Lompat ke isi

Interferometri: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 24102900; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Interferometri''' adalah teknik superimposisi (menempatkan satu citra di atas citra lain) gelombang (biasanya [[elektromagnetik]]) untuk mendapatkan informasi mengenai gelombang tersebut. Interferometri merupakan teknik investigasi yang penting dalam bidang [[astronomi]], [[serat optik]], [[metrologi]] teknik, metrologi optik, [[oseanografi]], [[seismologi]], [[kimia]], [[mekanika kuantum]], [[fisika nuklir]], [[fisika partikel]], [[fisika plasma]], [[penginderaan jauh]], [[interaktome|interaksi biomolekular]], pemrofilan permukaan, [[mikrofluidika]], pengukuran tekanan mekanik, dan velosimetri.
'''Interferometri''' adalah teknik superimposisi (menempatkan satu citra di atas citra lain) gelombang (biasanya [[elektromagnetik]]) untuk mendapatkan informasi mengenai gelombang tersebut. Interferometri merupakan teknik investigasi yang penting dalam bidang [[astronomi]], [[serat optik]], [[metrologi]] teknik, metrologi optik, [[oseanografi]], [[seismologi]], [[kimia]], [[mekanika kuantum]], [[fisika nuklir]], [[fisika partikel]], [[fisika plasma]], [[penginderaan jauh]], [[interaktome|interaksi biomolekular]], pemrofilan permukaan, [[mikrofluidika]], pengukuran tekanan mekanik, dan velosimetri.<ref>Bryan H Bunch. [http://books.google.com/?id=MlQ7NK9dw7IC&pg=PA695 The History of Science and Technology]. Houghton Mifflin Harcourt. April 2004. hlm. 695. ISBN 978-0-618-22123-3.</ref><ref>Drug Discovery World, 2006, 68-82</ref>


Interferometer sering kali digunakan dalam bidang sains dan industri untuk mengukur perpindahan kecil, perubahan indeks reefraktif, iregularitas permukaan, dan semacamnya. Sementara itu, cara kerja [[interferometer astronomis]] adalah dengan menggabungkan sinyal dari dua atau lebih teleskop.
Interferometer sering kali digunakan dalam bidang sains dan industri untuk mengukur perpindahan kecil, perubahan indeks reefraktif, iregularitas permukaan, dan semacamnya. Sementara itu, cara kerja [[interferometer astronomis]] adalah dengan menggabungkan sinyal dari dua atau lebih teleskop.
Baris 8: Baris 8:


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Interferometri&oldid=24102900 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 24102900 (2023-08-30T07:34:51Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Interferometri&oldid=24102900 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 24102900 (2023-08-30T07:34:51Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 14.00

Interferometri adalah teknik superimposisi (menempatkan satu citra di atas citra lain) gelombang (biasanya elektromagnetik) untuk mendapatkan informasi mengenai gelombang tersebut. Interferometri merupakan teknik investigasi yang penting dalam bidang astronomi, serat optik, metrologi teknik, metrologi optik, oseanografi, seismologi, kimia, mekanika kuantum, fisika nuklir, fisika partikel, fisika plasma, penginderaan jauh, interaksi biomolekular, pemrofilan permukaan, mikrofluidika, pengukuran tekanan mekanik, dan velosimetri.[1][2]

Interferometer sering kali digunakan dalam bidang sains dan industri untuk mengukur perpindahan kecil, perubahan indeks reefraktif, iregularitas permukaan, dan semacamnya. Sementara itu, cara kerja interferometer astronomis adalah dengan menggabungkan sinyal dari dua atau lebih teleskop.

Lihat pula

Referensi

  1. Bryan H Bunch. The History of Science and Technology. Houghton Mifflin Harcourt. April 2004. hlm. 695. ISBN 978-0-618-22123-3.
  2. Drug Discovery World, 2006, 68-82

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 24102900 (2023-08-30T07:34:51Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.