Gelombang berjalan: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27196218; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 2: | Baris 2: | ||
== Pergerakan == | == Pergerakan == | ||
Setiap titik yang dilalui oleh gelombang berjalan selalu dalam [[amplitudo]] yang tetap. | Setiap titik yang dilalui oleh gelombang berjalan selalu dalam [[amplitudo]] yang tetap.<ref>Yuberti. [http://repository.radenintan.ac.id/2978/1/Buku_Konsep_Materi_Fisika_Dasar_2__An_Yuberti.pdf Konsep Materi Fisika Dasar 2]. Anugrah Utama Raharja. April 2014. hlm. 88. ISBN 978-602-1297-30-8.</ref> | ||
== Bentuk == | == Bentuk == | ||
=== Bunyi === | === Bunyi === | ||
[[Bunyi]] merupakan gelombang berjalan yang pergerakannya membentuk [[muka gelombang]] berbentuk [[bola]]. Rambatan bunyi pada medium homogen dan kecepatannya tetap. Selama pergerakannya, bunyi memindahkan [[energi]] dari satu tempat ke tempat lain. | [[Bunyi]] merupakan gelombang berjalan yang pergerakannya membentuk [[muka gelombang]] berbentuk [[bola]]. Rambatan bunyi pada medium homogen dan kecepatannya tetap. Selama pergerakannya, bunyi memindahkan [[energi]] dari satu tempat ke tempat lain.<ref>Kua, M. Y., dkk. [https://www.researchgate.net/publication/356791551_TEORI_DAN_APLIKASI Teori dan Aplikasi Fisika Dasar]. Yayasan Penerbit Muhammad Zaini. 2021. hlm. 125. ISBN 978-623-97570-0-7.</ref> | ||
== Fenomena == | == Fenomena == | ||
=== Loncatan busur api === | === Loncatan busur api === | ||
Loncatan [[busur api]] dapat terjadi di tiang listrik karena keberadaan gelombang berjalan. Gelombang berjalan ini dapat muncul dari hasil sambaran [[petir]] yang menyambar ke kawat tanah pada tiang listrik dan merambat melaluinya. Hasil rambatan ini mengalir ke tiang-tiang lain. Ketika nilai tahanan pentanahan cukup besar, gelombang berjalan yang merabat dapat memantul kembali dan menjadi lebih besar akibat [[interferensi]]. Kondisi ini menghasilkan [[tegangan tinggi]] yang akhirnya memunculkan loncatan busur api. | Loncatan [[busur api]] dapat terjadi di tiang listrik karena keberadaan gelombang berjalan. Gelombang berjalan ini dapat muncul dari hasil sambaran [[petir]] yang menyambar ke kawat tanah pada tiang listrik dan merambat melaluinya. Hasil rambatan ini mengalir ke tiang-tiang lain. Ketika nilai tahanan pentanahan cukup besar, gelombang berjalan yang merabat dapat memantul kembali dan menjadi lebih besar akibat [[interferensi]]. Kondisi ini menghasilkan [[tegangan tinggi]] yang akhirnya memunculkan loncatan busur api.<ref>Markoni. [https://www.google.co.id/books/edition/TEKNIK_INFRASTRUKTUR_JARINGAN_DISTRIBUSI/5n6REAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&printsec=frontcover Teknik Infrastruktur Jaringan Distribusi Tenaga Listrik]. Penerbit ANDI. 2022. hlm. 2. ISBN 978-623-01-2928-5.</ref> | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gelombang+berjalan&oldid=27196218 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27196218 (2025-04-27T01:23:09Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gelombang+berjalan&oldid=27196218 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27196218 (2025-04-27T01:23:09Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 04.07
Gelombang berjalan adalah gelombang yang bergerak dengan amplitudo bernilai tetap. Salah satu bentuknya adalah bunyi. Fenomena yang muncul akibat adanya gelombang berjalan seperti loncatan busur api pada tiang listrik.
Pergerakan
Setiap titik yang dilalui oleh gelombang berjalan selalu dalam amplitudo yang tetap.[1]
Bentuk
Bunyi
Bunyi merupakan gelombang berjalan yang pergerakannya membentuk muka gelombang berbentuk bola. Rambatan bunyi pada medium homogen dan kecepatannya tetap. Selama pergerakannya, bunyi memindahkan energi dari satu tempat ke tempat lain.[2]
Fenomena
Loncatan busur api
Loncatan busur api dapat terjadi di tiang listrik karena keberadaan gelombang berjalan. Gelombang berjalan ini dapat muncul dari hasil sambaran petir yang menyambar ke kawat tanah pada tiang listrik dan merambat melaluinya. Hasil rambatan ini mengalir ke tiang-tiang lain. Ketika nilai tahanan pentanahan cukup besar, gelombang berjalan yang merabat dapat memantul kembali dan menjadi lebih besar akibat interferensi. Kondisi ini menghasilkan tegangan tinggi yang akhirnya memunculkan loncatan busur api.[3]
Referensi
- ↑ Yuberti. Konsep Materi Fisika Dasar 2. Anugrah Utama Raharja. April 2014. hlm. 88. ISBN 978-602-1297-30-8.
- ↑ Kua, M. Y., dkk. Teori dan Aplikasi Fisika Dasar. Yayasan Penerbit Muhammad Zaini. 2021. hlm. 125. ISBN 978-623-97570-0-7.
- ↑ Markoni. Teknik Infrastruktur Jaringan Distribusi Tenaga Listrik. Penerbit ANDI. 2022. hlm. 2. ISBN 978-623-01-2928-5.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27196218 (2025-04-27T01:23:09Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.