Lompat ke isi

Efek Barkhausen: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 23041497; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Efek Barkhausen''' adalah munculnya [[magnetisasi]] pada bahan [[Feromagnetisme|feromagnetik]] di dalam [[solenoid]] pembawa [[arus listrik]]. Besarnya nilai fuks magnetik sebanding dengan [[gaya gerak magnet]] di dalam solenoid. Efek Barkhausen terjadi pada bahan feromagnetik yang sebelumnya tidak memiliki magnetisasi sama sekali. Pembuktian efek Barkhausen dilakukan dengan menggulung [[kumparan]] pada batang [[baja]] dan menghubungkannya melalui [[penguat]] ke [[pengeras suara]]. Variasi kumpulan [[atom]] yang berbeda membuat [[fluks magnetik]] meningkat secara tiba-tiba saat batang baja sedang dipindahkan ke solenoid. Efek Barkhausen menghasilkan [[induksi magnet]] [[Impuls (fisika)|impuls]] di kumparan. Prosesnya menghasilkan suara gemerisik. Efek Barkhausen menunjukkan bahwa ketika solenoid pembawa arus memiliki inti feromagnetik, terdapat dua jenis fluks magnetik. Pertama, fluks magnetik yang dihasilkan oleh solenoid tanpa inti feromagnetik. Sedangkan fluks yang kedua dihasilkan akibat [[lilitan ampere]] ekivalen dengan [[cincin arus]]. Fluks magnetik kedua ini timbul akibat [[elektron]] yang berputar di kumpulan [[atom]] yang bergerak pada satu arah tertentu. Kondisi ini membuat sumbu magnet searah dengan fluks magnetik dan membuat magnetisasi mencapai nilai maksimumnya.
'''Efek Barkhausen''' adalah munculnya [[magnetisasi]] pada bahan [[Feromagnetisme|feromagnetik]] di dalam [[solenoid]] pembawa [[arus listrik]]. Besarnya nilai fuks magnetik sebanding dengan [[gaya gerak magnet]] di dalam solenoid. Efek Barkhausen terjadi pada bahan feromagnetik yang sebelumnya tidak memiliki magnetisasi sama sekali. Pembuktian efek Barkhausen dilakukan dengan menggulung [[kumparan]] pada batang [[baja]] dan menghubungkannya melalui [[penguat]] ke [[pengeras suara]]. Variasi kumpulan [[atom]] yang berbeda membuat [[fluks magnetik]] meningkat secara tiba-tiba saat batang baja sedang dipindahkan ke solenoid. Efek Barkhausen menghasilkan [[induksi magnet]] [[Impuls (fisika)|impuls]] di kumparan. Prosesnya menghasilkan suara gemerisik. Efek Barkhausen menunjukkan bahwa ketika solenoid pembawa arus memiliki inti feromagnetik, terdapat dua jenis fluks magnetik. Pertama, fluks magnetik yang dihasilkan oleh solenoid tanpa inti feromagnetik. Sedangkan fluks yang kedua dihasilkan akibat [[lilitan ampere]] ekivalen dengan [[cincin arus]]. Fluks magnetik kedua ini timbul akibat [[elektron]] yang berputar di kumpulan [[atom]] yang bergerak pada satu arah tertentu. Kondisi ini membuat sumbu magnet searah dengan fluks magnetik dan membuat magnetisasi mencapai nilai maksimumnya.<ref>Edward Hughes. [https://gctbooks.files.wordpress.com/2015/03/hughes-electrical-and-electronic-technology-10th-edition.pdf Hughes Electricity and Electronic Technology]. Pearson Education Limited. 2008. hlm. 903. ISBN 978-0-13-206011-0.</ref>


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Efek+Barkhausen&oldid=23041497 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 23041497 (2023-02-28T13:36:54Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Efek+Barkhausen&oldid=23041497 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 23041497 (2023-02-28T13:36:54Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 14.13

Efek Barkhausen adalah munculnya magnetisasi pada bahan feromagnetik di dalam solenoid pembawa arus listrik. Besarnya nilai fuks magnetik sebanding dengan gaya gerak magnet di dalam solenoid. Efek Barkhausen terjadi pada bahan feromagnetik yang sebelumnya tidak memiliki magnetisasi sama sekali. Pembuktian efek Barkhausen dilakukan dengan menggulung kumparan pada batang baja dan menghubungkannya melalui penguat ke pengeras suara. Variasi kumpulan atom yang berbeda membuat fluks magnetik meningkat secara tiba-tiba saat batang baja sedang dipindahkan ke solenoid. Efek Barkhausen menghasilkan induksi magnet impuls di kumparan. Prosesnya menghasilkan suara gemerisik. Efek Barkhausen menunjukkan bahwa ketika solenoid pembawa arus memiliki inti feromagnetik, terdapat dua jenis fluks magnetik. Pertama, fluks magnetik yang dihasilkan oleh solenoid tanpa inti feromagnetik. Sedangkan fluks yang kedua dihasilkan akibat lilitan ampere ekivalen dengan cincin arus. Fluks magnetik kedua ini timbul akibat elektron yang berputar di kumpulan atom yang bergerak pada satu arah tertentu. Kondisi ini membuat sumbu magnet searah dengan fluks magnetik dan membuat magnetisasi mencapai nilai maksimumnya.[1]

Referensi

  1. Edward Hughes. Hughes Electricity and Electronic Technology. Pearson Education Limited. 2008. hlm. 903. ISBN 978-0-13-206011-0.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 23041497 (2023-02-28T13:36:54Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.