Lompat ke isi

Difraksi: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29219173; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Difraksi''' atau '''pelenturan''' adalah kecenderungan gelombang yang dipancarkan dari sumber melewati celah yang terbatas untuk menyebar ketika merambat. Menurut prinsip Huygens, setiap titik pada front gelombang cahaya dapat dianggap sebagai sumber sekunder gelombang bola.
[[File:DiffractionSingleSlit_Anim.gif|thumb|right|280px|DiffractionSingleSlit Anim]]
 
'''Difraksi''' atau '''pelenturan'''<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Difraksi&oldid=29219173 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> adalah kecenderungan gelombang yang dipancarkan dari sumber melewati celah yang terbatas untuk menyebar ketika merambat. Menurut prinsip Huygens, setiap titik pada front gelombang cahaya dapat dianggap sebagai sumber sekunder gelombang bola.


Gelombang ini merambat ke luar dengan kecepatan karakteristik gelombang. Gelombang yang dipancarkan oleh semua titik pada muka gelombang mengganggu satu sama lain untuk menghasilkan gelombang berjalan. [[Prinsip Huygens]] juga berlaku untuk [[Radiasi elektromagnetik|gelombang elektromagnetik]].
Gelombang ini merambat ke luar dengan kecepatan karakteristik gelombang. Gelombang yang dipancarkan oleh semua titik pada muka gelombang mengganggu satu sama lain untuk menghasilkan gelombang berjalan. [[Prinsip Huygens]] juga berlaku untuk [[Radiasi elektromagnetik|gelombang elektromagnetik]].


== Difraksi Fresnel ==
== Difraksi Fresnel ==
'''Difraksi Fresnel''' adalah pola [[gelombang]] pada titik ''(x,y,z)'' dengan persamaan:
'''Difraksi Fresnel''' adalah pola [[gelombang]] pada titik ''(x,y,z)'' dengan persamaan:


Baris 17: Baris 18:
Dalam [[teori difraksi skalar]] (en:''scalar diffraction theory''), [[Difraksi Fraunhofer]] adalah pola [[gelombang]] yang terjadi pada [[jarak jauh]] (en:''far field'') menurut persamaan integral [[difraksi Fresnel]] sebagai berikut:
Dalam [[teori difraksi skalar]] (en:''scalar diffraction theory''), [[Difraksi Fraunhofer]] adalah pola [[gelombang]] yang terjadi pada [[jarak jauh]] (en:''far field'') menurut persamaan integral [[difraksi Fresnel]] sebagai berikut:


:<math>U(x,y) = \frac{e^{i k z} e^{\frac{ik}{2z} (x^2 + y^2)}}{i \lambda z} \iint_{-\infty}^{\infty} \,u(x',y') e^{-i \frac{2\pi}{\lambda z}(x' x + y' y)}dx'\,dy'.</math>
:<math>U(x,y) = \frac{e^{i k z} e^{\frac{ik}{2z} (x^2 + y^2)}}{i \lambda z} \iint_{-\infty}^{\infty} \,u(x',y') e^{-i \frac{2\pi}{\lambda z}(x' x + y' y)}dx'\,dy'.</math><ref>Joseph Goodman. [https://archive.org/details/introductiontofo0000good_u8t0 Introduction to Fourier Optics]. Roberts & Company. 2005. ISBN 0-9747077-7-24.</ref>


Persamaan di atas menunjukkan bahwa pola [[gelombang]] pada [[difraksi Fresnel]] yang [[skalar]] menjadi [[planar]] pada [[difraksi Fraunhofer]] akibat jauhnya [[bidang pengamatan]] dari [[bidang halangan]].
Persamaan di atas menunjukkan bahwa pola [[gelombang]] pada [[difraksi Fresnel]] yang [[skalar]] menjadi [[planar]] pada [[difraksi Fraunhofer]] akibat jauhnya [[bidang pengamatan]] dari [[bidang halangan]].


== Difraksi celah tunggal ==
== Difraksi celah tunggal ==
Sebuah celah panjang dengan lebar ''infinitesimal'' akan mendifraksi [[sinar]] [[cahaya]] insiden menjadi deretan [[gelombang]] ''circular'', dan [[muka gelombang]] yang lepas dari celah tersebut akan berupa [[gelombang]] silinder dengan [[intensitas]] yang ''uniform''.
Sebuah celah panjang dengan lebar ''infinitesimal'' akan mendifraksi [[sinar]] [[cahaya]] insiden menjadi deretan [[gelombang]] ''circular'', dan [[muka gelombang]] yang lepas dari celah tersebut akan berupa [[gelombang]] silinder dengan [[intensitas]] yang ''uniform''.


Baris 55: Baris 54:


== Difraksi celah ganda ==
== Difraksi celah ganda ==
 
Pada [[mekanika kuantum]], [[eksperimen celah ganda]] yang dilakukan oleh [[Thomas Young]] menunjukkan sifat yang tidak terpisahkan dari [[cahaya]] sebagai [[gelombang]] dan [[partikel]]. Sebuah sumber [[cahaya]] koheren yang menyinari [[bidang halangan]] dengan dua celah akan membentuk pola [[interferensi]] [[gelombang]] berupa pita [[cahaya]] yang terang dan gelap pada [[bidang pengamatan]], walaupun demikian, pada [[bidang pengamatan]], [[cahaya]] ditemukan terserap sebagai [[partikel]] diskrit yang disebut [[foton]].<ref>Richard P. Feynman. ''The Feynman Lectures on Physics, Vol. 3''. Addison-Wesley. 1965. hlm. p.1–8. ISBN 0201021188P.</ref><ref>David Darling. [http://www.daviddarling.info/encyclopedia/W/wave-particle_duality.html Wave – Particle Duality]. ''The Internet Encyclopedia of Science''. The Worlds of David Darling. 2007.</ref>
 
Pada [[mekanika kuantum]], [[eksperimen celah ganda]] yang dilakukan oleh [[Thomas Young]] menunjukkan sifat yang tidak terpisahkan dari [[cahaya]] sebagai [[gelombang]] dan [[partikel]]. Sebuah sumber [[cahaya]] koheren yang menyinari [[bidang halangan]] dengan dua celah akan membentuk pola [[interferensi]] [[gelombang]] berupa pita [[cahaya]] yang terang dan gelap pada [[bidang pengamatan]], walaupun demikian, pada [[bidang pengamatan]], [[cahaya]] ditemukan terserap sebagai [[partikel]] diskrit yang disebut [[foton]].


Pita [[cahaya]] yang terang pada [[bidang pengamatan]] terjadi karena [[interferensi]] konstruktif, saat puncak [[gelombang]] (en:''crest'') ber[[interferensi]] dengan puncak [[gelombang]] yang lain, dan membentuk [[maksima]]. Pita [[cahaya]] yang gelap terjadi saat puncak [[gelombang]] ber[[interferensi]] dengan landasan [[gelombang]] (en:''trough'') dan menjadi [[minima]]. [[Interferensi]] konstruktif terjadi saat:
Pita [[cahaya]] yang terang pada [[bidang pengamatan]] terjadi karena [[interferensi]] konstruktif, saat puncak [[gelombang]] (en:''crest'') ber[[interferensi]] dengan puncak [[gelombang]] yang lain, dan membentuk [[maksima]]. Pita [[cahaya]] yang gelap terjadi saat puncak [[gelombang]] ber[[interferensi]] dengan landasan [[gelombang]] (en:''trough'') dan menjadi [[minima]]. [[Interferensi]] konstruktif terjadi saat:
Baris 69: Baris 66:
:''L'' adalah jarak antara celah dengan titik tengah [[bidang pengamatan]]
:''L'' adalah jarak antara celah dengan titik tengah [[bidang pengamatan]]


Persamaan ini adalah pendekatan untuk kondisi tertentu. Persamaan [[matematika]] yang lebih rinci dari [[interferensi]] celah ganda dalam konteks [[mekanika kuantum]] dijelaskan pada [[dualitas Englert-Greenberger]].
Persamaan ini adalah pendekatan untuk kondisi tertentu.<ref>For a more complete discussion, with diagrams and photographs, see Arnold L Reimann, ''Physics'', chapter 38.</ref> Persamaan [[matematika]] yang lebih rinci dari [[interferensi]] celah ganda dalam konteks [[mekanika kuantum]] dijelaskan pada [[dualitas Englert-Greenberger]].


== Difraksi celah majemuk ==
== Difraksi celah majemuk ==
'''Difraksi celah majemuk''' (en:'''''Diffraction grating''''') secara matematis dapat dilihat sebagai [[interferensi]] banyak [[titik sumber]] [[cahaya]], pada kondisi yang paling sederhana, yaitu yang terjadi pada dua celah dengan pendekatan Fraunhofer, perbedaan jarak antara dua celah dapat dilihat pada [[bidang pengamatan]] sebagai berikut:
'''Difraksi celah majemuk''' (en:'''''Diffraction grating''''') secara matematis dapat dilihat sebagai [[interferensi]] banyak [[titik sumber]] [[cahaya]], pada kondisi yang paling sederhana, yaitu yang terjadi pada dua celah dengan pendekatan Fraunhofer, perbedaan jarak antara dua celah dapat dilihat pada [[bidang pengamatan]] sebagai berikut:


Baris 80: Baris 75:
Dengan perhitungan [[maksima]]:
Dengan perhitungan [[maksima]]:


:
:{|
|-
|<math>\ {a} \sin \theta = n \lambda </math> || &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; || rowspan=4 |
:di mana
:<math>\ n</math> adalah urutan [[maksima]]
:<math>\ \lambda</math> adalah [[panjang gelombang]]
:<math>\ a</math> adalah jarak antar celah
: and <math>\ \theta</math> adalah sudut terjadinya [[interferensi]] konstruktif
|-
|
|}


Dan persamaan [[minima]]:
Dan persamaan [[minima]]:
Baris 93: Baris 98:


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Difraksi&oldid=29219173 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29219173 (2026-05-12T10:09:00Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Difraksi&oldid=29219173 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29219173 (2026-05-12T10:09:00Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 09.03

Berkas:DiffractionSingleSlit Anim.gif
DiffractionSingleSlit Anim

Difraksi atau pelenturan[1] adalah kecenderungan gelombang yang dipancarkan dari sumber melewati celah yang terbatas untuk menyebar ketika merambat. Menurut prinsip Huygens, setiap titik pada front gelombang cahaya dapat dianggap sebagai sumber sekunder gelombang bola.

Gelombang ini merambat ke luar dengan kecepatan karakteristik gelombang. Gelombang yang dipancarkan oleh semua titik pada muka gelombang mengganggu satu sama lain untuk menghasilkan gelombang berjalan. Prinsip Huygens juga berlaku untuk gelombang elektromagnetik.

Difraksi Fresnel

Difraksi Fresnel adalah pola gelombang pada titik (x,y,z) dengan persamaan:

E(x,y,z)=ziλE(x,y,0)eikrr2dxdy

di mana:

r=(xx)2+(yy)2+z2, dan
i adalah satuan imajiner.

Difraksi Fraunhofer

Dalam teori difraksi skalar (en:scalar diffraction theory), Difraksi Fraunhofer adalah pola gelombang yang terjadi pada jarak jauh (en:far field) menurut persamaan integral difraksi Fresnel sebagai berikut:

U(x,y)=eikzeik2z(x2+y2)iλzu(x,y)ei2πλz(xx+yy)dxdy.[2]

Persamaan di atas menunjukkan bahwa pola gelombang pada difraksi Fresnel yang skalar menjadi planar pada difraksi Fraunhofer akibat jauhnya bidang pengamatan dari bidang halangan.

Difraksi celah tunggal

Sebuah celah panjang dengan lebar infinitesimal akan mendifraksi sinar cahaya insiden menjadi deretan gelombang circular, dan muka gelombang yang lepas dari celah tersebut akan berupa gelombang silinder dengan intensitas yang uniform.

Secara umum, pada sebuah gelombang planar kompleks yang monokromatik Ψ dengan panjang gelombang &lambda yang melewati celah tunggal dengan lebar d yang terletak pada bidang x′-y′, difraksi yang terjadi pada arah radial r dapat dihitung dengan persamaan:

Ψ=slitirλΨeikrdslit

dengan asumsi sumbu koordinaat tepat berada di tengah celah, x′ akan bernilai dari d/2 hingga +d/2, dan y′ dari 0 hingga .

Jarak r dari celah berupa:

r=(xx)2+y2+z2
r=z(1+(xx)2+y2z2)12

Sebuah celah dengan lebar melebihi panjang gelombang akan mempunyai banyak sumber titik (en:point source) yang tersebar merata sepanjang lebar celah. Cahaya difraksi pada sudut tertentu adalah hasil interferensi dari setiap sumber titik dan jika fase relatif dari interferensi ini bervariasi lebih dari 2π, maka akan terlihat minima dan maksima pada cahaya difraksi tersebut. Maksima dan minima adalah hasil interferensi gelombang konstruktif dan destruktif pada interferensi maksimal.

Difraksi Fresnel/difraksi jarak pendek yang terjadi pada celah dengan lebar empat kali panjang gelombang, cahaya dari sumber titik pada ujung atas celah akan berinterferensi destruktif dengan sumber titik yang berada di tengah celah. Jarak antara dua sumber titik tersebut adalah λ/2. Deduksi persamaan dari pengamatan jarak antara tiap sumber titik destruktif adalah:

dsin(θ)2

Minima pertama yang terjadi pada sudut &theta minimum adalah:

dsinθmin=λ

Difraksi jarak jauh untuk pengamatan ini dapat dihitung berdasarkan persamaan integral difraksi Fraunhofer menjadi:

I(θ)=I0sinc2(dsinθ/λ)

di mana fungsi sinc berupa sinc(x) = sin(px)/(px) if x ? 0, and sinc(0) = 1.

Difraksi celah ganda

Pada mekanika kuantum, eksperimen celah ganda yang dilakukan oleh Thomas Young menunjukkan sifat yang tidak terpisahkan dari cahaya sebagai gelombang dan partikel. Sebuah sumber cahaya koheren yang menyinari bidang halangan dengan dua celah akan membentuk pola interferensi gelombang berupa pita cahaya yang terang dan gelap pada bidang pengamatan, walaupun demikian, pada bidang pengamatan, cahaya ditemukan terserap sebagai partikel diskrit yang disebut foton.[3][4]

Pita cahaya yang terang pada bidang pengamatan terjadi karena interferensi konstruktif, saat puncak gelombang (en:crest) berinterferensi dengan puncak gelombang yang lain, dan membentuk maksima. Pita cahaya yang gelap terjadi saat puncak gelombang berinterferensi dengan landasan gelombang (en:trough) dan menjadi minima. Interferensi konstruktif terjadi saat:

nλa=xLnλ=xaL,

di mana

λ adalah panjang gelombang cahaya
a adalah jarak antar celah, jarak antara titik A dan B pada diagram di samping kanan
n is the order of maximum observed (central maximum is n = 0),
x adalah jarak antara pita cahaya dan central maximum (disebut juga fringe distance) pada bidang pengamatan
L adalah jarak antara celah dengan titik tengah bidang pengamatan

Persamaan ini adalah pendekatan untuk kondisi tertentu.[5] Persamaan matematika yang lebih rinci dari interferensi celah ganda dalam konteks mekanika kuantum dijelaskan pada dualitas Englert-Greenberger.

Difraksi celah majemuk

Difraksi celah majemuk (en:Diffraction grating) secara matematis dapat dilihat sebagai interferensi banyak titik sumber cahaya, pada kondisi yang paling sederhana, yaitu yang terjadi pada dua celah dengan pendekatan Fraunhofer, perbedaan jarak antara dua celah dapat dilihat pada bidang pengamatan sebagai berikut:

 ΔS=asinθ

Dengan perhitungan maksima:

 asinθ=nλ     
di mana
 n adalah urutan maksima
 λ adalah panjang gelombang
 a adalah jarak antar celah
and  θ adalah sudut terjadinya interferensi konstruktif

Dan persamaan minima:

asinθ=λ(n+1/2).

Pada sinar insiden yang membentuk sudut θi terhadap bidang halangan, perhitungan maksima menjadi:

a(sinθn+sinθi)=nλ.

Cahaya yang terdifraksi dari celah majemuk dapat dihitung dengan penjumlahan difraksi yang terjadi pada setiap celah berupa konvolusi dari pola difraksi dan interferensi.

Referensi

  1. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  2. Joseph Goodman. Introduction to Fourier Optics. Roberts & Company. 2005. ISBN 0-9747077-7-24.
  3. Richard P. Feynman. The Feynman Lectures on Physics, Vol. 3. Addison-Wesley. 1965. hlm. p.1–8. ISBN 0201021188P.
  4. David Darling. Wave – Particle Duality. The Internet Encyclopedia of Science. The Worlds of David Darling. 2007.
  5. For a more complete discussion, with diagrams and photographs, see Arnold L Reimann, Physics, chapter 38.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29219173 (2026-05-12T10:09:00Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.