Lompat ke isi

Sonifikasi: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29583910; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Sonifikasi''' adalah penggunaan [[bunyi]] bukan bicara untuk menyampaikan [[informasi]] atau menanggapi data. [[Sistem pendengaran|Persepsi bunyi]] memiliki keuntungan dalam resolusi temporal, spasial, amplitudo, dan frekuensi yang membuka kemungkinan sebagai alternatif atau pelengkap teknik [[Visualisasi data|visualisasi]].
'''Sonifikasi''' adalah penggunaan [[bunyi]] bukan bicara untuk menyampaikan [[informasi]] atau menanggapi data.<ref>[https://archive.org/details/auditorydisplays00greg Auditory Display: Sonification, Audification, and Auditory Interfaces]. Addison-Wesley. 1994. Vol. Proceedings Volume XVIII. ISBN 978-0-201-62603-2.</ref> [[Sistem pendengaran|Persepsi bunyi]] memiliki keuntungan dalam resolusi temporal, spasial, amplitudo, dan frekuensi yang membuka kemungkinan sebagai alternatif atau pelengkap teknik [[Visualisasi data|visualisasi]].


Misalnya, laju klik pada [[pencacah Geiger]] menyampaikan level [[radiasi]] di sekitar perangkat.
Misalnya, laju klik pada [[pencacah Geiger]] menyampaikan level [[radiasi]] di sekitar perangkat.


Meskipun banyak eksperimen dengan data sonifikasi telah dieksplorasi, seperti ''International Community for Auditory Display'' (ICAD), sonifikasi menghadapi beberapa tantangan untuk menyebarkan cara mempresentasikan dan menganalisis data. Misalnya, sebuah studi memperlihatkan bahwa sulit untuk memberikan konteks yang cukup untuk menginterpretasikan data sonifikasi. Banyak percobaan sonifikasi ditulis dari awal oleh karena kurangnya perkakas yang dapat digunakan untuk riset dan eksplorasi data sonifikasi.
Meskipun banyak eksperimen dengan data sonifikasi telah dieksplorasi, seperti ''International Community for Auditory Display'' (ICAD), sonifikasi menghadapi beberapa tantangan untuk menyebarkan cara mempresentasikan dan menganalisis data. Misalnya, sebuah studi memperlihatkan bahwa sulit untuk memberikan konteks yang cukup untuk menginterpretasikan data sonifikasi.<ref>[https://archive.org/details/auditorydisplays00greg Auditory Display: Sonification, Audification, and Auditory Interfaces]. Addison-Wesley. 1994. Vol. Proceedings Volume XVIII. ISBN 978-0-201-62603-2.</ref><ref>Daniel R. Smith. [https://archive.org/details/sim_applied-cognitive-psychology_2005-12_19_8/page/1065 Effects of Auditory Context Cues and Training on Performance of a Point Estimation Sonification Task]. ''Journal of Applied Cognitive Psychology''. 2005. Vol. 19 (8). hlm. 1065–1087. doi:10.1002/acp.1146.</ref> Banyak percobaan sonifikasi ditulis dari awal oleh karena kurangnya perkakas yang dapat digunakan untuk riset dan eksplorasi data sonifikasi.<ref>Flowers, J. H. [http://www.icad.org/Proceedings/2005/Flowers2005.pdf Proceedings of the 11th International Conference on Auditory Display]. 2005. hlm. 406–409.</ref>


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sonifikasi&oldid=29583910 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29583910 (2026-08-15T16:24:56Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sonifikasi&oldid=29583910 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29583910 (2026-08-15T16:24:56Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 04.08

Sonifikasi adalah penggunaan bunyi bukan bicara untuk menyampaikan informasi atau menanggapi data.[1] Persepsi bunyi memiliki keuntungan dalam resolusi temporal, spasial, amplitudo, dan frekuensi yang membuka kemungkinan sebagai alternatif atau pelengkap teknik visualisasi.

Misalnya, laju klik pada pencacah Geiger menyampaikan level radiasi di sekitar perangkat.

Meskipun banyak eksperimen dengan data sonifikasi telah dieksplorasi, seperti International Community for Auditory Display (ICAD), sonifikasi menghadapi beberapa tantangan untuk menyebarkan cara mempresentasikan dan menganalisis data. Misalnya, sebuah studi memperlihatkan bahwa sulit untuk memberikan konteks yang cukup untuk menginterpretasikan data sonifikasi.[2][3] Banyak percobaan sonifikasi ditulis dari awal oleh karena kurangnya perkakas yang dapat digunakan untuk riset dan eksplorasi data sonifikasi.[4]

Referensi

  1. Auditory Display: Sonification, Audification, and Auditory Interfaces. Addison-Wesley. 1994. Vol. Proceedings Volume XVIII. ISBN 978-0-201-62603-2.
  2. Auditory Display: Sonification, Audification, and Auditory Interfaces. Addison-Wesley. 1994. Vol. Proceedings Volume XVIII. ISBN 978-0-201-62603-2.
  3. Daniel R. Smith. Effects of Auditory Context Cues and Training on Performance of a Point Estimation Sonification Task. Journal of Applied Cognitive Psychology. 2005. Vol. 19 (8). hlm. 1065–1087. doi:10.1002/acp.1146.
  4. Flowers, J. H. Proceedings of the 11th International Conference on Auditory Display. 2005. hlm. 406–409.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29583910 (2026-08-15T16:24:56Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.