Lompat ke isi

Integral lipat: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29300499; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
Dalam [[matematika]] (khususnya dalam cabang [[kalkulus multivariabel]]), '''integral lipat''' merupakan [[integral tentu]] dari [[fungsi variabel real banyak]], contohnya seperti  atau . Integral dari fungsi dua variabel pada daerah di bidang [[garis bilangan real|bilangan real]] (<math>\mathbb{R}^2</math>) disebut '''integral lipat dua''', dan integral dari fungsi tiga variabel pada daerah di ruang tiga dimensi bilangan real (<math>\mathbb{R}^3</math>) disebut '''integral lipat tiga'''.
[[File:Areabetweentwographs.svg|thumb|right|280px|Integral sebagai luasan antara dua kurva]]
 
Dalam [[matematika]] (khususnya dalam cabang [[kalkulus multivariabel]]), '''integral lipat''' merupakan [[integral tentu]] dari [[fungsi variabel real banyak]], contohnya seperti  atau . Integral dari fungsi dua variabel pada daerah di bidang [[garis bilangan real|bilangan real]] (<math>\mathbb{R}^2</math>) disebut '''integral lipat dua''', dan integral dari fungsi tiga variabel pada daerah di ruang tiga dimensi bilangan real (<math>\mathbb{R}^3</math>) disebut '''integral lipat tiga'''.<ref>James Stewart. [https://archive.org/details/calculusearlytra00stew_1 Calculus: Early Transcendentals]. Brooks Cole Cengage Learning. 2008. ISBN 978-0-495-01166-8.</ref>


==Pengenalan==
==Pengenalan==
Integral tentu dari fungsi positif satu variabel yang mewakili [[luas]] daerah antara [[grafik fungsi]] dan sumbu-. Mirip dengan sebelumnya, '''integral lipat dua''' dari fungsi positif dua variabel mewakili [[volume]] daerah antara permukaan yang didefinisikan melalui fungsi (di [[bidang Kartesius]] berdimensi tiga, dengan ) dan bidang yang memuat [[Domain fungsinya|domain]] fungsinya. Integral lipat akan memberikan [[hipervolume]] dari fungsi multidimensi jika ada banyaknya variabel.
Integral tentu dari fungsi positif satu variabel yang mewakili [[luas]] daerah antara [[grafik fungsi]] dan sumbu-. Mirip dengan sebelumnya, '''integral lipat dua''' dari fungsi positif dua variabel mewakili [[volume]] daerah antara permukaan yang didefinisikan melalui fungsi (di [[bidang Kartesius]] berdimensi tiga, dengan ) dan bidang yang memuat [[Domain fungsinya|domain]] fungsinya.<ref>James Stewart. [https://archive.org/details/calculusearlytra00stew_1 Calculus: Early Transcendentals]. Brooks Cole Cengage Learning. 2008. ISBN 978-0-495-01166-8.</ref> Integral lipat akan memberikan [[hipervolume]] dari fungsi multidimensi jika ada banyaknya variabel.


Pengintegralan banyak dari fungsi dalam variabel :  pada domain  biasanya diwakili oleh simbol integral bersarang yang dihitung dalam urutan yang terbalik (integral paling sebelah kiri dihitung terakhir), ditunjukkan oleh fungsi dan argumen integran dalam urutan wajar (integral pada argumen paling sebelah kanan dihitung terakhir). Domain pengintegralannya mewakili secara simbolis untuk setiap argumen pada simbol integral, atau disingkat oleh variabel di simbol integral paling sebelah kanan:
Pengintegralan banyak dari fungsi dalam variabel :  pada domain  biasanya diwakili oleh simbol integral bersarang yang dihitung dalam urutan yang terbalik (integral paling sebelah kiri dihitung terakhir), ditunjukkan oleh fungsi dan argumen integran dalam urutan wajar (integral pada argumen paling sebelah kanan dihitung terakhir). Domain pengintegralannya mewakili secara simbolis untuk setiap argumen pada simbol integral, atau disingkat oleh variabel di simbol integral paling sebelah kanan:<ref>Larson. [https://archive.org/details/multivariablecal0000lars Multivariable Calculus]. Cengage Learning. 2014. ISBN 978-1-285-08575-3.</ref>


:<math> \int \cdots \int_\mathbf{D}\, f(x_1,x_2,\ldots,x_n) \,dx_1 \!\cdots dx_n </math>
:<math> \int \cdots \int_\mathbf{D}\, f(x_1,x_2,\ldots,x_n) \,dx_1 \!\cdots dx_n </math>
Baris 33: Baris 35:
:<math>S=\lim_{\delta \to 0} \sum_{k=1}^m f(P_k)\, \operatorname{m} (C_k)</math>
:<math>S=\lim_{\delta \to 0} \sum_{k=1}^m f(P_k)\, \operatorname{m} (C_k)</math>


ada, dengan limitnya mengambil semua partisi  yang mungkin dari diameter setidaknya .
ada, dengan limitnya mengambil semua partisi  yang mungkin dari diameter setidaknya .<ref>Walter Rudin. [https://archive.org/details/principlesofmath00rudi Principles of Mathematical Analysis]. McGraw–Hill. ISBN 978-0-07-054235-8.</ref>


Jika  adalah terintegralkan Riemann, maka  disebut '''integral Riemann''' dari  pada  dan dinyatakan sebagai
Jika  adalah terintegralkan Riemann, maka  disebut '''integral Riemann''' dari  pada  dan dinyatakan sebagai
Baris 50: Baris 52:


===Sifat-sifat===
===Sifat-sifat===
Ada banyak sifat integral lipat yang sama dengan sifat integral dari fungsi satu variabel seperti linearitas, komutitativitas, kemonotonan, dan sebagainya. Sifat yang penting mengenai integral lipat adalah bahwa nilai suatu integral adalah bebas dari urutan integran terhadap syarat-syarat tertentu. Sifat populer ini dikenal sebagai [[teorema Fubini]].
Ada banyak sifat integral lipat yang sama dengan sifat integral dari fungsi satu variabel seperti linearitas, komutitativitas, kemonotonan, dan sebagainya. Sifat yang penting mengenai integral lipat adalah bahwa nilai suatu integral adalah bebas dari urutan integran terhadap syarat-syarat tertentu. Sifat populer ini dikenal sebagai [[teorema Fubini]].<ref>Frank Jones. [https://archive.org/details/lebesgueintegrat0000jone Lebesgue Integration on Euclidean Space]. Jones and Bartlett. 2001. hlm. [https://archive.org/details/lebesgueintegrat0000jone/page/527 527]–529.</ref>


===Kasus istimewa===
===Kasus istimewa===
Baris 68: Baris 70:
Pada beberapa kasus, penyelesaian masalah terkait dengan integral lipat melibatkan sebuah pencarian mengenai cara untuk mereduksi integral lipat menjadi [[integral teriterasi]], sebuah deret dari integral satu variabel, yang masing-masing integral dapat diselesaikan langsung. Namun, hal ini dibenarkan melalui [[teorema Fubini]], asalkan fungsinya [[Fungsi kontinu|kontinu]]. Terkadang metode ini dapat memperoleh hasil pengintegralan dengan menguji langsung tanpa melakukan perhitungan apapun.
Pada beberapa kasus, penyelesaian masalah terkait dengan integral lipat melibatkan sebuah pencarian mengenai cara untuk mereduksi integral lipat menjadi [[integral teriterasi]], sebuah deret dari integral satu variabel, yang masing-masing integral dapat diselesaikan langsung. Namun, hal ini dibenarkan melalui [[teorema Fubini]], asalkan fungsinya [[Fungsi kontinu|kontinu]]. Terkadang metode ini dapat memperoleh hasil pengintegralan dengan menguji langsung tanpa melakukan perhitungan apapun.


Berikut adalah beberapa contoh-contoh terkait metode-metode pengintegralan:
Berikut adalah beberapa contoh-contoh terkait metode-metode pengintegralan:<ref>James Stewart. [https://archive.org/details/calculusearlytra00stew_1 Calculus: Early Transcendentals]. Brooks Cole Cengage Learning. 2008. ISBN 978-0-495-01166-8.</ref>


===Fungsi konstan integran===
===Fungsi konstan integran===
Baris 102: Baris 104:
:<math>T = \left \{ ( x,y, z) \in \R^3 \ : \ x^2+y^2+z^2 \le 4 \right \},</math>
:<math>T = \left \{ ( x,y, z) \in \R^3 \ : \ x^2+y^2+z^2 \le 4 \right \},</math>
maka "bola" tersebut simetri dengan tiga sumbu. Namun, hal ini cukup mengintegralkannya terhadap sumbu- untuk memperlihatkan bahwa hasilnya adalah 0, karena fungsinya adalah ganjil dari variabel tersebut.</blockquote>
maka "bola" tersebut simetri dengan tiga sumbu. Namun, hal ini cukup mengintegralkannya terhadap sumbu- untuk memperlihatkan bahwa hasilnya adalah 0, karena fungsinya adalah ganjil dari variabel tersebut.</blockquote>


== Contoh ==
== Contoh ==
Baris 136: Baris 137:


=== Integral ganda di atas domain normal ===
=== Integral ganda di atas domain normal ===
Pertimbangkan wilayahnya (lihat grafik di contoh):
Pertimbangkan wilayahnya (lihat grafik di contoh):
:<math>D = \{ (x,y) \in \mathbf{R}^2 \ : \ x \ge 0, y \le 1, y \ge x^2 \}</math>
:<math>D = \{ (x,y) \in \mathbf{R}^2 \ : \ x \ge 0, y \le 1, y \ge x^2 \}</math>
Baris 163: Baris 162:


dan mendapatkan nilai yang sama.
dan mendapatkan nilai yang sama.


=== Menghitung volume ===
=== Menghitung volume ===
Baris 196: Baris 194:


::<math>\mathrm{Volume} = \frac13 \times \text{luas dasar} \times \text{tinggi} = \frac13 \times \frac{\ell^2}{2} \times \ell = \frac{ \ell^3}{6}.</math>
::<math>\mathrm{Volume} = \frac13 \times \text{luas dasar} \times \text{tinggi} = \frac13 \times \frac{\ell^2}{2} \times \ell = \frac{ \ell^3}{6}.</math>


== Beberapa integral tak wajar ==
== Beberapa integral tak wajar ==
Baris 206: Baris 203:
** [[Teorema Stokes]]
** [[Teorema Stokes]]
** [[Teorema Green]]
** [[Teorema Green]]
== Referensi ==


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
Baris 214: Baris 208:
*
*


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Integral+lipat&oldid=29300499 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29300499 (2026-06-01T02:03:38Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Integral+lipat&oldid=29300499 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29300499 (2026-06-01T02:03:38Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 24 Agustus 2026 23.05

Berkas:Areabetweentwographs.svg
Integral sebagai luasan antara dua kurva

Dalam matematika (khususnya dalam cabang kalkulus multivariabel), integral lipat merupakan integral tentu dari fungsi variabel real banyak, contohnya seperti atau . Integral dari fungsi dua variabel pada daerah di bidang bilangan real (2) disebut integral lipat dua, dan integral dari fungsi tiga variabel pada daerah di ruang tiga dimensi bilangan real (3) disebut integral lipat tiga.[1]

Pengenalan

Integral tentu dari fungsi positif satu variabel yang mewakili luas daerah antara grafik fungsi dan sumbu-. Mirip dengan sebelumnya, integral lipat dua dari fungsi positif dua variabel mewakili volume daerah antara permukaan yang didefinisikan melalui fungsi (di bidang Kartesius berdimensi tiga, dengan ) dan bidang yang memuat domain fungsinya.[2] Integral lipat akan memberikan hipervolume dari fungsi multidimensi jika ada banyaknya variabel.

Pengintegralan banyak dari fungsi dalam variabel : pada domain biasanya diwakili oleh simbol integral bersarang yang dihitung dalam urutan yang terbalik (integral paling sebelah kiri dihitung terakhir), ditunjukkan oleh fungsi dan argumen integran dalam urutan wajar (integral pada argumen paling sebelah kanan dihitung terakhir). Domain pengintegralannya mewakili secara simbolis untuk setiap argumen pada simbol integral, atau disingkat oleh variabel di simbol integral paling sebelah kanan:[3]

𝐃f(x1,x2,,xn)dx1dxn

Karena konsep antiturunan hanya didefinisikan untuk fungsi satu variabel real, definisi integral taktentu biasanya tidak langsung memperluas ke integral lipat.

Definisi secara matematis

Untuk , misalkan adalah domain hyperrectangle berdimensi , dengan interval "setengah terbuka". Maka, secara matematis didefinisikan sebagai

T=[a1,b1)×[a2,b2)××[an,bn)n.

Partisi masing-masing interval dengan keluarga hingga dari subinterval tak-bertindih , dengan masing-masing subinterval tertutup di sebelah kiri dan terbuka di sebelah kanan. Maka, keluarga hingga dari subrectangle yang dinyatakan sebagai

C=I1×I2××In

merupakan partitisi dari . Dalam artian, subrectangle tak bertindih dan gabungan dari interval tersebut adalah . Agar dapat menjelaskan lebih lanjut, misalkan adalah fungsi yang didefinisikan oleh . Misalkan pula partisi dari seperti yang didefinsikan sebelumnya, sehingga adalah keluarga dari subrectangle , dinyatakan sebagai . Secara matematis, ditulis sebagai

T=C1C2Cm

Kita dapat menghitung hampiran dari total volume berdimensi dengan batas bawahnya adalah hyperrectangle berdimensi dan batas atasnya adalah grafik berdimensi . Hal ini dapat ditunjukkan melalui jumlah Riemann:

k=1mf(Pk)m(Ck)

dengan adalah titik di dan merupakan hasilkali dari panjang interval yang hasilkali Kartesius adalah , juga dikenal sebagai ukuran dari .

Diameter suatu subrectangle merupakan panjang interval paling terbesar, dengan hasilkali Cartesiusnya adalah . Diameter dari partisi yang diberikan dinyatakan sebagai diameter terpanjang dari subrectangle dalam partisi. Secara intuitif, ketika diameter dari partisi dibatasi lebih kecil dan lebih kecil lagi, jumlah subrectangle semakin besar, dan ukuran dari masing-masing subrectangle semakin kecil. Fungsi dikatakan terintegralkan Riemann jika limit

S=limδ0k=1mf(Pk)m(Ck)

ada, dengan limitnya mengambil semua partisi yang mungkin dari diameter setidaknya .[4]

Jika adalah terintegralkan Riemann, maka disebut integral Riemann dari pada dan dinyatakan sebagai

Tf(x1,x2,,xn)dx1dxn

atau bentuk integral di atas sering kali disingkat sebagai

Tf(𝐱)dn𝐱.

dengan mewakili kelipatan dan merupakan diferensial volume berdimensi .

Integral Riemann suatu fungsi yang didefinsikan pada batas sembarang himpunan berdimensi dapat didefinisikan dengan memperluas fungsi tersebut menjadi sebuah fungsi yang didefinisikan pada persegi panjang setengah terbuka, dengan nilainya nol berada di luar domain fungsi aslinya. Maka, integral dari fungsi asli pada domain asli dinyatakan menjadi integral dari fungsi yang diperluas pada domain berupa persegi panjang, jika ada.

Integral Riemann berdimensi disebut integral lipat.

Sifat-sifat

Ada banyak sifat integral lipat yang sama dengan sifat integral dari fungsi satu variabel seperti linearitas, komutitativitas, kemonotonan, dan sebagainya. Sifat yang penting mengenai integral lipat adalah bahwa nilai suatu integral adalah bebas dari urutan integran terhadap syarat-syarat tertentu. Sifat populer ini dikenal sebagai teorema Fubini.[5]

Kasus istimewa

Ada berbagai kasus istimewa terkait dengan integral lipat. Integral lipat dua dari di ditulis

l=Tf(x,y)dxdy

untuk kasus sedangkan integral lipat tiga dari di ditulis

l=Tf(x,y,z)dxdydz

untuk kasus T3.

Perhatikan bahwa menurut konvensi, integral lipat ganda mempunyai dua tanda integral, sedangkan integral lipat tiga mempunyai tiga tanda integral.

Metode-metode pengintegralan

Pada beberapa kasus, penyelesaian masalah terkait dengan integral lipat melibatkan sebuah pencarian mengenai cara untuk mereduksi integral lipat menjadi integral teriterasi, sebuah deret dari integral satu variabel, yang masing-masing integral dapat diselesaikan langsung. Namun, hal ini dibenarkan melalui teorema Fubini, asalkan fungsinya kontinu. Terkadang metode ini dapat memperoleh hasil pengintegralan dengan menguji langsung tanpa melakukan perhitungan apapun.

Berikut adalah beberapa contoh-contoh terkait metode-metode pengintegralan:[6]

Fungsi konstan integran

Ketika integrannya adalah fungsi konstan , integral dari fungsi tersebut sama dengan hasil kali dari dan ukuran domain pengintegralan. Jika dan domainnya merupakan subdaerah dari , maka integral memberikan luas daerah. Namun jika domainnya merupakan subdaerah dari , maka integral memberikan volume daerah.

Contoh. Misalkan dan

D={(x,y)2 : 2x4 ; 3y6}

maka integral darinya adalah

3624 2 dxdy=23624 1 dxdy=2luas(D)=2(23)=12,

karena menurut definisi, diperoleh:

3624 1 dxdy=luas(D).

Metode menggunakan simetri

Ketika domain pengintegralan adalah simetri terhadap asalnya, yang terhadap salah satu variabel pengintegralan, dan integran adalah fungsi ganjil terhadap variabel tersebut, maka integralnya sama dengan nol, ketika integral pada dua bagian domain memiliki nilai mutlak yang sama, namun dengan tanda yang berlawanan. Ketika integran adalah fungsi genap terhadap variabel tersebut, maka integralnya dua kali integral pada satu bagian domain, ketika integral pada dua bagian domain adalah sama.

Contoh 1. Tinjau fungsi diintegralkan pada domain

T={(x,y)2 : x2+y21},

sebuah cakram berjari-jari 1 yang berpusat di titik asalnya dengan batas yang ditentukan.

Dengan menggunakan sifat linearitas, integral dari fungsi tersebut dapat diurai menjadi tiga bagian integral:

T(2sinx3y3+5)dxdy=T2sinxdxdyT3y3dxdy+T5dxdy

Fungsi adalah fungsi ganjil di variabel dan cakram simetri terhadap sumbu-, sehingga nilai dari integral pertama adalah 0. Mirip contoh sebelumnya, fungsi adalah fungsi ganjil dari, dan simetri terhadap sumbu-, dan seterusnya hingga mencapai hasil akhir, yaitu nilai dari integral ketiga. Jadi, integral aslinya sama dengan 5 kalinya dari luas cakram, yaitu 5'.

Contoh 2. Tinjau fungsi dan ketika mengintegralkan daerah bola berjari-jari 2, yang berpusat di titik asli,

T={(x,y,z)3 : x2+y2+z24},

maka "bola" tersebut simetri dengan tiga sumbu. Namun, hal ini cukup mengintegralkannya terhadap sumbu- untuk memperlihatkan bahwa hasilnya adalah 0, karena fungsinya adalah ganjil dari variabel tersebut.

Contoh

Integral ganda di atas persegi panjang

Mari kita asumsikan bahwa kita ingin mengintegrasikan fungsi multivariabel di suatu wilayah :

A={(x,y)𝐑2 : 11x14 ; 7y10} dan f(x,y)=x2+4y

Dari sini kami merumuskan integral iterasi

7101114(x2+4y)dxdy

Integral bagian dalam dilakukan terlebih dahulu, berintegrasi dengan dan mengambil sebagai konstanta, karena ini bukan variabel integrasi. Hasil integral ini, yang merupakan fungsi yang hanya bergantung pada , kemudian diintegrasikan sehubungan dengan .

1114(x2+4y)dx=[13x3+4yx]x=11x=14=13(14)3+4y(14)13(11)34y(11)=471+12y

Kami kemudian mengintegrasikan hasilnya sehubungan dengan .

710(471+12y) dy=[471y+6y2]y=7y=10=471(10)+6(10)2471(7)6(7)2=1719

Dalam kasus di mana integral ganda dari nilai absolut fungsi berhingga, urutan integrasi dapat dipertukarkan, yaitu, x pertama dan mengintegrasikan sehubungan dengan y pertama menghasilkan hasil yang sama. Itulah Teorema Fubini. Misalnya, melakukan perhitungan sebelumnya dengan urutan terbalik memberikan hasil yang sama:

1114710(x2+4y)dydx=1114[x2y+2y2]y=7y=10dx=1114(3x2+102)dx=[x3+102x]x=11x=14=1719.

Integral ganda di atas domain normal

Pertimbangkan wilayahnya (lihat grafik di contoh):

D={(x,y)𝐑2 : x0,y1,yx2}

Hitung

D(x+y)dxdy.

Domain ini normal dalam kaitannya dengan x dan y sumbu. Untuk menerapkan rumus, diperlukan untuk menemukan fungsi yang menentukan D dan interval di mana fungsi ini didefinisikan. Dalam hal ini kedua fungsi tersebut adalah:

α(x)=x2 and β(x)=1

sedangkan interval diberikan oleh perpotongan fungsi dengan x = 0, jadi interval dari [ab] = [0, 1] (normalitas telah dipilih sehubungan dengan sumbu x untuk pemahaman visual yang lebih baik).

Sekarang dimungkinkan untuk menerapkan rumus:

D(x+y)dxdy=01dxx21(x+y)dy=01dx [xy+y22]x21

(pada awalnya integral kedua dihitung dengan mempertimbangkan x sebagai konstanta). Operasi yang tersisa terdiri dari penerapan teknik dasar integral:

01[xy+y22]x21dx=01(x+12x3x42)dx==1320.

Bila kita memilih normalitas sehubungan dengan sumbu y - kita dapat menghitung

01dy0y(x+y)dx.

dan mendapatkan nilai yang sama.

Menghitung volume

Menggunakan metode yang dijelaskan sebelumnya, dimungkinkan untuk menghitung volume beberapa padatan umum.

  • Tabung: Volume tabung dengan tinggi dan dasar lingkaran jari-jari dapat dihitung dengan mengintegrasikan fungsi konstanta di atas alas lingkaran, menggunakan koordinat kutub.
Volume=02πdφ0Rhρdρ=2πh[ρ22]0R=πR2h

Ini sesuai dengan rumus volume sebuah prisma

Volume=luas alas×tinggi.
  • Bola: Volume bola dengan jari-jari dapat dihitung dengan mengintegrasikan fungsi konstanta 1 di atas bola, menggunakan koordinat bola.
Volume=Df(x,y,z)dxdydz=D1dV=Sρ2sinφdρdθdφ=02πdθ0πsinφdφ0Rρ2dρ=2π0πsinφdφ0Rρ2dρ=2π0πsinφR33dφ=23πR3[cosφ]0π=43πR3.
  • Tetrahedron (segitiga piramida atau 3 - simpleks): Volume tetrahedron dengan puncaknya pada titik asal dan tepi panjang sepanjang -, - dan -sumbu dapat dihitung dengan mengintegrasikan fungsi konstanta 1 di atas tetrahedron.
Volume=0dx0xdy0xydz=0dx0x(xy)dy=0(l22x+x2(x)22)dx=32+33[2x2x22+x36]0=3336=36
Hal ini sesuai dengan rumus volume sebuah piramida
Volume=13×luas dasar×tinggi=13×22×=36.

Beberapa integral tak wajar

Dalam kasus domain tidak terikat atau fungsi tidak terikat di dekat batas domain, kita harus memperkenalkan integral tidak tepat rangkap dua atau integral tidak tepat rangkap tiga.

Lihat pula

Pranala luar

  • e

Referensi

  1. James Stewart. Calculus: Early Transcendentals. Brooks Cole Cengage Learning. 2008. ISBN 978-0-495-01166-8.
  2. James Stewart. Calculus: Early Transcendentals. Brooks Cole Cengage Learning. 2008. ISBN 978-0-495-01166-8.
  3. Larson. Multivariable Calculus. Cengage Learning. 2014. ISBN 978-1-285-08575-3.
  4. Walter Rudin. Principles of Mathematical Analysis. McGraw–Hill. ISBN 978-0-07-054235-8.
  5. Frank Jones. Lebesgue Integration on Euclidean Space. Jones and Bartlett. 2001. hlm. 527–529.
  6. James Stewart. Calculus: Early Transcendentals. Brooks Cole Cengage Learning. 2008. ISBN 978-0-495-01166-8.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29300499 (2026-06-01T02:03:38Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.