Lompat ke isi

Puasa Ramadan: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29047826; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Puasa Ramadan''' merupakan [[puasa]] yang dilaksanakan pada bulan [[Ramadan]] yang jumlah harinya antara 29 dan 30 hari. Waktu pelaksanaan puasa Ramadan dimulai ketika [[Matahari terbit]] pada waktu [[fajar]] hingga [[matahari terbenam]]. Prosesnya yaitu menahan diri dari kegiatan makan, minum dan kegiatan lain yang dapat membatalkan puasa. Menurut ajaran [[Islam]], puasa di bulan Ramadan dapat menghapus kesalahan atau [[dosa]] yang telah diperbuat, asalkan dilakukan dengan [[iman]] dan mengharapkan [[pahala]] dari ridha Allah SWT. Puasa pada bulan Ramadan merupakan pelaksanaan dari [[rukun Islam]] yang keempat.
[[File:Fasting.JPG|thumb|right|280px|Orang-orang berbuka puasa bersama di masjid setelah seharian menjalankan ibadah puasa]]
 
'''Puasa Ramadan''' merupakan [[puasa]] yang dilaksanakan pada bulan [[Ramadan]] yang jumlah harinya antara 29 dan 30 hari.<ref>Al-Utsaimin Syaikh Muhammad bin Shalih.2008.Majelis Bulan Ramadan.Jakarta:Pustaka Iman besar berstandar Asy-Syafi'i.17-21</ref> Waktu pelaksanaan puasa Ramadan dimulai ketika [[Matahari terbit]] pada waktu [[fajar]] hingga [[matahari terbenam]]. Prosesnya yaitu menahan diri dari kegiatan makan, minum dan kegiatan lain yang dapat membatalkan puasa. Menurut ajaran [[Islam]], puasa di bulan Ramadan dapat menghapus kesalahan atau [[dosa]] yang telah diperbuat, asalkan dilakukan dengan [[iman]] dan mengharapkan [[pahala]] dari ridha Allah SWT.<ref>Al-Utsaimin Syaikh Muhammad bin Shalih.2008.Majelis Bulan Ramadan.Jakarta:Pustaka Iman besar berstandar Asy-Syafi'i.17-21</ref> Puasa pada bulan Ramadan merupakan pelaksanaan dari [[rukun Islam]] yang keempat.<ref>Abdul'aziz bin Fadhi Sayyid Nada.2007.Ensiklopedi Adab Islam.Jakarta:Pustaka Iman Asy-Syafi'i.126</ref>


== Dalil ==
== Dalil ==
Menurut ajaran Islam puasa pada bulan Ramadan merupakan puasa yang wajib dilaksanakan selama satu bulan sehingga jika dengan sengaja dilaksanakan, orang tersebut akan berpahala. Perintah berpuasa dijelaskan dalam dengan [[Al-Qur'an]] Surah [[Al-Baqarah]] ayat 183, yaitu:
Menurut ajaran Islam puasa pada bulan Ramadan merupakan puasa yang wajib dilaksanakan selama satu bulan<ref>Bunda Nafisah Aulia.1002 bagaimana Cara Dahsyat Melatih Anaknya untuk Berpuasa. Penerbit:Pustaka Grhatama.51-153</ref> sehingga jika dengan sengaja dilaksanakan, orang tersebut akan berpahala. Perintah berpuasa dijelaskan dalam dengan [[Al-Qur'an]] Surah [[Al-Baqarah]] ayat 183, yaitu:
 


Penjelasan lebih lanjut tentang puasa ditemukan dalam surah Al-Baqarah ayat 184 sebagai kelanjutan dari ayat 183.
Penjelasan lebih lanjut tentang puasa ditemukan dalam surah Al-Baqarah ayat 184 sebagai kelanjutan dari ayat 183.


Puasa Ramadan merupakan rutinitas [[ibadah]] yang tidak bisa ditinggalkan dalam setiap tahunnya karena hukumnya yang wajib.<ref>Bunda Nafisah Aulia.1002 bagaimana Cara Dahsyat Melatih Anaknya untuk Berpuasa. Penerbit:Pustaka Grhatama.51-153</ref> Puasa Ramadan dilaksanakan sejak fajar hingga terbenamnya Matahari.<ref>Bunda Nafisah Aulia.1002 bagaimana Cara Dahsyat Melatih Anaknya untuk Berpuasa. Penerbit:Pustaka Grhatama.51-153</ref> Jika tidak mampu berpuasa, seorang Muslim diharuskan untuk mengganti puasa tersebut pada hari-hari yang lain.<ref>Mahmud Ahmad Mustafa.2009.Puasa Senin kamis. Penerbit:Mutiara Media.41</ref> Hal ini dijelaskan dalam surah Al-Baqarah ayat 185.


Puasa Ramadan merupakan rutinitas [[ibadah]] yang tidak bisa ditinggalkan dalam setiap tahunnya karena hukumnya yang wajib. Puasa Ramadan dilaksanakan sejak fajar hingga terbenamnya Matahari. Jika tidak mampu berpuasa, seorang Muslim diharuskan untuk mengganti puasa tersebut pada hari-hari yang lain. Hal ini dijelaskan dalam surah Al-Baqarah ayat 185.
Puasa bulan Ramadan adalah sebagai penebus dosa hingga datangnya bulan Ramadhan berikutnya, selama tidak dilakukan dosa besar.<ref>[https://sunnah.com/muslim:233c Sahih Muslim 233c - The Book of Purification - كتاب الطهارة - Sunnah.com - Sayings and Teachings of Prophet Muhammad (صلى الله عليه و سلم)]. ''sunnah.com''.</ref>
 
Puasa bulan Ramadan adalah sebagai penebus dosa hingga datangnya bulan Ramadhan berikutnya, selama tidak dilakukan dosa besar.


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
* [[Sidang isbat]]
* [[Sidang isbat]]
== Referensi ==
=== Catatan kaki ===
=== Daftar pustaka ===
*


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
Baris 29: Baris 20:
* [http://www.staff.science.uu.nl/~gent0113/islam/islam_lunvis.htm Predicting the First Visibility of the Lunar Crescent (with lunar crescent visibility maps to 2024)]
* [http://www.staff.science.uu.nl/~gent0113/islam/islam_lunvis.htm Predicting the First Visibility of the Lunar Crescent (with lunar crescent visibility maps to 2024)]


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Puasa+Ramadan&oldid=29047826 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29047826 (2026-03-18T04:38:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Puasa+Ramadan&oldid=29047826 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29047826 (2026-03-18T04:38:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 09.24

Orang-orang berbuka puasa bersama di masjid setelah seharian menjalankan ibadah puasa

Puasa Ramadan merupakan puasa yang dilaksanakan pada bulan Ramadan yang jumlah harinya antara 29 dan 30 hari.[1] Waktu pelaksanaan puasa Ramadan dimulai ketika Matahari terbit pada waktu fajar hingga matahari terbenam. Prosesnya yaitu menahan diri dari kegiatan makan, minum dan kegiatan lain yang dapat membatalkan puasa. Menurut ajaran Islam, puasa di bulan Ramadan dapat menghapus kesalahan atau dosa yang telah diperbuat, asalkan dilakukan dengan iman dan mengharapkan pahala dari ridha Allah SWT.[2] Puasa pada bulan Ramadan merupakan pelaksanaan dari rukun Islam yang keempat.[3]

Dalil

Menurut ajaran Islam puasa pada bulan Ramadan merupakan puasa yang wajib dilaksanakan selama satu bulan[4] sehingga jika dengan sengaja dilaksanakan, orang tersebut akan berpahala. Perintah berpuasa dijelaskan dalam dengan Al-Qur'an Surah Al-Baqarah ayat 183, yaitu:

Penjelasan lebih lanjut tentang puasa ditemukan dalam surah Al-Baqarah ayat 184 sebagai kelanjutan dari ayat 183.

Puasa Ramadan merupakan rutinitas ibadah yang tidak bisa ditinggalkan dalam setiap tahunnya karena hukumnya yang wajib.[5] Puasa Ramadan dilaksanakan sejak fajar hingga terbenamnya Matahari.[6] Jika tidak mampu berpuasa, seorang Muslim diharuskan untuk mengganti puasa tersebut pada hari-hari yang lain.[7] Hal ini dijelaskan dalam surah Al-Baqarah ayat 185.

Puasa bulan Ramadan adalah sebagai penebus dosa hingga datangnya bulan Ramadhan berikutnya, selama tidak dilakukan dosa besar.[8]

Lihat pula

Pranala luar

Referensi

  1. Al-Utsaimin Syaikh Muhammad bin Shalih.2008.Majelis Bulan Ramadan.Jakarta:Pustaka Iman besar berstandar Asy-Syafi'i.17-21
  2. Al-Utsaimin Syaikh Muhammad bin Shalih.2008.Majelis Bulan Ramadan.Jakarta:Pustaka Iman besar berstandar Asy-Syafi'i.17-21
  3. Abdul'aziz bin Fadhi Sayyid Nada.2007.Ensiklopedi Adab Islam.Jakarta:Pustaka Iman Asy-Syafi'i.126
  4. Bunda Nafisah Aulia.1002 bagaimana Cara Dahsyat Melatih Anaknya untuk Berpuasa. Penerbit:Pustaka Grhatama.51-153
  5. Bunda Nafisah Aulia.1002 bagaimana Cara Dahsyat Melatih Anaknya untuk Berpuasa. Penerbit:Pustaka Grhatama.51-153
  6. Bunda Nafisah Aulia.1002 bagaimana Cara Dahsyat Melatih Anaknya untuk Berpuasa. Penerbit:Pustaka Grhatama.51-153
  7. Mahmud Ahmad Mustafa.2009.Puasa Senin kamis. Penerbit:Mutiara Media.41
  8. Sahih Muslim 233c - The Book of Purification - كتاب الطهارة - Sunnah.com - Sayings and Teachings of Prophet Muhammad (صلى الله عليه و سلم). sunnah.com.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29047826 (2026-03-18T04:38:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.