Dedoag: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29416101; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Dedoag''' (bahasa Jepang : ''komorebi'', ''木漏れ日'' ; bahasa Korea : ''byeotnwi'', ''볕뉘'') mengacu pada pemandangan [[sinar]] [[matahari]] yang menembus pepohonan di hutan atau rumpun [[pohon|pepohonan]] lainnya. | [[File:Forest-sun_01.JPG|thumb|right|280px|Forest-sun 01]] | ||
'''Dedoag''' (bahasa Jepang : ''komorebi'', ''木漏れ日'' ; bahasa Korea : ''byeotnwi'', ''볕뉘'') mengacu pada pemandangan [[sinar]] [[matahari]] yang menembus pepohonan di hutan atau rumpun [[pohon|pepohonan]] lainnya.<ref>[https://kbbi.kemendikdasmen.go.id/entri/Dedoag "dedoag"]. ''Kamus Besar Bahasa Indonesia VI''.</ref> | |||
== Terminologi == | == Terminologi == | ||
Kata dedoag diserap dari [[bahasa Melayu Riau]] yang bermaksud berkas matahari yang menembus di hutan. | Kata dedoag diserap dari [[bahasa Melayu Riau]] yang bermaksud berkas matahari yang menembus di hutan. | ||
Ada pun istilah berkaitan seperti '''telau''' yang mengacu belang atau bayangan yang dihasilkan tembusan berkas cahaya di daun. | Ada pun istilah berkaitan seperti '''telau''' yang mengacu belang atau bayangan yang dihasilkan tembusan berkas cahaya di daun.<ref>[https://kbbi.kemendikdasmen.go.id/entri/Telau "telau"]. ''Kamus Besar Bahasa Indonesia VI''.</ref> | ||
== Ringkasan == | == Ringkasan == | ||
Dedoag selalu bisa dilihat saat ada pepohonan dan matahari bersinar, tetapi akan terlihat lebih jelas pada tajuk pohon yang rapat dan rindang. Pemandangan ini juga lebih terlihat jelas saat setelah [[hujan]], karena sinar matahari menerangi tetesan air yang melayang di udara dan nampak seperti tirai. | Dedoag selalu bisa dilihat saat ada pepohonan dan matahari bersinar, tetapi akan terlihat lebih jelas pada tajuk pohon yang rapat dan rindang. Pemandangan ini juga lebih terlihat jelas saat setelah [[hujan]], karena sinar matahari menerangi tetesan air yang melayang di udara dan nampak seperti tirai. | ||
== Proyeksi == | == Proyeksi == | ||
Saat cahaya matahari melewati celah kecil di antara daun-daun, tiap celah akan bertindak mengikuti prinsip [[kamera lubang jarum]]. Prinsip ini membuat cahaya yang menembus akan selalu berbentuk [[bulat]] mengikuti rupa matahari meski bentuk tajuk atau dedaunannya tidak beraturan. | Saat cahaya matahari melewati celah kecil di antara daun-daun, tiap celah akan bertindak mengikuti prinsip [[kamera lubang jarum]]. Prinsip ini membuat cahaya yang menembus akan selalu berbentuk [[bulat]] mengikuti rupa matahari meski bentuk tajuk atau dedaunannya tidak beraturan. | ||
Ketika bentuk matahari berubah, misalnya selama [[gerhana matahari sebagian]] atau [[gerhana matahari cincin]], maka bentuk dedoag juga ikut berubah menjadi sabit atau cincin. | Ketika bentuk matahari berubah, misalnya selama [[gerhana matahari sebagian]] atau [[gerhana matahari cincin]], maka bentuk dedoag juga ikut berubah menjadi sabit atau cincin. | ||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
| Baris 16: | Baris 18: | ||
* [[Pelangi]] | * [[Pelangi]] | ||
* [[Hamburan Mie]] | * [[Hamburan Mie]] | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dedoag&oldid=29416101 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29416101 (2026-07-03T15:30:24Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 04.08
Dedoag (bahasa Jepang : komorebi, 木漏れ日 ; bahasa Korea : byeotnwi, 볕뉘) mengacu pada pemandangan sinar matahari yang menembus pepohonan di hutan atau rumpun pepohonan lainnya.[1]
Terminologi
Kata dedoag diserap dari bahasa Melayu Riau yang bermaksud berkas matahari yang menembus di hutan.
Ada pun istilah berkaitan seperti telau yang mengacu belang atau bayangan yang dihasilkan tembusan berkas cahaya di daun.[2]
Ringkasan
Dedoag selalu bisa dilihat saat ada pepohonan dan matahari bersinar, tetapi akan terlihat lebih jelas pada tajuk pohon yang rapat dan rindang. Pemandangan ini juga lebih terlihat jelas saat setelah hujan, karena sinar matahari menerangi tetesan air yang melayang di udara dan nampak seperti tirai.
Proyeksi
Saat cahaya matahari melewati celah kecil di antara daun-daun, tiap celah akan bertindak mengikuti prinsip kamera lubang jarum. Prinsip ini membuat cahaya yang menembus akan selalu berbentuk bulat mengikuti rupa matahari meski bentuk tajuk atau dedaunannya tidak beraturan.
Ketika bentuk matahari berubah, misalnya selama gerhana matahari sebagian atau gerhana matahari cincin, maka bentuk dedoag juga ikut berubah menjadi sabit atau cincin.
Lihat pula
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29416101 (2026-07-03T15:30:24Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.