Cacat sudut: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 13734410; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 12: | Baris 12: | ||
Dalam istilah modern, cacat pada titik atau di atas segitiga (dengan minus) justru menghasilkan nilai kelengkungan pada titik itu atau total (terintegrasi) di atas segitiga, sebagaimana ditetapkan oleh [[teorema Gauss-Bonnet]]. | Dalam istilah modern, cacat pada titik atau di atas segitiga (dengan minus) justru menghasilkan nilai kelengkungan pada titik itu atau total (terintegrasi) di atas segitiga, sebagaimana ditetapkan oleh [[teorema Gauss-Bonnet]]. | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* | * | ||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Cacat+sudut&oldid=13734410 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 13734410 (2018-02-28T11:05:15Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Cacat+sudut&oldid=13734410 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 13734410 (2018-02-28T11:05:15Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 25 Agustus 2026 14.06
Dalam geometri, cacat (sudut) (defisit atau defisiensi) (), berarti kegagalan sejumlah sudut untuk menambahkan hingga jumlah yang diharapkan sebesar 360° atau 180°, sesuai dengan jumlah sudut di bidang tersebut. Gagasan sebaliknya adalah kelebihannya.
Secara klasik cacatnya dapat muncul dalam dua cara:
- Cacat sebuah simpul dari polihedron;
- Cacat dari segitiga hiperbolik;
dan kelebihannya juga muncul dalam dua cara:
- Kelebihan dari polihedron toroidal.
- kelebihan dari segitiga sferis;
Di dalam bidang, sudut sekitar satu titik bertambah hingga 360°, sedangkan sudut dalam pada segitiga bertambah hingga 180° (ekuivalen, sudut luarnya bertambah hingga 360°). Namun, pada polihedron cembung, sudut pada titik vertikal rata-rata bertambah hingga kurang dari 360°, pada segitiga serba segi, sudut dalamnya selalu bertambah hingga lebih dari 180° (sudut luarnya bertambah hingga kurang dari 360°), dan sudut dalam segitiga hiperbolik selalu bertambah hingga kurang dari 180° (sudut luarnya bertambah hingga lebih dari 360°).
Dalam istilah modern, cacat pada titik atau di atas segitiga (dengan minus) justru menghasilkan nilai kelengkungan pada titik itu atau total (terintegrasi) di atas segitiga, sebagaimana ditetapkan oleh teorema Gauss-Bonnet.
Pranala luar
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 13734410 (2018-02-28T11:05:15Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.