Kolorimeter (kimia): Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28769156; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Kolorimeter''' adalah alat yang digunakan dalam [[kolorimetri]]. Di bidang sains, kata ini umumnya mengacu pada perangkat yang mengukur [[absorbansi]] pada [[panjang gelombang]] [[cahaya]] tertentu oleh larutan yang spesifik. Perangkat ini biasa digunakan untuk menentukan [[konsentrasi]] larutan terlarut yang diketahui dalam larutan yang diberikan dengan penerapan [[Hukum Beer-Lambert]], yang menyatakan bahwa konsentrasi zat terlarut adalah sebanding dengan absorbansi. | '''Kolorimeter''' adalah alat yang digunakan dalam [[kolorimetri]]. Di bidang sains, kata ini umumnya mengacu pada perangkat yang mengukur [[absorbansi]] pada [[panjang gelombang]] [[cahaya]] tertentu oleh larutan yang spesifik.<ref>Nuffield Advanced Chemistry (2003)</ref> Perangkat ini biasa digunakan untuk menentukan [[konsentrasi]] larutan terlarut yang diketahui dalam larutan yang diberikan dengan penerapan [[Hukum Beer-Lambert]], yang menyatakan bahwa konsentrasi zat terlarut adalah sebanding dengan absorbansi. | ||
== Konstruksi == | == Konstruksi == | ||
Bagian penting dari sebuah kolorimeter adalah: | Bagian penting dari sebuah kolorimeter adalah: | ||
* '''Sumber cahaya''' (sering merupakan lampu filamen bertegangan rendah biasa); | * '''Sumber cahaya''' (sering merupakan lampu filamen bertegangan rendah biasa); | ||
| Baris 15: | Baris 14: | ||
* Jalur cahaya kedua, kuvet dan detektor. Hal ini memungkinkan perbandingan antara larutan kerja dan "blanko", yang terdiri dari pelarut murni, untuk meningkatkan akurasi. | * Jalur cahaya kedua, kuvet dan detektor. Hal ini memungkinkan perbandingan antara larutan kerja dan "blanko", yang terdiri dari pelarut murni, untuk meningkatkan akurasi. | ||
Terdapat banyak warna yang dikomersialkan serta versi [[sumber terbuka]] dengan dokumentasi konstruksi untuk pendidikan dan untuk penelitian. | Terdapat banyak warna yang dikomersialkan serta versi [[sumber terbuka]] dengan dokumentasi konstruksi untuk pendidikan dan untuk penelitian.<ref>Anzalone, G. C.; Glover, A. G.; Pearce, J. M. [http://www.academia.edu/3333921/Open-Source_Colorimeter Open-Source Colorimeter]. ''Sensors''. 2013. Vol. 13 (4). hlm. 5338-5346.</ref> | ||
=== Filter === | === Filter === | ||
[[Filter (optika)|Filter optik]] yang dapat diganti digunakan di dalam kolorimeter untuk memilih panjang gelombang yang paling banyak menyerap zat terlarut, untuk memaksimalkan keakuratannya. Kisaran panjang gelombang yang biasa adalah dari 400 sampai 700 [[nanometer]] (nm). Jika perlu dioperasikan di kisaran [[ultraviolet]] (di bawah 400 nm) maka beberapa modifikasi pada kolorimeter diperlukan. Dalam warna modern, lampu filamen dan saringan dapat digantikan oleh beberapa [[dioda cahaya]] dengan berbagai warna. | [[Filter (optika)|Filter optik]] yang dapat diganti digunakan di dalam kolorimeter untuk memilih panjang gelombang yang paling banyak menyerap zat terlarut, untuk memaksimalkan keakuratannya. Kisaran panjang gelombang yang biasa adalah dari 400 sampai 700 [[nanometer]] (nm). Jika perlu dioperasikan di kisaran [[ultraviolet]] (di bawah 400 nm) maka beberapa modifikasi pada kolorimeter diperlukan. Dalam warna modern, lampu filamen dan saringan dapat digantikan oleh beberapa [[dioda cahaya]] dengan berbagai warna.<ref>The Measurement of Colour</ref> | ||
=== Kuvet === | === Kuvet === | ||
Dalam kolorimeter manual, kuvet dimasukkan dan dilepas dengan tangan. Sebuah kolorimeter otomatis (seperti yang digunakan pada [[AutoAnalyzer]]) dilengkapi dengan '''flowcell''' di mana larutan mengalir terus menerus. | Dalam kolorimeter manual, kuvet dimasukkan dan dilepas dengan tangan. Sebuah kolorimeter otomatis (seperti yang digunakan pada [[AutoAnalyzer]]) dilengkapi dengan '''flowcell''' di mana larutan mengalir terus menerus. | ||
| Baris 37: | Baris 35: | ||
== Penggunaan == | == Penggunaan == | ||
Kolorimeter dapat digunakan dalam berbagai bidang. Kolorimeter portabel dapat digunakan untuk menganalisis [[kontras]] warna dan kecerahan pada layar [[televisi]] atau [[komputer]], yang memungkinkan pengguna untuk kemudian menyesuaikan pengaturan untuk mendapatkan kualitas gambar terbaik. | Kolorimeter dapat digunakan dalam berbagai bidang. Kolorimeter portabel dapat digunakan untuk menganalisis [[kontras]] warna dan kecerahan pada layar [[televisi]] atau [[komputer]], yang memungkinkan pengguna untuk kemudian menyesuaikan pengaturan untuk mendapatkan kualitas gambar terbaik.<ref>Zavada, R. J. ''Challenges to the Development of a Standardized Professional Studio Color-Picture Monitor''. ''SMPTE Journal''. 1988. Vol. 97 (9). hlm. 703-710. doi:10.5594/J02894.</ref> | ||
Dalam industri [[percetakan]], kolorimeter adalah elemen dasar dalam suatu sistem manajemen warna. Aplikasi pencetakan lainnya termasuk industri memeriksa komponen [[elektronik]] dan kualitas kertas [[pulp]] dan mengukur kualitas [[tinta]] cetak. | Dalam industri [[percetakan]], kolorimeter adalah elemen dasar dalam suatu sistem manajemen warna. Aplikasi pencetakan lainnya termasuk industri memeriksa komponen [[elektronik]] dan kualitas kertas [[pulp]] dan mengukur kualitas [[tinta]] cetak.<ref>Bello, H. J. ''An Introduction to the Technology of Color Films (Film Colorimetry) — A Tutorial Paper''. ''SMPTE Journal''. 1979. Vol. 88 (11). hlm. 755-759. doi:10.5594/J10358.</ref> | ||
Pedagang [[berlian]] menggunakan kolorimeter untuk mengukur sifat optik dari [[batu mulia]]. Dalam tata rias, perangkat ini digunakan untuk mengukur faktor perlindungan kulit terhadap matahari. | Pedagang [[berlian]] menggunakan kolorimeter untuk mengukur sifat optik dari [[batu mulia]].<ref>Firdaus, M. L.; Alwi, W.; Trinoveldi, F.; Rahayu, I.; Rahmidar, L.; Warsito, K. ''Determination of Chromium and Iron Using Digital Image-based Colorimetry''. ''Procedia Environmental Sciences''. 2014. Vol. 20. hlm. 298-304. doi:10.1016/j.proenv.2014.03.037.</ref> Dalam tata rias, perangkat ini digunakan untuk mengukur faktor perlindungan kulit terhadap matahari. | ||
Kolorimeter dapat menganalisis warna [[kulit]] dan warna [[gigi]] untuk membantu mendiagnosa penyakit tertentu, dan rumah sakit bahkan menggunakan beberapa jenis perangkat ini untuk menguji konsentrasi [[hemoglobin]] dalam [[darah]].<ref>Dupray, M. ''A colorimetric method for the determination of iron and hemoglobin in the blood''. ''J. Lab. & Clin. Med''. 1927. Vol. 12 (9). hlm. 917–920.</ref> | |||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
| Baris 54: | Baris 49: | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* The Nuffield Foundation 2003. 30 Maret 2003. [http://www.chemistry-react.org/go/Misc/Terms.html] | |||
* The Nuffield Foundation 2003. 30 Maret 2003. [http://www.chemistry-react.org/go/Misc/Terms.html] | |||
* [http://www.britannica.com/EBchecked/topic/126658/colour "Colour."] Encyclopædia Britannica. Encyclopædia Britannica Online. Encyclopædia Britannica Inc. (2011) Diakses tanggal 17 November 2011. | * [http://www.britannica.com/EBchecked/topic/126658/colour "Colour."] Encyclopædia Britannica. Encyclopædia Britannica Online. Encyclopædia Britannica Inc. (2011) Diakses tanggal 17 November 2011. | ||
* [http://www.britannica.com/EBchecked/topic/126599/colorimetry?anchor=ref154451 "Colorimetry"] Encyclopædia Britannica. Encyclopædia Britannica Online. Encyclopædia Britannica Inc. (2011) Diakses tanggal 17 November 2011. | * [http://www.britannica.com/EBchecked/topic/126599/colorimetry?anchor=ref154451 "Colorimetry"] Encyclopædia Britannica. Encyclopædia Britannica Online. Encyclopædia Britannica Inc. (2011) Diakses tanggal 17 November 2011. | ||
* [http://www.fondriest.com/pdf/thermo_colorimeter_theory.pdf Orion Colorimetry Theory]. The Technical Edge. | * [http://www.fondriest.com/pdf/thermo_colorimeter_theory.pdf Orion Colorimetry Theory]. The Technical Edge. | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kolorimeter+%28kimia%29&oldid=28769156 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28769156 (2026-01-02T01:56:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kolorimeter+%28kimia%29&oldid=28769156 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28769156 (2026-01-02T01:56:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 14.23
Kolorimeter adalah alat yang digunakan dalam kolorimetri. Di bidang sains, kata ini umumnya mengacu pada perangkat yang mengukur absorbansi pada panjang gelombang cahaya tertentu oleh larutan yang spesifik.[1] Perangkat ini biasa digunakan untuk menentukan konsentrasi larutan terlarut yang diketahui dalam larutan yang diberikan dengan penerapan Hukum Beer-Lambert, yang menyatakan bahwa konsentrasi zat terlarut adalah sebanding dengan absorbansi.
Konstruksi
Bagian penting dari sebuah kolorimeter adalah:
- Sumber cahaya (sering merupakan lampu filamen bertegangan rendah biasa);
- Sebuah aperture yang bisa diatur;
- Satu set filter warna;
- Sebuah kuvet untuk menahan solusi kerja;
- Detektor (biasanya sebuah fotoresistor) untuk mengukur cahaya yang ditransmisikan;
- Meter untuk menampilkan keluaran dari detektor.
Selain itu, mungkin juga terdapat:
- Suatu regulator tegangan listrik, untuk melindungi instrumen dari fluktuasi voltase utama;
- Jalur cahaya kedua, kuvet dan detektor. Hal ini memungkinkan perbandingan antara larutan kerja dan "blanko", yang terdiri dari pelarut murni, untuk meningkatkan akurasi.
Terdapat banyak warna yang dikomersialkan serta versi sumber terbuka dengan dokumentasi konstruksi untuk pendidikan dan untuk penelitian.[2]
Filter
Filter optik yang dapat diganti digunakan di dalam kolorimeter untuk memilih panjang gelombang yang paling banyak menyerap zat terlarut, untuk memaksimalkan keakuratannya. Kisaran panjang gelombang yang biasa adalah dari 400 sampai 700 nanometer (nm). Jika perlu dioperasikan di kisaran ultraviolet (di bawah 400 nm) maka beberapa modifikasi pada kolorimeter diperlukan. Dalam warna modern, lampu filamen dan saringan dapat digantikan oleh beberapa dioda cahaya dengan berbagai warna.[3]
Kuvet
Dalam kolorimeter manual, kuvet dimasukkan dan dilepas dengan tangan. Sebuah kolorimeter otomatis (seperti yang digunakan pada AutoAnalyzer) dilengkapi dengan flowcell di mana larutan mengalir terus menerus.
Keluaran
Keluaran (output) dari kolorimeter dapat ditampilkan dengan meteran analog atau digital dan dapat ditunjukkan sebagai transmitansi (skala linear dari 0-100%) atau sebagai absorbansi (sebuah skala logaritmik dari nol hingga tak terhingga). Rentang absorbansi yang berguna adalah dari 0-2 tetapi diinginkan untuk tetap berada dalam kisaran 0-1 karena, di atas 1, hasilnya menjadi tidak dapat diandalkan karena hamburan cahaya.
Selain itu, keluarnya mungkin dikirim ke perekam, pengolah data, atau komputer.
Prinsip kerja
Kolorimeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur warna. Alat ini sensitif terhadap cahaya yang diukur dan berapa banyak warna yang diserap oleh sebuah benda atau zat. Alat Ini menentukan warna berdasarkan komponen merah, biru, dan hijau dari cahaya yang diserap oleh objek atau sampel.
Ketika cahaya melewati sebuah benda, maka sebagian dari cahaya diserap, dan akibatnya, terjadi penurunan dalam berapa banyak cahaya yang dipantulkan oleh mediumnya. Colorimeter akan berubah sehingga pengguna dapat menganalisis konsentrasi zat tertentu dalam medium tersebut. Perangkat ini bekerja atas dasar hukum Beer-Lambert, yang menyatakan bahwa penyerapan cahaya yang ditransmisikan melalui medium berbanding lurus dengan konsentrasi medium.
Pada posisi paling dasar, kolorimeter bekerja dengan melewati panjang gelombang cahaya tertentu melalui larutan, dan kemudian mengukur cahaya yang datang melalui di sisi lain. Dalam kebanyakan kasus, lebih terkonsentrasi larutannya yaitu cahaya lampu akan lebih banyak diserap, dan dapat dilihat pada perbedaan antara cahaya pada sumber asalnya dan setelah itu melewati solusi. Untuk mengetahui konsentrasi suatu sampel, maka sampel dilihat dari larytan di mana konsentrasi diketahui yang pertama disiapkan dan diuji. Ini kemudian diplot pada grafik dengan konsentrasi pada satu sumbu dan absorbansi di sisi lain untuk membuat kurva kalibrasi, ketika sampel tidak diketahui diuji, hasilnya dibandingkan dengan sampel yang dikenal pada kurva untuk menentukan konsentrasi. Beberapa jenis kolorimeter otomatis akan membuat kurva kalibrasi didasarkan pada kalibrasi awal.
Penggunaan
Kolorimeter dapat digunakan dalam berbagai bidang. Kolorimeter portabel dapat digunakan untuk menganalisis kontras warna dan kecerahan pada layar televisi atau komputer, yang memungkinkan pengguna untuk kemudian menyesuaikan pengaturan untuk mendapatkan kualitas gambar terbaik.[4]
Dalam industri percetakan, kolorimeter adalah elemen dasar dalam suatu sistem manajemen warna. Aplikasi pencetakan lainnya termasuk industri memeriksa komponen elektronik dan kualitas kertas pulp dan mengukur kualitas tinta cetak.[5]
Pedagang berlian menggunakan kolorimeter untuk mengukur sifat optik dari batu mulia.[6] Dalam tata rias, perangkat ini digunakan untuk mengukur faktor perlindungan kulit terhadap matahari.
Kolorimeter dapat menganalisis warna kulit dan warna gigi untuk membantu mendiagnosa penyakit tertentu, dan rumah sakit bahkan menggunakan beberapa jenis perangkat ini untuk menguji konsentrasi hemoglobin dalam darah.[7]
Lihat pula
Pranala luar
- The Nuffield Foundation 2003. 30 Maret 2003. [1]
- "Colour." Encyclopædia Britannica. Encyclopædia Britannica Online. Encyclopædia Britannica Inc. (2011) Diakses tanggal 17 November 2011.
- "Colorimetry" Encyclopædia Britannica. Encyclopædia Britannica Online. Encyclopædia Britannica Inc. (2011) Diakses tanggal 17 November 2011.
- Orion Colorimetry Theory. The Technical Edge.
Referensi
- ↑ Nuffield Advanced Chemistry (2003)
- ↑ Anzalone, G. C.; Glover, A. G.; Pearce, J. M. Open-Source Colorimeter. Sensors. 2013. Vol. 13 (4). hlm. 5338-5346.
- ↑ The Measurement of Colour
- ↑ Zavada, R. J. Challenges to the Development of a Standardized Professional Studio Color-Picture Monitor. SMPTE Journal. 1988. Vol. 97 (9). hlm. 703-710. doi:10.5594/J02894.
- ↑ Bello, H. J. An Introduction to the Technology of Color Films (Film Colorimetry) — A Tutorial Paper. SMPTE Journal. 1979. Vol. 88 (11). hlm. 755-759. doi:10.5594/J10358.
- ↑ Firdaus, M. L.; Alwi, W.; Trinoveldi, F.; Rahayu, I.; Rahmidar, L.; Warsito, K. Determination of Chromium and Iron Using Digital Image-based Colorimetry. Procedia Environmental Sciences. 2014. Vol. 20. hlm. 298-304. doi:10.1016/j.proenv.2014.03.037.
- ↑ Dupray, M. A colorimetric method for the determination of iron and hemoglobin in the blood. J. Lab. & Clin. Med. 1927. Vol. 12 (9). hlm. 917–920.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28769156 (2026-01-02T01:56:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.