Model Standar: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29344922; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Standard_Model_of_Elementary_Particles-id.svg|thumb|right|280px|Standard Model of Elementary Particles-id]] | |||
Meskipun Model Standar diyakini konsisten secara teoretis dan telah menunjukan keberhasilan dalam memberikan [[Prediksi|prediksi eksperimental]], model ini masih membiarkan beberapa [[Fisika di luar Model Standar|fenomena fisik tidak terjelaskan]] sehingga belum dapat dianggap sebagai [[Teori segala sesuatu|teori interaksi fundamental yang lengkap]]. Sebagai contoh, model ini tidak sepenuhnya menjelaskan alasan mengapa terdapat lebih dari banyak [[materi]] daripada [[antimateri]], tidak menggabungkan [[Gravitasi|teori gravitasi]] lengkap sebagaimana dijelaskan oleh [[relativitas umum]], serta tidak memperhitungkan percepatan ekspansi alam semesta yang kemungkinan didorong oleh [[energi gelap]]. | '''Model Standar''' [[fisika partikel]] adalah [[teori]] yang mendeskripsikan tiga dari empat gaya fundamental yang diketahui--[[Elektromagnetisme|gaya elektromagnetisme]], [[gaya nuklir lemah]], dan [[gaya nuklir kuat]] (tidak termasuk [[gravitasi]])--di [[alam semesta]], serta mengklasifikasikan seluruh [[Partikel dasar|partikel elementer]] yang diketahui. Model ini dikembangkan secara bertahap sepanjang paruh kedua abad ke-20 melalui karya banyak ilmuan di seluruh dunia,<ref>Robert Oerter. [https://archive.org/details/theoryofalmostev0000oert_s1g7 The theory of almost everything: the Standard Model, the unsung triumph of modern physics]. Pi Press. 2006. ISBN 978-0-13-236678-6.</ref> dengan formulasi saat ini difinalisasi pada pertengahan 1970-an setelah [[konfirmasi eksperimental]] atas keberadaan [[kuark]]. Sejak saat itu, penemuan [[Kuark top|kuark atas]] (1995), [[neutrino tau]] (2000), dan [[boson Higgs]] (2012) semakin memperkuat valididas Model Standar. Selain itu, Model Standar telah memprediksi dengan akurasi tinggi berbagai sifat dari [[arus netral lemah]] serta [[boson W dan Z]]. | ||
Meskipun Model Standar diyakini konsisten secara teoretis dan telah menunjukan keberhasilan dalam memberikan [[Prediksi|prediksi eksperimental]], model ini masih membiarkan beberapa [[Fisika di luar Model Standar|fenomena fisik tidak terjelaskan]] sehingga belum dapat dianggap sebagai [[Teori segala sesuatu|teori interaksi fundamental yang lengkap]].<ref>Dennis Overbye. [https://www.nytimes.com/2023/09/11/science/space/astronomy-universe-simulations.html Don’t Expect a ‘Theory of Everything’ to Explain It All]. ''The New York Times''. 2023-09-11.</ref> Sebagai contoh, model ini tidak sepenuhnya menjelaskan alasan mengapa terdapat lebih dari banyak [[materi]] daripada [[antimateri]], tidak menggabungkan [[Gravitasi|teori gravitasi]] lengkap sebagaimana dijelaskan oleh [[relativitas umum]], serta tidak memperhitungkan percepatan ekspansi alam semesta yang kemungkinan didorong oleh [[energi gelap]]. | |||
== Latar belakang sejarah == | == Latar belakang sejarah == | ||
Pada tahun 1954, [[Chen Ning Yang]] dan [[Robert Mills (fisikawan)|Robert Mills]] memperluas konsep [[teori tolok]] untuk [[grup abelian]], misalnya [[elektrodinamika kuantum]], menjadi [[grup nonabelian]] untuk menjelaskan [[interaksi kuat]].<ref>C. N. Yang. ''Conservation of Isotopic Spin and Isotopic Gauge Invariance''. ''Physical Review''. 1954. Vol. 96 (1). hlm. 191–195. doi:10.1103/PhysRev.96.191.</ref> Pada tahun 1961, [[Sheldon Lee Glashow|Sheldon Glashow]] menggabungkan [[elektromagnetisme|interaksi elektromagnetik]] dan [[interaksi lemah|lemah]].<ref>S.L. Glashow. [https://archive.org/details/sim_nuclear-physics_nuclear-physics_1961_22_4/page/578 Partial-symmetries of weak interactions]. ''Nuclear Physics''. 1961. Vol. 22 (4). hlm. 579–588. doi:10.1016/0029-5582(61)90469-2.</ref> Pada tahun 1967 [[Steven Weinberg]]<ref>S. Weinberg. [https://archive.org/details/sim_physical-review-letters_1967-11-20_19_21/page/1264 A Model of Leptons]. ''Physical Review Letters''. 1967. Vol. 19 (21). hlm. 1264–1266. doi:10.1103/PhysRevLett.19.1264.</ref> dan [[Abdus Salam]]<ref>A. Salam. Almquvist and Wiksell. 1968. hlm. 367.</ref> menggabungkan [[mekanisme Higgs]]<ref>F. Englert. ''Broken Symmetry and the Mass of Gauge Vector Mesons''. ''Physical Review Letters''. 1964. Vol. 13 (9). hlm. 321–323. doi:10.1103/PhysRevLett.13.321.</ref><ref>P.W. Higgs. ''Broken Symmetries and the Masses of Gauge Bosons''. ''Physical Review Letters''. 1964. Vol. 13 (16). hlm. 508–509. doi:10.1103/PhysRevLett.13.508.</ref><ref>G.S. Guralnik. ''Global Conservation Laws and Massless Particles''. ''Physical Review Letters''. 1964. Vol. 13 (20). hlm. 585–587. doi:10.1103/PhysRevLett.13.585.</ref> ke dalam [[interaksi elektrolemah]] Glashow, memberikannya bentuk yang modern. Mekanisme Higgs dipercaya sebagai penyebab dari [[massa]] semua [[partikel dasar]] dalam Model Standar. Ini termasuk massa [[boson W dan Z]], dan massa [[fermion]], yaitu [[kuark]] dan [[lepton]]. | |||
Setelah [[Arus netral|arus netral lemah]] yang disebabkan pertukaran boson Z [[Gargamelle|ditemukan]] di [[CERN]] pada tahun 1973,<ref>F.J. Hasert. [https://archive.org/details/sim_physics-letters-b_physics-letters_1973-09-03_46_1/page/121 Search for elastic muon-neutrino electron scattering]. ''Physics Letters B''. 1973. Vol. 46 (1). hlm. 121. doi:10.1016/0370-2693(73)90494-2.</ref><ref>F.J. Hasert. [https://archive.org/details/sim_physics-letters-b_physics-letters_1973-09-03_46_1/page/138 Observation of neutrino-like interactions without muon or electron in the Gargamelle neutrino experiment]. ''Physics Letters B''. 1973. Vol. 46 (1). hlm. 138. doi:10.1016/0370-2693(73)90499-1.</ref><ref>F.J. Hasert. ''Observation of neutrino-like interactions without muon or electron in the Gargamelle neutrino experiment''. ''Nuclear Physics B''. 1974. Vol. 73 (1). hlm. 1. doi:10.1016/0550-3213(74)90038-8.</ref><ref>D. Haidt. [http://cerncourier.com/cws/article/cern/29168 The discovery of the weak neutral currents]. ''CERN Courier''. 4 October 2004.</ref> teori elektrolemah mulai diterima secara luas dan Glashow, Salam, dan Weinberg berbagi [[Penghargaan Nobel Fisika]] 1979 atas penemuan tersebut. [[Boson]] W<sup>±</sup> dan Z<sup>0</sup> ditemukan lewat eksperimen pada tahun 1983; dan perbandingan massa mereka ditemukan sama dengan yang diprediksi oleh Model Standar.<ref>Mary K. Gaillard. ''The Standard Model of Particle Physics''. ''Reviews of Modern Physics''. January 1999. Vol. 71 (2). hlm. S96–S111. doi:10.1103/RevModPhys.71.S96.</ref> | |||
Teori [[interaksi kuat]] ([[kromodinamika kuantum]], QCD), yang banyak mendapat kontribusi, mencapai bentuk modernnya pada 1973–74 ketika [[kebebasan asimtotik]] diusulkan<ref>D.J. Gross. ''Ultraviolet behavior of non-abelian gauge theories''. ''Physical Review Letters''. 1973. Vol. 30 (26). hlm. 1343–1346. doi:10.1103/PhysRevLett.30.1343.</ref><ref>H.D. Politzer. [https://authors.library.caltech.edu/6668/1/POLprl73.pdf Reliable perturbative results for strong interactions]. ''Physical Review Letters''. 1973. Vol. 30 (26). hlm. 1346–1349. doi:10.1103/PhysRevLett.30.1346.</ref> (pengembangan yang menjadikan QCD fokus utama dalam penelitian teoretis)<ref>Dean Rickles (2014). ''A Brief History of String Theory: From Dual Models to M-Theory''. Springer, p. 11 n. 22.</ref> dan eksperimen mengonfirmasi bahwa [[hadron]] terdiri dari kuark yang bermuatan pecahan.<ref>J. Aubert. ''Experimental Observation of a Heavy Particle J''. ''Physical Review Letters''. 1974. Vol. 33 (23). hlm. 1404–1406. doi:10.1103/PhysRevLett.33.1404.</ref><ref>J. Augustin. ''Discovery of a Narrow Resonance in e + e − Annihilation''. ''Physical Review Letters''. 1974. Vol. 33 (23). hlm. 1406–1408. doi:10.1103/PhysRevLett.33.1406.</ref> | |||
Istilah "Model Standar" pertama kali diusulkan oleh [[Abraham Pais]] dan [[Sam Treiman]] pada tahun 1975, mengacu pada teori elektrolemah dengan empat kuark.<ref>Cao, Tian Yu. ''Conceptual developments of 20th century field theories''. Cambridge University Press, 1998, p. 320.</ref> | |||
Istilah "Model Standar" pertama kali diusulkan oleh [[Abraham Pais]] dan [[Sam Treiman]] pada tahun 1975, mengacu pada teori elektrolemah dengan empat kuark. | |||
== Garis besar == | == Garis besar == | ||
Pada saat ini, [[materi]] dan [[energi]] paling tepat dipahami sebagai [[kinematika]] dan [[interaksi fundamental|interaksi]] antara partikel-partikel dasar. Sampai saat ini, fisika telah mereduksi [[hukum ilmiah|hukum-hukum]] yang mengatur perilaku dan interaksi antara semua jenis materi dan energi yang diketahui menjadi sehimpunan kecil hukum dan [[teori fundamental]]. Sasaran penting dalam fisika adalah menemukan "titik tengah" yang akan menyatukan semua teori tersebut menjadi satu [[teori segala sesuatu]], di mana semua hukum lainnya adalah kasus tertentu dari teori tersebut, dan di mana perilaku semua materi dan energi bisa diturunkan darinya (paling tidak dalam prinsip).<ref>"Details can be worked out if the situation is simple enough for us to make an approximation, which is almost never, but often we can understand more or less what is happening." from ''The Feynman Lectures on Physics'', Vol 1. pp. 2–7</ref> | |||
Pada saat ini, [[materi]] dan [[energi]] paling tepat dipahami sebagai [[kinematika]] dan [[interaksi fundamental|interaksi]] antara partikel-partikel dasar. Sampai saat ini, fisika telah mereduksi [[hukum ilmiah|hukum-hukum]] yang mengatur perilaku dan interaksi antara semua jenis materi dan energi yang diketahui menjadi sehimpunan kecil hukum dan [[teori fundamental]]. Sasaran penting dalam fisika adalah menemukan "titik tengah" yang akan menyatukan semua teori tersebut menjadi satu [[teori segala sesuatu]], di mana semua hukum lainnya adalah kasus tertentu dari teori tersebut, dan di mana perilaku semua materi dan energi bisa diturunkan darinya (paling tidak dalam prinsip). | |||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
* [[Fisika di luar Model Standar]] | * [[Fisika di luar Model Standar]] | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
| Baris 39: | Baris 28: | ||
* [http://particleadventure.org/particleadventure/ The particle adventure.] | * [http://particleadventure.org/particleadventure/ The particle adventure.] | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Model+Standar&oldid=29344922 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29344922 (2026-06-14T07:52:35Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 09.01
Model Standar fisika partikel adalah teori yang mendeskripsikan tiga dari empat gaya fundamental yang diketahui--gaya elektromagnetisme, gaya nuklir lemah, dan gaya nuklir kuat (tidak termasuk gravitasi)--di alam semesta, serta mengklasifikasikan seluruh partikel elementer yang diketahui. Model ini dikembangkan secara bertahap sepanjang paruh kedua abad ke-20 melalui karya banyak ilmuan di seluruh dunia,[1] dengan formulasi saat ini difinalisasi pada pertengahan 1970-an setelah konfirmasi eksperimental atas keberadaan kuark. Sejak saat itu, penemuan kuark atas (1995), neutrino tau (2000), dan boson Higgs (2012) semakin memperkuat valididas Model Standar. Selain itu, Model Standar telah memprediksi dengan akurasi tinggi berbagai sifat dari arus netral lemah serta boson W dan Z.
Meskipun Model Standar diyakini konsisten secara teoretis dan telah menunjukan keberhasilan dalam memberikan prediksi eksperimental, model ini masih membiarkan beberapa fenomena fisik tidak terjelaskan sehingga belum dapat dianggap sebagai teori interaksi fundamental yang lengkap.[2] Sebagai contoh, model ini tidak sepenuhnya menjelaskan alasan mengapa terdapat lebih dari banyak materi daripada antimateri, tidak menggabungkan teori gravitasi lengkap sebagaimana dijelaskan oleh relativitas umum, serta tidak memperhitungkan percepatan ekspansi alam semesta yang kemungkinan didorong oleh energi gelap.
Latar belakang sejarah
Pada tahun 1954, Chen Ning Yang dan Robert Mills memperluas konsep teori tolok untuk grup abelian, misalnya elektrodinamika kuantum, menjadi grup nonabelian untuk menjelaskan interaksi kuat.[3] Pada tahun 1961, Sheldon Glashow menggabungkan interaksi elektromagnetik dan lemah.[4] Pada tahun 1967 Steven Weinberg[5] dan Abdus Salam[6] menggabungkan mekanisme Higgs[7][8][9] ke dalam interaksi elektrolemah Glashow, memberikannya bentuk yang modern. Mekanisme Higgs dipercaya sebagai penyebab dari massa semua partikel dasar dalam Model Standar. Ini termasuk massa boson W dan Z, dan massa fermion, yaitu kuark dan lepton.
Setelah arus netral lemah yang disebabkan pertukaran boson Z ditemukan di CERN pada tahun 1973,[10][11][12][13] teori elektrolemah mulai diterima secara luas dan Glashow, Salam, dan Weinberg berbagi Penghargaan Nobel Fisika 1979 atas penemuan tersebut. Boson W± dan Z0 ditemukan lewat eksperimen pada tahun 1983; dan perbandingan massa mereka ditemukan sama dengan yang diprediksi oleh Model Standar.[14]
Teori interaksi kuat (kromodinamika kuantum, QCD), yang banyak mendapat kontribusi, mencapai bentuk modernnya pada 1973–74 ketika kebebasan asimtotik diusulkan[15][16] (pengembangan yang menjadikan QCD fokus utama dalam penelitian teoretis)[17] dan eksperimen mengonfirmasi bahwa hadron terdiri dari kuark yang bermuatan pecahan.[18][19]
Istilah "Model Standar" pertama kali diusulkan oleh Abraham Pais dan Sam Treiman pada tahun 1975, mengacu pada teori elektrolemah dengan empat kuark.[20]
Garis besar
Pada saat ini, materi dan energi paling tepat dipahami sebagai kinematika dan interaksi antara partikel-partikel dasar. Sampai saat ini, fisika telah mereduksi hukum-hukum yang mengatur perilaku dan interaksi antara semua jenis materi dan energi yang diketahui menjadi sehimpunan kecil hukum dan teori fundamental. Sasaran penting dalam fisika adalah menemukan "titik tengah" yang akan menyatukan semua teori tersebut menjadi satu teori segala sesuatu, di mana semua hukum lainnya adalah kasus tertentu dari teori tersebut, dan di mana perilaku semua materi dan energi bisa diturunkan darinya (paling tidak dalam prinsip).[21]
Lihat pula
Pranala luar
- New Scientist story: Standard Model may be found incomplete
- The Universe Is A Strange Place, a lecture by Frank Wilczek
- Observation of the Top Quark at Fermilab
- MISN-0-305 The Standard Model of Fundamental Particles and Their Interactions (PDF file) by Mesgun Sebhatu for Project PHYSNET.
- PostScript version of the Standard Model Lagrangian
- The particle adventure.
Referensi
- ↑ Robert Oerter. The theory of almost everything: the Standard Model, the unsung triumph of modern physics. Pi Press. 2006. ISBN 978-0-13-236678-6.
- ↑ Dennis Overbye. Don’t Expect a ‘Theory of Everything’ to Explain It All. The New York Times. 2023-09-11.
- ↑ C. N. Yang. Conservation of Isotopic Spin and Isotopic Gauge Invariance. Physical Review. 1954. Vol. 96 (1). hlm. 191–195. doi:10.1103/PhysRev.96.191.
- ↑ S.L. Glashow. Partial-symmetries of weak interactions. Nuclear Physics. 1961. Vol. 22 (4). hlm. 579–588. doi:10.1016/0029-5582(61)90469-2.
- ↑ S. Weinberg. A Model of Leptons. Physical Review Letters. 1967. Vol. 19 (21). hlm. 1264–1266. doi:10.1103/PhysRevLett.19.1264.
- ↑ A. Salam. Almquvist and Wiksell. 1968. hlm. 367.
- ↑ F. Englert. Broken Symmetry and the Mass of Gauge Vector Mesons. Physical Review Letters. 1964. Vol. 13 (9). hlm. 321–323. doi:10.1103/PhysRevLett.13.321.
- ↑ P.W. Higgs. Broken Symmetries and the Masses of Gauge Bosons. Physical Review Letters. 1964. Vol. 13 (16). hlm. 508–509. doi:10.1103/PhysRevLett.13.508.
- ↑ G.S. Guralnik. Global Conservation Laws and Massless Particles. Physical Review Letters. 1964. Vol. 13 (20). hlm. 585–587. doi:10.1103/PhysRevLett.13.585.
- ↑ F.J. Hasert. Search for elastic muon-neutrino electron scattering. Physics Letters B. 1973. Vol. 46 (1). hlm. 121. doi:10.1016/0370-2693(73)90494-2.
- ↑ F.J. Hasert. Observation of neutrino-like interactions without muon or electron in the Gargamelle neutrino experiment. Physics Letters B. 1973. Vol. 46 (1). hlm. 138. doi:10.1016/0370-2693(73)90499-1.
- ↑ F.J. Hasert. Observation of neutrino-like interactions without muon or electron in the Gargamelle neutrino experiment. Nuclear Physics B. 1974. Vol. 73 (1). hlm. 1. doi:10.1016/0550-3213(74)90038-8.
- ↑ D. Haidt. The discovery of the weak neutral currents. CERN Courier. 4 October 2004.
- ↑ Mary K. Gaillard. The Standard Model of Particle Physics. Reviews of Modern Physics. January 1999. Vol. 71 (2). hlm. S96–S111. doi:10.1103/RevModPhys.71.S96.
- ↑ D.J. Gross. Ultraviolet behavior of non-abelian gauge theories. Physical Review Letters. 1973. Vol. 30 (26). hlm. 1343–1346. doi:10.1103/PhysRevLett.30.1343.
- ↑ H.D. Politzer. Reliable perturbative results for strong interactions. Physical Review Letters. 1973. Vol. 30 (26). hlm. 1346–1349. doi:10.1103/PhysRevLett.30.1346.
- ↑ Dean Rickles (2014). A Brief History of String Theory: From Dual Models to M-Theory. Springer, p. 11 n. 22.
- ↑ J. Aubert. Experimental Observation of a Heavy Particle J. Physical Review Letters. 1974. Vol. 33 (23). hlm. 1404–1406. doi:10.1103/PhysRevLett.33.1404.
- ↑ J. Augustin. Discovery of a Narrow Resonance in e + e − Annihilation. Physical Review Letters. 1974. Vol. 33 (23). hlm. 1406–1408. doi:10.1103/PhysRevLett.33.1406.
- ↑ Cao, Tian Yu. Conceptual developments of 20th century field theories. Cambridge University Press, 1998, p. 320.
- ↑ "Details can be worked out if the situation is simple enough for us to make an approximation, which is almost never, but often we can understand more or less what is happening." from The Feynman Lectures on Physics, Vol 1. pp. 2–7
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29344922 (2026-06-14T07:52:35Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.