Niobium disulfida: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27547228; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:NbS2_film.jpg|thumb|right|280px|NbS2 film]] | |||
'''Niobium disulfida''' adalah sebuah [[senyawa anorganik]] dengan [[rumus kimia]] NbS<sub>2</sub>. Senyawa ini memiliki wujud padatan berlapis berwarna hitam yang dapat dikelupas menjadi lembaran-lembaran keabu-abuan yang sangat tipis, mirip dengan [[Ekalapis dikalkogenida logam transisi|dikalkogenida logam transisi]] lainnya. Lapisan-lapisan ini menunjukkan [[superkonduktivitas]], dengan suhu transisi meningkat dari sekitar 2 hingga 6 K dengan ketebalan lapisan meningkat dari 6 hingga 12 nm, dan kemudian jenuh seiring bertambahnya ketebalan.<ref>Rusen Yan. ''Evolution of superconductivity in ultrathin NbS 2''. ''Applied Physics Express''. 2019. Vol. 12 (2). hlm. 023008. doi:10.7567/1882-0786/aaff89.</ref> | |||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Niobium+disulfida&oldid=27547228 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27547228 (2025-07-14T10:07:19Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 14.09

Niobium disulfida adalah sebuah senyawa anorganik dengan rumus kimia NbS2. Senyawa ini memiliki wujud padatan berlapis berwarna hitam yang dapat dikelupas menjadi lembaran-lembaran keabu-abuan yang sangat tipis, mirip dengan dikalkogenida logam transisi lainnya. Lapisan-lapisan ini menunjukkan superkonduktivitas, dengan suhu transisi meningkat dari sekitar 2 hingga 6 K dengan ketebalan lapisan meningkat dari 6 hingga 12 nm, dan kemudian jenuh seiring bertambahnya ketebalan.[1]
Referensi
- ↑ Rusen Yan. Evolution of superconductivity in ultrathin NbS 2. Applied Physics Express. 2019. Vol. 12 (2). hlm. 023008. doi:10.7567/1882-0786/aaff89.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27547228 (2025-07-14T10:07:19Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.