Lompat ke isi

Faktor van 't Hoff: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27262243; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Faktor van 't Hoff ''' (dinamai dari kimiawan Belanda [[Jacobus Henricus van 't Hoff]]) adalah ukuran efek zat terlarut terhadap [[sifat koligatif]] seperti [[tekanan osmotik]], penurunan relatif dalam [[tekanan uap]], [[kenaikan titik didih]] dan [[penurunan titik beku]]. Faktor van 't Hoff merupakan rasio antara konsentrasi aktual partikel yang dihasilkan ketika zat terlarut dan [[konsentrasi]] zat yang dihitung dari massanya. Untuk sebagian besar zat non-[[elektrolit]] yang dilarutkan dalam air, faktor van 't Hoffnya biasanya bernilai 1. Untuk sebagian besar [[senyawa ionik]] yang dilarutkan dalam air, faktor van 't Hoffnya sebanding dengan jumlah ion diskrit dalam satuan rumus zat. Nilai ini berlaku hanya untuk [[larutan ideal]], karena kadang-kadang [[pasangan ion]] terjadi dalam larutan. Pada saat tertentu, sebagian kecil ion dipasangkan dan dihitung sebagai satu partikel. Pasangan ion terjadi sampai batas tertentu dalam semua larutan elektrolit. Senyawa ini menyebabkan faktor van 't Hoff yang terukur menjadi kurang dari yang diprediksi dalam larutan ideal. Penyimpangan untuk faktor van 't Hoff cenderung lebih besar di mana ion memiliki muatan ganda.
'''Faktor van&nbsp;'t Hoff ''' (dinamai dari kimiawan Belanda [[Jacobus Henricus van&nbsp;'t Hoff]])<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Faktor+van+%27t+Hoff&oldid=27262243 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref><ref>[http://nobelprize.org/nobel_prizes/chemistry/laureates/1901/hoff-lecture.html Nobel Lecture] ''Osmotic Pressure and Chemical Equilibrium''. Nobelprize.org website</ref><ref>Karl Grandin, ed. [http://nobelprize.org/nobel_prizes/chemistry/laureates/1901/hoff-bio.html Jacobus Henricus van 't Hoff Biography]. ''Les Prix Nobel''. The Nobel Foundation.</ref> adalah ukuran efek zat terlarut terhadap [[sifat koligatif]] seperti [[tekanan osmotik]], penurunan relatif dalam [[tekanan uap]], [[kenaikan titik didih]] dan [[penurunan titik beku]].<ref>J. T. MacQueen. ''Some observations concerning the van't Hoff equation''. ''J. Chem. Educ''. 1967. Vol. 44 (12). hlm. 755. doi:10.1021/ed044p755.</ref> Faktor van&nbsp;'t Hoff merupakan rasio antara konsentrasi aktual partikel yang dihasilkan ketika zat terlarut dan [[konsentrasi]] zat yang dihitung dari massanya. Untuk sebagian besar zat non-[[elektrolit]] yang dilarutkan dalam air, faktor van&nbsp;'t Hoffnya biasanya bernilai 1. Untuk sebagian besar [[senyawa ionik]] yang dilarutkan dalam air, faktor van&nbsp;'t Hoffnya sebanding dengan jumlah ion diskrit dalam satuan rumus zat. Nilai ini berlaku hanya untuk [[larutan ideal]], karena kadang-kadang [[pasangan ion]] terjadi dalam larutan. Pada saat tertentu, sebagian kecil ion dipasangkan dan dihitung sebagai satu partikel. Pasangan ion terjadi sampai batas tertentu dalam semua larutan elektrolit. Senyawa ini menyebabkan faktor van&nbsp;'t Hoff yang terukur menjadi kurang dari yang diprediksi dalam larutan ideal. Penyimpangan untuk faktor van&nbsp;'t Hoff cenderung lebih besar di mana ion memiliki muatan ganda.<ref>Barrow, G. M. [https://archive.org/details/physicalchemistr0000unse_k1t0 Physical Chemistry]. McGraw Hill Book Co. 1966. hlm. [https://archive.org/details/physicalchemistr0000unse_k1t0/page/230 230]-232.</ref>


== Rumus ==
== Rumus ==
Jika elektrolit atau senyawa lain berdisosiasi menjadi <math> \ q </math> ion, sedangkan derajat disosiasi elektrolit tersebut adalah <math> \alpha </math>, maka faktor van&nbsp;'t Hoffnya adalah:
Jika elektrolit atau senyawa lain berdisosiasi menjadi <math> \ q </math> ion, sedangkan derajat disosiasi elektrolit tersebut adalah <math> \alpha </math>, maka faktor van&nbsp;'t Hoffnya adalah:<ref>Castellan, G.W. ''Physical Chemistry''. Addison-Wesley Publishing Co. 1964. hlm. 215-17.</ref>


<math> \ i = 1 + \alpha  \cdot (q - 1) \! </math>
<math> \ i = 1 + \alpha  \cdot (q - 1) \! </math>
Baris 9: Baris 9:


== Signifikansi fisik dari  ==
== Signifikansi fisik dari  ==
* Ketika partikel terlarut bergabung dalam larutan,  kurang dari 1. Misalnya, [[asam karboksilat]] seperti [[asam asetat]] (asam etanoat) atau [[asam benzoat]] terbentuk [[dimer]] dalam benzena, sehingga jumlah partikel terlarut adalah setengah dari jumlah molekul asam.
* Ketika partikel terlarut bergabung dalam larutan,  kurang dari 1. Misalnya, [[asam karboksilat]] seperti [[asam asetat]] (asam etanoat) atau [[asam benzoat]] terbentuk [[dimer]] dalam benzena, sehingga jumlah partikel terlarut adalah setengah dari jumlah molekul asam.
* Ketika partikel terlarut [[disosiasi (kimia)|terdisosiasi]] dalam larutan,  lebih besar dari 1 (misalnya [[natrium klorida]] dalam air, [[kalium klorida]] dalam air, [[magnesium klorida]] dalam air).
* Ketika partikel terlarut [[disosiasi (kimia)|terdisosiasi]] dalam larutan,  lebih besar dari 1 (misalnya [[natrium klorida]] dalam air, [[kalium klorida]] dalam air, [[magnesium klorida]] dalam air).
Baris 33: Baris 31:


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Faktor+van+%27t+Hoff&oldid=27262243 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27262243 (2025-05-12T07:57:40Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Faktor+van+%27t+Hoff&oldid=27262243 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27262243 (2025-05-12T07:57:40Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 25 Agustus 2026 14.03

Faktor van 't Hoff (dinamai dari kimiawan Belanda Jacobus Henricus van 't Hoff)[1][2][3] adalah ukuran efek zat terlarut terhadap sifat koligatif seperti tekanan osmotik, penurunan relatif dalam tekanan uap, kenaikan titik didih dan penurunan titik beku.[4] Faktor van 't Hoff merupakan rasio antara konsentrasi aktual partikel yang dihasilkan ketika zat terlarut dan konsentrasi zat yang dihitung dari massanya. Untuk sebagian besar zat non-elektrolit yang dilarutkan dalam air, faktor van 't Hoffnya biasanya bernilai 1. Untuk sebagian besar senyawa ionik yang dilarutkan dalam air, faktor van 't Hoffnya sebanding dengan jumlah ion diskrit dalam satuan rumus zat. Nilai ini berlaku hanya untuk larutan ideal, karena kadang-kadang pasangan ion terjadi dalam larutan. Pada saat tertentu, sebagian kecil ion dipasangkan dan dihitung sebagai satu partikel. Pasangan ion terjadi sampai batas tertentu dalam semua larutan elektrolit. Senyawa ini menyebabkan faktor van 't Hoff yang terukur menjadi kurang dari yang diprediksi dalam larutan ideal. Penyimpangan untuk faktor van 't Hoff cenderung lebih besar di mana ion memiliki muatan ganda.[5]

Rumus

Jika elektrolit atau senyawa lain berdisosiasi menjadi  q ion, sedangkan derajat disosiasi elektrolit tersebut adalah α, maka faktor van 't Hoffnya adalah:[6]

 i=1+α(q1)

Banyak zat terlarut ketika larut larut menjadi dua atau lebih spesi, seperti dalam kasus senyawa ionik. Sehingga konsentrasi spesi dalam disosiasi tidak cocok dengan zat terlarut, karenanya dibutuhkan faktor yang dengan mengalikannya dengan konsentrasi zat terlarut akan menghasilkan konsentrasi total spesi dalam larutan. Data ini sangat penting untuk sifat koligatif seperti fenomena osmosis, karena tekanan osmotik tergantung pada konsentrasi spesi dalam larutan dan bukan pada konsentrasi zat terlarut.

Signifikansi fisik dari

Nilai adalah jumlah aktual partikel dalam larutan setelah disosiasi dibagi dengan jumlah unit rumus yang awalnya dilarutkan dalam larutan dan berarti jumlah partikel per unit formula dari zat terlarut ketika larutan encer.

Hubungan dengan koefisien osmotik

Kuantitas ini dapat dikaitkan dengan koefisien osmotik g melalui hubungan:

i=ng

Lihat pula

Referensi

  1. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  2. Nobel Lecture Osmotic Pressure and Chemical Equilibrium. Nobelprize.org website
  3. Karl Grandin, ed. Jacobus Henricus van 't Hoff Biography. Les Prix Nobel. The Nobel Foundation.
  4. J. T. MacQueen. Some observations concerning the van't Hoff equation. J. Chem. Educ. 1967. Vol. 44 (12). hlm. 755. doi:10.1021/ed044p755.
  5. Barrow, G. M. Physical Chemistry. McGraw Hill Book Co. 1966. hlm. 230-232.
  6. Castellan, G.W. Physical Chemistry. Addison-Wesley Publishing Co. 1964. hlm. 215-17.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27262243 (2025-05-12T07:57:40Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.