Lompat ke isi

Zona konveksi: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28488416; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:Sun_diagram.svg|thumb|right|280px|Sun diagram]]
'''Zona konveksi''' suatu bintang adalah zona di mana energi dialirkan melalui proses [[konveksi]].
'''Zona konveksi''' suatu bintang adalah zona di mana energi dialirkan melalui proses [[konveksi]].


Dalam bintang yang 1,3 kali lebih besar daripada Matahari, fusi nuklir mengubah [[hidrogen]] menjadi [[helium]] melalui [[siklus CNO]]. Proses ini sangat sensitif dengan suhu sehingga intinya akan menjadi sangat panas tetapi suhunya dapat turun dengan cepat. Maka, wilayah inti menjadi zona konveksi. Sementara itu, untuk bintang yang massanya lebih kecil daripada 0,3 massa Matahari, bintang tersebut sepenuhnya bersifat konvektif, dan untuk bintang di antara 0,3 hingga 1,2 massa Matahari, zona konveksi terletak di luar [[zona radiasi]].
Dalam bintang yang 1,3 kali lebih besar daripada Matahari, fusi nuklir mengubah [[hidrogen]] menjadi [[helium]] melalui [[siklus CNO]]. Proses ini sangat sensitif dengan suhu sehingga intinya akan menjadi sangat panas tetapi suhunya dapat turun dengan cepat. Maka, wilayah inti menjadi zona konveksi.<ref>Jim Brainerd. [http://www.astrophysicsspectator.com/topics/stars/MainSequence.html Main Sequence Stars]. The Astrophysics Spectator. February 16, 2005.</ref> Sementara itu, untuk bintang yang massanya lebih kecil daripada 0,3 massa Matahari, bintang tersebut sepenuhnya bersifat konvektif, dan untuk bintang di antara 0,3 hingga 1,2 massa Matahari, zona konveksi terletak di luar [[zona radiasi]].<ref>Thanu Padmanabhan. [http://books.google.com/books?id=TOjwtYYb63cC&pg=PA80 Theoretical Astrophysics: Stars and stellar systems]. Cambridge University Press. 2001. Vol. 2. hlm. 80. ISBN 0-521-56631-2.</ref>
 
== Catatan kaki ==
 


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
Baris 10: Baris 9:
* [http://alienworlds.glam.ac.uk/sunStructure.html#/convectiontempden Animated explanation of the temperature and density of the Convection zone]  (University of Glamorgan).
* [http://alienworlds.glam.ac.uk/sunStructure.html#/convectiontempden Animated explanation of the temperature and density of the Convection zone]  (University of Glamorgan).


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Zona+konveksi&oldid=28488416 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28488416 (2025-11-14T10:37:21Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Zona+konveksi&oldid=28488416 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28488416 (2025-11-14T10:37:21Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 09.23

Sun diagram

Zona konveksi suatu bintang adalah zona di mana energi dialirkan melalui proses konveksi.

Dalam bintang yang 1,3 kali lebih besar daripada Matahari, fusi nuklir mengubah hidrogen menjadi helium melalui siklus CNO. Proses ini sangat sensitif dengan suhu sehingga intinya akan menjadi sangat panas tetapi suhunya dapat turun dengan cepat. Maka, wilayah inti menjadi zona konveksi.[1] Sementara itu, untuk bintang yang massanya lebih kecil daripada 0,3 massa Matahari, bintang tersebut sepenuhnya bersifat konvektif, dan untuk bintang di antara 0,3 hingga 1,2 massa Matahari, zona konveksi terletak di luar zona radiasi.[2]

Pranala luar

Referensi

  1. Jim Brainerd. Main Sequence Stars. The Astrophysics Spectator. February 16, 2005.
  2. Thanu Padmanabhan. Theoretical Astrophysics: Stars and stellar systems. Cambridge University Press. 2001. Vol. 2. hlm. 80. ISBN 0-521-56631-2.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28488416 (2025-11-14T10:37:21Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.