Lompat ke isi

Ablasi: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26289608; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Ablasi''' merupakan suatu tindakan operasi untuk mengatasi gangguan irama jantung atau [[aritmia]] dengan menggunakan [[kateter]] yang dimasukkan ke dalam ruang dalam jantung, dan kateter dihubungkan dengan mesin khusus yang memberikan energi listrik untuk memutus (membakar) jalur [[konduksi]] tambahan ataupun fokus-fokus [[aritmia]] yang menyebabkan ketidaknormalan irama jantung. Ablasi dapat dilakukan dengan operasi, hormon, obat-obatan, frekuensi radio, panas, atau metode lainnya. Tindakan ablasi ini biasanya dilakukan bersamaan setelah studi [[elektrofisiologi]] yang mencari penyebab gangguan irama jantung. Namun tindakan ablasi juga bisa dilakukan tanpa didahului studi [[elektrofisiologi]] seperti pada ablasi [[fibrilasi atrium]], yang diagnosis sudah jelas dari gambaran [[EKG]].
'''Ablasi''' merupakan suatu tindakan operasi untuk mengatasi gangguan irama jantung atau [[aritmia]] dengan menggunakan [[kateter]] yang dimasukkan ke dalam ruang dalam jantung, dan kateter dihubungkan dengan mesin khusus yang memberikan energi listrik untuk memutus (membakar) jalur [[konduksi]] tambahan ataupun fokus-fokus [[aritmia]] yang menyebabkan ketidaknormalan irama jantung.<ref>[http://www.binawaluya.com/news/ablasi-konvensional ablasi konvensional] diakses 19 juni 2015</ref> Ablasi dapat dilakukan dengan operasi, hormon, obat-obatan, frekuensi radio, panas, atau metode lainnya.<ref>Rika Astari. [http://eprints.uad.ac.id/19039/1/Kamus%20Kesehatan_11Nop18.pdf Kamus Kesehatan Indonesia-Arab]. Trussmedia Grafika. 2018. hlm. 2. ISBN 978-602-5747-22-9.</ref> Tindakan ablasi ini biasanya dilakukan bersamaan setelah studi [[elektrofisiologi]] yang mencari penyebab gangguan irama jantung.<ref>[http://www.binawaluya.com/news/ablasi-konvensional ablasi konvensional] diakses 19 juni 2015</ref> Namun tindakan ablasi juga bisa dilakukan tanpa didahului studi [[elektrofisiologi]] seperti pada ablasi [[fibrilasi atrium]], yang diagnosis sudah jelas dari gambaran [[EKG]].<ref>[http://www.binawaluya.com/news/ablasi-konvensional ablasi konvensional] diakses 19 juni 2015</ref>


Ablasi dilakukan untuk pasien dengan [[aritmia]] jantung mungkin berisiko terkena serangan jantung, serangan aritmia berulang atau mungkin membutuhkan terapi obat seumur hidup dan dengan potensi efek sampingnya. Ablasi kateter [[radiofrekuensi]] dapat menyembuhkan beberapa pasien ini dengan mengablasi fokus [[abnormal]] aritmia.
Ablasi dilakukan untuk pasien dengan [[aritmia]] jantung mungkin berisiko terkena serangan jantung, serangan aritmia berulang atau mungkin membutuhkan terapi obat seumur hidup dan dengan potensi efek sampingnya.<ref>[https://www.singhealth.com.sg/PatientCare/Overseas-Referral/bh/Conditions/Pages/Catheter-Ablation.aspx Catheter Ablation] diakses 19 juni 2015</ref> Ablasi kateter [[radiofrekuensi]] dapat menyembuhkan beberapa pasien ini dengan mengablasi fokus [[abnormal]] aritmia.<ref>[https://www.singhealth.com.sg/PatientCare/Overseas-Referral/bh/Conditions/Pages/Catheter-Ablation.aspx Catheter Ablation] diakses 19 juni 2015</ref>


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ablasi&oldid=26289608 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26289608 (2024-09-13T15:49:46Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ablasi&oldid=26289608 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26289608 (2024-09-13T15:49:46Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 09.26

Ablasi merupakan suatu tindakan operasi untuk mengatasi gangguan irama jantung atau aritmia dengan menggunakan kateter yang dimasukkan ke dalam ruang dalam jantung, dan kateter dihubungkan dengan mesin khusus yang memberikan energi listrik untuk memutus (membakar) jalur konduksi tambahan ataupun fokus-fokus aritmia yang menyebabkan ketidaknormalan irama jantung.[1] Ablasi dapat dilakukan dengan operasi, hormon, obat-obatan, frekuensi radio, panas, atau metode lainnya.[2] Tindakan ablasi ini biasanya dilakukan bersamaan setelah studi elektrofisiologi yang mencari penyebab gangguan irama jantung.[3] Namun tindakan ablasi juga bisa dilakukan tanpa didahului studi elektrofisiologi seperti pada ablasi fibrilasi atrium, yang diagnosis sudah jelas dari gambaran EKG.[4]

Ablasi dilakukan untuk pasien dengan aritmia jantung mungkin berisiko terkena serangan jantung, serangan aritmia berulang atau mungkin membutuhkan terapi obat seumur hidup dan dengan potensi efek sampingnya.[5] Ablasi kateter radiofrekuensi dapat menyembuhkan beberapa pasien ini dengan mengablasi fokus abnormal aritmia.[6]

Referensi

  1. ablasi konvensional diakses 19 juni 2015
  2. Rika Astari. Kamus Kesehatan Indonesia-Arab. Trussmedia Grafika. 2018. hlm. 2. ISBN 978-602-5747-22-9.
  3. ablasi konvensional diakses 19 juni 2015
  4. ablasi konvensional diakses 19 juni 2015
  5. Catheter Ablation diakses 19 juni 2015
  6. Catheter Ablation diakses 19 juni 2015

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26289608 (2024-09-13T15:49:46Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.