PDCA: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27848291; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''PDCA''', singkatan [[bahasa Inggris]] dari "'''''P'''lan, '''D'''o, '''C'''heck, '''A'''ct''" (Indonesia:'''Rencanakan, Kerjakan, Periksa, Bertindak'''), adalah suatu proses [[pemecahan masalah]] empat langkah iteratif yang umum digunakan dalam [[pengendalian kualitas]]. Metode ini dipopulerkan oleh [[W. Edwards Deming]], yang sering dianggap sebagai bapak pengendalian kualitas modern sehingga sering juga disebut dengan '''siklus Deming'''. Deming sendiri selalu merujuk metode ini sebagai '''siklus Shewhart''', dari nama [[Walter A. Shewhart]], yang sering dianggap sebagai bapak pengendalian kualitas statistis. Belakangan, Deming memodifikasi PDCA menjadi '''PDSA''' ("''Plan, Do, Study, Act''") untuk lebih menggambarkan rekomendasinya. Setiap siklus perbaikan selalu diawali dengan aktivitas konsolidasi untuk mengukur baseline terakhir untuk mencegah penurunan kembali kualitas layanan TI. Tujuan utama dari Siklus Deming adalah kestabilan proses perbaikan terus-menerus. | [[File:PDCA_Cycle.svg|thumb|right|280px|PDCA Cycle]] | ||
'''PDCA''', singkatan [[bahasa Inggris]] dari "'''''P'''lan, '''D'''o, '''C'''heck, '''A'''ct''" (Indonesia:'''Rencanakan, Kerjakan, Periksa, Bertindak'''), adalah suatu proses [[pemecahan masalah]] empat langkah iteratif yang umum digunakan dalam [[pengendalian kualitas]]. Metode ini dipopulerkan oleh [[W. Edwards Deming]], yang sering dianggap sebagai bapak pengendalian kualitas modern sehingga sering juga disebut dengan '''siklus Deming'''. Deming sendiri selalu merujuk metode ini sebagai '''siklus Shewhart''', dari nama [[Walter A. Shewhart]], yang sering dianggap sebagai bapak pengendalian kualitas statistis. Belakangan, Deming memodifikasi PDCA menjadi '''PDSA''' ("''Plan, Do, Study, Act''") untuk lebih menggambarkan rekomendasinya. Setiap siklus perbaikan selalu diawali dengan aktivitas konsolidasi untuk mengukur baseline terakhir untuk mencegah penurunan kembali kualitas layanan TI. Tujuan utama dari Siklus Deming adalah kestabilan proses perbaikan terus-menerus.<ref>Irman., Dkk. Hermadi. [https://pustaka.ut.ac.id/lib/wp-content/uploads/pdfmk/MSIM4407-M1.pdf MSIM4407 – Manajemen Layanan Teknologi Informasi]. Universitas Terbuka. 2022. hlm. 6.20. ISBN 9786234802191.</ref> | |||
== Pengertian == | == Pengertian == | ||
;''Plan'' (Rencanakan) | ;''Plan'' (Rencanakan) | ||
:Meletakkan [[sasaran]] dan [[proses]] yang dibutuhkan untuk memberikan hasil yang sesuai dengan [[spesifikasi]]. | :Meletakkan [[sasaran]] dan [[proses]] yang dibutuhkan untuk memberikan hasil yang sesuai dengan [[spesifikasi]]. | ||
| Baris 28: | Baris 29: | ||
== Bacaan lanjutan == | == Bacaan lanjutan == | ||
* | |||
* | * | ||
* | |||
* | * | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=PDCA&oldid=27848291 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27848291 (2025-09-18T11:01:02Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 25 Agustus 2026 23.11

PDCA, singkatan bahasa Inggris dari "Plan, Do, Check, Act" (Indonesia:Rencanakan, Kerjakan, Periksa, Bertindak), adalah suatu proses pemecahan masalah empat langkah iteratif yang umum digunakan dalam pengendalian kualitas. Metode ini dipopulerkan oleh W. Edwards Deming, yang sering dianggap sebagai bapak pengendalian kualitas modern sehingga sering juga disebut dengan siklus Deming. Deming sendiri selalu merujuk metode ini sebagai siklus Shewhart, dari nama Walter A. Shewhart, yang sering dianggap sebagai bapak pengendalian kualitas statistis. Belakangan, Deming memodifikasi PDCA menjadi PDSA ("Plan, Do, Study, Act") untuk lebih menggambarkan rekomendasinya. Setiap siklus perbaikan selalu diawali dengan aktivitas konsolidasi untuk mengukur baseline terakhir untuk mencegah penurunan kembali kualitas layanan TI. Tujuan utama dari Siklus Deming adalah kestabilan proses perbaikan terus-menerus.[1]
Pengertian
- Plan (Rencanakan)
- Meletakkan sasaran dan proses yang dibutuhkan untuk memberikan hasil yang sesuai dengan spesifikasi.
- Do (Kerjakan)
- Implementasi proses.
- Check (Periksa)
- Memantau dan mengevaluasi proses dan hasil terhadap sasaran dan spesifikasi dan melaporkan hasilnya.
- Act (Tindak lanjuti)
- Menindaklanjuti hasil untuk membuat perbaikan yang diperlukan. Ini berarti juga meninjau seluruh langkah dan memodifikasi proses untuk memperbaikinya sebelum implementasi berikutnya.:
Manfaat
PDCA sering kali dipergunakan dalam kegiatan KAIZEN dan DMAIC dipergunakan pada aktivitas LEAN SIX SIGMA. PDCA sangatlah cocok untuk dipergunakan untuk skala kecil kegiatan continues improvement untuk memperpendek siklus kerja, menghapuskan pemborosan di tempat kerja dan produktivitas. Sementara DMAIC akan lebih powerfull dalam hal menghilangkan varian output, kestabilan akan mutu, improve yield, situasi yang lebih komplek, struktur penghematan biaya, dan efektivitas organisasi bisnis.
Manfaat dari PDCA antara lain:
- Untuk memudahkan pemetaan wewenang dan tanggung jawab dari sebuah unit organisasi;
- Sebagai pola kerja dalam perbaikan suatu proses atau sistem di sebuah organisasi;
- Untuk menyelesaikan serta mengendalikan suatu permasalahan dengan pola yang runtun dan sistematis;
- Untuk kegiatan continuous improvement dalam rangka memperpendek alur kerja;
- Menghapuskan pemborosan di tempat kerja dan meningkatkan produktivitas.
Lihat juga
Bacaan lanjutan
Referensi
- ↑ Irman., Dkk. Hermadi. MSIM4407 – Manajemen Layanan Teknologi Informasi. Universitas Terbuka. 2022. hlm. 6.20. ISBN 9786234802191.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27848291 (2025-09-18T11:01:02Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.