaman ini dipakai oleh stasiun kerja Unix awal berwarna, VGA resolusi rendah, Super VGA, Macintosh berwarna, Atari TT030, AGA Amiga, Atari Falcon, dan Acorn Archimedes. Baik X maupun Windows memberikan sistem yang luas untuk membolehkan tiap program memilih palet masing-masing sehingga menyebabkan kesalahan warna pada jendela yang tidak sedang difokuskan.
Beberapa sistem menaruh kubus warna dalam palet untuk sistem warna langsung sehingga semua program memakai palet yang sama. Biasanya, jumlah tingkat intensitas biru lebih sedikit karena penglihatan manusia kurang peka terhadap warna biru daripada warna merah dan hijau. Dua pertiga reseptor mata mengolah cahaya dengan panjang gelombang yang lebih panjang.[9] Palet warna yang umum dipakai antara lain
- 6×6×6 (warna web aman) yang menyisakan 40 warna untuk derajat keabuan atau palet khusus;
- 8×8×4 (3 bit untuk merah dan hijau serta 2 bit untuk biru) yang nilainya bisa dihitung dari warna biasa tanpa perkalian dan dipakai oleh seri sistem MSX2 pada awal hingga pertengahan 1990-an;
- kubus 6×7×6 yang menyisakan 4 warna untuk palet khusus; serta
- kubus 6×8×5 yang menyisakan 16 warna untuk palet khusus.
Warna 12 bit
Kedalaman 12 bit memiliki 4.096 warna yang biasanya menggunakan palet yang bisa diprogram, meski pada akhirnya diatur ke kubus 16×16×16). Kedalaman ini dipakai oleh beberapa sistem Silicon Graphics, sistem Color NeXTstation, dan sistem Amiga dalam mode HAM.
High color (15/16 bit)
Dalam sistem high color (warna tinggi), dua bita (16 bit) dibutuhkan untuk tiap piksel. Seringnya, tiap komponen (R, G, dan B) memiliki 5 bit. Satu bit sisa dipakai untuk saluran masker atau penanda pemakaian warna terindeks. Cara ini memberikan 32.768 warna yang bisa ditampilkan. Namun, pengaturan lainnya yang memberikan komponen G sebanyak 6 bit memberikan 65.536 warna, tetapi tanpa warna transparan.[10] Kedalaman warna ini kadang-kadang dipakai oleh perangkat kecil dengan layar berwarna, seperti ponsel genggam, dan terkadang dianggap cukup untuk menampilkan citra fotografi.[11] Beberapa kali, empat bit per komponen warna dan empat bit untuk transparansi dipakai sehingga hanya didukung 4.096 warna.
Istilah high color akhir-akhir ini dipakai untuk menyebut kedalaman warna di atas 24 bit.
18 bit
Hampir semua LCD murah (seperti jenis nematis terpilin) memberikan warna 18 bit (262.144 warna) untuk mendapatkan waktu transisi warna yang lebih cepat. Untuk memperkirakan warna 24 bit, dipakailah pembauran galat atau pengaturan laju bingkai[12] atau justru membuang 6 bit warna. LCD yang lebih mahal (seperti IPS) dapat menampilkan kedalaman warna 24 bit atau lebih.
True color (24 bit)

Kedalaman 24 bit hampir selalu menggunakan 8 bit untuk tiap komponen: R (merah), G (hijau), dan B (biru). Kebanyakan format berkas gambar menggunakan kedalaman warna ini. Hampir seluruh kedalaman 32 bit memnggunakan 24 bit untuk warna dan 8 bit untuk transparansi.
Kedalaman ini memiliki 16.777.216 warna. Mata manusia dapat membedakan sekitar 10 juta warna.[13] Karena gamut tampilan layar lebih besar daripada jangkauan penglihatan manusia, kedalaman ini sudah cukup memberikan detail warna yang bisa dilihat. Namun, tampilan layar tidak menyebar warna sesuai pandangan manusia sehingga manusia dapat menemukan perbedaan di antara warna-wanra yang berdekatan (dikenal sebagai pemitaan warna). Citra berderajat keabuan mengatur ketiga komponen dengan nilai yang sama sehingga hanya bisa menampilkan 256 warna, terlebih manusia dapat membedakan 30 tingkat abu-abu sehingga pemitaan warna lebih jelas.[14] Beberapa perangkat lunak mencoba mengatasi ini dengan mengaburkan galat derajat keabuan. Namun, kebanyakan perangkat lunak modern menggunakan perenderan subpiksel untuk meningkatkan resolusi ruang pada layar LCD yang letak warnanya agak berbeda letak.
Format DVD-Video dan cakram Blu-ray mendukung kedalaman 8 bit per komponen dalam YCbCr dengan pencuplikan sebagian kroma 4:2:0.[15][16] YCbCr dapat diubah ke RGB tanpa pengurangan nilai.
Deep color (30 bit)
Deep color terdiri dari semiliar atau lebih warna.[17] Nilai 230 adalah sekitar 1,073 miliar. Biasanya, ini dibagi menjadi 10 bit untuk merah, hijau, dan biru. Bila transparansi juga ditambahkan sebesar 10 bit, ukuran tiap piksel menjadi 40 bit.
Beberapa sistem pada awalnya menyimpan tiga saluran 10 bit dalam kata 32 bit dengan 2 bit tak terpakai (atau untuk empat tingkat transparansi), misalnya Cineon. Beberapa sistem SGI memiliki pengubah digital-ke-analog berukuran 10 atau lebih bit untuk sinyal video dan dapat diatur untuk menafsirkan data yang disimpan dengan cara ini pada tampilan layar. Berkas BMP menjadikan ini sebagai salah satu formatnya dengan nama "HiColor" oleh Microsoft.
36 bit
Kedalaman 36 bit memiliki sekitar 68,71 miliar warna bila dipakai 12 bit per komponen. Bila transparansi juga ditambahkan sebesar 12 bit, ukuran tiap piksel menjadi 48 bit.
48 bit
Kedalaman 48 bit memiliki sekitar 281,5 triliun warna bila dipakai 16 bit per komponen. Bila transparansi juga ditambahkan sebesar 16 bit, ukuran tiap piksel menjadi 64 bit.
Perangkat lunak grafis, seperti Adobe Photoshop, mulai menggunakan 16 bit per saluran sejak awal untuk mengurangi kuantisasi dalam perhitungan warna. Terlebih lagi, kamera digital bisa menghasilkan 10 atau 12 bit per saluran dalam data mentahnya. Karena 16 bit adalah ukuran terdekat yang bisa dialamati, ia dapat dipakai untuk mengolah data mentah.
HDR dan gamut lebar
Beberapa sistem mulai menggunakan bit-bit tersebut di luar rentang 0–1 alih-alih untuk meningkatkan resolusi. Nilai di atas 1 dipakai untuk warna yang terlalu cerah untuk ditampilkan, seperti yang dipakai dalam fotografi HDR (HDRI). Bilangan negatif juga bisa meningkatkan gamut untuk mencakup semua warna yang mungkin. Pixar Image Computer menggunakan 12 bit untuk menyimpan bilangan dalam rentang dengan 2 bit untuk bagian bilangan bulat dan 10 bit untuk bagian pecahan. Sistem Cineon menggunakan kedalaman 10 bit dengan perangkat keras tampilan yang diatur agar nilai 95 adalah hitam dan 685 adalah putih.[18] Sinyal yang dihasilkan cenderung mengurangi masa hidup CRT.
Ruang warna linear dan titik mengambang
Bit yang lebih banyak juga mendorong penyimpanan nilai linear, yakni nilai yang disimpan adalah nilai intensitas langsung. Tingkatan linear membuat perhitungan lebih mudah. Namun, warna linear menyebabkan lebih banyak sampel dekat putih dan sedikit sampel dekat hitam sehingga kualitas linear 16 bit hampir sama dengan sRGB 12 bit.
Bilangan titik mengambang dapat menggambarkan tingkatan cahaya linear yang terpisah secara logaritma. Ia juga membolehkan jangkauan yang lebih luas, termasuk nilai negatif. Kebanyakan sistem pertama mendukung 32 bit per saluran presisi tunggal yang jauh melampaui akurasi yang dibutuhkan untuk kebanyakan aplikasi. Pada tahun 1999, Industrial Light & Magic merilis standar terbuka format gambar OpenEXR yang mendukung 16 bit per saluran presisi separuh. Ketika mendekati nilai 1,0, presisi separuh hanya memiliki presisi 11 bit sehingga beberapa profesional menolak presisi separuh ketika rentang dinamis diperluas tidak dibutuhkan.
Lebih dari tiga warna utama
Lihat pula
Referensi
- ↑ G.J. Sullivan. Overview of the High Efficiency Video Coding (HEVC) Standard. IEEE Transactions on Circuits and Systems for Video Technology. 25 Mei 2012.
- ↑ G.J. Sullivan. Comparison of the Coding Efficiency of Video Coding Standards – Including High Efficiency Video Coding (HEVC). IEEE Trans. on Circuits and Systems for Video Technology. 22 Agustus 2012.
- ↑ High Efficiency Video Coding (HEVC) text specification draft 10 (for FDIS & Consent). JCT-VC. 17 Januari 2013.
- ↑ Alberto Dueñas. On a 10-bit consumer-oriented profile in High Efficiency Video Coding (HEVC). JCT-VC. 18 Oktober 2012.
- ↑ G.J. Sullivan. Overview of the High Efficiency Video Coding (HEVC) Standard. IEEE Transactions on Circuits and Systems for Video Technology. 25 Mei 2012.
- ↑ G.J. Sullivan. Comparison of the Coding Efficiency of Video Coding Standards – Including High Efficiency Video Coding (HEVC). IEEE Trans. on Circuits and Systems for Video Technology. 22 Agustus 2012.
- ↑ After Effects / Color basics. Adobe Systems.
- ↑ P. Thenkabail. Remote Sensing Handbook - Three Volume Set. CRC Press. 2018. hlm. 20. ISBN 978-1-4822-8267-2.
- ↑ How we see color. Pantone.
- ↑ Edward M. Schwalb. iTV handbook: technologies and standards. Prentice Hall PTR. 2003. hlm. 138. ISBN 978-0-1310-0312-5.
- ↑ David A. Karp. Windows 98 annoyances. O'Reilly Media. 1998. hlm. 156. ISBN 978-1-5659-2417-8.
- ↑ Cyril Kowaliski. TR's Summer 2012 system guide. The Tech Report. 2 Juli 2012. hlm. 14.
- ↑ D. B. Judd dan G. Wyszecki. Color in Business, Science and Industry. Wiley-Interscience. 1975. hlm. 388. ISBN 0-4714-5212-2.
- ↑ Humans Can Only Distinguish Between About 30 Shades Of Gray. Popular Science.
- ↑ Clint DeBoer. HDMI Enhanced Black Levels, xvYCC and RGB. Audioholics. 16 April 2008.
- ↑ Digital Color Coding. Telairity.
- ↑ Keith Jack. Video demystified: a handbook for the digital engineer. Newnes. 2007. hlm. 168. ISBN 978-0-7506-8395-1.
- ↑ 8-bit vs. 10-bit Color Space. Januari 2010.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26555694 (2024-11-23T00:47:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.