Lompat ke isi

Sudut pandang: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27625090; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 2: Baris 2:


== Perhitungan untuk sudut pandang ==
== Perhitungan untuk sudut pandang ==
 
Untuk [[lensa]] dengan proyeksi ''rectilinear'' (''non spatially distorted''), sudut pandang ditentukan oleh panjang [[fokus]] efektif (en:''focal length'') dan dimensi format citranya. Sudut pandang (α) diukur dari panjang [[fokus]] efektif (f) sebagai berikut:<ref>Ernest McCollough. [http://books.google.com/books?id=eCkAAAAAMAAJ&pg=PA402&dq=%22field-of+view%22+%22focal+length%22+camera+tangent+%22length+of+the+plate%22&lr=&as_brr=1&ei=X51yR8HBDo6eswOpiZieBw Photographic Topography]. ''Industry: A Monthly Magazine Devoted to Science, Engineering and Mechanic Arts''. Industrial Publishing Company, San Francisco. 1893. hlm. 399–406.</ref>
 
Untuk [[lensa]] dengan proyeksi ''rectilinear'' (''non spatially distorted''), sudut pandang ditentukan oleh panjang [[fokus]] efektif (en:''focal length'') dan dimensi format citranya. Sudut pandang (α) diukur dari panjang [[fokus]] efektif (f) sebagai berikut:


:<math>\alpha = 2 \arctan \frac {d} {2 f}</math>
:<math>\alpha = 2 \arctan \frac {d} {2 f}</math>
Baris 31: Baris 29:


=== [[Lensa rektilinear]] ===
=== [[Lensa rektilinear]] ===
Misal pada [[kamera lobang jarum]] (en:''pinhole camera'') yang mempunyai sifat [[lensa]] ''rectilinear'' dengan [[pusat perspektif]] (en:''center of perspective'') pada titik tengah '''''entrance pupil''''', memproyeksikan objek pada jarak <math>S_1</math> ke <math>S_2</math> tanpa pembesaran ([[rasio pembesaran]] 1:1, <math>S_1</math> = <math>S_2</math>)
Misal pada [[kamera lobang jarum]] (en:''pinhole camera'') yang mempunyai sifat [[lensa]] ''rectilinear'' dengan [[pusat perspektif]] (en:''center of perspective'') pada titik tengah '''''entrance pupil''''',<ref>Kerr, Douglas A. [http://doug.kerr.home.att.net/pumpkin/Pivot_Point.pdf The Proper Pivot Point for Panoramic Photography]. ''The Pumpkin''. 2005.</ref> memproyeksikan objek pada jarak <math>S_1</math> ke <math>S_2</math> tanpa pembesaran ([[rasio pembesaran]] 1:1, <math>S_1</math> = <math>S_2</math>)
 


Didapat persamaan:
Didapat persamaan:
Baris 45: Baris 42:


=== [[Lensa non rektilinear]] ===
=== [[Lensa non rektilinear]] ===
Seperti pada umumnya [[kamera]] yang kita gunakan mempunyai persamaan fokal sebagai berikut:
Seperti pada umumnya [[kamera]] yang kita gunakan mempunyai persamaan fokal sebagai berikut:


Baris 74: Baris 70:
* [[Lensa tele super]] umumnya berkisar antara 8° hingga kurang dari 1°
* [[Lensa tele super]] umumnya berkisar antara 8° hingga kurang dari 1°


 
{| align="center"
== Referensi ==
|+ Sebuah contoh bagaimana sebuah [[panjang fokus]] lensa dapat memengaruhi sudut pandang. Foto diambil dengan jarak konstan dari subjek foto.
|-
|
|
|-
|
|
|}


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
 
*  [http://www.kevinwilley.com/l3_topic03.htm Foto perbandingan mengenai sudut pandang]  
*  [http://www.kevinwilley.com/l3_topic03.htm Foto perbandingan mengenai sudut pandang]
*  [http://www.acapixus.dk/photography/angle_of_view.htm Sudut pandang dari kamera DSLR dengan ukuran sensor reduksi]
*  [http://www.acapixus.dk/photography/angle_of_view.htm Sudut pandang dari kamera DSLR dengan ukuran sensor reduksi]
*  [http://www.usa.canon.com/app/html/EFLenses101/focal_length.html Panjang fokus dan sudut pandang]
*  [http://www.usa.canon.com/app/html/EFLenses101/focal_length.html Panjang fokus dan sudut pandang]


 
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sudut+pandang&oldid=27625090 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27625090 (2025-08-02T03:20:18Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sudut+pandang&oldid=27625090 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27625090 (2025-08-02T03:20:18Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 23 Agustus 2026 10.24

Dalam fotografi, sudut pandang (en:angle of view, angular field) adalah rentang sudut perspektif yang terekam oleh kamera. Sudut pandang berbeda dengan sudut liput () yang adalah sudut cahaya insiden yang diproyeksi lensa ke bidang fokal (). Proyeksi sudut liput berupa lingkaran citra () pada umumnya cukup besar untuk menyinari seluruh bidang film atau sensor yang terletak pada bidang fokal, tetapi saat sudut pandang lebih besar daripada sudut liput, vignette akan tampak pada hasil foto.

Perhitungan untuk sudut pandang

Untuk lensa dengan proyeksi rectilinear (non spatially distorted), sudut pandang ditentukan oleh panjang fokus efektif (en:focal length) dan dimensi format citranya. Sudut pandang (α) diukur dari panjang fokus efektif (f) sebagai berikut:[1]

α=2arctand2f

di mana:

  • d adalah ukuran bidang fokal pada sepanjang arah pengukuran. Sebagai contoh, untuk film dengan lebar 35 mm, d=35 mm adalah ukuran yang dipergunakan untuk mendapatkan sudut pandang horizontal.

Karena sudut pandang merupakan fungsi trogonometrik, fungsi ini tidak bersifat linear terhadap perubahan panjang fokus. Walaupun demikian, kecuali untuk lensa sudut lebar (en:wide angle lense), nilai sudut pandang dapat didekati dengan persamaan:

αdf radian or 180dπf derajat

Panjang fokus efektif mempunyai persamaan:

f=F(1+m)

di mana F adalah nilai panjang fokus yang ditunjukkan oleh lensa dan m adalah rasio pembesaran (en:magnification ratio) lensa. Misalnya pada rasio pembesaran 1:2, nilai panjang fokus efektif menjadi:

f=1.5F

Pada kamera 35 mm dengan lensa normal pada panjang fokus F=50 mm. Dimensi citra dari format 35 mm adalah 24 mm (vertikal) × 35 mm (horizontal), dengan diagonal sekitar 43,3 mm.

Sudut pandang pada kondisi ini adalah:

  • horizontal, αh=2arctanh2f39.6
  • vertikal, αv=2arctanv2f27.0
  • diagonal, αd=2arctand2f46.8

Misal pada kamera lobang jarum (en:pinhole camera) yang mempunyai sifat lensa rectilinear dengan pusat perspektif (en:center of perspective) pada titik tengah entrance pupil,[2] memproyeksikan objek pada jarak S1 ke S2 tanpa pembesaran (rasio pembesaran 1:1, S1 = S2)

Didapat persamaan:

tan(α/2)=d/2S2
α=2arctand2S2

Untuk mendapatkan hasil citra yang tajam, S2 harus bernilai sama dengan panjang fokus, F, yang bisa didapat dengan menset lensa pada fokus tak terhingga (en:infinity focus). Sudut pandang dengan asumsi bernilai sama dengan sudut liput dapat dihitung dengan:

α=2arctand2f saat f=F

Seperti pada umumnya kamera yang kita gunakan mempunyai persamaan fokal sebagai berikut:

1F=1S1+1S2.

dengan persamaan rasio pembesaran:

m=S2S1

dan dengan sedikit subtitusi aljabar ditemukan:

S2=F(1+m)

Dengan nilai f=S2 sebagai panjang fokus efektif, didapat persamaan sudut pandang (dengan asumsi bernilai sama dengan sudut liput):

α=2arctand2f

di mana:

f=F(1+m).

Spesifikasi lensa sering dirujuk berdasarkan karakter sudut pandangnya:

Sebuah contoh bagaimana sebuah panjang fokus lensa dapat memengaruhi sudut pandang. Foto diambil dengan jarak konstan dari subjek foto.

Pranala luar

Referensi

  1. Ernest McCollough. Photographic Topography. Industry: A Monthly Magazine Devoted to Science, Engineering and Mechanic Arts. Industrial Publishing Company, San Francisco. 1893. hlm. 399–406.
  2. Kerr, Douglas A. The Proper Pivot Point for Panoramic Photography. The Pumpkin. 2005.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27625090 (2025-08-02T03:20:18Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.