Konveksi: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29022941; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 10: | Baris 10: | ||
Kata ''konveksi'' memiliki arti yang berbeda, tapi penggunaannya sering digunakan pada konteks atau aplikasi [[sains]] atau [[perekayasaan]]. | Kata ''konveksi'' memiliki arti yang berbeda, tapi penggunaannya sering digunakan pada konteks atau aplikasi [[sains]] atau [[perekayasaan]]. | ||
Pada [[mekanika fluida]], ''konveksi'' memiliki arti yang lebih luas. Konveksi berarti pergerakan dari fluida yang disebabkan oleh perbedaan [[densitas]] atau properti lain. | Pada [[mekanika fluida]], ''konveksi'' memiliki arti yang lebih luas. Konveksi berarti pergerakan dari fluida yang disebabkan oleh perbedaan [[densitas]] atau properti lain.<ref>Bruce R. Munson. [https://archive.org/details/fundamentalsoffl0000muns_k5v9 Fundamentals of Fluid Mechanics]. John Wiley & Sons. 1990. ISBN 978-0-471-85526-2.</ref><ref>G. Falkovich. [http://www.weizmann.ac.il/complex/falkovich/fluid-mechanics Fluid Mechanics, a short course for physicists]. Cambridge University Press. 2011. ISBN 978-1-107-00575-4.</ref> | ||
Pada [[termodinamika]], ''konveksi'' sering merujuk pada [[Konveksi (perpindahan panas)|perpindahan panas oleh karena konveksi]], dengan variasi konveksi natural digunakan untuk membedakan konsep konveksi pada mekanika fluida dari konveksi konveksi untuk perpindahan panas. | Pada [[termodinamika]], ''konveksi'' sering merujuk pada [[Konveksi (perpindahan panas)|perpindahan panas oleh karena konveksi]], dengan variasi konveksi natural digunakan untuk membedakan konsep konveksi pada mekanika fluida dari konveksi konveksi untuk perpindahan panas.<ref>Yunus A. Çengel. ''Thermodynamics:An Engineering Approach''. McGraw-Hill Education. 2001. ISBN 978-0-07-121688-3.</ref> | ||
Beberapa fenomena menghasilkan efek buatan yang mirip dengan sel konveksi yang kemungkinan (secara tidak akurat) merujuk pada bentuk dari konveksi. Contoh, [[Efek Marangoni|konveksi suhu-kapiler]] dan [[konveksi granular]]. | Beberapa fenomena menghasilkan efek buatan yang mirip dengan sel konveksi yang kemungkinan (secara tidak akurat) merujuk pada bentuk dari konveksi. Contoh, [[Efek Marangoni|konveksi suhu-kapiler]] dan [[konveksi granular]]. | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
| Baris 27: | Baris 24: | ||
* [[Angin laut]] | * [[Angin laut]] | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Konveksi&oldid=29022941 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29022941 (2026-03-10T01:03:03Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Konveksi&oldid=29022941 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29022941 (2026-03-10T01:03:03Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 09.15
Konveksi adalah pergerakan molekul-molekul pada fluida (yaitu cairan atau gas) dan rheid. Konveksi tak dapat terjadi pada benda padat, karena tidak ada difusi yang dapat terjadi pada benda padat.
Aliran konveksi dapat berupa transien (misalnya saat campuran multifase minyak dan air terpisah) atau keadaan tunak (lihat sel konveksi). Konveksi dapat disebabkan oleh gaya gravitasi, elektromagnet, atau fiktif. Perpindahan panas oleh karena konveksi natural berperan pada struktur atmosfer Bumi, samudranya, dan mantelnya. Sel konveksi diskret di atmosfer dapat diidentifikasikan oleh awan], dengan konveksi yang lebih kuat akan menghasilkan badai petir. Konveksi natural juga berperan pada astrofisika. Konveksi biasanya dikategorikan atau dideskripsikan oleh efek utama yang menyebabkan aliran konveksi, misalnya konveksi panas.
Konveksi merupakan salah satu cara perpindahan panas dan massa utama. Perpindahan panas dan massa terjadi melalui difusi dan adveksi.
Perlu diketahui bahwa istilah konveksi biasanya digunakan untuk perpindahan panas melalui konveksi.
Terminologi
Kata konveksi memiliki arti yang berbeda, tapi penggunaannya sering digunakan pada konteks atau aplikasi sains atau perekayasaan.
Pada mekanika fluida, konveksi memiliki arti yang lebih luas. Konveksi berarti pergerakan dari fluida yang disebabkan oleh perbedaan densitas atau properti lain.[1][2]
Pada termodinamika, konveksi sering merujuk pada perpindahan panas oleh karena konveksi, dengan variasi konveksi natural digunakan untuk membedakan konsep konveksi pada mekanika fluida dari konveksi konveksi untuk perpindahan panas.[3]
Beberapa fenomena menghasilkan efek buatan yang mirip dengan sel konveksi yang kemungkinan (secara tidak akurat) merujuk pada bentuk dari konveksi. Contoh, konveksi suhu-kapiler dan konveksi granular.
Pranala luar
Lihat pula
Referensi
- ↑ Bruce R. Munson. Fundamentals of Fluid Mechanics. John Wiley & Sons. 1990. ISBN 978-0-471-85526-2.
- ↑ G. Falkovich. Fluid Mechanics, a short course for physicists. Cambridge University Press. 2011. ISBN 978-1-107-00575-4.
- ↑ Yunus A. Çengel. Thermodynamics:An Engineering Approach. McGraw-Hill Education. 2001. ISBN 978-0-07-121688-3.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29022941 (2026-03-10T01:03:03Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.