Opasitas: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28959418; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Opacity_Translucency_Transparency.svg|thumb|right|280px|Opacity Translucency Transparency]] | |||
'''Opasitas''' adalah ukuran ketidaktembusan terhadap [[radiasi elektromagnetik]] atau bentuk lain dari [[radiasi]], terutama [[cahaya tampak]]. Dalam kajian [[perpindahan radiasi]], istilah ini menggambarkan proses penyerapan dan penyebaran radiasi di dalam suatu [[medium transmisi|medium]], seperti [[plasma (fisika)|plasma]], [[dielektrik]], [[bahan pelindung radiasi|bahan pelindung]], kaca, dan sebagainya. Suatu benda yang '''''opaq''''' tidak bersifat [[Transparansi (optika)|transparan]] (yakni membiarkan seluruh cahaya menembusnya) maupun [[translusen]] (yakni membiarkan sebagian cahaya melewatinya). | '''Opasitas''' adalah ukuran ketidaktembusan terhadap [[radiasi elektromagnetik]] atau bentuk lain dari [[radiasi]], terutama [[cahaya tampak]]. Dalam kajian [[perpindahan radiasi]], istilah ini menggambarkan proses penyerapan dan penyebaran radiasi di dalam suatu [[medium transmisi|medium]], seperti [[plasma (fisika)|plasma]], [[dielektrik]], [[bahan pelindung radiasi|bahan pelindung]], kaca, dan sebagainya. Suatu benda yang '''''opaq''''' tidak bersifat [[Transparansi (optika)|transparan]] (yakni membiarkan seluruh cahaya menembusnya) maupun [[translusen]] (yakni membiarkan sebagian cahaya melewatinya). | ||
| Baris 8: | Baris 10: | ||
Beragam proses dapat menyebabkan munculnya opasitas, termasuk [[penyerapan (radiasi elektromagnetik)|penyerapan]], [[pemantulan (fisika)|pemantulan]], dan [[penyebaran cahaya]]. | Beragam proses dapat menyebabkan munculnya opasitas, termasuk [[penyerapan (radiasi elektromagnetik)|penyerapan]], [[pemantulan (fisika)|pemantulan]], dan [[penyebaran cahaya]]. | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Opasitas&oldid=28959418 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28959418 (2026-02-14T06:15:10Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 18.19
Opasitas adalah ukuran ketidaktembusan terhadap radiasi elektromagnetik atau bentuk lain dari radiasi, terutama cahaya tampak. Dalam kajian perpindahan radiasi, istilah ini menggambarkan proses penyerapan dan penyebaran radiasi di dalam suatu medium, seperti plasma, dielektrik, bahan pelindung, kaca, dan sebagainya. Suatu benda yang opaq tidak bersifat transparan (yakni membiarkan seluruh cahaya menembusnya) maupun translusen (yakni membiarkan sebagian cahaya melewatinya).
Ketika cahaya mengenai batas antara dua zat, umumnya sebagian cahaya akan dipantulkan, sebagian diserap, sebagian disebarkan, dan sisanya diteruskan (lihat pula pembiasan). Pemantulan dapat bersifat difus—seperti cahaya yang memantul dari dinding putih—atau spesular—seperti cahaya yang dipantulkan oleh cermin. Suatu zat yang opaq sama sekali tidak meneruskan cahaya, sehingga seluruh cahaya yang mengenainya akan dipantulkan, disebarkan, atau diserap.
Kategori lain dari penampakan visual, yang berkaitan dengan persepsi terhadap pemantulan dan transmisi cahaya baik yang teratur maupun yang menyebar, diklasifikasikan di bawah konsep cesia dalam suatu sistem tatanan dengan tiga variabel, mencakup antara lain opasitas, transparansi, dan translusensi sebagai aspeknya. Baik cermin maupun karbon hitam termasuk benda opaq.
Opasitas bergantung pada frekuensi cahaya yang diamati. Misalnya, beberapa jenis kaca yang tampak transparan dalam spektrum tampak, ternyata sangat opaq terhadap sinar ultraviolet. Ketergantungan yang lebih ekstrem terhadap frekuensi dapat diamati pada garis serapan gas-gas dingin. Besaran opasitas dapat dikuantifikasi dengan berbagai cara .
Beragam proses dapat menyebabkan munculnya opasitas, termasuk penyerapan, pemantulan, dan penyebaran cahaya.
Pranala luar
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28959418 (2026-02-14T06:15:10Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.