Kelajuan terminal: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 22354331; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Kelajuan terminal''' dari suatu objek yang jatuh adalah kelajuan ketika jumlah dari [[gaya hambat]] dan [[gaya apung]] setara dengan [[gaya gravitasi]], sehingga percepatan benda menjadi nol. | '''Kelajuan terminal''' dari suatu objek yang jatuh adalah kelajuan ketika jumlah dari [[gaya hambat]] dan [[gaya apung]] setara dengan [[gaya gravitasi]], sehingga percepatan benda menjadi nol.<ref>[http://www.grc.nasa.gov/WWW/K-12/airplane/termv.html Terminal Velocity]. NASA Glenn Research Center.</ref> | ||
Pada kondisi awal, kecepatan benda berubah hingga pada suatu ketika gaya hambat akan setara dengan gaya gravitasi. Sebuah benda dengan kecepatan awal yang lebih tinggi dari kecepatan terminalnya (misal karena dilempar dari atas ke bawah), akan melambat hingga mencapai kecepatan terminal. Besar hambatan bergantung dimensi benda; benda dengan luas permukaan yang besar relatif terhadap massanya, misal [[parasut]], akan memiliki kecepatan terminal yang lambat. Dibandingkan dengan [[peluru]] yang memiliki luas permukaan yang kecil relatif terhadap massanya. | Pada kondisi awal, kecepatan benda berubah hingga pada suatu ketika gaya hambat akan setara dengan gaya gravitasi. Sebuah benda dengan kecepatan awal yang lebih tinggi dari kecepatan terminalnya (misal karena dilempar dari atas ke bawah), akan melambat hingga mencapai kecepatan terminal. Besar hambatan bergantung dimensi benda; benda dengan luas permukaan yang besar relatif terhadap massanya, misal [[parasut]], akan memiliki kecepatan terminal yang lambat. Dibandingkan dengan [[peluru]] yang memiliki luas permukaan yang kecil relatif terhadap massanya. | ||
| Baris 8: | Baris 8: | ||
* [[Hukum Stokes]] | * [[Hukum Stokes]] | ||
* [[Jatuh bebas]] | * [[Jatuh bebas]] | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
| Baris 16: | Baris 13: | ||
* [http://io9.com/5893615/absolutely-mindblowing-video-shot-from-the-space-shuttle-during-launch Onboard video of Space Shuttle Solid Rocket Boosters rapidly decelerating to terminal velocity on entry to the thicker atmosphere], from at 5:15 in the video, to 220 mph at 6:45 when the parachutes are deployed 90 seconds later—NASA video and sound, @ io9.com. | * [http://io9.com/5893615/absolutely-mindblowing-video-shot-from-the-space-shuttle-during-launch Onboard video of Space Shuttle Solid Rocket Boosters rapidly decelerating to terminal velocity on entry to the thicker atmosphere], from at 5:15 in the video, to 220 mph at 6:45 when the parachutes are deployed 90 seconds later—NASA video and sound, @ io9.com. | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kelajuan+terminal&oldid=22354331 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 22354331 (2022-12-18T02:47:31Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kelajuan+terminal&oldid=22354331 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 22354331 (2022-12-18T02:47:31Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 09.25
Kelajuan terminal dari suatu objek yang jatuh adalah kelajuan ketika jumlah dari gaya hambat dan gaya apung setara dengan gaya gravitasi, sehingga percepatan benda menjadi nol.[1]
Pada kondisi awal, kecepatan benda berubah hingga pada suatu ketika gaya hambat akan setara dengan gaya gravitasi. Sebuah benda dengan kecepatan awal yang lebih tinggi dari kecepatan terminalnya (misal karena dilempar dari atas ke bawah), akan melambat hingga mencapai kecepatan terminal. Besar hambatan bergantung dimensi benda; benda dengan luas permukaan yang besar relatif terhadap massanya, misal parasut, akan memiliki kecepatan terminal yang lambat. Dibandingkan dengan peluru yang memiliki luas permukaan yang kecil relatif terhadap massanya.
Felix Baumgartner mampu mencapai kecepatan terminal 1357.6 km/jam pada Oktober 2012. Hal ini dikarenakan kepadatan udara yang sangat rendah di lokasi ketinggian tempat ia melakukan jatuh bebas sehingga menyebabkan gaya hambat atmosferik yang rendah. Dibandingkan dengan hewan tercepat di dunia, yaitu burung Alap-alap kawah yang mampu mencapai kecepatan 320 km/jam ketika bergerak jatuh bebas mengejar mangsanya.
Lihat pula
Pranala luar
- Terminal Velocity - NASA site
- Onboard video of Space Shuttle Solid Rocket Boosters rapidly decelerating to terminal velocity on entry to the thicker atmosphere, from at 5:15 in the video, to 220 mph at 6:45 when the parachutes are deployed 90 seconds later—NASA video and sound, @ io9.com.
Referensi
- ↑ Terminal Velocity. NASA Glenn Research Center.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 22354331 (2022-12-18T02:47:31Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.