Lingkaran luar: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28710879; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
Dalam [[geometri]], '''lingkaran luar''' adalah [[lingkaran]] yang melalui semua [[Sudut (geometri)|titik sudut]] suatu [[Poligon|segibanyak]]. Dalam hal ini, segibanyak tersebut adalah ''segibanyak dalam'' dari lingkaran. Titik-titik sudut segibanyak tersebut disebut selingkaran (konsiklis). | [[File:Circumscribed_Polygon.svg|thumb|right|280px|Lingkaran luar C dari segibanyak P yang berpusat di O]] | ||
Dalam [[geometri]], '''lingkaran luar'''<ref>Djati Kerami. [http://repositori.kemdikbud.go.id/2936/ Kamus Matematika Geometri 1]. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 1994. ISBN 978-979-459-470-4.</ref> adalah [[lingkaran]] yang melalui semua [[Sudut (geometri)|titik sudut]] suatu [[Poligon|segibanyak]]. Dalam hal ini, segibanyak tersebut adalah ''segibanyak dalam'' dari lingkaran. Titik-titik sudut segibanyak tersebut disebut selingkaran (konsiklis).<ref>Slamet HW. [https://books.google.co.id/books?id=47VVDwAAQBAJ&pg=PA70&lpg=PA70#v=onepage&q&f=false Geometri Analitika Bidang Datar]. Muhammadiyah University Press. hlm. 70. ISBN 978-602-361-114-0.</ref> | |||
Tidak semua segibanyak mempunyai lingkaran luar. Suatu segibanyak mempunyai lingkaran luar jika dan hanya jika garis sumbu tiap-tiap sisinya berpotongan pada satu titik. [[Garis bagi tegak lurus|Garis sumbu]] suatu sisi segibanyak merupakan [[Lokus (matematika)|tempat kedudukan]] titik-titik yang berjarak sama dengan kedua titik ujung sisi itu. Jadi, apabila seluruh garis sumbu perpotongan pada satu titik maka titik itu akan berjarak sama dengan seluruh titik sudut segibanyak itu. | Tidak semua segibanyak mempunyai lingkaran luar. Suatu segibanyak mempunyai lingkaran luar jika dan hanya jika garis sumbu tiap-tiap sisinya berpotongan pada satu titik. [[Garis bagi tegak lurus|Garis sumbu]] suatu sisi segibanyak merupakan [[Lokus (matematika)|tempat kedudukan]] titik-titik yang berjarak sama dengan kedua titik ujung sisi itu. Jadi, apabila seluruh garis sumbu perpotongan pada satu titik maka titik itu akan berjarak sama dengan seluruh titik sudut segibanyak itu. | ||
== Segitiga == | == Segitiga == | ||
Setiap segitiga pasti memiliki lingkaran luar. Perhatikan bahwa setiap titik pada garis sumbu yang memotong sisi AB, jaraknya dengan titik ''A'' sama dengan jaraknya dengan titik ''B''. Begitu pula setiap titik pada garis sumbu yang memotong sisi ''BC'', jaraknya dengan titik ''B'' sama dengan jaraknya dengan titik C. Karena titik ''A'', B, dan C tidak segaris, pastilah titik sumbunya berpotongan pada satu titik. Jelas bahwa titik perpotongan itu memiliki jarak yang sama menuju titik A, B, dan C. | Setiap segitiga pasti memiliki lingkaran luar. Perhatikan bahwa setiap titik pada garis sumbu yang memotong sisi AB, jaraknya dengan titik ''A'' sama dengan jaraknya dengan titik ''B''. Begitu pula setiap titik pada garis sumbu yang memotong sisi ''BC'', jaraknya dengan titik ''B'' sama dengan jaraknya dengan titik C. Karena titik ''A'', B, dan C tidak segaris, pastilah titik sumbunya berpotongan pada satu titik. Jelas bahwa titik perpotongan itu memiliki jarak yang sama menuju titik A, B, dan C. | ||
| Baris 19: | Baris 20: | ||
Segiempat yang semua sudutnya selingkaran disebut [[segiempat tali busur]]. Segiempat ini memiliki beberapa sifat, diantaranya bahwa sudut-sudutnya yang berseberangan saling berpelurus (jumlah sudutnya 180 derajat). | Segiempat yang semua sudutnya selingkaran disebut [[segiempat tali busur]]. Segiempat ini memiliki beberapa sifat, diantaranya bahwa sudut-sudutnya yang berseberangan saling berpelurus (jumlah sudutnya 180 derajat). | ||
== | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lingkaran+luar&oldid=28710879 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28710879 (2025-12-17T12:01:54Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 25 Agustus 2026 14.05
Dalam geometri, lingkaran luar[1] adalah lingkaran yang melalui semua titik sudut suatu segibanyak. Dalam hal ini, segibanyak tersebut adalah segibanyak dalam dari lingkaran. Titik-titik sudut segibanyak tersebut disebut selingkaran (konsiklis).[2]
Tidak semua segibanyak mempunyai lingkaran luar. Suatu segibanyak mempunyai lingkaran luar jika dan hanya jika garis sumbu tiap-tiap sisinya berpotongan pada satu titik. Garis sumbu suatu sisi segibanyak merupakan tempat kedudukan titik-titik yang berjarak sama dengan kedua titik ujung sisi itu. Jadi, apabila seluruh garis sumbu perpotongan pada satu titik maka titik itu akan berjarak sama dengan seluruh titik sudut segibanyak itu.
Segitiga
Setiap segitiga pasti memiliki lingkaran luar. Perhatikan bahwa setiap titik pada garis sumbu yang memotong sisi AB, jaraknya dengan titik A sama dengan jaraknya dengan titik B. Begitu pula setiap titik pada garis sumbu yang memotong sisi BC, jaraknya dengan titik B sama dengan jaraknya dengan titik C. Karena titik A, B, dan C tidak segaris, pastilah titik sumbunya berpotongan pada satu titik. Jelas bahwa titik perpotongan itu memiliki jarak yang sama menuju titik A, B, dan C.
Jari-jari lingkaran luar
Jari-jari lingkaran luar segitiga dapat dicari dengan aturan sinus, yakni
sehingga dapat dirumuskan
Segiempat
Segiempat yang semua sudutnya selingkaran disebut segiempat tali busur. Segiempat ini memiliki beberapa sifat, diantaranya bahwa sudut-sudutnya yang berseberangan saling berpelurus (jumlah sudutnya 180 derajat).
Referensi
- ↑ Djati Kerami. Kamus Matematika Geometri 1. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 1994. ISBN 978-979-459-470-4.
- ↑ Slamet HW. Geometri Analitika Bidang Datar. Muhammadiyah University Press. hlm. 70. ISBN 978-602-361-114-0.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28710879 (2025-12-17T12:01:54Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.