Lompat ke isi

Institut Pertanian Bogor: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
Maintenance script (bicara | kontrib)
Pembersihan konten sesuai kebijakan Wiki Unissula
Baris 548: Baris 548:
* '''UKM Kerohanian'''
* '''UKM Kerohanian'''
** Badan Kerohanian Islam Mahasiswa (BKIM)
** Badan Kerohanian Islam Mahasiswa (BKIM)
** Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) (bermitra dengan [[Perkantas]])
** Kesatuan Mahasiswa Katolik Indonesia (KEMAKI)
** Kesatuan Mahasiswa Budha (KMBA)
** Kesatuan Mahasiswa Budha (KMBA)
** Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma
** Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma

Revisi per 9 September 2026 06.29

Institut Pertanian Bogor (nama bahasa Inggris: IPB University, sebelumnya Bogor Agricultural University;[1][2] aksara Sunda: ) merupakan Perguruan Tinggi Negeri yang berlokasi di Kota dan Kabupaten Bogor, Jawa Barat. IPB awalnya merupakan fakultas pertanian dari Universitas Indonesia. Namun, pada 1 September 1963, IPB lepas dari Universitas Indonesia dan berdiri menjadi sebuah institut pertanian. Pada tanggal 7 November 2017 lalu Institut Pertanian Bogor (IPB) resmi mendapatkan status akreditasi dengan peringkat A (sangat baik) berdasarkan hasil rapat pleno Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Berdasarkan hasil penilaian Business Innovation Center–Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI, IPB menjadi perguruan tinggi di Indonesia yang paling banyak melakukan inovasi dalam Inovasi Indonesia paling Prospektif (sebanyak 39,71 persen) selama sepuluh tahun berturut-turut (2008-2018). Hal tersebut terkait dengan keberhasilan IPB menghasilkan inovasi-inovasi dengan kualitas berskala nasional maupun internasional. Pada tahun 2020, IPB Berhasil mendapatkan peringkat 1 Kampus terbaik se-Indonesia menurut Kemdikbud.

Sebelum diresmikan pada tahun 1963, IPB adalah sebuah fakultas pertanian pada Universitas Indonesia. Pada tanggal 1 September 1963.[3] Presiden Pertama Indonesia, Ir. Soekarno, melakukan peletakkan batu pertama pembangunan kampus sekaligus menandai peresmian Institut Pertanian Bogor sebagai sebuah perguruan tinggi mandiri.

Saat ini, Rektor IPB untuk periode 2017-2022 adalah Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si.[4]

Sejarah

Institut Pertanian Bogor adalah lembaga pendidikan tinggi pertanian yang secara historis merupakan bentukan dari lembaga-lembaga pendidikan menengah dan tinggi pertanian serta kedokteran hewan yang dimulai telah pada awal abad ke-20 di Bogor.[5] IPB saat ini berlokasi di Jalan Raya Dramaga, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.[6]

Sebelum Perang Dunia II, lembaga-lembaga pendidikan menengah tersebut dikenal dengan nama Middelbare Landbouwschool Buitenzorg (Sekolah Menengah Pertanian), Middelbare Bosbouwschool Buitenzorg (Sekolah Menengah Kehutanan) dan Nederlandsch Indische Veeartsenschool (Sekolah Kedokteran Hewan Hindia Belanda).[7]

Lahirnya Institut Pertanian Bogor (IPB) pada tanggal 1 September 1963 berdasarkan keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan (PTIP) No. 92/1963 yang kemudian disahkan oleh Presiden RI Pertama dengan Keputusan No. 279/1965.[8] Pada saat itu, dua fakultas di Bogor yang berada dalam naungan UI berkembang menjadi lima fakultas, yaitu Fakultas Pertanian, Fakultas Kedokteran Hewan, Fakultas Perikanan, Fakultas Peternakan dan Fakultas Kehutanan. Pada tahun 1964, lahir Fakultas Teknologi dan Mekanisasi Pertanian yang kini menjadi Fakultas Teknologi Pertanian.[9][10]

Pada tahun 1980 IPB membangun laboratorium raksasa di Bukit Daham Ilnuris, Singasari, Jonggol seluas kurang lebih 200 hektare. Saat ini, kawasan tersebut terbagi dua yaitu 169 hektare untuk UP3J milik Fakultas Peternakan Melalui SK Rektor no. 020/Um/1993 dan 70 hektare Kebun Pendidikan yang dikelola oleh Fakultas Pertanian. Kawasan ini memiliki fungsi sebagai sarana penunjang pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, penyuluhan bidang peternakan atau pertanian secara umum.[11]

Pada tanggal 26 Desember 2000, pemerintah Indonesia mengesahkan status otonomi IPB berdasarkan PP No. 152. Semenjak itu, IPB merupakan perguruan tinggi berstatus badan hukum milik negara (BHMN).[12]

Pada tahun 2005, IPB menerapkan sistem mayor-minor sebagai pengganti sistem kurikulum nasional.[13][14] Sistem ini hanya diterapkan di IPB.[15] Setiap mahasiswa IPB dimungkinkan mengambil dua atau bahkan lebih mata keahlian (jurusan) yang diminatinya.[16][17][18][19][20]

Pada pertengahan tahun 2019, IPB dalam bahasa Inggris secara resmi berubah nama dari Bogor Agricultural University menjadi IPB University.[21] Perubahan nama ini merupakan usaha untuk mengemas kembali keunggulan IPB agar kompetitif di dunia pendidikan tinggi, serta meningkatkan citra positif IPB. Perubahan ini dilakukan berdasarkan hasil riset oleh konsultan branding Amalia E. Maulana dan lembaga konsultan pimpinannya, ETNOMARK Consulting.[22][23][24]

Kampus

IPB memiliki enam kampus yang tersebar di beberapa lokasi dengan peruntukan khusus:

  1. Kampus IPB Dramaga sebagai kantor rektorat dan pusat kegiatan belajar-mengajar S-1, S-2 dan S3. Selain itu, disediakan fasilitas sosial dan fasilitas umum.
  2. Kampus IPB Baranangsiang sebagai pusat kegiatan penelitian dan pemberdayaan masyarakat serta pendidikan pascasarjana eksekutif.
  3. Kampus IPB Gunung Gede sebagai pusat kegiatan pendidikan manajemen dan bisnis.
  4. Kampus IPB Cilibende sebagai pusat kegiatan pendidikan vokasional Sarjana Terapan.
  5. Kampus IPB Taman Kencana sebagai IPB Science Technopark (STP).
  6. Kampus IPB Sukabumi sebagai kampus PSDKU untuk program vokasi.

Lambang, Jargon, dan Bendera

Lambang

Lambang IPB mencerminkan pertumbuhan IPB sebagai suatu lembaga pendidikan sumber ilmu pengetahuan dan teknologi serta akan selalu maju, tumbuh terus dan mengamalkan Tridarma Perguruan Tinggi dengan berlandaskan Pancasila.[25]

Lambang IPB terdiri atas tulisan "INSTITUT PERTANIAN BOGOR", pohon berdaun lima helai, dan buku terbuka dibawahnya yang kesemuanya berwarna putih dengan dasar berwarna biru; warna dasar biru melambangkan IPB termasuk kelompok ilmu pengetahuan; gambar buku terbuka melambangkan IPB sebagai sumber ilmu pengetahuan; bentuk bundar melambangkan bahwa ilmu itu tidak ada batasnya, selalu berkembang, bertambah; cabang tiga helai yang muncul dari buku melambangkan Tridarma Perguruan Tinggi; dan kelima ujung helai daun melambangkan lima fakultas pertama pada waktu IPB berdiri dan Tridarma Perguruan Tinggi dilaksanakan berdasarkan Pancasila.[26][27]

Jargon

IPB Digdaya!

Kepemimpinan

Berikut adalah pejabat di Institut Pertanian Bogor yang sedang menjabat[28]:

Bendera

Bendera IPB berwarna kuning dengan lambang IPB berwarna dasar biru di tengah.

Bendera dan warna fakultas:

Fakultas dan Sekolah

IPB dikelola oleh 7 fakultas, dan 4 sekolah. Memiliki total 206 program studi dengan rincian; 17 program diploma[39]; 92 program sarjana[40]; 57 program magister; 40 program doktor[41]; serta 5 program profesi[42].

Nama Fakultas / Sekolah Program Studi Jenjang
Fakultas Pertanian Agronomi dan Hortikultura S1, S2, S3
Arsitektur Lanskap S1, S2
Manajemen Sumberdaya Lahan S1
Proteksi Tanaman S1
Ilmu Tanah S2, S3
Pemuliaan dan Bioteknologi Tanaman S2, S3
Ilmu Perencanaan Wilayah S2
Ilmu dan Teknologi Benih S2
Pengendalian Hama Terpadu S2
Fitopatologi S3
Entomologi S3
Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis Kedokteran Hewan S1
Sains Biomedis S1
Pendidikan Profesi Dokter Hewan Profesi
Ilmu Biomedis Hewan S2, S3
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Manajemen Sumberdaya Perairan S1, S2, S3
Teknologi Hasil Perairan S1, S2, S3
Teknologi dan Manajemen Perikanan Budidaya S1
Teknologi dan Manajemen Perikanan Tangkap S1
Ilmu dan Teknologi Kelautan S1
Ilmu Akuakultur S2, S3
Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut S2, S3
Teknologi Perikanan Laut S2, S3
Ilmu Kelautan S2, S3
Teknologi Kelautan S2, S3
Fakultas Peternakan Teknologi Produksi Ternak S1
Teknologi Hasil Ternak S1
Nutrisi dan Teknologi Pakan S1
Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan S2, S3
Ilmu Nutrisi dan Pakan S2, S3
Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Manajemen Hutan S1
Teknologi Hasil Hutan S1
Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata S1
Silvikultur S1
Ilmu Pengelolaan Hutan S2, S3
Ilmu dan Teknologi Hasil Hutan S2, S3
Konservasi Biodiversitas Tropika S2, S3
Manajemen Ekowisata dan Jasa Lingkungan S2, S3
Silvikultur Tropika S2, S3
Fakultas Teknik dan Teknologi Teknik Industri Pertanian S1, S2, S3
Teknik Pertanian dan Biosistem S1, S2
Teknologi Pangan S1, S2
Teknik Sipil dan Lingkungan S1, S2
Teknik Mesin S1
Teknik Kimia S1
Ilmu Pangan S2, S3
Teknologi Pascapanen S2
Ilmu Ketenikan Pertanian S3
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Kimia S1, S2, S3
Fisika S1, S2
Biokimia S1, S2
Biologi S1
Meteorologi Terapan S1
Bioinformatika S1
Mikrobiologi S2, S3
Biologi Tumbuhan S2, S3
Biosains Hewan S2, S3
Klimatologi Terapan S2, S3
Biofisika S2
Fakultas Ekonomi dan Manajemen Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan S1, S2
Ilmu Ekonomi Syariah S1, S2
Agribisnis S1
Ekonomi Pembangunan S1
Manajemen S1
Ilmu Ekonomi S2, S3
Sains Agribisnis S2, S3
Ilmu Ekonomi Pertanian S2, S3
Ekonomi Kelautan Tropika S2, S3
Ilmu Manajemen S2
Fakultas Ilmu Sosial dan Ekologi Manusia Ilmu Keluarga dan Konsumen S1
Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat S1
Komunikasi dan Pembangunan Pertanian dan Pedesaan S2, S3
Sosiologi Pedesaan S2, S3
Ilmu Keluarga dan Perkembangan Anak S2
Ilmu Keluarga S3
Sekolah Vokasi Komunikasi Digital dan Media D4
Teknologi Rekayasa Komputer D4
Ekowisata D4
Supervisor Jaminan Mutu Pangan D4
Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak D4
Manajemen Industri Jasa Makanan dan Gizi D4
Teknologi Industri Benih D4
Teknologi dan Manajemen Pembenihan Ikan D4
Teknologi dan Manajemen Ternak D4
Manajemen Agribisnis D4
Manajemen Industri D4
Analisis Kimia D4
Teknik dan Manajemen Lingkungan D4
Akuntansi D4
Paramedik Veteriner D4
Teknologi dan Manajemen Produksi Perkebunan D4
Teknologi Produksi dan Pengembangan Masyarakat Pertanian D4
Sekolah Bisnis Bisnis S1
Manajemen dan Bisnis S2, S3
Fakultas Kedokteran dan Gizi Kedokteran S1
Pendidikan Profesi Dokter Profesi
Ilmu Gizi S1, S2, S3
Pendidikan Profesi Dietisien Profesi
Pendidikan Profesi Nutrisionis Profesi
Sekolah Sains Data, Matematika, dan Informatika Statistika dan Sains Data S1, S2, S3
Ilmu Komputer S1, S2, S3
Matematika S1, S2
Aktuaria S1
Kecerdasan Buatan S1
Sekolah Pascasarjana Pendidikan Profesi Insinyur Profesi
Ilmu Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan S2, S3
Primatologi S2, S3
Bioteknologi S2
Logistik Agromaritim S2
Pengembangan Industri Kecil dan Menengah S2

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB merupakan gabungan dari Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) dan Lembaga Penelitian (LP). Sebelumnya melalui SK Rektor IPB No. 016 Tahun 1979 dan SK Rektor IPB No. 020 Tahun 1979 telah dibentuk LPM dan LP, tetapi pada tanggal 6 Nopember 2003 melalui SK Rektor IPB No.180/K13/OT/2003 kedua lembaga tersebut digabung menjadi Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat. Kemudian, pada tanggal 6 Maret 2008, melalui SK Rektor IPB No. 020/I3/OT/2008 berganti nama menjadi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB.

Institut Pertanian Bogor yang saat ini berstatus BHMN sedang menata diri baik dalam bidang akademik, penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat. Institut Pertanian Bogor pada masa yang akan datang diarahkan sebagai universitas berbasis riset, di mana kegiatan pendidikan dan pengabdiannya selalu didasarkan atau didukung oleh hasil riset yang dilakukan. Selain itu juga komitmen institut untuk senantiasa meningkatkan kualitas penyelenggaraan perguruan tinggi.

LPPM IPB dipimpin oleh Dr.Ir. Prastowo, M.Eng. (Periode 2013-2018), Wakil Kepala LPPM IPB Bidang Penelitian (Prof. Dr. Agik Suprayogi, M.Sc.) dan Wakil Kepala LPPM IPB Bidang Pengabdian kepada Masyarakat (Dr. Ir. Hartoyo, M.Sc.), dan Sekretaris Dr. Ir. Oman Sudrajat, M.Sc.

LPPM IPB menaungi 22 pusat penelitian yang berada di lingkup IPB, yakni:

  1. Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH)[43]
  2. Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3)
  3. Pusat Penelitian Sumberdaya Hayati & Bioteknologi (PPSHB)
  4. Pusat Pengembangan Ilmu Teknik untuk Pertanian Tropika (CREATA)
  5. Pusat Pengembangan ILTEK Pertanian dan Pangan Asia Tenggara (SEAFAST)
  6. Pusat Penelitian Surfaktan dan Bioenergi -Surfactant and Bioenergy Research Center (SBRC)
  7. Pusat Pengkajian Perencanaan dan Pengembangan Wilayah (P4W)
  8. Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL)
  9. Pusat Studi Satwa Primata (PSSP)
  10. Pusat Kajian Hortikultura Tropika (PKHT)[44]
  11. Pusat Studi Hewan Tropika (CENTRAS)[45]
  12. Pusat Pengembangan Sumberdaya Manusia (P2SDM)[46]
  13. Tropical Biopharmaca Research Center (Trop BRC)
  14. Pusat Studi Internasional untuk Ekonomi & Keuangan Terapan (inter CAFE)
  15. Pusat Kajian Resolusi Konflik (Care)
  16. Pusat Inkubator Bisnis dan Pengembangan Kewirausahaan (IncuBie)[47]
  17. Pusat Pengelolaan, Peluang dan Risiko Iklim Kawasan Asia Tenggara dan Pasifik (CCROM-SEAP)[48]
  18. Pusat Studi Reklamasi Tambang (Reklatam)
  19. Pusat Studi Bencana
  20. Pusat Studi Bisnis dan Ekonomi Syari’ah (CI-BEST)
  21. Pusat Kajian Gender dan Anak (PKGA)[49][50]
  22. Pusat Studi Agraria (PSA)

Transformasi Kelembagaan di IPB University: LPPM Digantikan oleh Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Pengembangan Agromaritim[51]

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University selama bertahun-tahun menjadi pilar utama dalam mendorong riset dan pengabdian masyarakat di lingkungan kampus. Berdasarkan Surat Keputusan Rektor IPB Nomor 020/I3/OT/2008, LPPM dibentuk sebagai bagian dari upaya institusionalisasi dan penguatan peran IPB dalam penelitian serta kontribusi terhadap masyarakat.

Namun, seiring dinamika dan kebutuhan pengembangan kelembagaan yang lebih adaptif terhadap tantangan zaman, pada tahun 2023 terjadi perubahan signifikan di bawah kepemimpinan periode kedua Prof. Dr. Arif Satria, SP, M.Si., sebagai Rektor IPB University. Dalam restrukturisasi organisasi tersebut, LPPM secara resmi dihapuskan dan perannya dialihkan kepada struktur baru, yaitu Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Pengembangan Agromaritim.

Transformasi ini mencerminkan arah baru IPB University yang semakin menekankan pentingnya integrasi antara riset, inovasi, dan pengembangan sektor agromaritim sebagai identitas dan kekuatan utama universitas. Dengan struktur baru ini, diharapkan proses hilirisasi hasil riset, pengembangan inovasi teknologi, serta kontribusi terhadap masyarakat dan sektor industri dapat berjalan lebih sinergis, efisien, dan berdampak luas.

IPB Jabar Innovation Valley

IPB akan mengembangkan Kebun Pendidikan dan Peternakan Jonggol menjadi IPB Jabar Innovation Valley. Kawasan ini memiliki fungsi untuk pendidikan, penelitian, learning center untuk para petani, peternak dan pembudidayaan ikan serta untuk wisata dan kepentingan bisnis. Kawasan seluas 250 hektar ini milik IPB University yang terletak di Bukit Daham Ilnuris, Desa Singasari, Kecamatan Jonggol yang berjarak 50 km sebelah timur dari Kampus IPB University Dramaga, Bogor.[52]

Lembaga Kemahasiswaan

Himpunan profesi mahasiswa

Himpunan profesi (Himpro) adalah organisasi mahasiswa tingkat departemen yang berfungsi sebagai wadah pengembangan potensi mahasiswa di bidangnya masing-masing untuk selanjutnya berkontribusi dalam masyarakat. Himpro yang terdapat di IPB adalah sebagai berikut.[53]

Fakultas Pertanian

Fakultas Kedokteran Hewan

  • Minat Profesi Ruminansia
  • Minat Profesi Ornithologi dan Unggas
  • Minat Profesi Hewan Kesayangan dan Aquatik
  • Minat Profesi Satwa Liar

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

  • Himakua (Himpunan Mahasiswa Budidaya Perairan)
  • Himasper (Himpunan Mahasiswa Manajemen Sumberdaya Perairan)
  • Himasilkan (Himpunan Mahasiswa Teknologi Hasil Perikanan)
  • Himafarin (Himpunan Mahasiswa Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan)
  • Himiteka (Himpunan Mahasiswa Ilmu Teknologi Kelautan)

Fakultas Peternakan

  • Himaproter (Himpunan Mahasiswa Produksi Peternakan)
  • Himasiter (Himpunan Mahasiswa Nutrisi dan Makanan Ternak)

Fakultas Kehutanan

Fakultas Teknologi Pertanian

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Fakultas Ekonomi dan Manajemen

  • Hipotesis (Himpunan Mahasiswa Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan)
  • COM@ (Himpunan Mahasiswa Manajemen)
  • Hipma (Himpunan Mahasiswa Agribisnis)
  • REESA (Resource and Environmental Economics Student Association)
  • SES-C (Himpunan Mahasiswa Ilmu Ekonomi Syariah)

Fakultas Ekologi Manusia

  • Himagizi (Himpunan Mahasiswa Gizi)
  • Himaiko (Himpunan Mahasiswa Ilmu Keluarga dan Konsumen)
  • Himasiera (Himpunan Mahasiswa Peminat Ilmu Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat)

Unit kegiatan mahasiswa

Unit Kegiatan Mahasiswa merupakan organisasi kemahasiswaan di tingkat Universitas yang fungsinya menampung berbagai minat dan bakat dari para mahasiswa IPB. Unit Kegiatan Mahasiswa tersebut antara lain:[54]

  • UKM Seni dan Budaya
    • UKM Paduan Swara "Agria Swara"
    • UKM Lingkung Seni Sunda "Gentra Kaheman"
    • UKM Seni Musik "Music Agriculture X-pression"
  • UKM Olah Raga
    • Sepak Bola
    • Futsal
    • Bola Basket
    • Bulu Tangkis
    • Bola Voli
    • Tenis Meja
    • Tenis Lapangan
    • Catur
    • Panahan
    • Baseball-Softball IPB (Oryza)
  • UKM Bela Diri
    • PPS Betako Merpati Putih
    • PS Tapak Suci
    • Tarung Derajat AA-Boxer
    • Karate
  • UKM Keasramaan:
    • Asrama Sylvapinus
    • Badan Pengelola Asrama Tingkat Persiapan Bersama
    • Forum Komunikasi Antar Asrama
 
  • UKM Kerohanian
    • Badan Kerohanian Islam Mahasiswa (BKIM)
    • Kesatuan Mahasiswa Budha (KMBA)
    • Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma
  • UKM bidang khusus
    • Resimen Mahasiswa
    • UKM Pramuka IPB
    • Lawalata (Pecinta Alam)
    • Korps Sukarela PMI
    • Center of Entrepreneurship Development for Youth (Century)
    • Uni Konservasi Fauna (UKF)
    • Agreemove
    • AIESEC
    • Forces
    • ISDF
  • UKM bidang keilmuan
    • International Association of Students in Agriculture and Related Sciences-Local Committe IPB (IAAS-LC IPB)
    • Forces (Penalaran/Keilmuan)
    • Uni Konservasi Fauna
  • UKM bidang jurnalistik
    • Koran Kampus

Sarana pelayanan

Pelayanan penunjang akademik

  • Perpustakaan Perpustakaan IPB merupakan unit pengelola informasi ilmiah untuk mendukung program pendidikan, pengajaran dan penelitian bagi sivitas akademika IPB.[55] Perpustakaan pusat IPB atau lebih dikenal dengan LSI (Layanan Sumberdaya Informasi)[56] memiliki 45884 judul buku, 1995 disertasi, 9138 Tesis, 45115 skripsi, 1538 laporan penelitian, dan 1661 artikel,[57] belum termasuk koleksi di perpustakaan fakultas dan perpustakaan jurusan.
  • University Farm merupakan pusat percontohan agribisnis terpadu yang berada di Desa Cikarawang, Dramaga, Bogor, Jawa Barat. University Farm dibangun dengan kerja sama antara Institut Pertanian Bogor dan Misi Teknik Taiwan.[58] Sumber daya lahan tersedia di Darmaga Pusat, Cikabayan, Cikarawang, Babakan, Sawah Baru, Sindang Barang, Pasir Kuda, Sukamantri, Tajur, Pasir Sarongge, dan Jonggol.[59]
  • Museum dan Galeri IPB Future merupakan museum perguruan tinggi milik Institut Pertanian Bogor yang menyajikan sejarah perjuangan, pendirian, hingga perkembangan IPB dari masa ke masa. Berbagai koleksi alat-alat produksi bahan perkuliahan masa lalu hingga perkembangan keilmuan dan inovasi IPB dipamerkan dalam sebelas area ruang pamer Museum dan Galeri IPB Future untuk mendukung alur cerita yang disampaikan maupun untuk tujuan memelihara memori kolektif suatu Perguruan Tinggi Pertanian tertua di Indonesia.
  • Unit Laboratorium Terpadu melayani kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Selain melayani kebutuhan internal, Laboratorium Terpadu juga melayani masyarakat umum lainnya dalam 4 (empat) divisi pelayanan yaitu:[60]
  1. Divisi Analisis Produk,
  2. Divisi Kualitas Lingkungan,
  3. Divisi Biomedis, dan
  4. Divisi Mikrobiologi.
  • Unit Pelatihan Bahasa
  • Unit Olahraga dan Seni merupakan unit kerja yang mengelola sarana dan prasarana olahraga, untuk kegiatan civitas akademika IPB, maupun masyarakat luas dalam pengembangan kebugaran jasmani, serta dalam menyalurkan bakat olahraga bagi civitas akademika IPB.
  • Unit Arsip
  • Asrama mahasiswa tingkat pertama
Asrama Tingkat Persiapan Bersama IPB merupakan unit pendukung kegiatan belajar mengajar[61] berupa asrama yang terletak di dalam lingkungan IPB yang dikhususkan bagi mahasiswa tingkat pertama.[62][63][64][65] Sebelum tahun 2006, total asrama mahasiswa yang ada di IPB terdiri dari 8 bangunan dengan daya tampung 5109 mahasiswa,[66] tetapi bangunan yang dikelola Asrama TPB IPB kurang dari jumlah tersebut. Kini jumlah bangunan yang dikelola Badan Pengelola Asrama TPB IPB bertambah menjadi 9. Asrama ini direncanakan pembangunannya sejak tahun 2001 untuk menggantikan asrama lama yang akan ditutup.[67]

Pelayanan kemahasiswaan dan umum

  1. Beasiswa
  2. Pelayanan kesehatan
  3. Asrama mahasiswa
  4. Bus kampus
  5. Pusat ATM
  6. Sepeda kampus
  7. Minimarket

Alumni

Para alumnni IPB tergabung dalam organisasi Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HA IPB). Anggota HA IPB adalah setiap orang yang sudah lulus D-3/S-1/S-2/S3 dari salah satu fakultas di Institut Pertanian Bogor, termasuk yang pernah mengenyam pendidikan di satu atau lebih strata tersebut meskipun tidak menyelesaikannya (mengundurkan diri, drop out), sekurang-kurangnya dua semester. Tercakup dalam Himpunan Alumni IPB adalah alumni Fakultas Pertanian Universitas Indonesia dan alumni Fakultas Kedokteran Hewan dan Peternakan Universitas Indonesia (1950-1963), yang merupakan cikal bakal berdirinya IPB.

Pada 5 September 1970 atas prakarsa beberapa Alumni IPB, dibentuklah Bogor Agricultural University Alumni Asociation atau Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor disingkat HA-IPB berkedudukan di Bogor. Pada tanggal 8 Juni 1988 dibentuklah panitia Pembangunan Gedung Alumni IPB yang diketuai oleh Oestaradan Soleh Solahuddin salah satu ketua serta Siti Hutami Endang Adiningsih (Mamiek Soeharto) bendahara Rektor IPB saat itu dijabat oleh Sitanala Arsyad.

Alumni ternama

Lihat pula

Pranala luar

Referensi

  1. Yohanes Enggar Harususilo. Nama Baru Janji Baru, IPB Berganti Nama Menjadi IPB University. Kompas.com.
  2. Andhika Prasetia. IPB Kini Rebranding Jadi 'IPB University', Apa Alasannya?. detikcom.
  3. Institut Pertanian Bogor. 2017. Buku Panduan Program Pendidikan Sarjana IPB. Diakses melalui https://simak.ipb.ac.id/Files/Buku%20Panduan/BukuPanduan2017.pdf
  4. Eka Santhika. IPB Angkat Rektor Baru. CNN Indonesia.
  5. History of IPB Embryonal Step (1941-1963).
  6. Institut Pertanian Bogor. 2017. Buku Panduan Program Pendidikan Sarjana IPB. Diakses melalui https://simak.ipb.ac.id/Files/Buku%20Panduan/BukuPanduan2017.pdf
  7. History of IPB Embryonal Step (1941-1963).
  8. Institut Pertanian Bogor. 2017. Buku Panduan Program Pendidikan Sarjana IPB. Diakses melalui https://simak.ipb.ac.id/Files/Buku%20Panduan/BukuPanduan2017.pdf
  9. Institut Pertanian Bogor. 2017. Buku Panduan Program Pendidikan Sarjana IPB. Diakses melalui https://simak.ipb.ac.id/Files/Buku%20Panduan/BukuPanduan2017.pdf
  10. Buku Panduan Program Sarjana Departemen Teknik Pertanian Institut Pertanian Bogor Edisi 2009
  11. UP3J IPB
  12. Institut Pertanian Bogor. 2017. Buku Panduan Program Pendidikan Sarjana IPB. Diakses melalui https://simak.ipb.ac.id/Files/Buku%20Panduan/BukuPanduan2017.pdf
  13. IPB Undergraduate Education.
  14. Yendra, Dicky Pratama. 2009. Evaluasi Pelaksanaan Kurikulum Sistem Mayor-Minor Program Pendidikan Sarjana (S1) Institut Pertanian Bogor. IPB Repository.
  15. Indah Mulyani. Hubungan Penerapan Kurikulum Sistem Mayor-Minor dengan Prestasi Belajar Mahasiswa Institut Pertanian Bogor. 2009.
  16. IPB Undergraduate Education.
  17. Tahap Embrional IPB
  18. Tahap Pelahiran dan Pertumbuhan IPB
  19. Tahap Pendewasaan IPB
  20. Tahap Otonomi IPB
  21. Andhika Prasetia. IPB Kini Rebranding Jadi 'IPB University', Apa Alasannya?. detikcom.
  22. Rebranding IPB : Puluhan Pejabat Diskusikan Hasil Riset. IPB University. 2018-10-18.
  23. Rebranding IPB: Puluhan pejabat diskusikan hasil riset. ANTARA News Megapolitan. 2018-10-22.
  24. Bagian dari Rebranding, IPB University Gelar Workshop Alumni Connectedness.
  25. Symbol and Flag.
  26. Institut Pertanian Bogor. 2017. Buku Panduan Program Pendidikan Sarjana IPB. Diakses melalui https://simak.ipb.ac.id/Files/Buku%20Panduan/BukuPanduan2017.pdf
  27. Lambang dan Bendera IPB
  28. https://www.ipb.ac.id/page/struktur-organisasi-ipb/
  29. Institut Pertanian Bogor. 2017. Buku Panduan Program Pendidikan Sarjana IPB. Diakses melalui https://simak.ipb.ac.id/Files/Buku%20Panduan/BukuPanduan2017.pdf
  30. Institut Pertanian Bogor. 2017. Buku Panduan Program Pendidikan Sarjana IPB. Diakses melalui https://simak.ipb.ac.id/Files/Buku%20Panduan/BukuPanduan2017.pdf
  31. Institut Pertanian Bogor. 2017. Buku Panduan Program Pendidikan Sarjana IPB. Diakses melalui https://simak.ipb.ac.id/Files/Buku%20Panduan/BukuPanduan2017.pdf
  32. Institut Pertanian Bogor. 2017. Buku Panduan Program Pendidikan Sarjana IPB. Diakses melalui https://simak.ipb.ac.id/Files/Buku%20Panduan/BukuPanduan2017.pdf
  33. Institut Pertanian Bogor. 2017. Buku Panduan Program Pendidikan Sarjana IPB. Diakses melalui https://simak.ipb.ac.id/Files/Buku%20Panduan/BukuPanduan2017.pdf
  34. Institut Pertanian Bogor. 2017. Buku Panduan Program Pendidikan Sarjana IPB. Diakses melalui https://simak.ipb.ac.id/Files/Buku%20Panduan/BukuPanduan2017.pdf
  35. Institut Pertanian Bogor. 2017. Buku Panduan Program Pendidikan Sarjana IPB. Diakses melalui https://simak.ipb.ac.id/Files/Buku%20Panduan/BukuPanduan2017.pdf
  36. Institut Pertanian Bogor. 2017. Buku Panduan Program Pendidikan Sarjana IPB. Diakses melalui https://simak.ipb.ac.id/Files/Buku%20Panduan/BukuPanduan2017.pdf
  37. Institut Pertanian Bogor. 2017. Buku Panduan Program Pendidikan Sarjana IPB. Diakses melalui https://simak.ipb.ac.id/Files/Buku%20Panduan/BukuPanduan2017.pdf
  38. Buku Panduan Program Diploma Institut Pertanian Bogor Edisi 2012
  39. https://sv.ipb.ac.id/program-studi/
  40. https://www.ipb.ac.id/page/program-studi-sarjana/
  41. https://pasca.ipb.ac.id/pendidikan/
  42. "Profesi - IPB University" https://www.ipb.ac.id/page/profesi/
  43. Center for Environmental Science (PPLH) Bogor Agricultural University. Bogor Agricultural University.
  44. Situs resmi Pusat Kajian Hortikultura Tropika IPB
  45. PUSAT STUDI HEWAN TROPIKA (PSHT/CENTRAS) LPPM–IPB For the Better Productivity and Quality. centras.ipb.ac.id.
  46. P2SDM merupakan penggabungan dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan Masyarakat (Pusdiklatmas) yang berada di bawah pengelolaan Lembaga Pangabdian Pada Masyarakat (LPM) Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Lembaga Pengembangan Sumberdaya Manusia (LPSDM) di bawah koordinasi IPB. Dalam rangka penataan organisasi IPB, maka berdasarkan Surat Keputusan (SK) Rektor No. 061/K13/OT/2005 tanggal 2 Juni 2005, P2SDM terbentuk sebagai wadah dalam pengembangan sumberdaya manusia yang mengedepankan kualitas dan nilai-nilai etika dan moral yang berlaku di masyarakat dengan motto menuju manusia kreatif, produktif dan mandiri sebagai lembaga the first, the best and to be the trendsetter. Isu-isu strategis yang menjadi perhatian P2SDM meliputi hal-hal berikut: metode dan teknik pelatihan berbasis kompetensi dan pendampingan; analisis kebutuhan pelatihan dan pendampingan; evaluasi kinerja sumberdaya manusia terutama pendidikan, bisnis, perbankan dan administrasi; metode peningkatan keterampilan hidup melalui penyuluhan, pendidikan berkelanjutan, pelatihan dan pendampingan; sertifikasi profesi dalam bidang pertanian; media peningkatan pengetahuan, keterampilan dan sikap dalam rangka alih teknologi tepat guna di lingkungan masyarakat tani/nelayan dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
  47. Pusat Inkubator Bisnis dan Pengembangan Kewirausahaan (incuBie) LPPM IPB membina tenant in wall dan out wall. Inkubator bisnis di Indonesia saat ini belum berkembang seperti di negara maju. Hal ini disebabkan oleh kurangnya dukungan dari pemerintah dan belum adanya model tentang konsep inkubasi bisnis sebagai acuan. Program tenant inwall dan outwall ini bertujuan untuk menyusun model pendampingan UMKM sektor pangan melalui Inkubator Bisnis. Hal ini juga telah dilakukan pada beberapa Inkubator Bisnis dengan mewawancarai pengelola dan tenant inkubator yang memiliki fokus usaha di bidang pangan. Data yang diperoleh dianalisis dengan pendekatan Analytical Hierarchy Process (AHP) dan SWOT. Hasil analisis menunjukkan bahwa model inkubasi yang paling efektif untuk program inkubasi UMKM pangan adalah model pendampingan partisipatif. UMKM binaan perlu dilibatkan dalam setiap proses pengambilan keputusan dan terlibat secara aktif dalam diskusi mengenai permasalahan usaha dan solusi untuk mengatasinya.Inkubasi tenant dilakukan selama tiga tahun meliputi tahap pra inkubasi, tahap inkubasi,dan tahap pasca inkubasi. Program inkubasi utama meliputi pelatihan teknis dan manajemen, pembukuan sederhana, penyusunan rencana bisnis, fasilitasi akses permodalan,dan pemasaran
  48. Rheza Muztahid, Rheza Boge, [email protected]. CCROMSEAP IPB. ccromseap.ipb.ac.id.
  49. Pusat Kajian Gender dan Anak. Lokasi di Kampus IPB Baranangsiang, Jln Raya Pajajaran, Bogor.
  50. SK Rektor IPB No. 146/I3/OT/2011 tanggal 14 Oktober 2011, tentang Pembentukan Pusat Kajian Gender dan Anak LPPM-IPB.
  51. Sejarah Singkat. DRI IPB.
  52. IPB University Kembangkan IPB Jabar Innovation Valley di Jonggol. stp.ipb.ac.id.
  53. Community
  54. Institut Pertanian Bogor. 2017. Buku Panduan Program Pendidikan Sarjana IPB. Diakses melalui https://simak.ipb.ac.id/Files/Buku%20Panduan/BukuPanduan2017.pdf
  55. Buku Panduan Program Sarjana Institut Pertanian Bogor Edisi 2008
  56. Bogor Agricultural University. IPB. 20 April 2010.
  57. Perpustakaan Pusat Institut Pertanian Bogor. IPB. 20 April 2010.
  58. IPB-Taiwan Buka "University Farm" di Bogor. ANTARA News. Antara. Rabu, 24 Oktober 2007.
  59. University Farm. uf.ipb.ac.id.
  60. UPT Laboratorium Terpadu. ipb.ac.id.
  61. Chozin, M. A. An Introduction to Bogor Agricultural University. Study report. agr.niigata-u.ac.jp. 2005. Vol. 58 (02). hlm. 155-160.
  62. Mahasiswa Baru IPB Wajib Tinggal di Asrama. Kompas.com. Kompas. Senin, 19 Desember 2011.
  63. IPB Studi Banding Asrama UB. Berita Online Universitas Brawijaya.
  64. Tangkal NII, Mahasiswa IPB Wajib Tinggal di Asrama. Tempo.co. Tempo. 26 April 2011.
  65. Mahasiswa Baru IPB Wajib Masuk Asrama. Beritasatu.com. Senin, 19 Desember 2011.
  66. Institut Pertanian Bogor. topuniversities.com.
  67. IPB may close student dormitories. The Jakarta Post. Thu, April 12 2001.
  68. Pengukuhan Himpunan Alumni IPB. KabarIndonesia.com. 2009.
  69. Andi Hakim Nasution. TokohIndonesia.com. 2002. Salinan arsip.
  70. Andung A. Nitimihardja. TokohIndonesia.com. 2009. Salinan arsip.
  71. Pengukuhan Himpunan Alumni IPB. KabarIndonesia.com. 2009.
  72. Berita Program Manajemen dan Bisnis - IPB Creating The EXCEL People. www.sb.ipb.ac.id.
  73. Pengukuhan Himpunan Alumni IPB. KabarIndonesia.com. 2009.
  74. Nur Mahmudi Ismail. Profil Tokoh Depok. 2008.
  75. Pengukuhan Himpunan Alumni IPB. KabarIndonesia.com. 2009.
  76. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia, Alumni IPB yang Handal. Institut Pertanian Bogor. 2015-09-23.
  77. IPB = Institut Pak Beye (SBY). Kompas. 4 November 2008.
  78. Pembangunan Pertanian dan Pedesaan sebagai Upaya Mengatasi Masalah Kemiskinan dan Pengangguran : Analisis Ekonomi-Politik Kebijakan Fiskal. Institut Pertanian Bogor. 24 Desember 2004.
  79. Tentang Taufiq Ismail .

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29617736 (2026-08-22T21:47:44Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.